Kami menyediakan berbagai simulasi kredit, dari kredit mobil, kredit rumah, kpr, kartu kredit dan lain-lain. Simulasi pinjaman bisa juga dilakukan di sini.

Apa Itu EPS? Definisi Earning Per Share

Setiap perusahaan terutama yang telah go public tentu dituntut untuk memiliki kinerja yang andal sehingga mampu menghadapi persaingan global. Kinerja tersebut tak hanya sekadar yang bersifat manajerial saja, tetapi juga finansial. Kinerja finansial perusahaan sering kali menjadi dasar pertimbangan bagi para investor dalam menentukan pilihan investasi. Salah satunya dilihat dari faktor earning per share.

Apa itu earning per share?

Earning per share (EPS) atau yang disebut juga sebagai laba per saham merupakan rasio keuangan yang mengukur jumlah laba bersih yang diperoleh per lembar saham yang beredar. EPS ini merepresentasikan jumlah uang yang akan diterima oleh para pemegang saham atas setiap lembar saham yang dimilikinya saat pembagian keuntungan saham yang beredar pada akhir tahun.

Laba per lembar saham menunjukkan kemampuan perusahaan menghasilkan keuntungan. Ukuran tingkat keuntungan antara perusahaan yang satu dengan yang lain bisa saja berbeda. Laba per lembar saham pada perusahaan yang lebih besar tidak akan sama dengan perusahaan yang lebih kecil. Bisa jadi laba per lembar saham pada perusahaan yang lebih kecil justru lebih tinggi dari perusahaan skala besar. Hal ini disebabkan oleh jumlah saham yang beredar pada masing-masing perusahaan.

Semakin banyak jumlah saham yang beredar akan mempengaruhi tingkat atau besar laba per lembarnya. Sebab, keuntungan perusahaan akan dibagikan ke seluruh lembar saham yang diterbitkan oleh perusahaan yang bersangkutan. Jadi, tingginya laba per lembar saham pada suatu perusahaan tidak selalu menunjukkan kinerja lebih baik dibandingkan dengan perusahaan lain. Sebab tinggi rendahnya tingkat laba per lembar saham dipengaruhi oleh jumlah saham yang beredar. Namun, prinsip umumnya adalah semakin tinggi earning per share perusahaan, maka semakin menguntungkan untuk berinvestasi di dalamnya.

Rumus earning per share

Earning per share dihitung dengan mengurangi laba bersih dengan dividen preferen kemudian membaginya dengan jumlah saham biasa yang beredar pada akhir periode. Adapun rumus perhitungan earning per share dapat diformulasikan sebagai berikut.

Laba per saham = (Laba bersih – dividen preferen) / Jumlah saham yang beredar pada akhir periode

Dari rumus tersebut tampak bahwa dalam perhitungan laba per lembar saham tidak memperhitungkan dividen dari saham preferen, sehingga dikeluarkan dari laba bersih yang diperoleh perusahaan. Sebab, earning per share hanya mengukur pendapatan yang tersedia untuk para pemegang saham biasa. Sementara dividen untuk para pemegang saham preferen disisihkan sehingga tidak akan menjadi milik pemegang saham biasa.

Perhitungan earning per share

Dari rumus earning per share tampak bahwa perhitungan laba per lembar saham seolah sederhana. Bisa jadi demikian, bisa juga tidak. Sebab perhitungan earning per share membutuhkan kejelian dan ketelitian agar diperoleh hasil atau nilai yang akurat.

Perhitungan earning per share dilakukan dengan bermodalkan neraca dan laporan laba rugi. Tujuannya adalah untuk menemukan jumlah saham biasa yang beredar pada akhir periode, dividen yang dibayarkan untuk pemegang saham preferen (jika ada), dan laba bersih. Berkenaan dengan hal tersebut, perhitungan earning per share akan lebih akurat jika menggunakan jumlah rata-rata tertimbang saham biasa selama periode pelaporan, karena jumlah saham bisa saja berubah seiring berjalannya waktu.

