Kami menyediakan berbagai simulasi kredit, dari kredit mobil, kredit rumah, kpr, kartu kredit dan lain-lain. Simulasi pinjaman bisa juga dilakukan di sini.

5 Cara Mengatasi Sifat Suka Menunda Pekerjaan

Sifat menunda-nunda pekerjaan banyak dialami oleh banyak orang. Menunda pekerjaan sambil menunggu datangnya mood untuk mengerjakannya mungkin kerap kali Anda lakukan. Lantas kapan mood yang tepat akan datang? Anda sendiri mungkin tidak akan bisa menebaknya.

Salah satu penyebab terbesar di balik penundaan adalah cara pikiran kita yang dikendalikan oleh keinginan untuk dapat menyelesaikan sesuatu dengan instan. Keinginan untuk bisa mendapatkan hasil yang cepat tanpa ingin berusaha pada akhirnya menimbulkan rasa malas dan menunda-nunda sesuatu. Sebelum sifat ini menjadi semakin akut dan sulit di hilangkan, Anda bisa mencoba 5 tips berikut ini.

1. Mulai dengan “Satu”

Kebanyakan dari kita akan merasa terbebani dengan resolusi yang telah kita buat sendiri. Ingin olah raga teratur di pagi hari agar tubuh lebih kurus, tapi menunda-nunda karena masih asik dengan gadget. Setelah puas main gadget, hari sudah beranjak siang. Terpaksa tidak jadi berolahraga karena harus berangkat kerja. Bagaimana bila dimulai dengan kesepakatan yang mudah, dimulai dengan satu.

Mudahnya, apa pun keinginan yang telah Anda tunda sebelumnya, Anda akan menyederhanakan kembali einginan tersebut menjadi tugas yang lebih ringan dan tidak membebani Anda. Anda ingin olah raga agar tubuh bugar, mulai dari satu kali push-up tiap pagi. Anda ingin rajin menulis, mulai dengan menulis satu kalimat tiap hari. Anda ingin menjadi orang yang dermawan, mulai dengan bersedekah selembar uang Rp. 2000 di kotak amal.

Karena memulai adalah hal yang paling sulit. Dengan hal-hal kecil yang tidak membebani Anda, Anda akan terbiasa untuk melakukan hal lain yang lebih besar pada akhirnya. Sehingga tidak akan ada lagi penolakan dalam diri Anda saat satu target yang lebih besar mulai di tetapkan.

Ketika Anda melakukan kebiasaan kecil setiap  hari, Anda akhirnya akan mencapai tujuan tanpa menyadari apa yang telah Anda lakukan. Dalam beberapa bulan ke depan, Anda akan terbiasa pushup 50 kali sehari. Berhasil menulis beberapa cerpen dalam seminggu. Atau mampu mengikhlaskan uang Anda untuk sedekah lebih besar lagi.

2. 2 Menit Pertama yang Menentukan

Aturan mainnya cukup sederhana. Pertama, bila ada sesuatu yang harus Anda kerjakan, dan itu bisa selesai hanya dalam waktu dua menit, lakukan segera.  Hal-hal kecil yang tidak terselesaikan dengan segera hanya akan mengacaukan prioritas waktu Anda. Misalkan, membuang sampah dari dapur ke tempat sampah di luar rumah.

Pastinya kegiatan tersebut tidak akan memakan waktu lama, dan setelahnya pun Anda bisa melakukan banyak hal. Terkadang, sikap menunda terjadi karena kita selalu merasa bahwa suatu pekerjaan yang harus kita lakukan membutuhkan waktu yang lama agar bisa selesai. Sehingga hal ini menimbulkan rasa malas. Padahal ketika dilakukan hal tersebut terselesaikan dalam waktu singkat.

Aturan kedua, bila tugas yang akan Anda kerjakan memakan waktu panjang, lupakan berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikannya. Cukup pikirkan dan lakukan 2 menit pertama yang akan Anda kerjakan pertama kali dari tugas itu. Sebagai contohnya, untuk beres-beres rumah, 2 menit pertama adalah membereskan buku yang berserakan di meja.

