Kami menyediakan berbagai simulasi kredit, dari kredit mobil, kredit rumah, kpr, kartu kredit dan lain-lain. Simulasi pinjaman bisa juga dilakukan di sini.

Buku yang Wajib Dibaca oleh Entrepreneur

Kalau mau mengetahui bagaimana sifat seseorang, lihat saja buku kesukaannya. Orang berkata demikian. Buku sangat erat kaitannya dengan cara pandang seseorang dan juga target yang hendak ingin diraihnya dalam hidup. Jadi, kalau Anda memproklamirkan diri sebagai seorang pengusaha alias entrepreneur sejati yang ingin mendirikan perusahaan kelas dunia, maka sudah seharusnya Anda membaca buku soal bisnis, manajemen atau keuangan sekalipun. Semua buku di luar itu menjadi tidak relevan untuk Anda baca.

Hanya saja, menjadi seorang entrepreneur membuat Anda tidak punya waktu cukup untuk memilih mana buku yang pas, yang membantu perjalanan bisnis Anda di kemudian hari. Bagi Anda yang memiliki waktu terbatas untuk memilah buku yang Anda perlukan, Anda perlu menyimak daftar buku berikut.

1. ‘The Effective Executive’ karya Peter Drucker

Konon, bos Amazon Jeff Bezos dan para manajernya menjadikan ‘The Effective Executive’ karya Peter Drucker sebagai salah satu dari tiga buku acuan terbaik mereka. Drucker merupakan orang pertama yang memperkenalkan berbagai konsep dan terminologi yang kini marak diperbincangkan di dunia manajemen.

Misal, keberadaan common set of goals yang mana hal tersebut harus dimiliki oleh manajer dan juga karyawan di bawahnya. Buku ini mengeksplorasi kebiasaan manajemen waktu dan decision making yang tepat bagi para eksekutif agar menjadi lebih produktif dan bernilai bagi perusahaan. Di sini Drucker juga menitikberatkan pada hal-hal seperti dimana dan bagaimana seharusnya memobilisasi kekuatan perusahaan agar menghasilkan keluaran terbaik. Dengan membaca buku ini, para entrepreneur akan mengerti bagaimana mengatur dan menentukan prioritas mereka serta menyatukan semua faktor penting perusahaan agar menghasilkan keputusan terbaik.

2. ‘Benjamin Franklin’ karya Walter Isaacson

Salah satu orang yang merekomendasikan buku ini adalah CEO Tesla dan SpaceX, yakni Elon Musk. Ia memandang Benjamin Franklin sebagai seorang pengusaha. Menurutnya, Benjamin Franklin adalah sosok entrepreneur sejati yang memulai segalanya dari 0 (nol) dan berakhir dengan kegemilangan. Tidak perlu khawatir bosan akan isi buku ini, karena Walter Isaacson akan menyajikan tulisan komprehensif tentang kehidupan Benjamin Franklin yang memukau, seraya memperlihatkan pada pembaca bagaimana sang tokoh membantu bangsa Amerika menemukan jati dirinya serta mengapa namanya masih popular dan layak dijadikan rujukan hingga abad XXI sekalipun. ‘Benjamin Franklin’ karya Walter Isaacson sangat penting untuk Anda baca dan masuk ke dalam daftar buku perpustakaan pribadi Anda.

3. ‘Conscious Capitalism’ karya John Mackey dan Raj Sisodia

Buku ‘Conscious Capitalism’ karya Raj Sisodia dan John Mackey sangat penting bagi Anda yang ingin mewujudkan masa depan yang lebih kooperatif, lebih manusiawi dan lebih positif. John Mackey, yang juga merupakan salah satu pendiri Whole Foods Market, dan Raj Sisodia, pendiri Conscious Capitalism, Inc., berpendapat bahwa baik bisnis maupun kapitalisme pada dasarnya baik. Guna memperjelas uraian, mereka menggunakan sejumlah perusahaan ternama yang sukses dalam ilustrasi, mulai dari UPS hingga Amazon dan Google. Bagi mereka, perusahaan-perusahaan tersebut menciptakan nilai lebih bagi para stakeholder, termasuk konsumen, karyawan, suplier, investor, masyarakat dan juga lingkungan.

Dengan membaca buku ini, seorang entrepreneur akan memahami dengan lebih mendalam lagi bagaimana tujuan, integrasi para stakeholder, kepemimpinan dan kultur serta manajemen mampu mewujudkan bisnis yang kuat serta memanfaatkan potensi terkuat kapitalisme dan menciptakan lingkungan yang lebih positif bagi sekelilingnya.

