Kami menyediakan berbagai simulasi kredit, dari kredit mobil, kredit rumah, kpr, kartu kredit dan lain-lain. Simulasi pinjaman bisa juga dilakukan di sini.

Anak Mau Punya Skill Bisnis? Ini Tip Buat Orangtua!

#anak #bisnis #orangtua #skill

Dunia entrepreneur semakin menggeliat dengan perkembangan yang pesat dan menjanjikan, terutama di Indonesia. Entrepreneur menjadi pilihan yang bukan saja mendongkrak perekonomian, namun juga meningkatkan kreativitas. Kini sudah banyak bermunculan para pebisnis muda dengan ide-ide bisnis yang segar namun tetap menguntungkan.

Dengan adanya fenomena tersebut, semakin banyak bermunculan sekolah bisnis baik yang formal maupun tidak formal. Orang-orang mulai memiliki ketertarikan untuk berbisnis karena dianggap sebagai profesi yang menguntungkan dan menjanjikan. Banyak juga yang mulai mempelajarinya dari usia yang sangat muda dan terjun langsung dalam dunia entrepreneur.

Karena itu mengenalkan dan membiasakan skill bisnis pada anak sejak kecil sangat penting untuk dilakukan. Mental dan kemampuan bisnis tidak dapat terbentuk hanya dari teori belaka, namun perlu dilakukan praktek langsung. Meskipun tentu saja ada langkah-langkah yang perlu dilakukan sebelum langsung berbisnis.

Berikut adalah langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk mengembangkan skill bisnis pada anak Anda:

1. Mengenalkan Uang pada Anak

Hal pertama yang perlu dilakukan adalah mengenalkan pada anak Anda mengenai uang, mulai dari bentuk, nilai, hingga fungsinya. Buatlah anak Anda mengerti apa yang bisa didapat dari selembar kertas atau segenggam logam yang menjadi alat tukar dalam bertransaksi. Anda bisa juga mengenalkannya dengan membiarkan anak untuk melakukan transaksi di warung atau tempat perbelanjaan lainnya.

Selain mengenalkan apa itu uang, Anda juga perlu mengajarkan bagaimana menggunakan uang dengan baik. Ajari sejak dini pada anak bahwa uang bukan untuk dihambur-hamburkan, atau bahkan disombongkan. Sehingga dengan begitu anak pun akan mengerti bahwa uang adalah sesuatu yang harus digunakan secara bijak.

2. Membiasakan Anak Mengelola Uang Sendiri

Setelah mengenalkan anak mengenai uang, selanjutnya Anda bisa mulai membiasakan anak untuk mengelola uangnya sendiri. Untuk permulaan, Anda bisa memberikan uang jajan pada anak secara mingguan. Katakan pada anak Anda bahwa ia harus menggunakan dan mengatur uang itu sendiri.

Hal ini akan melatih rasa tanggung jawab dan kemampuan untuk mengatur diri pada anak Anda, terutama mengenai keuangan. Anak akan dapat mulai membuat budget keuangannya secara sederhana karena ia tahu tidak bisa membeli semua yang diinginkan. Ia juga akan merasa dipercaya oleh Anda sehingga lebih terdorong untuk melakukannya dengan baik.

3. Mengajak Anak ke Tempat Bisnis

Untuk menumbuhkan skill bisnis pada anak, Anda dapat mulai mengajaknya mengunjungi tempat-tempat bisnis sejak dini. Anda bisa saja membawanya ke tempat kerja Anda jika memang itu berhubungan dengan bisnis. Atau ke pameran dan galeri bisnis, bazaar, pasar tradisional, dan lain sebagainya.

Hal ini dapat menumbuhkan ketertarikan dalam diri anak mengenai bisnis dan membangkitkan rasa ingin tahunya. Mengajak anak ke tempat-tempat tersebut juga akan membuatnya familiar mengenai bagaimana cara kerja bisnis dan apa yang dilakukan orang di dalam sana. Dan bukan tidak mungkin, anak Anda kemudian akan memiliki keinginan untuk mencoba berbisnis dan mengeluarkan ide-ide bisnis juga.