Atau, untuk melakukan olah raga, dua menit pertama adalah menggunakan sepatu olah raga lalu berjalan keluar rumah. Untuk bisa menulis artikel, dua menit pertama yang harus Anda lakukan adalah mengambil kertas dan pulpen, lalu menulis satu paragraph. Setelah Anda mengetahui apa saja tugas di dua menit pertama, lakukan lah. Bila setelahnya Anda tidak ingin meneruskan, tinggalkan saja.

Kebanyakan dari Anda tidak akan bisa berhenti setelah dua menit pertama tugas Anda terlewati. Karena yang terberat bukanlah tugas itu, tetapi bagaimana menggerakan niat Anda. Setelah dua menit berhasil Anda lawan, selanjutnya Anda akan termotivasi untuk melanjutkan keseluruhan tugas.

3. Kalahkan Kesenangan, Mulailah untuk Fokus

Saat ingin mengerjakan sesuatu lantas handphone Anda berbunyi, lalu Anda malah jadi keasikan bermain handphone. Atau saat ingin berolah raga di akhir pekan, teman-teman malah mengajak hangout dan jalan-jalan. Pada dasarnya keinginan menunda sesuatu muncul karena Anda berfokus pada ketidak menyenangkannya melaksanakan tugas.

Hal ini membuat Anda mencari pelarian dengan melakukan sesuatu yang membuat Anda senang. Main game, nonton video di situs berbagi video, atau nonton serial di TV sambil makan cemilan. Sedangkan tugas-tugas yang tidak menyenangkan Anda abaikan begitu saja.

Anda bisa memberitahukan semua orang yang mungkin akan menghubungi Anda kalau Anda ingin melakukan sesuatu yang penting. Dan jangan diganggu selama dua jam, misalkan. Pasti semua akan mengerti. Anda juga harus mematikan semua benda yang bisa mengganggu Anda. Matikan nada notifikasi handphone Anda, matikan TV dan jangan putar musik. Lalu berfokus dalam mengerjakantugas Anda.

4. Aplikasikan Podomoro Methode

Metode manajemen waktu ini diciptakan oleh Francesco Cirillo di Italy pada tahun 1980-an. Teknik ini akan mengajarkan Anda cara menggunakan pengaturan waktu dalam mengerjakan sesuatu. Anda akan mengeset waktu bekerja Anda kedalam penggalan-penggalan waktu 25 menit diiringi 5 menit relaksasi. Waktu 25 menit akan Anda gunakan untuk bersungguh-sungguh fokus mengerjakan sesuatu.

5. Tidak Apa-apa Menunda Sesuatu yang (Belum) Penting

Terkadang, menunda sesuatu itu tidak akan berakibat buruk pada Anda. Anda mungkin hanya punya banyak waktu dan energi di hari tertentu. Dan pastinya Anda tidak akan dapat melakukan semua hal yang harus Anda lakukan pada satu hari itu. Anda bisa mulai belajar menunda hal yang tidak begitu berharga dan mengerjakan tugas yang jauh lebih penting.

Anda tentunya boleh saja menunda rencana olah raga Anda di akhir pekan untuk bermain bersama buah hati Atau terpaksa membiarkan rumah berantakan untuk sementara agar bisa menghadiri pertemuan wali murid di sekolah anak Anda. Tentukan prioritas dan selesaikan. Lalu kembali menyelesaikan yang belum dikerjakan.

Semoga artikel ini berguna, selamat mencoba dan bebaskan diri Anda dari sifat menunda-nunda sesuatu.

Artikel Terkait

Demikianlah artikel tentang 5 cara mengatasi sifat suka menunda pekerjaan, semoga bermanfaat bagi Anda semua.



Kartu Kredit untuk Pekerja Bebas (Freelance)
Bagaimana Menjadi Orang yang Rajin dan Tidak Menunda Pekerjaan?
Kartu Kredit Yang Cocok Untuk Ibu Rumah Tangga
Kartu Kredit untuk Karyawan
Apa Untung Rugi Belanja Secara Grosir?
Apa yang Harus Dilakukan jika Sertifikat Tanah Hilang?
10 Tips Investasi untuk Pemula
5 Alasan Mengapa Bisnis Baru Sering Gagal
Hal Tabu yang Tidak Boleh Dilakukan Entrepreneur
Cara Mengajari Anak Hidup Sederhana


Bagikan Ke Teman Anda