Kami menyediakan berbagai simulasi kredit, dari kredit mobil, kredit rumah, kpr, kartu kredit dan lain-lain. Simulasi pinjaman bisa juga dilakukan di sini.

4 Tip Keuangan Untuk Keluarga Baru

#keluarga baru #tip keuangan

Ada masa di mana anggota keluarga bertambah. Mungkin itu adalah kelahiran buah hati, mungkin juga ada saudara yang menikah dan memiliki anak yang terus bertambah, atau mungkin ada anak yang beranak. Apapun itu, pertambahan jumlah anggota keluarga membuat perbedaan dalam banyak aspek kehidupan, termasuk soal pengaturan keuangan.

Bagaimanapun juga, uang mengontrol hampir semua aspek kehidupan lain, sehingga kita akan membutuhkan perencanaan yang matang. Semua untuk memastikan kecakapan dalam hal keuangan meskipun anggota keluarga bertambah. Berikut ini adalah tip untuk merencanakan keuangan bagi keluarga baru, sehingga dapat terus menjadi keluarga yang kaya dan makmur:

1. Kenali Biaya-biaya untuk Anak-anak Nanti

Bertambahnya anggota keluarga baru berarti juga bertambah keunikan yang ada dalam keluarga, termasuk keunikan soal biaya-biaya yang menjadi kebutuhan hidup si anggota keluarga baru. Meskipun anggota keluarga baru yang dimaksud dapat berupa siapa saja, namun tidak ada anggota keluarga baru yang berpotensi menghabiskan uang lebih banyak dibandingkan anak-anak, sehingga penting bagi kita mengetahui biaya-biaya terkait anak-anak.

Alangkah baiknya apabila kita mulai dari biaya yang pertama-tama dikeluarkan pada tahun-tahun pertama hadirnya si kecil dalam dunia, misalnya biaya untuk membeli kereta dorong, popok, dot, mainan penunjang motorik, atau makanan dan minuman bayi.

Ketika sudah cukup umur, “si kecil baru” ini akan memiliki kebutuhan yang bertambah seperti imunisasi. Dalam hal ini, kita dapat memanfaatkan fasilitas negara seperti BPJS, Jamkesnas, atau Jamkesda masing-masing daerah. Ada pula beberapa perusahaan asuransi yang mengijinkan anak-anak ikut program asuransi, di mana kita perlu mendiskusikan dengan penyedia asuransi mengenai biaya imunisasi dan cakupan tanggungannya bagi anak-anak baru kita.

2. Terus Kembangkan Dana Darurat Anda

Begitu pentingnya dana darurat ini untuk membangun masa depan yang cerah sehingga kondisi keuangan seolah tidak dapat hidup tanpanya. Mungkin kita sudah memiliki anggaran untuk biaya tertentu, namun di masa depan, kita tidak tahu biaya-biaya apa saja yang mendadak menjadi urgent. Dalam hal ini, bukan hanya membangun dana darurat yang kita perlukan, kita juga harus terus berupaya mengembangkan dana darurat yang sudah kita bangun.

Sama dengan membangun dana darurat awal, dalam mengembangkan dana darurat keluarga harus melihat pada pendapatan dan penganggaran yang telah dibahas pada artikel sebelumnya. Dari sana, kita akan dapat menentukan jumlah yang dapat kita sisihkan untuk dijadikan tabungan dana darurat tiap periodenya. Mungkin jumlah rupiah tiap periodenya tidak sama, namun paling tidak, upayakanlah untuk menyisihkan persentase penghasilan yang sama tiap periodenya.

3. Memerhatikan Belanja Keluarga Secara Berkala

Dengan berbagai macam kenikmatan yang ditawarkan, dunia seolah-olah merayu kita untuk terus-menerus mengeluarkan uang untuk berbelanja. Pertama-tama, kita akan “dijebak” untuk mengeluarkan uang demi kebutuhan pribadi atau keluarga, kemudian perlahan-lahan bergerak menjadi overspent atau belanja secara kompulsif untuk hal-hal yang sebenarnya tidak terlalu perlu.

