Kami menyediakan berbagai simulasi kredit, dari kredit mobil, kredit rumah, kpr, kartu kredit dan lain-lain. Simulasi pinjaman bisa juga dilakukan di sini.

12 Kesalahan dalam Membuat Anggaran Keuangan Pribadi

Adanya rencana anggaran sangat bermanfaat untuk mengontrol pengeluaran Anda. Selain itu Anda juga akan tahu persis kemana uang yang Anda dapatkan mengalir. Tidak terlalu sulit membuat anggaran dasar. Namun perencanaan anggaran keuangan pribadi juga memiliki banyak pintu kesalahan.

Maka agar rencana keuangan Anda berjalan baik dan tidak membuat budget melayang sia-sia, perhatikan apa saja kesalahan pembuatan anggaran keuangan pribadi yang biasa dilakukan oleh banyak orang sebagai berikut ini:

1. Menetapkan Biaya Berdasarkan Upah

Jika Anda digaji tiap bulan atau minggu, mungkin Anda bisa menetapkan pengeluaran berdasarkan gaji. Namun terkadang pembayaran tagihan satu sama lain saling berbarengan. Tentu akan membuat Anda kerepotan. Alternatif lainnya adalah dengan menabung dan menggunakannya untuk merencanakan anggaran.

Sementara Anda menabung, apa yang Anda hasilkan untuk bulan ini bisa digunakan untuk membayar tagihan untuk bulan depan. Cara ini akan membuat penganggaran lebih mudah serta membantu mencegah saat-saat Anda tidak punya uang untuk belanja.

2. Tidak Membuat Anggaran Sebelum Bulan Dimulai

Anda akan dibuat lengah dengan pengeluaran tertentu setiap bulan. Misalnya seperti hadiah ulang tahun, pergi ke pesta, dll. Maka jika tidak merencanakannya terlebih dulu, Anda akan mengalami kegagalan dalam menganggarkan budget yang dimiliki. Jadi segeralah membuat rencana anggaran beberapa hari sebelum memasuki bulan baru.

3. Tidak Melacak Pengeluaran

Tanpa melacak pengeluaran berdasarkan kategori, rencana anggaran tidak akan ada gunanya lagi bagi Anda. Anda harus tahu apa yang telah dibelanjakan dan kapan waktunya mencapai batasan. Temukan metode penganggaran yang akan bekerja secara baik. Anda bisa menggunakan perangkat lunak atau dengan metode konvensional. Yakni dengan metode amplop.

4. Tidak Menabung untuk Biaya Besar

Kebanyakan dalam merencanakan anggaran keuangan kerap melupakan tabungan. Dana tabungan begitu membantu Anda. Tabungan tersebut tentu bisa Anda gunakan untuk membeli sesuatu yang sifatnya besar. Mobil misalnya. Tentu akan lebih menyenangkan jika Anda membeli sesuatu yang harganya tinggi tanpa perlu membayar bunga tambahan.

5. Tidak Kompak

Jika Anda sudah menikah, kekompakan dengan pasangan adalah tantangan dalam menyusun anggaran keuangan. Anda berdua harus berkomitmen dan berdiskusi masalah finansial secara baik. Tidak kompaknya Anda dan pasangan dalam merencanakan finansial akan berujung masalah di kemudian hari.

6. Tidak Ada Anggaran Darurat

Jika Anda menyisihkan uang untuk dana darurat, maka jika ada situasi tak terduga, Anda sudah siap menghadapinya. Tentu akan membuat situasi keuangan tidak penuh tekanan. Bayangkan jika tanpa rencana anggaran darurat. Tentu hal ini akan membuat Anda kerepotan dalam membagi-bagi budget.

7. Tidak Ada Anggaran untuk Kesenangan

Ketika Anda membatasi diri dalam pengeluaran untuk kesenangan atau hiburan, sebenarnya Anda sedang menyiapkan ‘bom’ yang bisa meledak sewaktu-waktu. Anggaran keuangan justru akan lebih membengkak jika biaya untuk kesenangan tidak Anda rencanakan sama sekali.

Anda perlu merencanakan biaya tersebut. Masukan ke dalam anggaran tidap bulan dan konsisten dengan jumlah yang telah direncanakan. Tanpa adanya perencanaan, Anda akan menghabiskan uang untuk bersenang-senang tanpa batasan.

