Kami menyediakan berbagai simulasi kredit, dari kredit mobil, kredit rumah, kpr, kartu kredit dan lain-lain. Simulasi pinjaman bisa juga dilakukan di sini.

Bahasa Lokal yang Sebaiknya Dipelajari Ketika Travelling

Meskipun bahasa Inggris telah digunakan secara luas di berbagai belahan dunia, dan utamanya di kawasan-kawasan wisata, namun mengetahui beberapa frasa dalam bahasa lokal akan sangat membantu. Kami mengumpulkan sejumlah frasa yang perlu Anda pelajari saat bepergian ke luar negeri.

Kalimat dalam bahasa lokal yang harus dipelajari

1. Apakah Anda Berbahasa Inggris?

Ini adalah frasa no. satu yang perlu Anda pelajari dalam bahasa lokal tempat yang Anda kunjungi. Kami mencoba menyampaikan bahwa selalu memulai percakapan dalam bahasa Inggris tidak selalu membantu Anda dalam mendapatkan rasa hormat dan bantuan dari penduduk lokal.

Jika orang yang Anda ajak bicara cukup menguasai bahasa Inggris, ia akan menghargai usaha Anda dalam mempelajari bahasa ibunya. Jika orang tersebut memiliki sedikit kemampuan berbahasa Inggris, maka hal tersebut akan memberinya kepercayaan diri untuk mencoba keterampilan dasarnya.

Dan jika orang tersebut tidak mampu berbicara bahasa Inggris sama sekali, setidaknya ia mampu memahami maksud pertanyaan Anda, dan berusaha untuk membantu.

Selain itu, bangun pula frase penting dengan ekspresi terkait seperti:

  • Bisakah Anda mengulanginya?
  • Lebih lambat, kumohon.
  • Saya tidak mengerti.

2. Cara menanggapi

Karena bahasa non verbal di setiap Negara dapat memiliki arti yang berbeda, maka Anda tidak boleh langsung berasumsi bahwa anggukan memiliki arti “ya” atau acungan jempol berarti “baik”. Kedua gerakan tersebut bisa saja memiliki arti yang amat kasar dalam budaya mereka.

Dengan demikian, Anda pun wajib mempelajari beberapa arti gerakan dasar dalam budaya Negara yang Anda kunjungi. Untuk menghindari kesalah pahaman, kami menyarankan pada Anda untuk menggunakan kata tanggapan “di antara”, contohnya:

  • “Anda ingin lebih banyak kopi?” – jawab dengan kata “sedikit”.
  • “Apakah Anda ingin mengunjungi kastil besok?” – jawab dengan “mungkin”.

3. Frasa bahasa saat transit

Begitu menginjakkan kaki di bandara, Anda akan dijemput dengan beberapa taksi, bus, penjaja, dan lain sebagainya yang mencoba merayu dan membawa Anda ke tempat yang “mungkin” tidak Anda kehendaki.

Untuk mencegah hal tersebut, pelajarilah beberapa frasa yang menunjuk ungkapan:

  • Saya datang dari…
  • Dimana…
  • Saya mau pergi ke…
  • Berapa jauh…
  • Jam berapa sekarang?

4. Salam

Tambahkan pula frasa salam dalam daftar kata lokal yang wajib Anda pelajari. Salam tersebut bisa dimulai dengan “halo”, “selamat pagi”, “selamat tinggal”, dan “selamat pagi”.

5. Kata-kata peringatan

Memang banyak tanda  peringatan yang dilengkapi dengan ilustrasi. Namun tetap akan lebih baik jika Anda mengetahui frasanya dalam bahasa lokal. Misalnya saja peringatan tentang dilarang merokok, peringatan untuk menjauhi rumput, atau rambu lalu lintas setempat.

Jangan sampai di tempat wisata Anda dikenakan denda karena merokok sembarangan, atau kena tilang karena tidak memahami rambu peringatan setempat.

6. Sopan santun dasar

“tolong” dan juga “terima kasih” adalah dua kata ajaib yang juga perlu Anda pelajari dalam bahasa lokal setempat. Diluar itu, tentu saja ada kata “maaf”.

Mengapa? Karena frasa tersebut patut digunakan untuk mendapatkan perhatian seseorang. Bahkan ketika Anda sedang berada di keramaian, dan secara tidak sengaja menabrak seseorang, ungkapan “maaf” dalam bahasa lokal akan membantu Anda terhindar dari masalah.