Ditambah lagi, natur manusia adalah senantiasa lapar dan haus akan hal-hal baru. Jadi, kalau ada anggota baru yang ditambahkan dalam silsilah keluarga, kita juga tidak sabar untuk memuaskan anggota baru ini dengan membelikannya barang-barang yang ia inginkan. Terlebih apabila anggota baru ini memiliki kebutuhan yang kompleks, sehingga kebutuhan dan keinginan hampir-hampir tidak bisa dibedakan.

Solusi dari permasalahan ini sebenarnya hanyalah membuat rencana anggaran keluarga dan bersikap tegas dengan angka yang kita anggarkan bersama keluarga. Contoh yang paling mudah, barangkali kita tidak akan membutuhkan kereta dorong digital yang otomatis dapat langsung berjalan tanpa didorong atau yang menggunakan sistem pengendalian robotik dengan harga mahal. Seringkali, kereta dorong biasa juga cukup, selama kereta tersebut dapat menampung tubuh si kecil beserta beberapa jumlah mainan yang perlu baginya.

4. Buat Anggaran Bulanan dan Tahunan

Berbicara mengenai anggaran, seringkali yang di pikiran kita adalah anggaran bulanan, mengingat periode anggaran bulanan sering dipakai untuk bermacam-macam tujuan. Namun, kita perlu waspada di saat-saat kita lalai memasukkan angka atau pos pendapatan atau pengeluaran tertentu pada bulan tertentu, di mana kesalahan ini dapat menjadi fatal untuk penganggaran keuangan keluarga di tahun-tahun berikutnya.

Bukan berarti tidak boleh sama sekali membuat anggaran bulanan, namun anggaran bulanan harus disusun sedemikian rupa sehingga dapat menciptakan anggaran tahunan di mana masing-masing kategori maupun sub-kategori pendapatan dan pengeluaran keluarga menjadi makin jelas.

Dari anggaran tahunan ini pula, kita dapat mengevaluasi kesehatan keuangan keluarga pasca penambahan anggota keluarga baru dan menciptakan saran untuk penganggaran keluarga selanjutnya. Di samping laporan keuangan, anggaran tahunan ini juga menjadi dasar penentuan dana darurat yang akan dialokasikan untuk tahun-tahun berikutnya.

Demikianlah 4 poin yang perlu kita perhatikan dalam rangka merencanakan keuangan ketika ada anggota keluarga baru yang datang. Singkat cerita, dana darurat dan biaya-biaya merupakan dua elemen perencanaan keuangan yang paling perlu kita perhatikan. Selain untuk antisipasi kejadian penambahan anggota keluarga di masa mendatang, kedua hal ini juga akan menjadi malaikat penyelamat bagi kondisi keuangan keluarga baru kita.

Artikel Terkait

Demikianlah artikel tentang 4 tip keuangan untuk keluarga baru, semoga bermanfaat bagi Anda semua.

Artikel Populer

anak, bank, bisnis, deposito, fraud, hidup, investasi, kartu kredit bca, kartu kredit mandiri, kaya, kredit konsumsi, kredit mobil, kredit motor, kredit tanpa agunan, menabung, modus penipuan, orang kaya, pengetahuan umum, Redenominasi, startup, sukses, tabungan, tanpa kartu kredit, tidak bisa bayar, tip kartu debit, tip kartu kredit, tip keuangan, tip KPR, tip kredit, tip KTA,

Bagikan Ke Teman Anda


 





SimulasiKredit.com is a simulation loan estimation tool. You can simulate your monthly loan payments. This tool supports your car or motorbike loan and your house loan.

You can estimate how many period you should pay monthly or yearly. You will know total interest paid and total paid, just input your mortgage amount, interest rate, term and loan start date.

This simulations predict how given payments and interest rate will affect the balance over time. Please note that this simulation is just a simulation. This simulation is intended as a free community service to teach personal finance and the dynamics of compound interest.