4. Mendorong Anak Mengeluarkan dan Mempromosikan Ide

Terkadang anak merasa malu dan tidak percaya diri untuk mengeluarkan ide-ide bisnisnya, karena itu peranan Anda sebagai orangtua sangatlah penting. Dengarkanlah apa yang diceritakan anak Anda dengan baik meskipun hal tersebut tampak konyol atau tidak masuk akal. Karena bagaimanapun anak-anak memang memiliki imajinasi yang lebih tinggi, jadi wajar jika mereka berkata seperti itu.

Anda juga dapat mendorong anak mempromosikan idenya saat ia meminta sesuatu, seperti tambahan uang jajan atau barang yang diinginkan. Misalnya saat anak ingin mainan baru, coba buatlah ia mempromosikan ide bisnisnya pada Anda. Bilang padanya jika ide tersebut menarik, Anda dapat memberikan mainan atau bahkan tambahan uang jajan dan modal untuk bisnisnya.

5. Latihan Berjualan Kecil-kecilan

Langkah selanjutnya yang sangat penting adalah membiasakan anak untuk latihan berjualan dan berbisnis kecil-kecilan. Skala bisnis ini bisa mulai dari yang benar-benar kecil dan ada di sekitar anak Anda. Misalnya saat anak memiliki kelebihan alat tulis seperti penghapus atau pensil, Anda bisa menyarankannya untuk menjual pada temannya yang membutuhkan.

Skala bisnis anak pun bisa ditingkatkan seiring dengan berjalannya waktu dan meningkatnya kemampuan anak Anda. Misalnya ada tugas membuat prakarya dari bahan dasar koran bekas, anak Anda bisa menjual koran yang ada di rumah pada teman-temannya. Bisa juga membuat makanan atau jajanan seperti es untuk kemudian dijual di sekolah, atau bahkan di bazaar dan pasar.

6. Biarkan Anak Mengalami Kesalahan

Salah satu hal yang penting dalam mengembangkan skill bisnis anak adalah biarkan ia mengalami dan melakukan kesalahan. Jangan langsung turun tangan untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi anak Anda, karena itu akan membuatnya tidak dapat menghadapinya sendiri. Namun pastikan juga Anda tetap berada di sisinya untuk mendampingi anak dalam mengatasi masalah dan kesalahannya.

Dengan begitu, anak akan memahami bahwa kesalahan adalah sesuatu yang wajar terjadi dalam hidup. Kesalahan itu akan membuatnya belajar agar tidak terulang lagi dan melakukan dengan lebih baik. Dan tentunya hal itu juga akan melatih mental anak menjadi lebih kuat lagi, hal yang sangat penting dalam bisnis dan kehidupan secara general.

Demikianlah beberapa langkah yang dapat Anda terapkan untuk melatih skill bisnis pada anak. Yang penting untuk diingat adalah anak tidak bisa dipaksa dalam melakukan dan memahami sesuatu, jadi Anda bisa melakukannya dengan perlahan-lahan. Anda bisa memulainya dengan hal-hal yang kecil namun secara rutin dan konsisten sehingga tertanam dalam diri anak. Semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda!

Artikel Terkait

Demikianlah artikel tentang tip buat orangtua agar anak mau punya skill bisnis, semoga bermanfaat bagi Anda semua.



Kamar Mau Disewakan di Airbnb? Ini Tip Memulai Bisnis Airbnb!
Ide Bisnis Aneh tapi Untung Besar? Terbukti Lho!
Ini Dia 7 Kebiasaan Agar Bisnis Anda Sukses
Cara Mengajari Anak untuk Menabung
Saran-saran dalam Berbisnis
Pelajari Tip-tip Ini Agar Bisnis Baru Anda Berhasil!
Cara Orang Kaya Membesarkan Anak agar Tidak Manja
Tips Memilih Nama yang Tepat untuk Bisnis Cafe Anda
6 Alasan Bisnis Baru Banyak yang Gagal
Inilah Hal-hal yang Menyebabkan Bisnis Gagal dalam 5 Tahun


Bagikan Ke Teman Anda

SimulasiKredit.com is a simulation loan estimation tool. You can simulate your monthly loan payments. This tool supports your car or motorbike loan and your house loan.

You can estimate how many period you should pay monthly or yearly. You will know total interest paid and total paid, just input your mortgage amount, interest rate, term and loan start date.

This simulations predict how given payments and interest rate will affect the balance over time. Please note that this simulation is just a simulation. This simulation is intended as a free community service to teach personal finance and the dynamics of compound interest.