Kami menyediakan berbagai simulasi kredit, dari kredit mobil, kredit rumah, kpr, kartu kredit dan lain-lain. Simulasi pinjaman bisa juga dilakukan di sini.

Apa Itu QRIS (Standar QR Code)

Bank Indonesia telah melakukan soft launching standard QR Code beberapa waktu yang lalu, tepatnya pada tanggal 27 Mei 2019. Tentu hal ini bukan tanpa tujuan, gagasan yang telah dipersiapkan sejak setahun yang lalu ini bertujuan untuk menyederhanakan transaksi keuangan digital.

Sebelum kita mengenal lebih jauh tentang standard QR Code ini, mari bersama-sama kita simak terlebih dahulu pengertian, sejarah, serta perkembangan QR Code.

Definisi QR Code

QR code merupakan bentuk evolusi dari kode batang dari satu dimensi menjadi dua dimensi. QR code ini menyerupai kode matriks yang dikembangkan oleh Denso Wave, dari divisi Denso Corporation yang merupakan sebuah perusahaan Jepang yang dipublikasikan tahun 1994.

Keunggulan QR code dibandingkan dengan kode batang adalah fungsinya yang lebih mudah dibaca oleh pemindai QR, seperti singkatannya yang berasal dari frasa Quick Response.

Jika kode batang hanya menyimpan data secara horizontal, maka QR code mampu menyimpan data baik secara horizontal maupun vertikal.

Perkembangan QR Code

Awalnya QR code yang populer di Jepang ini difungsikan sebagai pelacakan kendaraan di bagian manufaktur, namun dalam perkembangannya, QR code kini digunakan untuk kepentingan yang lebih luas.

Di Jepang, bahkan hampir semua jenis ponsel dapat membaca QR code, sebab sebagian besar pengusaha di sana telah memilih QR code sebagai alat tambahan dalam program promosi produksinya, baik berupa barang maupun jasa.

Fungsi QR code

QR code berfungsi seperti hipertaut fisik yang mampu menyimpan alamat serta URL, nomor telepon, teks, kartu nama, dan masih banyak lagi. Dengan kata lain, QR code merupakan penghubung secara cepat konten daring dan juga konten luring.

Kehadiran kode ini memungkinkan banyak orang berinteraksi dengan media yang ditempeli melalui pemindai secara efektif dan efisien. Maka tidak mengherankan apabila QR code ini banyak diaplikasikan untuk beragam kepentingan, diantaranya:

Kepentingan komersial

Desain QR code memungkinkan orang untuk memasukkan logo perusahaan, video, maupun foto ke dalamnya, tanpa menghilangkan substansi informasi ataupun dari sumber yang dimasukkan.

Contohnya saja pada tahun 2009, QR code digunakan untuk kampanye pemasaran Movie 9 di San Diego Comic Con. Ketika itu, pelanggan diberikan kartu yang menampilkan QR code yang sudah terintegrasi dengan karya yang bersangkutan. Jadi, pelanggan dapat mengakses cuplikan film melalui QR code tersebut.

Kepentingan pendidikan

QR code juga telah dilirik dunia pendidikan, baik untuk sarana validasi ijazah dan transkrip nilai, presentasi perkuliahan, hingga berbagai layanan di perpustakaan.

QR code dapat dipasang pada kartu pelajar untuk mempermudah absensi siswa, serta sebagai akses bagi guru dan orang tua untuk memperoleh informasi proses belajar para siswa.

Kepentingan umum

Contoh aplikasi QR code yang bermanfaat untuk kepentingan umum adalah pemberian QR code pada label makanan. Dengan demikian, pelanggan bisa melihat informasi-informasi terkait makanan yang dibeli, seperti bahan, kandungan nutrisi, informasi alergi, dan juga tanggal kadaluwarsa.

QRIS (QR Code Standard Indonesia)

Di Indonesia banyak sistem pembayaran berbasis online seperti GoPay, OVO, LinkAja, Dana, dll. Setiap sistem pembayaran tersebut memiliki QR Code yang berbeda-beda. Bila sebuah merchant menerima 4 sistem pembayaran, maka akan ada 4 buah QR Code yang berbeda.

