Kami menyediakan berbagai simulasi kredit, dari kredit mobil, kredit rumah, kpr, kartu kredit dan lain-lain. Simulasi pinjaman bisa juga dilakukan di sini.

Cara Networking Efektif untuk Entrepreneur Pemula

Membuat jaringan alias networking merupakan hal yang tidak dapat dipisahkan dari bisnis, terutama bila Anda ingin bisnis Anda sukses. Namun kebanyakan orang, terutama entrepreneur pemula, merasa tidak nyaman bila harus memerkenalkan diri mereka pada orang asing. Padahal itulah inti dari membuat jaringan.

Dalam tulisan ini kami akan berikan beberapa tips yang dapat entrepreneur pemula coba praktikkan dalam usahanya untuk membuat jaringan. Semoga kelima tips ini berguna bagi Anda.

1. Keluar dan observasi

Anda tidak akan menemukan apa-apa bila hanya berdiam diri di zona nyaman dan berkutat dengan hal-hal yang Anda sukai atau telah ahli. Bila Anda tidak tahu bagaimana cara untuk membangun jaringan, sering-seringlah datang ke acara yang berkaitan dengan hal tersebut. Entah melalui seminar, atau pertemuan sesama entrepreneur yang digelar di wilayah Anda.

Setelah Anda datang di sana, observasilah terlebih dahulu. Perhatikan apa yang orang lain lakukan, bagaimana cara mereka mendekati orang lain, dan apa yang mereka mulai bicarakan setelahnya. Nantinya Anda akan bisa membedakan mana cara yang efektif untuk menjangkau orang lain. Dan secara alami, setelah beberapa lama, Anda pasti akan mengikuti pola tersebut, tentunya dimodifikasi sesuai dengan gaya dan kenyamanan Anda.

2. Tumbuhkan kepercayaan diri

Mendatangi orang lain yang tidak Anda kenal dan tidak tahu bagaimana cara untuk memerkenalkan diri Anda memang kendala utama para entrepreneur pemula, terutama bagi mereka yang suka canggung bila berada dalam konteks sosial. Orang-orang di sekitar Anda pasti terasa penuh percaya diri dan sanggup bicara tanpa henti dengan satu sama lain.

Namun semakin sering Anda melakukan hal yang kami sebutkan pada poin pertama, maka semakin banyak pula informasi yang Anda dapatkan mengenai bagaimana cara membuat jaringan. Informasi ini akan lambat laun membuat Anda percaya diri.

Bila tidak, maka paksa diri Anda untuk tetap maju dan bicara, jangan menunggu hingga orang lain mendatangi Anda. Tipu diri Anda sendiri dengan rasa percaya diri palsu, datangi sepasang atau sekelompok orang, dan sekadar bilang, “Boleh saya bergabung?” Intinya, proaktiflah.

3. Lebih banyak mendengar

Bila Anda bukanlah seorang yang ekstrovert, maka pastilah Anda merupakan pendengar yang baik. Hal ini bisa menjadi senjata andalan Anda, tidak hanya sejak Anda mengobservasi kemampuan networking orang lain, namun juga untuk mengenal mereka dengan baik.

Entah posisi Anda sedang berdua atau berada dalam sebuah kelompok, dengarkan baik-baik apa yang orang lain katakan. Saat semua orang berlomba untuk banyak bicara, menjadi pendengar yang baik terkadang merupakan hal yang langka. Antusiasme Anda bisa terpancar dari bagaimana cara Anda mendengarkan mereka, hal ini akan membuat mereka merasa spesial dan justru dapat membuat mereka tertarik pada Anda.

4. Lakukan follow-up

Memang benar ungkapan yang menyatakan bahwa, “Networking adalah saat percakapan dimulai, bukan diakhiri.”

Bila dari acara tersebut Anda mendapatkan pengalaman dan percakapan yang menyenangkan dengan seseorang, tanyakan bagaimana Anda bisa tetap berkomunikasi dengan mereka. Beberapa orang mungkin akan memberikan kartu namanya pada Anda, atau langsung mengeluarkan ponsel pintarnya dan mencatat nomor Anda, ada pula yang lebih milih media sosial atau surat elektronik.

Jangkau mereka dalam kurun waktu maksimal dua hari setelah pertemuan Anda untuk menunjukkan bahwa Anda memang antusias, tertarik, serta memiliki waktu luang untuk berdiskusi lebih lanjut. Ingatkan kembali soal apa yang Anda diskusikan saat terakhir bertemu, bilamana mereka lupa pada Anda atau apa yang Anda berdua bicarakan.

Hal ini akan terasa berguna bila sebelumnya Anda menawarkan bantuan untuk mereka. Tunjukkan bahwa Anda memang serius dan konsisten dengan ucapan Anda. Hal ini pasti akan meninggalkan impresi bagus tentang Anda di mata mereka.

5. Gunakan media sosial

Kita tidak bisa mengingkari bahwa meski memiliki banyak sisi negatif terhadap kehidupan sosial seseorang, media sosial juga memiliki banyak sekali pengaruh positif terhadap perkembangan jaringan masa kini. Tidak hanya dalam hal pertemanan, namun juga dalam hal bisnis. Media sosial kerap dijadikan sarana promosi hingga menjual segala macam produk.

Namun sebelum Anda sampai pada tahap tersebut, Anda bisa menggunakan media sosial untuk membuat jaringan saat baru memulai usaha Anda. Banyak entrepreneur pemula yang merekomendasikan LinkedIn sebagai landasan untuk membuat jaringan. Anda bisa merepresentasikan diri Anda lewat laman profil LinkedIn, seperti riwayat pendidikan, pengalaman kerja, karakteristik, prestasi, hingga kelebihan dan kelemahan Anda.

Dari sana, Anda juga dapat mencari orang-orang yang mungkin berguna bagi bisnis Anda. Bahkan Anda bisa menjangkau mereka tanpa perlu mengetahui alamat surelnya terlebih dahulu. Kenalkan diri dan produk/jasa Anda pada mereka dan mintalah waktu untuk mendiskusikan hal tersebut. Tidak jarang jaringan yang dibangun melalui media sosial dapat berujung pada investasi yang menguntungkan. Sehingga pandai-pandailah untuk memanfaatkan fasilitas dan kesempatan yang ada.

Artikel Terkait

Demikianlah artikel tentang cara networking efektif untuk entrepreneur pemula, semoga bermanfaat bagi Anda semua.



Orang Seperti Apa yang Seharusnya Tidak Menjadi Enterpreneur
6 Kesalahan Umum yang Biasa Dilakukan Pengusaha Pemula
Buku yang Wajib Dibaca oleh Entrepreneur
5 Rahasia untuk Memulai Bisnis
Ini Dia Mitos yang Salah Kaprah Tentang Entrepreneur
10 Hal yang Harus Anda Ketahui Bila Ingin Menjadi Entrepreneur
Apa Pandangan yang Salah Terhadap Entrepreneur?
9 Tips Memajukan Usaha Bagi Pebisnis Pemula
Jangan Ulangi Kesalahan Pengusaha Pemula Ini!
5 Pengusaha Mancanegara yang Sukses Setelah Umur 40 Tahun


Bagikan Ke Teman Anda