Kami menyediakan berbagai simulasi kredit, dari kredit mobil, kredit rumah, kpr, kartu kredit dan lain-lain. Simulasi pinjaman bisa juga dilakukan di sini.

Apa itu Biro Informasi Kredit?

#biro informasi kredit #tip kredit

Bisnis peminjaman uang merupakan salah satu bisnis yang menunjang perekonomian negara. Tidak dipungkiri, dalam satu titik hidup manusia, pasti membutuhkan pinjaman untuk mencapai tujuan tertentu atau sekedar memenuhi kebutuhan hidup. Apalagi masyarakat Indonesia banyak didominasi oleh kalangan menengah ke bawah. Akhirnya membeli secara kredit atau mengajukan pinjaman adalah cara yang paling mudah dan memungkinkan untuk memperoleh barang atau tujuan tersebut, misalnya kendaraan bermotor, rumah, modal usaha dan lainnya.

Oleh karena itu, Bank Indonesia merasa perlu menciptakan kestabilan sistem untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang tinggi melalui penyaluran kredit. Akhirnya, pada tahun 2006 dibentuklah suatu badan yang mendukung pelaksanaa intermediasi perbankan yaitu Biro Informasi Kredit. Tugas utamanya adalah menghimpun dan mengelola data pembiayaan yang pernah diberikan pada seseorang dan mendistribusikannya kepada bank dan badan resmi perkreditan lainnya. Informasi ini disebut dengan Informasi Debitur Individual (IDI) historis yang dapat dimanfaatkan oleh lembaga keuangan yang dihimpun dalam keanggotaan Biro Informasi Kredit (perbankan dan Lembaga Keuangan Non Bank) serta masyarakat, yaitu perseorangan maupun badan usaha.

IDI Historis ini sangat besar manfaatnya bagi lembaga keuangan selaku penyalur kredit, karena bisa memberikan informasi mengenai kredibilitas calon penerima pinjaman dana (debitur), sekaligus untuk mengetahui sejarah perkreditan yang telah diterima calon debitur selama ini. Informasi tersebut dapat digunakan dalam hal-hal berikut:

  • Memperlancar proses penyediaan dana oleh lembaga keuangan dengan menyajikan data-data yang dapat mempermudah analisa pembiayaan
  • Menerapkan manajemen resiko yang harus dilakukan oleh lembaga keuangan untuk memperkecil kemungkinan kredit macet dan mencegah penipuan informasi keuangan
  • Memberikan edukasi positif terhadap masyarakat agar selalu bertanggung jawab atas kewajiban kredit dan pengambilan platform kredit sesuai kemampuan
  • Membantu Bank Indonesia dalam mengkonfirmasi keakuratan data yang disampaikan lembaga keuangan dalam hal penyaluran kredit dan pengembalian pinjaman

Namun dalam pelaksanaannya, kewenangan untuk memberikan fasilitas kredit dikembalikan lagi pada badan perbankan atau LKNB yang bersangkutan. Biro Informasi Kredit hanya bertugas untuk memberikan data seakurat mungkin sehingga proses pembiayaan dapat berjalan lancar baik bagi pihak kreditor maupun debitur. Semua tanggung jawab atas kebenaran data informasi IDI historis adalah tanggung jawab dari lembaga keuangan anggota Biro Informasi Kredit sebagai pihak yang melaporkan data-data tersebut. Sehingga, segala akibat hukum yang seandainya timbul karena penggunaan data IDI Historis yang tidak sesuai dengan ketentuan Biro Informasi Kredit sepenuhnya menjadi tanggung jawab lembaga keuangan dan masyarakat yang bersangkutan.

Informasi Debitur Individual Historis

IDI Historis adalah produk Sistem Informasi Debitur (SID) dan dioleh oleh Biro Informasi Kredit. Dalam IDI Historis, penerima data dapat mengakses seluruh informasi mengenai penerimaan dana, baik yang lancar maupun bermasalah mulai dari Rp. 1, sekaligus menampilkan riwayat pembayaran yang sudah dilakukan dalam kurun waktu 24 bulan terakhir. Informasi yang dapat dilihat dari IDI Historis mencangkup identitas debitur, pemilik dan pengurus, fasilitas dana yang diterima, agunan, penjamin, dan kolektibilitas.

