Kami menyediakan berbagai simulasi kredit, dari kredit mobil, kredit rumah, kpr, kartu kredit dan lain-lain. Simulasi pinjaman bisa juga dilakukan di sini.

10 Tanaman Hias yang Dulunya Pernah Mahal, Sekarang Kembali Murah

Mengoleksi tanaman hias menjadi pilihan bagi sebagian orang untuk memupuk hobi atau sekedar menghabiskan waktu luang. Namun, hobi koleksi tanaman hias bisa juga menjadikan seseorang sangat boros. Pasalnya, banyak diluaran sana yang menjual tanaman hias dengan harga sangat mahal. Namun, tak jarang pula tanmaan yang awalnya dibanderol mahal tersebut menjadi sangat murah dan turun pamor. Misalnya 10 tanaman hias berikut ini:

1. Gelombang Cinta atau Anthurium Plowmanii

Jika masih ingat, beberapa tahun lalu tanaman hias Gelombang Cinta sempat sangat terkenal dan nge-hits di masyarakat. Gelombang Cinta atau Anthurium Plowmanii menjadi pujaan banyak orang. Banyak yang penasaran hingga mencari ke seluruh ujung kota, padahal harganya melambung tinggi mencapai jutaan bahkan miliaran rupiah.

Karena harganya yang begitu tinggi, berbisnis jual beli tanaman hias Gelombang Cinta menjadi ketertarikan semua orang. Namun perlu juga berhati-hati karena pada jaman itu pencuri atau maling juga sangat tertarik mencuri tanaman daripada mencuri perhiasan emas. Bagaimana tidak, harganya saja bisa sampai miliaran, bisa bangun rumah dan beli mobil dalam sekali waktu.

Fenomena ini dicurigai sudah direncanakan oleh sekelompok orang yang sengaja membuat pasar heboh dengan kedatangan tanaman hias terbaru Gelombang Cinta. Bahkan beberapa orang berani menipu dengan menjual bibit tanaman Gelombang Cinta palsu. Bibit yang dijual ukurannya kecil sehingga tidak bisa dibedakan antara yang asli dengan yang palsu. Tapi, saat ini Gelombang Cinta sudah hilang di telan bumi.

2. Tulip atau Tulipa

Banyak yang mengenal Tulip atau Tulipa sebagai tanaman khas Belanda, padahal Tulip awalnya tumbuh liar di Asia tengah dan barat. Kemudian, Turki tertarik dengan keindahan bunga Tulip dan sudah dibudidayakan sejak 1000 tahun lalu. Lalu munculnya tulip jenis langka yang diakibatkan oleh infeksi virus mozaik dari sejenis serangga kutu. Orang-orang Belanda pun memburu dan mulai membudidayakannya.

Tulip jenis langka ini pun cepat menyebar dan menjadi barang mewah, banyak yang menginginkannya sehingga menyebabkan Tulip mania tahun 1637. Tulip mania terjadi akibat banyaknya permintaan bunga tuli khususnya dari negeri Belanda yang membudidayakan tulip jenis langka. Harganya pun melambung tinggi hingga 10 kali lipat dari sebelumnya.

3. Sri Rezeki atau Aglaonema atau Chinese Evergreen

Nama tanaman hias Sri rezeki cukup populer di telinga masyarakat di Indonesia dan hampir beberapa rumah memilikinya. Tanaman yang satu ini memang mampu memberi kesan sejuk dan teduh karena daunnya banyak dan warnanya hijau segar. Selain itu, Sri Rezeki juga dipercaya oleh sebagian orang sebagai tanaman hoki pembawa rezeki atau keberuntungan. Tanaman ini juga banyak jenis atau spesiesnya.

Perlu diketahui bahwa sebelumnya tanaman Sri Rezeki atau Aglaonema atau Chinese Evergreen ini pernah mahal juga harganya. Harga tanaman ini bergantung pada ukuran besar-kecilnya tanaman, warna daun, dan ukuran tangkainya. Sri Rezeki berdaun merah merupakan jenis yang paling mahal daripada yang berwarna kuning, putih atau pun hijau.

4. Lidah Mertua atau Sansevieria

Lidah mertua merupakan salah satu tanaman hias dalam rumah yang selalu populer dari jaman dulu hingga sekarang. Dulu tanaman ini sering dicari kalangan ibu-ibu, namun saat ini milenial pun menaruh hati pada tanaman lidah mertua. Tanaman ini cukup ciamik sebagai hiasan rumah dan terlihat bagus saat di foto atau direkam video. Tumbuh dengan sedikit air dan matahari membuat tanaman ini mudah tumbuh atau susah mati, jadi perawatannya gampang.

Ternyata di luar negeri tanaman ini sangat diminati dan harganya mahal sekali bahkan bisa mencapai 10 juta per helai. Tanaman lidah buaya menjadi spesial karena khasiat dari lidah mertua yang bisa mengurangi resiko diabetes dan tekanan darah tinggi. Berbeda dengan di Indonesia, tanaman lidah mertua ini mudah sekali tumbuh bahkan tanpa perawatan tertentu. Meski merupakan jenis tanaman interior, lidah mertua pun bisa tumbuh liar di halaman depan rumah.

5. Anthurium Jenmanii

Satu lagi jenis tanaman hias mahal dari familia Arcacea. Sama seperti tanaman hias Gelombang Cinta yang sempat mahal sekali, Anthorium Jenmanii juga berhasil nge-hits dan diminati masyarakat sehingga harganya mahal. Tanaman jenis ini memiliki daun yang tebal dan pertumbuhan daun yang lambat tapi bertumpuk-tumpuk. Meski begitu, proporsional dari tanamana ini tetap terlihat kokoh dan kompak.

