Kami menyediakan berbagai simulasi kredit, dari kredit mobil, kredit rumah, kpr, kartu kredit dan lain-lain. Simulasi pinjaman bisa juga dilakukan di sini.

6 Tip Mempersiapkan Krisis Ekonomi yang Dapat Dicoba

#krisis ekonomi #tip keuangan

Krisis ekonomi bukan hanya melibatkan kemiskinan dalam masyarakat. Alih-alih, masalah kesejahteraan hidup manusia juga turut andil dalam krisis ekonomi, misalnya gangguan pada struktur organisasi, perang, atau jenis kekerasan lainnya. Kondisi semacam ini bisa jadi parah, bahkan tidak jarang menimbulkan trauma di antara kita.

Alih-alih menjadi ringan, krisis ekonomi semacam ini akan terus bertambah parah, apabila kita tidak mempersiapkan untuk menanganinya lebih jauh. Karena itu, paling tidak kita perlu mempersiapkan 6 hal di bawah ini, supaya lebih siap dalam menghadapi krisis ekonomi:

1. Persiapkan Keuangan Kita

Memiliki uang di tangan merupakan syarat utama untuk kita dapat melakukan langkah pertama ini. Uang tidak harus berupa cash, namun juga dapat berupa buku tabungan atau pencairan dana dari berbagai sumber seperti obligasi, saham, atau bahkan dana kartu kredit dan KTA. Yang penting, uang ini akan kita gunakan untuk membangun dana darurat demi persiapan kejadian yang memicu krisis ekonomi.

Bila perlu, carilah penghasilan tambahan dengan berbagai cara yang halal, seperti menjual barang-barang yang tidak terpakai atau menjual keahlian kita untuk mendapatkan uang dari dalam rumah tanpa harus keluar modal banyak, untuk membentuk dana darurat dengan lebih cepat. Agar lebih mudah mengatur dana darurat, kita mungkin perlu untuk memisahkan tabungan dana darurat dengan tabungan biasanya, dengan tarif bunga yang lebih rendah.

Hal lain yang perlu kita ingat dalam mempersiapkan keuangan kita adalah tidak lalai dalam membayar hal-hal yang menjadi kewajiban kita. Ada kalanya dalam sebuah krisis yang tidak diharapkan, kita diperhadapkan dengan tunggakan hutang bermacam-macam, dan kita harus menyusun strategi untuk membayarnya. Entah itu strategi membayar dari yang kecil atau yang terbesar yang kita pakai, paling tidak kita perlu memiliki sistem penganggaran yang baik agar dapat mempersiapkan krisis ekonomi dengan lebih baik.

2. Menyimpan Barang-Barang Kebutuhan Hidup

Barang-barang kebutuhan hidup yang harus kita simpan demi mempersiapkan krisis ekonomi meliputi barang dari alam dan barang-barang pertolongan pertama.

Barang dari alam yang perlu kita simpan meliputi air, makanan, dan tumbuhan. Mengingat ketiga “benda alam” ini berperan paling besar dalam pemenuhan kebutuhan hidup manusia untuk makan, maka ketika menyimpan ketiga barang ini, kita akan lebih siap dalam menghadapi situasi kekurangan bahan pangan sebagai salah satu akibat dari krisis ekonomi global.

Di sisi lain, penyimpanan barang-barang pertolongan pertama dapat menolong baik kita maupun orang-orang terdekat saat terkena dampak dari kejadian luar biasa semacam perang atau kekerasan saat krisis ekonomi global melanda. Ada baiknya kita menyimpan beberapa perlengkapan medis yang perlu seperti perban dan berbagai macam obat-obatan dalam sebuah kotak dan pastikan perlengkapan-perlengkapan tersebut steril.

3. Mengawetkan Makanan

Krisis ekonomi yang berdampak pada naiknya harga segala sesuatu yang terjual di pasar (termasuk makanan) dapat membuat suplai makanan menjadi terganggu. Karena itu, mengawetkan beberapa bahan makanan yang penting seperti daging (termasuk ikan segar), sayur, dan buah-buahan merupakan tindakan yang perlu kita lakukan dalam mempersiapkan krisis ekonomi.

Daging dapat diawetkan dengan cara diberi garam, diasapi, atau dikeringkan. Dengan menggarami daging sesuai jenisnya, kita akan membunuh mikroba yang berpotensi membuat daging menjadi kedaluwarsa. Apabila pilihan kita adalah mengasapi daging, kita perlu mempertimbangkan kayu yang beraroma, mengingat kayu beraroma dapat menambah rasa daging sekaligus mengawetkannya. Atau, kita juga dapat memasak daging tersebut dengan membuang lemaknya, memotong tipis-tipis, lalu mengeringkannya supaya awet dalam jangka waktu yang panjang.

Sementara itu, sayur dan buah-buahan dapat diawetkan dengan cara dimasukkan pada kaleng. Untuk buah-buahan dengan tingkat keasaman tinggi, ada baiknya mencelupkannya dalam air mendidih sebelum dimasukkan dalam kaleng. Sementara itu, untuk sayur dan kacang-kacangan pada umumnya, kita dapat mengemasnya dalam kaleng terlebih dahulu baru diceburkan dalam panci berisi air mendidih.

4. Amankan Tempat Tinggal Anda

Ingat paragraf sebelumnya mengenai kekerasan yang berhubungan dengan kejadian krisis ekonomi? Nah, ide mengusahakan keamanan merupakan ide yang tepat untuk mengatasi kekerasan yang terjadi, dan ide ini dimulai dari tempat tinggal Anda.

