Kami menyediakan berbagai simulasi kredit, dari kredit mobil, kredit rumah, kpr, kartu kredit dan lain-lain. Simulasi pinjaman bisa juga dilakukan di sini.

Belum Berkeluarga, Pilih Asuransi Jiwa atau Asuransi Kesehatan?

#asuransi jiwa #asuransi kesehatan

Di banyak artikel sebelumnya, kita telah mengenal asuransi sebagai produk keuangan yang paling populer di masa kini, mengingat hubungannya yang erat dengan hidup-matinya manusia. Persoalan hidup dan mati ini mungkin tidak akan terlalu terasa untuk mereka yang sudah punya pasangan hidup, namun, bagaimana untuk yang masih menjomblo alias single?

Dari sini, para pria dan wanita single kerap dipusingkan dengan memilih asuransi yang dapat menunjang kehidupan mereka. Dua produk asuransi yang paling terkenal di kalangan single adalah asuransi jiwa dan asuransi kesehatan.

Nah, di antara keduanya, yang mana yang lebih baik? Sebelum kita memutuskan lebih jauh, ada baiknya kita melihat poin-poin pertimbangan di bawah ini untuk menentukan mana dari kedua produk asuransi ini yang lebih cocok untuk kita:

1. Preferensi Risiko

Sama dengan saham, reksadana, obligasi, dan produk-produk keuangan lainnya, asuransi juga erat kaitannya dengan risiko. Dalam hal ini, pemilihan produk asuransi jiwa atau asuransi kesehatan perlu mempertimbangkan preferensi tiap orang single akan risiko, yakni apakah mereka termasuk orang yang suka mengambil risiko atau menghindar darinya.

Kendati identik dengan “hidup bebas”, tidak semua pria atau wanita single suka dengan risiko. Ada kalanya mereka ingin mempersiapkan hari esok dengan lebih baik, karenanya mengambil produk asuransi yang dapat menjamin kehidupan mereka hingga ke depan. Untuk mereka yang tergolong risk-averse atau tidak suka risiko seperti ini, asuransi jiwa yang memiliki penjaminan lebih menyeluruh untuk hal-hal yang mungkin terjadi di masa depan lebih cocok untuk dipilih.

Sebaliknya, mengingat covering area asuransi kesehatan lebih kepada kondisi fisik yang langsung dapat dirasakan oleh panca indera, asuransi kesehatan lebih cocok bagi mereka yang suka mengambil risiko tinggi. Orang-orang yang suka mengambil risiko tinggi biasanya cenderung memiliki maneuver kegiatan yang tinggi dan senang beraktivitas (terutama kaum single), sehingga rentan cedera fisik yang merupakan salah satu risiko yang dapat ditanggung atau di-cover oleh hampir semua asuransi kesehatan di dunia.

2. Gaya Hidup dan Usia

Kaum single dengan gaya hidup dan usia seolah merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan. Dengan kehidupan yang lebih “bebas menjelajah” dibandingkan mereka yang sudah “terambil”, kaum single dapat menyesuaikan usia mereka dengan gaya hidup dengan pilihan asuransi yang lebih cocok untuk mereka.

Beberapa kaum single yang masih muda tidak berpikir panjang. Mereka cenderung memiliki gaya hidup yang “berwarna-warni”, melompat dari satu selera makanan dan minuman ke yang lainnya. Untuk mereka yang masih muda dan memiliki semangat yang tinggi ini, ada baiknya mengambil asuransi kesehatan yang dapat menjamin mereka memperoleh uang saat terjadi hal-hal yang mengharuskan mereka mengklaim keuntungan atas asuransi kesehatan mereka.

Ada juga orang-orang single, namun usianya sudah lebih dari 30 tahun atau sudah sakit-sakitan. Kadang, ketakutan mereka yang terbesar adalah kematian. Untuk kelompok orang seperti ini, lebih baik memilih asuransi jiwa, mengingat asuransi jiwa langsung terkait dengan penjaminan nyawa seseorang. Intinya, nyawa boleh melayang, tapi uang hasil klaim bisa didapatkan. Hebat, ‘kan?

3. Kecakapan Membayar

Poin pertimbangan untuk memikirkan yang mana yang lebih baik antara asuransi jiwa atau asuransi kesehatan bagi seorang single yang satu ini tidak boleh dilupakan, mengingat kewajiban kita untuk membayar iuran asuransi setiap periode berjalan terlepas dari keadaan kita sebagai orang-orang “merdeka” alias single.

Karena nilai-nilai masyarakat yang kita anut, kebanyakan orang mengasosiasikan single dengan orang-orang berusia muda (di bawah 30 tahun) dan bersemangat hidup. Di saat yang sama, para pria dan wanita single yang masih muda cenderung memiliki kecakapan membayar yang lebih rendah dibandingkan dengan mereka yang sudah agak berumur, karena itu asuransi kesehatan yang seringnya memiliki jumlah maupun periode cicilan yang lebih rendah dibandingkan dengan asuransi jiwa sangat pantas untuk mereka pertimbangkan.

Jangan salah, karena ada juga beberapa kelompok single yang sudah mapan, entah itu mereka yang lanjut usia dan sudah pensiun atau milyuner (atau trilyuner, mungkin? Ya… Siapa tahu?) muda. Yang penting, mereka yakin dengan kemampuan membayar mereka dan mereka dapat memprediksikan akan dapat terus membayar hingga jangka waktu yang panjang. Untuk single berduit semacam ini, asuransi jiwa yang memiliki jumlah maupun tenggat waktu cicilan yang lebih besarlah yang cocok untuk dipilih.

Kesimpulannya, pemilihan tentang mana yang lebih baik dari asuransi jiwa atau asuransi kesehatan bagi kaum single harus memperhatikan faktor preferensi risiko, gaya hidup yang terkait dengan usia single tersebut, dan kecakapan membayarnya. Apabila telah memperhatikan ketiga faktor ini, dijamin pilihan asuransi kesehatan atau asuransi jiwa tidak akan meleset dari sasaran.

Artikel Terkait

Demikianlah artikel tentang pilih asuransi jiwa atau asuransi kesehatan, semoga bermanfaat bagi Anda semua.

 

Artikel Populer

anak, asuransi, ATM, bank, bisnis, fraud, hidup, investasi, kartu kredit mandiri, kaya, kredit konsumsi, kredit mobil, kredit tanpa agunan, menabung, modus penipuan, orang kaya, pengetahuan umum, Redenominasi, startup, sukses, tabungan, tanpa kartu kredit, tidak bisa bayar, tip kartu debit, tip kartu kredit, tip keuangan, tip KPR, tip kredit, tip KTA, uang,

Bagikan Ke Teman Anda


 





SimulasiKredit.com is a simulation loan estimation tool. You can simulate your monthly loan payments. This tool supports your car or motorbike loan and your house loan.

You can estimate how many period you should pay monthly or yearly. You will know total interest paid and total paid, just input your mortgage amount, interest rate, term and loan start date.

This simulations predict how given payments and interest rate will affect the balance over time. Please note that this simulation is just a simulation. This simulation is intended as a free community service to teach personal finance and the dynamics of compound interest.