Kami menyediakan berbagai simulasi kredit, dari kredit mobil, kredit rumah, kpr, kartu kredit dan lain-lain. Simulasi pinjaman bisa juga dilakukan di sini.

Apa itu Ekuitas? Definisi Ekuitas

Ekuitas merupakan istilah keuangan yang cukup sering didengar walau mungkin terasa asing bagi beberapa orang. Ekuitas merupakan salah satu komponen yang digunakan dalam analisis keuangan. Nah untuk yang ingin memahami lebih lanjut mengenai definisi ekuitas, simak penjelasan berikut.

Apa Itu Ekuitas?

Sebagai istilah akuntansi, ekuitas dapat diartikan menjadi selisih nilai antara nilai aset dengan liabilitas. Dengan kata lain, ekuitas merupakan hak residual yang dimiliki atas aset perusahaan setelah dikurangi dengan liabilitas.

Aset merupakan sesuatu yang dimiliki, misalnya suatu perusahaan yang memiliki komputer, meja, dan lain-lain. Liabilitas sendiri merupakan hutang yang harus dilunasi di masa depan atau layanan yang harus dilakukan di masa depan kepada pihak lainnya. Misalnya hutang perusahaan atau biaya perbaikan komputer yang harus dilakukan. Setelah liabilitas dibayarkan, maka nilai aset yang tersisa itu yang dikenal dengan ekuitas.

Nilai dari ekuitas tidak selalu positif. Nilai dari ekuitas bisa menjadi negatif apabila nilai liabilitas lebih besar daripada nilai asetnya. Nilai ekuitas yang negatif biasa dikenal juga dengan istilah defisit.

Untuk mengetahui nilai ekuitas yang dimiliki, sebaiknya suatu perusahaan atau individu mengatur nilai ekuitasnya dengan baik. Nilai ini dapat dihitung dengan mencatat semua aset dan liabilitas yang dimiliki. Supaya mendapat keuntungan dan tidak defisit, sebaiknya memang nilai ekuitas positif, atau liabilitasnya lebih kecil daripada nilai asetnya.

Jenis-Jenis Ekuitas

Nilai ekuitas merupakan salah satu komponen yang dapat digunakan untuk analisis keuangan. Konsep dari ekuitas memang dapat diterapkan ke dalam berbagai aspek dalam kehidupan. Secara umum, beberapa jenis ekuitas yang sering digunakan diantaranya adalah ekuitas rumah, ekuitas pemegang saham, ekuitas pemilik, dan pembiayaan ekuitas.

  1. Ekuitas rumah

Ekuitas rumah bisa didefinisikan sebagai nilai dari rumah tersebut dikurangi dengan jumlah hutang hipoteknya. Nilai ekuitas rumah ini penting bagi orang yang ingin membeli atau menjual rumah untuk mendapatkan keuntungan. Jika ia meminjam uang dari bank untuk membeli rumah dan harga jual rumanya melebihi nilai yang ia pinjam ke bank, maka nilai ekuitas rumahnya positif.

  1. Ekuitas pemegang saham

EKuitas pemegang saham merupakan jumlah uang yang akan dikembalikan ke pemegang saham apabila semua aset perusahaan dilikuidasi dan semua hutangnya dibayarkan. Nilai ekuitas yang paling sering dibahas di kehidupan sehari-hari yaitu ekuitas pemegang saham. Ekuitas pemegang saham ini akan dibahas lebih lanjut.

  1. Ekuitas pemilik

Ekuitas pemilik kurang lebih sama dengan ekuitas pemegang saham. Pada ekuitas pemegang saham, keuntungan perusahaan dalam bentuk deviden akan dibagikan ke pemegang saham. Sedangkan pada ekuitas pemilik biasanya diaplikasikan pada usaha yang tidak masuk ke bursa efek. Pada bentuk usaha ini, semua keuntungan akan masuk ke pemilik usaha. Sehingga, nilai ekuitasnya juga menjadi nilai ekuitas pemilik usaha.

  1. Pembiayaan ekuitas

Pembiayaan ekuitas bisa digunakan apabila suatu perusahaan memiliki usaha yang berhasil, namun tidak mendapatkan profit. Untuk mensiasati hal ini, saham atau kepemilikan perusahaan bisa dijual lalu ke investor. Kemudian hasil penjualannya ini digunakan untuk membiayai pengembangan perusahaan.

