Kami menyediakan berbagai simulasi kredit, dari kredit mobil, kredit rumah, kpr, kartu kredit dan lain-lain. Simulasi pinjaman bisa juga dilakukan di sini.

12 Cara Menghentikan Pengeluaran Uang dalam Jumlah Banyak

Uang selalu keluar lebih cepat dibanding saat datangnya. Lalu bagaimana cara kita mengontrolnya agar tepat sasaran tanpa memotong pengeluaran? Beberapa trik ini mungkin bisa Anda coba.

1. Mulailah dengan membuat catatan pengeluaran selama 1 bulan

Jika Anda benar-benar serius untuk berhenti menghabiskan uang Anda, maka langkah pertama yang dapat membantu adalah dengan membuat buku catatan pengeluaran selama 1 bulan. Tuliskan setiap rupiah yang masuk dan keluar dari semua “dompet” Anda.

Tidak ada pengecualian. Baik itu untuk pengeluaran besar maupun pengeluaran kecil. Tujuannya adalah agar Anda mendapatkan gambaran besar tentang kemana uang Anda pergi. Setelah Anda tahu dimana kebocorannya, Anda pun dapat menambalnya.

2. Buat Anggaran Bulanan

Setelah Anda mengetahui alokasi pengeluaran selama 1 bulan, buatlah sebuah anggaran untuk 30 hari ke depannya. Ikuti anggaran baru yang telah Anda buat tersebut, jika memungkinkan, sisihkan sejumlah uang di akhir minggu atau bulan untuk merayakan kedisiplinan Anda.

Adakan perayaan kecil-kecilan, apapun itu bentuknya untuk memotivasi Anda lebih baik lagi di bulan berikutnya.

3. Tetapkan tujuan finansial untuk dicapai

Tetapkan tujuan jangka pendek dan jangka panjang yang menjangkau finansial Anda. Mungkin dalam jangka pendek Anda ingin menabung untuk membeli sesuatu atau mengikuti kelas bimbingan yang Anda harapkan selama ini.

Pada tujuan jangka panjang Anda mungkin ingin menabung untuk membeli mobil atau mulai membangun rumah. Saat Anda memiliki tujuan finansial untuk dicapai, Anda akan melakukan hal yang lebih baik lagi dalam mengatur keuangan Anda.

4. Beralihlah ke uang tunai

Saat Anda menggunakan uang tunai, Anda tidak akan membeli apa pun yang tidak mampu Anda jangkau. Dengan beralih ke uang tunai, Anda pun belajar mengurangi bunga yang tidak perlu.

Kartu kredit mungkin tetap diperlukan, namun pergunakan di saat-saat mendesak saja. Lebih baik Anda meninggalkannya di rumah jika tidak membutuhkan pembayaran via kartu kredit.

Dalam hal ini, sangat penting untuk meminimalisir kontak dengan sosial media yang Anda miliki. Instagram, Facebook, atau pun lainnya akan menawarkan banyak produk yang tidak ingin Anda lihat selama diet ini. Pastikan semua godaan itu berlalu, fokus kembali pada pembayaran via tunai.

5. Jangan menyimpan uang tambahan hanya untuk akses mudah

Bukan berarti Anda tidak boleh menabung, namun ketika Anda memiliki banyak uang, utamakan terlebih dahulu cicilan dan tanggungan yang harus Anda bayar. Pindahkan sisanya ke rekening, usahakan tidak menyimpannya dalam kas, karena saat Anda menyadari memiliki uang lebih, Anda bisa saja membelanjakannya secara spontan.

6. Berhemat dengan makan di rumah

Banyak cara untuk menghemat pengeluaran untuk biaya makan. Coba lihat isi kulkas Anda, mengapa Anda tidak meluangkan sedikit waktu untuk memasak sendiri dengan bahan-bahan yang tersedia di dalamnya?

Jika mendapatkan makan siang gratis, tidak ada salahnya untuk membungkus makanan yang tidak Anda makan dan menjadikannya sebagai santap malam Anda. Panggang sendiri roti Anda, ajak rekan bertemu di rumah saja alih-alih di kafe atau restoran mewah.

