Kami menyediakan berbagai simulasi kredit, dari kredit mobil, kredit rumah, kpr, kartu kredit dan lain-lain. Simulasi pinjaman bisa juga dilakukan di sini.

Apa Fungsi Laporan Keuangan?

Laporan keuangan merupakan salah satu hal yang sangat krusial untuk ada dalam bisnis, mulai dari usaha skala kecil hingga tingkat perusahaan besar. Bisnis akan sulit untuk berjalan dengan lancar tanpa adanya laporan keuangan yang baik dan dibuat secara rutin. Pada pembahasan kali ini, kita akan mengulas lebih lanjut mengenai laporan keuangan, mulai dari pengertian, jenis, hingga fungsi yang dimilikinya.

Apa Itu Laporan Keuangan?

Laporan keuangan adalah laporan yang mencatat dan merangkum semua transaksi keuangan yang dilakukan dalam sebuah bisnis pada periode tertentu. Biasanya laporan keuangan dibuat perbulan, lalu dibuat pula laporan yang merangkum laporan bulanan tersebut ke dalam laporan periode tiga bulan, enam bulan, hingga setahun. Laporan keuangan biasanya dibuat oleh akuntan khusus perusahaan atau bagian keuangan yang ada dalam perusahaan tersebut.

Dalam membuat laporan keuangan, perlu diperhatikan untuk memenuhi standar yang telah ditentukan dalam Standar Akuntansi Keuangan. Standar tersebut mencakup empat karakteristik yang harus dipenuhi laporan keuangan, yaitu dapat dipahami, relevan dengan keadaan perusahaan, memiliki keandalan dengan informasi yang benar, serta dapat dibandingkan dengan laporan pada periode sebelumnya.

Dengan terpenuhinya empat karakteristik tersebut, maka laporan keuangan dapat dikatakan telah layak dan kredibel dalam menyampaikan informasi. Laporan keuangan dibuat untuk kemudian diserahkan kepada pihak-pihak terkait, baik pihak internal maupun eksternal perusahaan. Pihak internal perusahaan meliputi para kepala bagian, pihak manajerial, dan dewan direksi. Sedangkan pihak eksternal perusahaan meliputi pemegang saham, calon investor, hingga pemerintah dan masyarakat umum.

Jenis Laporan Keuangan

Untuk dapat memberikan informasi dengan baik dan lengkap, diperlukan beberapa jenis laporan keuangan dalam perusahaan. Berikut adalah beberapa jenis laporan keuangan yang biasanya dibuat dan digunakan:

  1. Laporan Laba Rugi, yaitu laporan yang menunjukkan laba atau rugi yang didapat perusahaan pada periode tertentu, dengan perhitungan sederhananya adalah jumlah pendapatan dikurang dengan beban biaya.
  2. Laporan Arus Kas, yaitu laporan yang menujukkan arus kas (cash flow) yang dikeluarkan dan masuk dalam perusahaan pada periode tertentu.
  3. Neraca, yaitu laporan yang menunjukkan jumlah serta kondisi aset (aktiva) dan modal (passiva) perusahaan agar tetap dalam keadaan yang berimbang atau balance.
  4. Laporan Perubahan Modal, yaitu laporan yang menunjukkan perubahan modal yang terjadi dengan menambahkan keuntungan yang didapat atau mengurangi dari kerugian perusahaan.

Fungsi Laporan Keuangan

Seperti yang telah diulas pada bagian awal tulisan ini, laporan keuangan memiliki peranan yang sangat penting dalam bisnis. Untuk lebih dapat memahami pentingnya laporan keuangan, kita perlu mengetahui fungsi dari penerapan informasi yang ada dalam laporan tersebut. Berikut adalah beberapa fungsi laporan keuangan dalam berbagai aspek:

1. Menggambarkan Kondisi Perusahaan

Laporan keuangan adalah gambaran nyata yang tertuang dalam bentuk angka real yang menunjukkan bagaimana kondisi perusahaan secara keseluruhan. Dari laporan tersebut kita dapat melihat apakah perusahaan sedang mengalami keuntungan atau kerugian. Atau dapat juga melihat apakah arus kas yang keluar masuk berjalan dengan lancar pada periode sebelumnya, dan lain sebagainya.

Informasi-informasi yang terdapat dalam laporan keuangan itulah yang kemudian menunjukkan bagaimana keadaan perusahaan pada suatu periode. Jika perusahaan berada dalam kondisi laba atau tidak ada masalah dalam arus kas serta aset yang dimiliki, berarti bisa dikatakan perusahaan dalam kondisi yang baik. Dan jika laporan keuangan menunjukkan yang sebaliknya, berarti kondisi perusahaan perlu dikhawatirkan karena berada dalam situasi yang tidak baik.

