Kami menyediakan berbagai simulasi kredit, dari kredit mobil, kredit rumah, kpr, kartu kredit dan lain-lain. Simulasi pinjaman bisa juga dilakukan di sini.

Definisi Earning Per Share

Dalam dunia bisnis, banyak istilah asing yang tidak mudah untuk dimengerti. Seperti halnya Earning Per Share. Jika didefinisikan, Earning Per Share merupakan keuntungan bersih yang didapatkan oleh perusahaan per sahamnya.

Untuk bisa mengetahui keuntungan per sahamnya sangat mudah kok, anda hanya perlu mengetahui jumlah keuntungan bersih yang ada terlebih dahulu, kemudian barulah dibagi dengan total jumlah saham yang sudah diedarkan. Hasilnya bisa dikatakan sebagai Earning Per Share.

Kegunaan dari Earning Per Share

Dalam menjaring dan meyakinkan para investor, keberadaan Earning Per Share sangat diperlukan. Karena dengan mengetahui keuntungan bersih per sahamnya, maka investor bisa memberikan penilaian seberapa layak dan seberapa besar peluang yang ditawarkan oleh perusahaan yang akan diberikan suntikan dana.

Mengharapkan untuk mendapat deviden besar menjadi suatu hal yang wajar. Seorang investor pasti menginginkan nominal investasi yang digelontorkan membuahkan hasil dengan keuntungan yang besar tanpa harus bekerja keras.

Earning Per Share bisa dikatakan sebagai income yang nantinya akan didapatkan oleh para pemegang saham dalam perhitungan per lembar sahamnya. Pada setiap saham yang dipunyai oleh para pemegang saham, akan mengahasilkan keuntungan dengan besaran yang tidak sama setiap tahunnya sesuai dengan kondisi keuangan perusahaan.

Dalam perjalanannya, Earning Per Share juga dijadikan sebagai acuan terhadap perkembangan saham yang akan dilakukan oleh para investor dan juga perkembangan pengembalian saham jika diperlukan sesuai dengan kondisi keuangan perusahaan.

Kelemahan yang Sering Ditemukan dalam Penggunaan Earning Per Share

Dalam dunia keuangan, penggunaan Earning Per Share ternyata mempunyai kelemahan yang harus anda ketahui. Karena dalam proses pelaporan kondisi keuangan suatu perusahaan, pasti ada yang namanya kelemahan khususnya pada pelaporan laba.

Tidak dipungkiri, terkadang laporan keuntungan yang dibuat oleh suatu perusahaan ada unsur manipulasi guna memikat para investor agar tergiur kemudian berbondong-bondong menggelontorkan dananya untuk investasi ke perusahaan bersangkutan.

Perusahaan berusaha semaksimal mungkin dan menggunakan berbagai macam cara agar pelaporan yang disajikan bisa tampak sangat bagus. Dengan begitu, penilaian terhadap kegiatan kerja yang dilakukan oleh perusahaan akan dinilai baik dari kacamata investor. Inilah kelemahan pertama yang bisa ditemukan dalam penggunaan Earning Per Share.

Hal seperti itu tentu tidak diinginkan oleh para investor, karena pelaporan laba yang jujurlah yang dibutuhkan oleh para investor. Sebagai investor tentu akan banyak pertimbangan yang dilakukan sebelum memutuskan untuk menggelontorkan dananya tersebut. Keputusan para investor sebagian besar ditentukan oleh pelaporan laba yang disajikan oleh perusahaan.

Jika nilai saham mulai menurun secara signifikan, tidak menutup kemungkinan para investor gencar untuk menjual saham yang ada demi menghindari kerugian yang lebih banyak lagi. Dan sebaliknya jika nilai saham semakin menanjak naik, maka para investor akan berbondong-bondong untuk membelinya demi meraup untung sebanyak-banyaknya.