7. Angka 1-10

Sekali lagi, Anda tidak dapat menggunakan bahasa isyarat atau nonverbal ketika berkunjung ke suatu tempat. Contoh sederhananya saja, orang Indonesia biasanya menunjukkan angka satu dengan jari telunjuk mereka. Namun orang Eropa pada umumnya menggunakan ibu jari sebagai isyarat angka satu.

Sementara kita menunjuk angka dua dengan tanda “peace”, orang-orang Eropa biasa menunjuk angka dua denagn tanda “I”.

8. Frasa untuk makan di restoran atau rumah makan setempat

Mempelajari beberapa frasa kunci saat berada di sebuah rumah makan lokal amat penting. Contohnya saja saat Anda tidak cocok dengan makanan pedas atau bersantan, maka Anda bisa mengungkapkannya denga mudah. Jangan sampai keenganan untuk mempelajari bahasa setempat malah menghadirkan bencana dalam perjalanan Anda. Bekali kamus pribadi Anda dengan frasa:

  • Apakah Anda menerima kartu kredit?
  • Apakah ini pedas?
  • Saya ingin air mineral.
  • Saya mau memesan..

9. Frasa untuk menanyakan fasilitas umum

Ketika Anda menjelajahi tempat tujuan baru, frasa tersebut amat dibutuhkan untuk membantu Anda menemukan fasilitas umum saat keadaan darurat terjadi. Isi kamus bahasa lokal Anda setidaknya dengan frasa-frasa yang menunjukkan tempat berikut ini:

  • Rumah sakit
  • Toilet
  • Bank
  • Pos polisi
  • Kedutaan besar Indonesia

10. Frasa bahasa untuk melindungi kesehatan Anda

Jika Anda memiliki alergi terhadap bahan makanan tertentu atau suatu penyakit yang bisa timbul secara tiba-tiba, sebaiknya Anda memperlengkapi diri dengan bahasa lokal seperti:

  • Saya alergi terhadap…
  • Saya butuh obat…
  • Dimana apotek terdekat?
  • Tampon/pembalut

11. Frasa tentang akomodasi/tempat menginap

Untuk menjamin kenyaman Anda, pastikan Anda tahu kata-kata dan juga frasa penting mengenai akomodai Anda. Apakah itu asrama, hotel, homestay, AirBnb, atau apa pun itu, pertanyaanya akan tetap sama, semisal:

  • Bisakah saya minum air keran?
  • Adakah fasilitas AC / kipas angin?
  • Kemana saya harus membuang sampah?
  • Saya kehilangan kunci.
  • Ini tidak berfungsi
  • Dimana saya bisa mencuci pakaian / tempat laundry?

12. Pertanyaan seputar belanja barang setempat

Tentu Anda pun ingin membeli oleh-oleh atau souvenir di tempat wisata. Perlengkapi kosakata Anda dengan ungkapan “berapa” dan juga pengetahuan tentang mata uang yang beredar di Negara tersebut.

Anda ingin pula menawar di pasar lokal, maka kuasai bahasa ini:

  • Apakah ada diskon?
  • Ini terlalu mahal.
  • Bisakah dicoba?
  • Apakah Anda punya kembalian?

Tentu semakin banyak frasa yang Anda pelajari akan semakin baik bagi Anda yang tengah merencanakan liburan ke luar negeri. Namun, yang tidak kalah penting adalah mempelajari budaya serta kearifan lokal setempat.

Artikel Terkait

Demikianlah artikel tentang bahasa lokal yang sebaiknya dipelajari ketika travelling, semoga bermanfaat bagi Anda semua.



Apa itu Prepaid Travel Card? Ini Penjelasannya!
Mau Traveling Murah? Berikut Tips dan Triknya
Cara Menabung untuk Liburan Akhir Tahun
Bagaimana Mendapat Pelayanan Lebih di Hotel
10 Kesalahan saat Liburan ke Luar Negeri
Ini Dia Tips Cara Menghemat Ongkos Traveling
Tip Membawa Bagasi di Pesawat
Apa itu Traveloka PayLater (Pinjaman dari Traveloka)?
Kenapa Ada Orang Gampang Dapat Duit, dan Ada yang Susah Banget Dapat Duit
7 Cara untuk Memulai Mengajari Anak Mengelola Keuangan


Bagikan Ke Teman Anda