6. Puring atau Codiaeum Variegatum

Tanaman puring juga disebut puding atau kroton, sedangkan nama latinnya Codiaeum Variegatum. Tanaman perdu yang satu ini memiliki daya tarik tersendiri, daunnya yang memiliki banyak variasi warna membuatnya terlihat semakin unik. Kultivar dunia pertanian telah mengembangkan banyak variasi warna tanaman puring mulai dari hijau, kuning, ungu, merah, jingga dan campurannya.

Puring merupakan tanaman khas nusantara, namun seiring waktu telah berkembang di negara-negara tropis dan subtropis. Siapa sangka, ternyata harga tanaman puring bisa sangat mahal sampai jutaan rupiah tergantung jenisnya. Contohnya, puring kura-kura yang daunnya berbentuk unik seperti tempurung kura-kura. Selain itu, banyak pula masyarakat yang berhasil menyilangkan beberapa jenis tanaman puring dan menghasilkan jenis baru yang unik dan langka.

7. Kamboja Jepang atau Adenium

Banyak yang mengira bahwa Kamboja Jepang dan Kamboja sama saja, padahal jelas sangat berbeda. Kamboja adalah tanaman yang tumbuh banyak di perkuburan. Sedangkan Kamboja Jepang adalah tanaman hias yang berasal dari daerah kering atau gurun pasir di Asia barat sampai Afrika. Banyak pula yang salah paham dengan sebutan Kamboja Jepang, dikira dari jepang padahal tidak.

Di daerah asalnya, Kamboja Jepang disebut Mawar Padang Pasir atau Desert Ros. Sedangkan nama Adenium diambil dari daerah asalnya di ibu kota Yaman yaitu daerah Aden. Sangat berbeda dengan kamboja di perkuburan, Adenium ini memiliki ukuran yang kecil atau mini seperti bonsai tetapi bukan bonsai. Di Indoensia, bunya Adenium memiliki harga jual yang cukup mahal tergantung dengan jenisnya. Di antaranya Adenium Somanlense, Adenium Obesum dan lainnya.

8. Euphorbia

Tanaman hias yang satu ini memiliki jenis yang beragam, warna bunganya pun bermacam-macam dan menarik perhatian. Harganya bisa mencapai puluhan juta rupiah, apalagi setelah berhasi memenangkan kontes perlombaan tanaman di Jakarta. Masyarakat berbondong-bondong ingin memiliki euphorbia di dalam rumah mereka.

Saat ini di Indonesia khususnya di daerah tebingtinggi tanaman euphorbia sudah tidak eksis lagi, bahkan dipangkas habis oleh pemiliknya. Hal ini karena issue mengenai tanaman euphorbia yang dapat memicu penyakit cikungunya. Padahal sebelumnya, pemilik membeli tanaman ini dengan harga yang ckup mahal. Tapi semua tidak penting lagi, demi kesehatan dan keselamatan bersama. Dan sampai saat ini tanaman euphorbia tak lagi eksis.

9. Anggrek Hitam Papua atau Coelogyne Pandurata

Seperti yang diketahui, kekayaan flora di Indonesia memang beragam dan unik. Salah satu yang paling mahal harganya yaitu anggrek hitam atau disebut Coelogyne Pandurata. Anggrek hitam ini bisa ditemukan di Kalimantan Timur, harganya sangat mahal dan banyak menarik perhatian dari mancanegara. Selain itu, ada satu lagi anggrek hitam yang lebih mahal yaitu anggrek hitam papua. Harganya bisa dibanderol rajutan juta.

10. Paku Sarang Burung atau Kadaka

Tanaman hias ini merupakan jenis tumbuhan paku tetapi ikut eksis dalam dunia tanaman hias. Biasanya tanaman ini menghiasi halaman rumah dan berhasil menciptakan hawa sejuk karena tajuknya yang besar. Warnanya hijau cerah, namun jika terkena sinar matahari akan menguning, jadi letakkan di tempat yang teduh saja.

Tanamann hias paku sarang burung ini sempat mahal harganya karena terlihat menarik saat diikjutkan kontes di jakarta bahkan di Filiphina. Harganya dibanderol jutaan rupiah, tetapi semakin lama banyak yang memilikinya sehingga harganya muai turun jadi murah.

Itulah 10 jenis tanaman hias yang dulu pernah mahal sekali harganya, namun sekarang telah kembali murah. Tanaman hias tersebut umumnya menjadi sangat mahal karena masih baru di telinga masyarakat. Atau bisa juga hasil dari persilangan beberapa jenis tanaman sehingga menghasilkan jenis baru yang unik.

Artikel Terkait

Demikianlah artikel tentang 10 tanaman hias yang dulunya pernah mahal, sekarang kembali murah, semoga bermanfaat bagi Anda semua.



10 Kota Paling Murah Biaya Hidupnya 2019
Cara Mengirimkan Uang ke Negara Lain secara Murah
Tip Hidup Hemat, Murah, dan Sederhana
Mau Sehat? Ini Daftar Snack Murah dan Sehat
10 Universitas Termahal di Amerika
Dress Termahal yang Bisa Anda Beli dari Amazon
Barang Mahal yang Layak Dibeli
10 Cairan Termahal di Dunia
Mau Traveling Murah? Berikut Tips dan Triknya
Mengapa Barang Dari China Murah?


Bagikan Ke Teman Anda