Kelemahan selanjutnya yang bisa ditemukan dalam pengaplikasian Earning Per Share adalah dalam pelaporan terbarunya yang hanya digunakan satu waktu saja. Padahal yang namanya pelaporan laba itu dibuat dalam satu periode yang mana penyajiannya sudah tercantum hingga akhir periode.

Faktor yang Menjadi Penyebab Utama Kenaikan Earning Per Share

Berikut ini terdapat beberapa faktor yang menjadi penyebab utama kenaikan Earning Per Share yang wajib anda pahami, antara lain :

  • Dimana kondisi laba bersih semakin meningkat secara signifikan, namun jumlah saham yang sudah beredar di pasaran masih dalam jumlah yang tetap.
  • Dimana kondisi laba bersih semakin meningkat, namun jumlah saham yang sudah beredar mengalami penurunan secara signifikan atau pun jumlahnya semakin berkurang.
  • Dimana kondisi laba bersih semakin meningkat secara signifikan dengan diimbangi peningkatan jumlah saham yang sudah beredar, disisi lain suatu perusahaan juga mempunyai kemampuan lebih dalam upaya meningkatkan laba bersih sehingga kenaikannya semakin melambung.

Faktor yang Menjadi Penyebab Utama Penurunan Earning Per Share

Berikut ini terdapat beberapa faktor yang menjadi penyebab utama penurunan Earning Per Share yang wajib anda pahami, antara lain :

  • Dimana kondisi laba bersih mulai turun, namun jumlah saham yang sudah beredar di pasaran masih dalam jumlah yang tetap.
  • Dimana kondisi laba bersih mulai turun, namun jumlah saham yang sudah beredar merangkak naik atau pun jumlahnya semakin bertambah.
  • Dimana kondisi laba bersih mulai mengalami peningkatan dengan diimbangi oleh jumlah saham yang sudah beredar juga mengalami peningkatan secara signifikan dan terus menerus, sehingga menjadikan nilai Earning Per Share menjadi semakin menurun.

Implikasi Terhadap Rasio Earning Per Share

Peningkatan secara signifikan terhadap Earning Per Share membawa pengaruh besar terhadap income atau keuntungan yang diperoleh, sehingga deviden dari per lembar saham yang dimiliki oleh para investor menjadi lebih besar. Alasannya adalah peningkatan yang terjadi pada Earning Per Share sangat berimbas pada peningkatan laba bersih.

Seberapa penting investor harus mengetahui rasio Earning Per Share?

Perlu anda ingat, sebagai investor dalam proses pembelian saham bukanlah melakukan transaksi pembelian secara keseluruhan, melainkan membeli saham dengan hitungan lembar. Jadi wajar jika anda harus mempertimbangkan laba bersih yang dihasilkan oleh per lembar saham sebelum memutuskan untuk memilikinya. Untuk itu rasio Earning Per Share sangat dibutuhkan dalam mempelajari seberapa baik laba bersih yang dihasilkan pada per lembar saham yang ditawarkan oleh suatu perusahaan.

Dengan menyimak penjelasan di atas yang saya berikan mengenai definisi Earning Per Share, diharapkan anda mendapatkan wawasan baru dan menjadi lebih paham bagi yang kurang paham. Semoga bisa membawa manfaat bagi anda semua yang mempelajarinya ya.

Artikel Terkait

Demikianlah artikel tentang definisi earning per share, semoga bermanfaat bagi Anda semua.



Definisi Shell Bank
Apa itu Kebijakan Moneter? Definisi Kebijakan Moneter
Apa itu Working Capital? Definisi Working Capital
Apa itu Cash Value? Definisi Cash Value
Apa itu Ekuitas? Definisi Ekuitas
Apa itu Pro Forma? Definisi Pro Forma
Definisi Contribution Margin Pricing/Strategi Penetapan Harga Kontribusi Margin
Cara Menghitung Earning Per Share
Definisi SHU Koperasi
Apa itu CCC? Definisi Cash Conversion Cycle


Bagikan Ke Teman Anda