Nah untuk menyederhanakan QR Code tersebut, maka dibuatlah QRIS. QRIS yang merupakan singkatan dari QR Code Standard Indonesia merupakan langkah awal dari tranformasi digital Sistem Pembayaran Indonesia (SPI), yang diyakini akan membantu percepatan pengembangan ekonomi serta keuangan digital.

Dalam standarisasi tersebut, QR code dari berbagai perusahaan penyelenggara akan terkoneksi sehingga pembayarannya dapat difungsikan lintas layanan.

Adapun empat aspek yang diatur dalam standarisasi yang diterbitkan oleh Bank Indonesia adalah:

  • Interoperabilitas
  • Interkonektivitas
  • Security
  • Inklusi

Dengan adanya interoperabilitas dan interkonektivitas, nantinya sistem pembayaran melalui QR code akan lebih efisien. Alasannya, satu merchant atau pelaku usaha tidak perlu lagi menyediakan banyak QR code. Cukup satu QR code di tiap merchant yang bisa dibaca semua pelanggan melalui gadget mereka.

Bank Indonesia menilai perlu untuk segera menerapkan standarisasi QR code ini, mengingat beberapa Negara tetangga telah melaksanakannya, dan terbukti berhasil, utamanya juga dalam menarik minat wisatawan manca Negara yang sudah terbiasa menggunakan QR code untuk transaksi pembayaran.

Tujuan standarisasi QR code

Tujuan standarisasi QR code yang dilakukan oleh Bank Indonesia adalah untuk melindungi konsumen serta menciptakan kompetisi antar merchant yang sehat.

Pasalnya, saat ini pasar bisnis QR code telah dikuasai oleh penyelenggara-penyelenggara besar. Namun selanjutnya, melalui QRIS, diharapkan akan terbuka ruang sebesar-besarnya untuk berkompetisi. Baik itu untuk penyelenggara besar maupun kecil.

Dengan munculnya standarisasi ini, merchant kecilpun akan memiliki ruang untuk mengembangkan teknologi serta inovasinya. Karena tentu saja, pengusaha atau penyelenggara QR wajib taat pada aturan main yang berlaku, dan menyesuaikan layanannya dengan standard yang sudah ditetapkan.

Yang turut diuntungkan tentu saja para konsumen yang tidak perlu lagi mengunduh banyak aplikasi yang dikeluarkan oleh perusahaan jasa pembayaran atau bank yang berbeda. Ke depan konsumen bisa melakukan pembayaran dengan system QR code apapun melalui merchant-merchant apapun karena sudah saling terkoneksi.

Diharapkan, adanya standarisasi QR code ini akan memacu jumlah transaksi dengan instrument QR code secara siknifikan. Ke depannya, pembayaran non tunai tidak hanya bisa dinikmati oleh penduduk kota-kota besar, namun juga masyarakat di pelosok desa.

Era ekonomi digital telah dimulai, tentu tantangan ke depan akan semakin besar. Maka langkah Bank Indonesia dalam melakukan standarisasi QR code ini layak diapresiasi, karena jelas konsumen akan lebih terlindungi, transaksi keuangan digital yang lebih amanpun bisa tercapai, serta terciptanya persaingan antar merchant yang lebih kompetitif dan penuh inovasi kian terbuka.

Artikel Terkait

Demikianlah artikel tentang apa itu QRIS (Standar QR Code), seoga bermanfaat bagi Anda semua.



Mengapa Ada Orang “Yang Sukses” dan “Yang Tidak Sukses”?
Apa Itu QRIS (Standar QR Code)
Nasihat Positif untuk Orang Muda Berumur di Bawah 30 Tahun
13 Tips Travelling Ke Luar Negeri untuk Pemula
10 Pelajaran Hidup yang Sering Datang Terlambat
10 Tip Keuangan untuk Kamu Usia 20-an
Hindari Pemborosan Berikut Ini Ketika Mempersiapkan Pensiun
Apa Itu Wealth Management di Bank?
10 Negara dengan Inflasi Tertinggi di Dunia
Apa itu Money Supply?


Bagikan Ke Teman Anda