Langkah pertama adalah menentukan berapa banyak orang yang akan kita bawa untuk tinggal bersama dengan kita, dan sesuaikan hal tersebut dengan jenis tempat tinggal yang ingin kita tempati. Kemudian, mengingat listrik merupakan sesuatu yang penting dalam tempat tinggal seseorang, alangkah baiknya apabila kita juga menyediakan cadangan untuk daya listrik kalau-kalau terjadi hal yang tidak diinginkan terkait listrik hunian kita.

Ada kalanya kita ingin mempersiapkan diri untuk menghadapi ancaman penjahat di tempat tinggal kita. Dalam hal ini, kita dapat memasang alarm tersembunyi, sehingga kita dapat mengenali siapa saja orang-orang yang datang ke rumah kita tanpa mereka merasa diawasi terang-terangan. Dalam beberapa kasus, mempersiapkan senjata dan kemampuan bela diri serta membuat jebakan-jebakan dari alat-alat tertentu juga diperlukan demi mencegah terjadinya kejahatan dalam rumah.

Demi menghindari kejadian yang tidak diinginkan, kita juga ingin membuat tempat tinggal kita ini rahasia. Disarankan untuk mengambil lokasi di sekitar lalu menciptakan pintu masuk rahasia yang hanya kita yang mengetahuinya, sehingga kita akan mudah mengaksesnya tanpa terpancing perhatian dari orang-orang sekitar.

5. Persiapkan Keluarga Anda

Dalam mempersiapkan keluarga kita, langkah pertama yang harus kita lakukan adalah membuat semua pihak paham dengan apa yang sesungguhnya terjadi, karena tanpa pemahaman yang jelas, mereka akan susah bersiap-siap dengan keadaan krisis ekonomi selanjutnya.

Berangkat dari sana, kita dapat memeriksa kelengkapan mereka, dalam hal ini, tas mereka yang berisi barang-barang kebutuhan hidup yang diperlukan saat krisis ekonomi itu benar-benar terjadi. Bila ada hal yang kurang lengkap pada diri mereka, semacam kemampuan memasak, memegang senjata, atau menyediakan bahan-bahan kesehatan darurat yang kurang, ini dia saat yang tepat untuk mengajari mereka sampai bisa.

Tentu kita dan keluarga tidak dapat bekerja sendirian, oleh karena itu kita akan membutuhkan bantuan dari sanak keluarga lainnya. Bila tidak memungkinkan, dapat juga memanfaatkan bantuan teman atau orang-orang dalam komunitas, asal pastikan mereka tidak menjadi penghalang dalam kegiatan kita. Dengan demikian, kita akan lebih efisien dan efektif dalam menangani krisis ekonomi dan dampak serta akibatnya yang mungkin terjadi.

6. Mengantisipasi Krisis Finansial

Kita tidak akan mampu mempersiapkan krisis ekonomi dengan baik apabila tidak dapat mengantisipasi krisis finansial. Dalam hal ini, hal pertama yang perlu kita lakukan adalah mengerti kondisi pasar modal secara umum dan hubungannya dengan krisis ekonomi.

Banyak pengukuran kondisi pasar modal, namun secara umum, kita bisa melihat adanya tren produk-produk keuangan yang diperdagangkan di pasar modal seperti obligasi jangka panjang dan berbagai komoditas semacam minyak mentah yang berpengaruh pada kenaikan PDB atau harga barang secara umum dan berujung krisis ekonomi.

Dalam setiap evaluasi pasar yang kita lakukan, kita perlu mengerti hubungan inflasi dengan pertumbuhan ekonomi. Dalam hal ini, kita perlu bersiap-siap bahkan ketika ekonomi tumbuh, karena ekonomi yang tumbuh dapat saja berarti terjadinya inflasi, dan adanya inflasi dalam jumlah besar akan mengakibatkan krisis finansial-ekonomi yang dampaknya meluas dalam negara.

Asal kita dapat melakukan keenam tip tersebut, kita akan lebih siap dalam menghadapi apapun yang berhubungan dengan krisis ekonomi. Akhir kata, semoga poin-poin tip ini membantu kita untuk menghadapi krisis ekonomi dengan lebih baik lagi.

Artikel Terkait

Demikianlah artikel tentang 6 tip mempersiapkan krisis ekonomi yang dapat dicoba, semoga bermanfaat bagi Anda semua.

Artikel Populer

anak, asuransi, ATM, bank, bisnis, fraud, hidup, investasi, kartu kredit mandiri, kaya, kredit konsumsi, kredit mobil, kredit tanpa agunan, menabung, orang kaya, pengetahuan umum, Redenominasi, startup, sukses, tabungan, tanpa kartu kredit, tidak bisa bayar, tip kartu debit, tip kartu kredit, tip keuangan, tip KPR, tip kredit, tip KTA, uang, untung,

Bagikan Ke Teman Anda


 





SimulasiKredit.com is a simulation loan estimation tool. You can simulate your monthly loan payments. This tool supports your car or motorbike loan and your house loan.

You can estimate how many period you should pay monthly or yearly. You will know total interest paid and total paid, just input your mortgage amount, interest rate, term and loan start date.

This simulations predict how given payments and interest rate will affect the balance over time. Please note that this simulation is just a simulation. This simulation is intended as a free community service to teach personal finance and the dynamics of compound interest.