Jika Anda rajin dan disiplin dalam hal pengeluaran makan, Anda akan melihat sendiri berapa rupiah yang bisa Anda hemat selama 1 bulan.

7. Selalu lakukan perbandingan harga

Selalu lakukan perbandingan harga baik itu saat membeli kebutuhan besar seperti mobil, rumah, asuransi, atau layanan telepon. Hal ini berlaku pula saat Anda berbelanja keperluan bulanan. Cari toko yang menyediakan keperluan Anda dengan harga yang paling miring.

8. Tekan segala biaya seminimal mungkin

Alih-alih membakar uang Anda dalam seliter bensin, berjalan kaki atau bersepeda dengan jarak yang masih mampu Anda tempuh bisa menghadirkan solusi ganda. Anda menghemat pengeluaran sekaligus menjadikan tubuh sehat.

Hal serupa bisa Anda terapkan saat mencari sewa rumah atau kamar kos. Cari tempat yang memungkinkan Anda untuk sharing biaya. Hal yang sangat menguntungkan andai rekan sekamar Anda bekerja di tempat atau daerah yang sama dengan Anda, Anda bisa menghemat pengeluran untuk transportasi tentunya.

9. Jual kembali barang tak terpakai

Manfaatkan segala segala sesuatu yang Anda miliki untuk dijadikan uang, sekarang tren barang pree love tengah mewabah. Jadi, sebaiknya simpan baju-baju Anda yang sudah kekecilan, jual secara online atau tawarkan melalui media sosial yang Anda miliki.

10. Mulailah berinvestasi secara aman

Cara menghentikan pengeluaran yang terlalu banyak adalah dengan tidak memiliki terlalu banyak uang di saku Anda. Mulailah berinvestasi dalam pasar modal atau reksadana, cari tahu segala sesuatu mengenai bentuk investasi yang Anda lakukan. Pastikan investasi tersebut aman dan sesuai dengan pendapatan Anda.

11. Belajarlah mandiri

Mungkin selama ini Anda dimanjakan dengan laundry, atau Anda terbiasa memesan catering. Mulai saat ini buang jauh-jauh kebiasaan itu. Kerjakan pekerjaan rumah sendiri. Mencuci baju, masak, membersihkan rumah, dan lain sebagainya.

Jika memungkinkan, ganti pula kebiasaan membeli barang di toko-toko mahal, gantilah pusat belanja Anda dari mall ke toko barang-barang bekas. Anda tidak akan tahu kejutan apa yang mungkin Anda temukan di sana, baik itu dari kualitas barang yang Anda incar, maupun dari segi harganya.

12. Temukan pergaulan yang tepat

Anda boleh saja punya teman dari berbagai kalangan. Namun yang penting adalah Anda harus pandai-pandai membatasi diri dalam lingkaran pergaulan negatif. Tinggalkan teman yang merugikan atau menyeret Anda ke gaya hidup hedonisme.

Elemen kunci dalam menghemat pengeluaran adalah dengan menerapkan disiplin ketat terhadap diri sendiri. Hiduplah sesuai dengan kemampuan Anda, belajar untuk bersyukur dan menikmati hiburan kecil sebagai penyemangat hari Anda.

Artikel Terkait

Demikianlah artikel tentang 12 cara menghentikan pengeluaran uang dalam jumlah banyak, semoga bermanfaat bagi Anda semua.



Pentingnya Perencanan Keuangan untuk Kehidupan Masa Depan
Aspek Keuangan yang Sering Terlupa dan Harus Diperhatikan
Tidak Ada Uang? Jual Beli dengan Barter? Apa yang Terjadi?
5 Kesalahan Umum Perempuan dalam Mengelola Keuangan
Nasehat Keuangan untuk Orang yang Belum Mandiri
Tips Ibu Rumah Tangga Jepang dalam Menyimpan Uang
Kesalahan Pola Asuh Anak Mengenai Keuangan yang Mungkin Anda Lakukan
Cara Mendapatkan Uang Lewat Airbnb
Mengapa Banyak Orang yang Tidak Memiliki Tabungan?
Apa Penyebab Susah Menabung?


Bagikan Ke Teman Anda