2. Bahan Evaluasi Kinerja, Perencanaan, dan Keputusan

Dengan adanya laporan keuangan yang menggambarkan keadaan dan kondisi perusahaan, pihak manajerial perusahaan juga dapat menggunakan laporan tersebut untuk mengevaluasi kinerja. Misalnya dari laporan keuangan dapat dilihat bahwa perusahaan mengalami kerugian pada periode ini, maka pihak manajerial akan mengevaluasi apa yang menyebabkan hal itu terjadi dan berusaha untuk mengatasinya.

Laporan keuangan juga dapat dijadikan sebagai bahan perencanaan untuk kegiatan operasional perusahaan selanjutnya. Misalnya perusahaan mengalami keuntungan pada periode kemarin karena hasil penjualan produk baru yang melejit, maka perusahaan dapat merencanakan untuk meningkatkan kuantitas produksi atau memperluas pangsa pasar. Hal ini juga menunjukkan bahwa laporan keuangan memiliki kedudukan yang sangat penting dalam pertimbangan membuat keputusan oleh perusahaan.

3. Bentuk Pertanggungjawaban Perusahaan

Sebagaimana namanya, laporan keuangan adalah bentuk laporan dari kegiatan dan transaksi keuangan yang dilakukan oleh perusahaan. Hal ini berarti laporan keuangan merupakan laporan yang menunjukkan bentuk pertanggungjawaban kepada berbagai pihak yang terkait. Dalam pihak internal saja, laporan keuangan merupakan bentuk tanggung jawab bagian keuangan kepada pihak manajerial dan dewan direksi.

Sedangkan kepada pihak eksternal seperti para pemegang saham yang memberikan modal untuk perusahaan, laporan keuangan merupakan bentuk pertanggungjawaban atas pengelolaan dana mereka oleh perusahaan. Laporan keuangan juga merupakan bentuk bukti pada pemerintah bahwa perusahaan telah menjalankan operasional dengan baik tanpa melanggar hukum yang berlaku.

4. Menunjukkan Kredibilitas Perusahaan

Laporan keuangan yang baik dan transparan menunjukkan bahwa perusahaan tersebut memang menjalankan operasional dengan baik juga. Hal ini sangat berpengaruh terhadap kredibilitas yang dimiliki perusahaan, yang kemudian mempengaruhi kepercayaan yang diberikan pada perusahaan. Kredibilitas dan kepercayaan merupakan dua hal yang sangat penting dalam menjalankan bisnis dalam skala apapun, kecil maupun besar.

Kredibilitas perusahaan juga akan sangat mempengaruhi calon investor yang akan menaruh saham pada perusahaan, dimana mereka akan lebih percaya pada perusahaan yang berkedibilitas baik. Bukan hanya itu, kredibilitas juga mempengaruhi image perusahaan di mata publik atau masyarakat umum. Karena itu sekarang sudah banyak perusahaan yang memberikan akses kepada publik untuk dapat melihat laporan keuangan milik mereka secara transparan.

Itulah pembahasan mengenai laporan keuangan, mulai dari pengertian, jenis, hingga fungsinya. Dari pembahasan ini kita mengetahui bahwa laporan keuangan memang sangat penting dan krusial dalam bisnis apapun. Karena itu penting untuk membuat laporan keuangan yang baik, berkualitas, dan tentunya memiliki informasi yang benar. Semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda!

Artikel Terkait

Demikianlah artikel tentang fungsi laporan keuangan, semoga bermanfaat bagi Anda semua.



Apa Tugas dan Fungsi Lembaga Penjamin Simpanan (LPS)? Mengapa LPS didirikan?
Jenis-jenis Laporan Keuangan yang Perlu Anda Ketahui
Apa itu Standar Akuntasi Keuangan? Apa Fungsi Standar Akuntansi Keuangan?
Neraca Lajur: Pengertian, Fungsi, dan Pembuatan
Apa Fungsi ATM Sebenarnya?
Apa Tugas dan Fungsi Bank Indonesia (BI)? Mengapa Harus Ada Bank Indonesia?
Apa Tugas dan Fungsi Otoritas Jasa Keuangan (OJK)? Mengapa Lembaga ini Dibuat?
Tips Penting Menjalankan Bisnis untuk Pebisnis Baru
Rahasia Anak Pemalas Bisa menjadi Sukses
Mengenal Karakteristik Orang dengan Mental Kuat


Bagikan Ke Teman Anda