Adapun Sistem Informasi Debitur adalah suatu sistem yang digunakan untuk mengumpulkan dan menyimpan semua data mengenai fasilitas pendanaan yang diberikan oleh seluruh anggota Biro Informasi Kredt kepada Bank Indonesia setiap bulannya. Dari data-data inilah IDI Historis dibentuk dan disusun sedemikian rupa sehingga bisa diakses 24 jam setiap hari. Sedangkan mengenai keanggotaan Biro Informasi Kredit dibagi menjadi dua jenis, yaitu wajib dan sukarela. Badan-badan yang wajib menjadi anggota Biro Informasi Kredit meliputi Bank Umum, Bank Perkreditan Rakyat dengan total aset lebih dari Rp. 10 miliar selama 6 bulan berturut-turut dan Badan Penyelenggara Kartu Kredit Selain Bank. Sedangkan keanggotaan sukarela diperuntukan bagi BPR dengan total aset kurang dari persyaratan menjadi anggota wajib namun telah mendapat persetujuan dari Bank Indonesia, LKNB (termasuk asuransi, perusahaan dana pensiun, sekuritas, modal ventura dan lain lain) dan Koperasi Simpan Pinjam.

Masyarakat dapat memperoleh IDI Historis atas nama dirinya sendiri melalui lembaga keuangan anggota Biro Informasi Kredit yang memberikan fasilitas penyediaan dana/pembiayaan kepada masyarakat tersebut. Selain itu, permintaan IDI Historis juga dapat disampaikan kepada Bank Indonesia dengan cara mengunjungi Gerai Info Bank Indonesia, atau Kantor Bank Indonesia setempat. Permintaan juga dapat disampaikan secara online melalui website Bank Indonesia dengan melengkapi formulir yang disediakan, setelah mendapat jawaban melalui email, hasil cetaknya dapat diambil di Gerai Info Bank Indonesia atau Kantor Bank Indonesia setempat.

Prosedur pengajuan akses IDI historis

Masyarakat baik perorangan maupun badan usaha dapat mengajukan informasi mengenai IDI Historis atas nama dirinya sendiri kepada Biro Informasi Kredit dengan memenuhi syarat-syarat tertentu. Permintaan ini dapat diajukan melalui Bank Indonesia sebagai badan mediasi. Berikut adalah syarat-syarat yang harus dipenuhi untuk mendapatkan IDI historis:

  • Bagi perorangan:

Menyerahkan salinan identitas diri serta menunjukkan identitas diri asli yang berupa lain Kartu Tanda Penduduk/KTP atau Kartu Izin Tinggal Sementara/KITAS.

  • Bagi badan usaha:

Menyerahkan salinan akta pendirian perusahaan dan perubahan anggaran dasar terakhir yang memuat susunan dan kewenangan pengurus dan salinan identitas diri (KTP atau KITAS) dari pengurus yang mengajukan permintaan IDI Historis. Permintaan ini juga dapat dikuasakan kepada pejabat perusahaan lainnya dengan menyertakan surat kuasa asli dan dokumen yang menunjukan identitas dari pemberi kuasa dan pemegang kuasa.

Apabila dokumen-dokument tersebut telah disediakan dan juga telah dibuktikan kebenaran dan keabsahannya, maka pemohon dapat langsung mengisi formulir pengajuan secara online yang dapat diakses pada www.bi.go.id

Artikel Terkait

Demikianlah artikel tentang biro informasi kredit, semoga bermanfaat bagi Anda semua.

Artikel Populer

anak, asuransi, ATM, bank, bisnis, fraud, Indonesia, investasi, kartu kredit mandiri, kaya, kesalahan, kredit konsumsi, kredit tanpa agunan, menabung, menghitung, orang kaya, Redenominasi, rugi, startup, sukses, tabungan, tanpa kartu kredit, tidak bisa bayar, tip kartu kredit, tip keuangan, tip KPR, tip kredit, tip KTA, uang, untung,

Bagikan Ke Teman Anda


 





SimulasiKredit.com is a simulation loan estimation tool. You can simulate your monthly loan payments. This tool supports your car or motorbike loan and your house loan.

You can estimate how many period you should pay monthly or yearly. You will know total interest paid and total paid, just input your mortgage amount, interest rate, term and loan start date.

This simulations predict how given payments and interest rate will affect the balance over time. Please note that this simulation is just a simulation. This simulation is intended as a free community service to teach personal finance and the dynamics of compound interest.