8. Mengelompokan Keinginan Sebagai Kebutuhan

Keinginan tidak sama dengan kebutuhan. Ini adalah hal yang harus selalu Anda ingat. Sebab kebanyakan orang mengklasifikasikan keinginan mereka sebagai kebutuhan. Tanpa adanya pertimbangan untuk menguranginya. Agar tidak rancu dalam mengelompokan antara keinginan dan kebutuhan, Anda bisa mencobanya dari hal yang termudah.

Misalnya makanan merupakan kebutuhan, namun makan di luar adalah keinginan. Kebutuhan dasar seperti makanan, tempat tinggal, pakaian, dan transportasi adalah masuk sebagai kebutuhan.

9. Berhutang

Hampir 1/3 rumah tangga di Amerika Serikat membawa hutang kartu kredit dari bulan ke bulan. Maka artinya ada bunga yang harus dikumpulkan setiap bulannya. Buatlah rencana untuk melunasi hutang dengan metode ‘bola salju’.

Metode ‘bola salju’ dengan memastikan setiap hutang, Anda lunasi satu per satu. Jadi setelah Anda bebas dari hutang, gunakan uang ekstra tersebut untuk membeli apa yang Anda inginkan. Seperti investasi atau menikmati waktu liburan yang menyenangkan.

10. Membuat Anggaran Terlalu Ketat

Dengan anggaran yang terlalu ketat, maka Anda akan menjadi bosan karena membatasi diri sendiri. Kemudian Anda bisa menghabiskan lebih banyak uang untuk melakukan hal-hal yang sifatnya menyenangkan. Maka bersikaplah realistis dalam merencanakan anggaran. Jangan terlalu ketat.

Jangan katakan pada diri sendiri bahwa Anda tidak akan pernah membeli satu pun barang yang Anda sukai. Sebab cara tersebut justru akan membawa Anda menuju kegagalan. Jadi jangan ragu untuk memberikan ruang untuk bernafas dengan tidak terlalu ketat merencanakan anggaran.

11. Tanpa Tujuan

Begitu sulit berpegang pada anggaran tanpa tujuan. Sebab tidak ada gunanya sama sekali. Buatlah tujuan untuk anggaran Anda. Anda juga bisa memberikan tujuan tersebut di setiap kategori. Misalnya setelah keluar dari hutang Anda harus memikirkan target yang harus dibeli tanpa berhutang lagi. Dengan adanya tujuan, Anda juga akan lebih bersemangat dalam bekerja dan menabung.

12. Melupakan Anggaran Tidak Tetap

Pikirkan semua pengeluaran tidak tetap Anda. Jika bingung, Anda bisa memeriksa laporan bank selama setahun terakhir. Berikut ini beberapa pengeluaran umum yang sebenarnya banyak orang lupakan dalam anggaran mereka:

  • Pengeluaran liburan
  • Hosting web
  • Tagihan hewan peliharaan
  • Premi asuransi mobil
  • Penggantian oli dan biaya perawatan kendaraan
  • Pajak
  • Perlengkapan sekolah
  • Biaya perbaikan rumah

Anda bisa memasukkannya ke dalam anggaran rata-rata tiap bulan. Dengan cara tersebut, arah pengeluaran budget pun akan terasa lebih jelas. Begitu pula dengan menghindari kesalahan-kesalahan diatas, diharapkan Anda bisa merencanakan dan melaksanakan anggaran secara baik.

Artikel Terkait

Demikianlah artikel tentang 12 kesalahan dalam membuat anggaran keuangan pribadi, semoga bermanfaat bagi Anda semua.



11 Kesalahan yang Dilakukan oleh Orang Kaya Baru (OKB)
Apa Itu Hedonisme dan Mengapa Tak Baik untuk Keuangan Keluarga
10 Tips Keuangan bagi Pelajar yang Baru Lulus Sekolah
Mengapa Jangan Tergantung pada Pendapatan Tunggal?
Apa Itu Personal Financial Planner? Apa Kerjanya?
Apa Itu Wealth Management?
Bagaimana Cara Menjadi Melek Finansial?
7 Akibat Penundaan pada Kondisi Keuangan Kita
Tip Finansial untuk Kelas Menengah
Bagaimana untuk Menjadi Kaya?


Bagikan Ke Teman Anda