4. ‘The Obstacle is the Way’ karya Ryan Holiday

Banyak kalangan pengusaha menilai buku ‘The Obstacle is the Way’ karangan Ryan Holiday sebagai buku yang layak dibaca oleh para entrepreneur. Orang seperti Arnold Schwarzenegger dan LL Cool J. memandang penting buku ini. Ryan Holiday terinspirasi dari falsafah Yunani kuno dimana para stoics fokus pada hal-hal yang dapat mereka kontrol dan mengabaikan sisanya serta mengubah setiap tantangan baru yang muncul di hadapan mereka menjadi jembatan untuk mewujudkan pribadi yang lebih baik dan lebih kuat.

Sebagaimana yang dikatakan oleh Marcus Aurelius 2 ribu tahun lalu: “Halangan merupakan cara untuk memajukan diri. Apa yang menghadang di depan mata merupakan jalan keluar dari permasalahan.” Dalam buku ini, Ryan Holiday memperlihatkan bagaimana mereka yang masuk dalam kategori tersukses dalam sejarah dunia seperti John D. Rockefeller hingga U.S. Grant dan Steve Jobs – menerapkan stoicism dalam mengatasi masalah sulit yang menghadang. Jika Anda merasa frustrasi dan tidak ada jalan keluar, buku ini akan mengubah hal tersebut menjadi nilai tambah Anda.

5. ‘Delivering Happines’ karya Tony Hsieh

Tony Hsieh adalah CEO Zappos, dan buku ini terinspirasi dari pengalaman pribadinya sebagai seorang pengusaha. Ditulis dengan gaya naratif yang mencantumkan sejumlah catatan dan kutipan pendek dari teman dan karyawan Tony, ‘Delivering Happiness’ terbagi menjadi tiga bagian besar: Profits; Profits and Passion; dan Profits, Passion and Purpose. Selama kurang lebih 27 minggu berturut-turut, buku ini menjadi best seller di deretan buku besutan New York Times.

‘Delivering Happines’ membahas tentang bagaimana memiliki tujuan jangka panjang dan mengikuti kata hati Anda tidak hanya akan memberi Anda pengalaman terbaik, tapi juga menjaga agar Anda, karyawan Anda dan juga pelanggan Anda bahagia ketimbang melulu fokus pada mencari keuntungan bagi perusahaan. Kalau Anda seorang entrepreneur yang ingin mengubah dunia dan menemukan cara atau inspirasi untuk menyenangkan konsumen, ‘Delivering Happiness’ layak Anda baca.

6. ‘Business Adventures’ karya John Brooks

Di tahun 1991, Warren Buffet menganjurkan Bill Gates untuk membaca buku karya John Brooks ini. Bill sendiri berpendapat bahwa arti penting buku ini terletak pada fakta bahwa ‘Business Adventures’ mengulas banyak dan mendalam tentang kekuatan dan kelemahan para pimpinan di tengah momen genting. Memang, John Brooks, yang juga merupakan kontributor ternama New Yorker, memberi ulasan utuh namun detil tentang banyak hal dalam buku ini – yang sangat penting bagi Anda, para entrepreneur – mulai dari kegagalan pasar di tahun 1962, runtuhnya perusahaan broker ternama di Amerika Serikat dan dunia, atau upaya berani yang dilakukan sejumlah bankir Amerika untuk menyelamatkan poundsterling. Tak mengherankan jika Bill Gates berkata bahwa ‘Business Adventures’ merupakan buah jurnalisme keuangan terbaik yang pernah ada.

Artikel Terkait

Demikianlah artikel tentang buku yang wajib dibaca oleh entrepreneur, semoga bermanfaat bagi Anda semua.



Apa Pandangan yang Salah Terhadap Entrepreneur?
10 Hal yang Harus Anda Ketahui Bila Ingin Menjadi Entrepreneur
Apa Perbedaan Entrepreneur dengan Intrapreneur?
Cara Networking Efektif untuk Entrepreneur Pemula
Apa itu BUKU Bank? Apa Syarat Kategorisasinya?
Ini Dia Mitos yang Salah Kaprah Tentang Entrepreneur
Jangan Ulangi Kesalahan Pengusaha Pemula Ini!
4 Penyebab Harga Buku Teks Kuliah Lebih Mahal
5 Rahasia untuk Memulai Bisnis
Orang Seperti Apa yang Seharusnya Tidak Menjadi Enterpreneur


Bagikan Ke Teman Anda