Kami menyediakan berbagai simulasi kredit, dari kredit mobil, kredit rumah, kpr, kartu kredit dan lain-lain. Simulasi pinjaman bisa juga dilakukan di sini.

5 Tips Kredit Mobil bagi Karyawan Bergaji Pas-Pasan

Kepemilikan mobil pribadi yang nyaman pasti menjadi impian banyak orang terutama bagi orang-orang yang sudah berkeluarga dan memiliki anak. Mobil mempermudah perjalanan ke mana saja, baik di dalam maupun di luar kota.

Kepemilikan mobil dianggap hanya untuk orang-orang yang mempunyai gaji besar padahal kenyataannya siapa saja bisa memiliki mobil termasuk karyawan yang bergaji pas-pasan. Caranya dengan kredit atau mencicil mobil maka kepemilikan mobil semakin mudah. Namun, keinginan untuk kredit mobil biasanya terhalang oleh berbagai kebutuhan.

Simak 5 tips kredit mobil bagi karyawan bergaji pas-pasan berikut agar menjadi pencerahan sehingga menjadi yakin kalau kepemilikan mobil itu tidak mustahil.

1. Tentukan Mobil yang Akan Dibeli

Hal utama dan pertama yang harus dilakukan adalah menentukan mobil yang akan dibeli. Ada banyak tipe mobil baru dengan harga yang juga bervariasi. Kepemilikan mobil mewah mungkin tidak bisa dilakukan sehingga Anda harus menentukan mobil yang harganya cukup murah seperti Low Cost Green Car (LCGC) dengan harga sekitar Rp80 Juta sampai Rp100 jutaan.

2. Sisihkan Gaji Langsung Setelah Terima Gaji

Menyisihkan gaji untuk ditabung segera setelah terima gaji harus dilakukan agar uang tidak habis untuk berbagai keperluan. Menabung harus dilakukan sebelum menyicil mobil karena uang tersebut bisa dipakai untuk membayar uang muka yang besar. Tabungan juga bisa dipakai untuk dana darurat sehingga bisa mengatasi situasi di luar dugaan.

Selain itu, menyisihkan uang untuk ditabung pada akhir bulan mungkin menyebabkan nominal tabungan tidak tetap, terkadang bisa besar atau terkadang kecil. Bahkan bisa jadi tidak ada uang yang disisihkan untuk tabungan pada saat kebutuhan sedang banyak karena tidak dapat menahan diri untuk berbelanja.

Menabung pada awal waktu juga bisa memprediksi dan memperkirakan durasi tabungan untuk memperoleh nominal tertentu seperti uang muka (Down Payment/DP). Setelah tahu harga mobil yang akan dibeli maka Anda akan tahu nominal uang yang harus ditabung setiap bulan dan durasi untuk mencapai nominal tersebut.

Bank hanya bertoleransi untuk angsuran sebesar 70 hingga 80 persen dari nilai appraisal rumah sehingga setiap nasabah harus menyiapkan 20 hingga 30 persen untuk membayar uang muka. Selain itu, ada biaya-biaya lain yang harus dibayar seperti biaya notaris dan pajak.

3. Buat Skala Prioritas untuk Kebutuhan Bulanan

Hal terpenting sebelum mencicil adalah mengelola keuangan dengan membuat skala prioritas. Kebutuhan-kebutuhan utama harus dijadikan prioritas terlebih dahulu seperti biaya untuk makan dan transportasi harian. Kebutuhan lain bisa dipenuhi berikutnya setelah kebutuhan utama dialokasikan dananya. Kebutuhan yang bersifat tersier seperti hiburan dapat ditempatkan setelah gaji dialokasikan untuk membeli mobil.

Dengan adanya penyusunan skala prioritas akan membuat anggaran setiap bulan menjadi lebih jelas dan terukur. Dengan adanya skala prioritas tentunya bisa dilakukan jika tidak ada utang yang harus dibayar. Jangan sampai gaji akan habis untuk membayar utang lain sehingga target menabung tidak tercapai.