Pada umumnya perhitungan earning per share didasarkan pada laporan keuangan akhir tahun. Mengapa? Sebab perusahaan sering menerbitkan saham baru dan membeli kembali saham sepanjang tahun, sehingga rata-rata saham biasa tertimbang digunakan dalam perhitungan. Earning per share untuk setiap saham biasa pun tidak selalu sama besarannya, tergantung dari waktu penerbitan saham tersebut. Rata-rata saham tertimbang saham biasa yang beredar dapat disederhanakan dengan menambahkan jumlah saham yang beredar di awal dan di akhir tahun, kemudian membaginya menjadi dua.

Earning per share merupakan bagian dari laba perusahaan yang dialokasikan untuk setiap lembar saham yang beredar dari saham biasa. Artinya tidak semua laba perusahaan dialokasikan untuk saham biasa, sebab ada jenis saham lain seperti saham preferen yang diterbitkan oleh perusahaan yang sama. Maka dari itu, untuk menghitung bagian earning per share, dividen atau bagian laba untuk saham preferen harus dikeluarkan terlebih dahulu dari laba bersih perusahaan.

Pentingnya earning per share

Earning per share sebagai bagian dari laba perusahaan yang dibagikan kepada para pemegang saham biasa merupakan salah satu variabel penting dalam menentukan harga saham. Tak hanya itu, earning per share juga berfungsi sebagai komponen utama yang digunakan untuk menghitung rasio penilaian price to earning (P/E). Pembagian harga saham perusahaan dengan laba per lembar sahamnya dapat memberikan informasi yang bermanfaat bagi investor dalam melihat dan menganalisis nilai suatu saham.

Informasi tentang nilai earning per share suatu perusahaan juga menjadi indikator yang dapat digunakan para investor dalam membeli saham berkenaan dengan pemilihan investasi yang tepat dan menguntungkan. Membandingkan earning per share secara absolut mungkin tidak memberikan banyak arti dan manfaat bagi para investor. Sebab, pemegang saham biasa tidak memiliki akses langsung ke pendapatan laba yang diperoleh perusahaan. Sebagai alternatif lain, investor bisa membandingkan earning per share dengan harga saham untuk menentukan nilai laba.

Secara nilai, earning per share umumnya memang kecil karena dihitung untuk setiap lembar saham. Namun, investor atau pemegang saham tentu tak hanya memiliki satu lembar saham saja, tetapi bisa memiliki banyak lot saham, di mana satu lot setara dengan 100 lembar saham. Jika pemegang saham memiliki minimal 20 lot saja, maka bagian dividen yang akan diperolehnya tentu bernilai cukup besar.

Earning per share penting karena dapat menyebabkan naiknya harga saham perusahaan. Jika perusahaan mampu menghasilkan tingkat laba yang tinggi per lembar sahamnya, artinya perusahaan memiliki lebih banyak uang yang dapat diinvestasikan kembali dalam bisnis atau dibagikan kepada para pemegang saham dalam bentuk pembayaran dividen.

Artikel Terkait

Demikianlah artikel tentang apa itu EPS dan definisi earning per share, semoga bermanfaat bagi Anda semua.



Apa Itu Contribution Margin?
Apa itu Anak Perusahaan? Definisi Anak Perusahaan
Apa itu Remunerasi? Definisi Remunerasi
Apa Itu Underwriting? Definisi Underwriting
Apa itu Hipotek? Definisi Hipotek
Apa itu Free Cash Flow? Definisi Free Cash Flow
Apa itu Unicorn? Definisi Perusahaan Unicorn
Apa itu Cash Advance? Definisi Cash Advance
Definisi Money Illusion atau Ilusi Uang
Apa itu Cash Value? Definisi Cash Value


Bagikan Ke Teman Anda