Ekuitas Pemegang Saham

Ekuitas paling sering dikaitkan dengan ekuitas pemegang saham. Ekuitas pemegang saham merupakan jumlah uang yang akan dikembalikan ke pemegang saham apabila semua aset perusahaan dilikuidasi dan semua hutangnya dibayarkan.

Ekuitas ini sering dijadikan sebagai salah satu faktor acuan untuk menentukan sehat atau tidaknya kondisi keuangan perusahaan. Ekuitas pemegang saham juga bisa dijadikan penentu nilai suatu perusahaan. Nilai ini menjadi penting karena merepresentasikan nilai yang dimiliki investor di suatu perusahaan. Sehingga nilai ini bisa menjadi acuan investor untuk menentukan ketertarikannya terhadap perusahaan tersebut.

Nilai dari ekuitas pemegang saham bisa berupa angka positif namun bisa juga berupa angka negatif. Jika aset perusahaan cukup untuk menutup liabilitasnya, maka angka ekuitas akan positif. Namun apabila nilai liabilitas melebihi dari aset perusahaan, maka nilai ekuitasnya negatif.

Biasanya, investor akan menganggap perusahaan dengan nilai ekuitas negatif sebagai investasi yang beresiko. Berinvestasi di perusahaan ini memiliki resiko yang besar serta cenderung tidak sehat. Ekuitas memang tidak bisa dijadikan satu-satunya faktor penentu kondisi kesehatan perusahaan. Nilai ekuitas jika digunakan dengan alat ukur lainnya, bisa dijadikan faktor untuk memperhitungkan kesehatan perusahaan.

Ekuitas Saham

Ekuitas dalam investasi biasanya mengacu pada kegiatan pembelian dan kepemilikan saham di pasar saham atau bursa efek baik oleh perorangan maupun oleh perusahaan.

Pemilik saham biasanya membeli suatu saham dengan mengantisipasi bahwa akan menerima pendapatan dari deviden atau disebut juga dengan capital gain. Biasanya, pemegang saham juga menerima hak suara yang berarti bahwa mereka dapat memberikan suara pada kandidat untuk dewan direksi atau yang akan bertanggung jawab atas dana perusahaan.

Suatu perhitungan dapat dilakukan untuk menilai apakah suatu ekuitas lebih atau kurang mahal, dibandingkan dengan obligasi pemerintah jangka panjang. Selisih ini disebut gap hasil atau rasio hasil. Angka ini  merupakan rasio hasil deviden dari ekuitas dengan obligasi jangka panjang.

Di bursa efek, harga pasar per saham yang ditampilkan berbeda atau tidak sesuai dengan nilai ekuitas per saham yang dihitung dalam laporan akuntansiperusahaan. Penilaian saham ekuitas seringnya memiliki nilai yang jauh lebih tinggi. Hal ini biasanya berdasarkan pada pertimbangan lain terkait dengan arus kas operasi, laba, dan prospek masa depan.

Meskipun nilai ekuitas akuntansi bisa menjadi negatif, harga pasar per saham tidak pernah negatif karena saham ekuitas mewakili kepemilikan dalam perseroan terbatas. Prinsip kewajiban terbatas menjamin bahwa kerugian pemegang saham tidak akan pernah melebihi investasinya.

Itulah kira-kira definisi ekuitas yang bisa kita pelajari bersama. Semoga bermanfaat.

Artikel Terkait

Demikianlah artikel tentang apa itu ekuitas dan definisi ekuitas, semoga bermanfaat bagi Anda semua.



Apa itu World Bank? Definisi Bank Dunia
Definisi Debt to Income Ratio?
Definisi Reksadana Terproteksi
Definisi Nilai Wajar Saham
Apa itu Pergadaian? Definisi Pergadaian
Perbedaan Orang Sibuk dan Produktif
9 Tips untuk Enterprenuer Muda agar Terus Berkembang
Bagaimana Mendapatkan Pendapatan dari Berbagai Sumber (Multiple Source Income) ?
Apa Itu Remittance? Definisi Remittance
Jenis-jenis Pajak Properti


Bagikan Ke Teman Anda