4. Pilih Bank Ternama yang Menawarkan Bunga Paling Ringan

Cari beberapa bank ternama dengan performa yang baik dan menawarkan kredit murah atau bunganya rendah. Terkadang negosiasi dengan pihak bank bisa dilakukan terkait persentase bunga angsuran setiap bulan. Jangan salah memilih bank karena kredibilitas bank juga harus diperhatikan. Bank swasta yang tergolong baru berdiri biasanya menawarkan kredit dengan bunga kecil, tetapi harus berhati-hati karena sewaktu-sewaktu bisa terjadi masalah.

Bunga yang harus dibayar tentu saja memengaruhi nominal cicilan setiap bulan. Oleh karena itu, pilihlah cicilan yang sesuai dengan gaji setiap bulan. Perhitungannya adalah total cicilan utang tidak boleh lebih dari 30 persen dari penghasilan setiap bulannya agar biaya hidup yang pokok tidak terganggu.

5. Pilih Jangka Waktu Angsuran Terlama

Nominal cicilan setiap bulan bisa dibuat lebih ringan dengan memilih jangka waktu angsuran yang lebih lama sehingga kewajiban cicilan setiap bulan dapat terpenuhi. Fasilitas kredit jangka panjang adalah pilihan yang tepat bagi karyawan dengan penghasilan yang pas-pasan. Kredit mobil bisa dipilih berdasarkan jangka waktu cicilan karena tenor (jangka waktu) yang panjang akan meringankan cicilan dan uang muka yang harus dibayarkan menjadi lebih kecil.

Cobalah lakukan simulasi harga terlebih dahulu sebelum melakukan pengajuan pinjaman ke bank. Contohnya, harga mobil Rp 200juta dengan DP 20% maka nominal DP sebesar Rp 40 jutaan. Jika nominal ini terlalu besar untuk Anda, cobalah cari tawaran tentang potongan uang muka (diskon) atau cash back sehingga total DP berkurang menjadi Rp10 juta. Untuk cicilannya harus memerhatikan nominal gaji per bulan. Contohnya, gaji Rp 4 juta maka uang yang harus disisihkan setidaknya Rp900 ribu hingga Rp1.5 juta karena bunga cicilan sebesar 6% maka cicilan yang harus dibayarkan adalah sekitar Rp 1,4 juta.

Itulah 5 tips kredit mobil yang bisa dipraktikkan oleh para karyawan dengan gaji pas-pasan. Tidak ada yang tidak mungkin asalkan mau berusaha. Rezeki tidak hanya gaji, tetapi banyak hal bisa menjadi rezeki setiap bulannya. Lakukan 5 hal yang sudah dijelaskan tersebut sehingga keinginan untuk memiliki mobil bisa menjadi kenyataan.

Rajin menabung dan hidup hemat adalah kunci untuk berhasil dan sukses dalam meraih sesuatu termasuk membeli mobil idaman agar rutinitas sehari-hari menjadi lebih mudah. Pastikan pengeluaran tidak lebih besar dari penghasilan karena hal ini bisa merugikan. Jauhi istilah “Besar Pasak daripada Tiang.” Pastikan kesiapan untuk mengajukan kredit mobil karena ada banyak biaya yang harus dibayar.

Artikel Terkait

Demikianlah artikel tentang 5 tips kredit mobil bagi karyawan bergaji pas-pasan, semoga bermanfaat bagi Anda semua.



Cara Nego Gaji Terbaik
Akankah Pengangguran Digaji?
Bagaimana Bila Debitur Meninggal?
Pertanyaan & Jawaban Seputar Kredit Tanpa Anggunan (KTA)
Tips Negoisasi Gaji di Tempat Baru
Apa itu Kredit Sindikasi?
Mengapa Karyawan Mencuri?
Definisi Balance Transfer
Modus Penggelapan Uang oleh Karyawan
Mengapa Perlu Analis Kredit?


Bagikan Ke Teman Anda