Kami menyediakan berbagai simulasi kredit, dari kredit mobil, kredit rumah, kpr, kartu kredit dan lain-lain. Simulasi pinjaman bisa juga dilakukan di sini.

Definisi Oligopoli

Saat Anda pergi ke sebuah pasar tentunya Anda akan menemukan banyak sekali jenis barang yang dijual disana. Namun apa jadinya jika di suatu pasar hanya ada satu jenis barang yang dijual namun dengan produsen yang berbeda? Tentunya pasar ini merupakan jenis pasar yang tidak sehat.

Sebab setiap penjual akan berusaha untuk membuat iklan semenarik mungkin agar barang yang mereka jual bisa dilirik oleh konsumen. Karena memang barang yang dijual bersifat homogen jadi iklan bisa menjadi penentu dari lakunya barang tersebut. Nama atau jenis dari pasar dengan barang-barang seperti ini yaitu pasar oligopoli.

Definisi Oligopoli

Oligopoli atau pasar oligopoli adalah sebuah bentuk pasar dengan bentuk persaingan yang tidak sehat atau tidak sempurna. Hal ini dikarenakan dalam pasar oligopoli hanya ada beberapa produsen dengan jenis barang yang sama. Namun jumlah pembeli ada banyak sekali. Sehingga hanya beberapa perusahaan inilah yang menguasai sistem jual beli pada pasar oligopoli.

Biasanya pada pasar oligopoli terdapat lebih dari dua produsen namun kurang dari sepuluh produsen. Produsen yang mendominasi di pasar oligopoli ini seperti pabrik semen, pabrik rokok, pabrik mobil, jasa penerbangan, dan masih banyak lagi. Salah satu yang menarik dari pasar oligopoli adalah banyaknya iklan menarik dari setiap produk yang jenisnya sama namun produsennya berbeda.

Ciri-Ciri Pasar Oligopoli

Untuk bisa mengenali apakah pasar barang tersebut pasar oligopoli atau bukan maka Anda bisa mengenali dari ciri-cirinya. Ada beberapa ciri-ciri yang dimiliki oleh pasar oligopoli dan sangat berbeda dari ciri pasar yang lain, seperti:

  1. Penetapan harga yang sangat kaku

Seperti yang sudah di singgung pada pembahasan diatas jika barang yang dijual pada pasar oligopoli sifatnya homogen atau sama. Jadi ketika salah satu perusahaan memberikan penurunan atau kenaikan harga maka perusahaan lain akan mengikutinya. Jadi tidak ada variasi harga yang cukup signifikan antara perusahaan satu dengan perusahaan yang lain.

  1. Produsen baru tetap bisa masuk pasar namun cukup sulit

Di pasar oligopoli, produsen baru tetap bisa masuk namun tentunya cukup sulit. Mengingat untuk bisa masuk ke pasar oligopoli haruslah memiliki modal yang cukup besar karena persaingan yang sangat ketat. Belum lagi jika perusahaan yang sudah lama di pasar oligopoli menurunkan harganya (predatory pricing) maka akan lebih sulit lagi perusahaan baru ini untuk bersaing.

  1. Persaingan yang sangat ketat

Persaingan antar penjual di pasar oligopoli terjadi sangat ketat dan tentu saja hal ini tidak bisa di hindari begitu saja. Mengingat setiap perusahaan ingin mendapatkan keuntungan sebanyak-banyaknya dari barang yang mereka jual tersebut.

  1. Penentuan harga bisa lebih mudah dan lebih sulit

Meskipun barang yang dijual pada pasar oligopoli sifatnya homogen atau karateristiknya sama namun untuk penentuan harga ini tidak selalu sulit dan tidak selalu mudah. Biasanya jika salah satu produsen memiliki inovasi yang baru terhadap produknya maka produsen ini akan menetapkan harga yang lebih tinggi dari yang lain.

  1. Barang bersifat homogen namun terdiferensiasi

Barang-barang yang di jual pada pasar oligopoli memang jenisnya sama namun ada beberapa fitur yang berbeda. Seperti lotion tubuh dengan berbagai aroma ataupun perangkat komputer dengan berbagai fitur dan bentuk.

  1. Kurang dari 10 penjual

Jumlah konsumen yang ada di pasar oligopoli memang sangat banyak. Namun jumlah penjual di pasar ini tidak lebih dari sepuluh penjual.

Macam-Macam Pasar Oligopoli

Pasar oligopoli dibagi menjadi dua bentuk, yaitu:

  1. Oligopoli terdiferensiasi (differentiated oligopoli)

Maksud dari oligopli terdiferensiasi adalah pasar oligopoli yang menjual barang bersifat homogen namun masih bisa dibedakan. Barang tersebut seperti motor, sabun, maupun handhone.

  1. Oligopoli murni (pure oligopoli)

Lawan dari oligopoli terdiferensiasi adalah oligopoli murni. Dimana barang yang di jual pada pasar jenis ini sifatnya homogen serta dilengkapi dengan karakter yang sangat identik jadi sulit dibedakan. Contoh dari barang yang djual pada pasar oligopoli murni yaitu seng, air mineral, dan juga semen.

Kelebihan Pasar Oligopoli

Pasar oligopoli memiliki beberapa kelebihan, seperti:

  1. Inovasi yang terus di luncurkan

Karena persaingan antar penjual sangat ketat maka membuat inovasi baru adalah jalan utama sebagai media promosi. Hal ini tentunya sangat menguntungkan bagi pengguna inovasi tersebut.

  1. Persaingan yang menguntungkan bagi konsumen

Meskipun pesaingan antara produsen di pasar oligopoli bukan persaingan yang sehat akan tetapi dari persaingan ini para konsumen bisa mendapat keuntungan. Sebab produsen akan terus meningkatkan produknya guna memuaskan keinginan konsumen.

  1. Ada lebih banyak pilihan bagi konsumen

Karena produsen barang sedikit namun konsumen banyak maka konsumen akan lebih leluasa untuk bisa memilih barang yang mereka inginkan. Tentunya konsumen tidak perlu bingung mencari barang yang mereka mau.

Kerugian Pasar Oligopoli

Sedangkan kerugian yang dimiliki oleh pasar oligopoli adalah:

  1. Sumber daya ekonomi yang boros

Karena terus menerus melakukan inovasi pada produknya maka hal ini bisa memicu pemborosan terhadap sumber daya ekonomi perusahaan.

  1. Dana promosi yang dikeluarkan tidak sedikit

Sudah di singgung jika barang yang ada di pasar oligopoli memiliki karateristik yang mirip. Alhasil produsen harus berani mengeluarkan biaya yang cukup besar hanya untuk membuat promosi untuk barang tersebut.

  1. Perang harga sering terjadi

Kerugian dari pasar oligopoli selanjutnya adalah sering terjadinya perang harga antara produsen barang yang sama tadi.

Itu tadi informasi seputar oligopoli. Semoga informasinya bermanfaat untuk Anda.

Artikel Terkait

Demikianlah artikel tentang definisi oligopoli, semoga bermanfaat bagi Anda semua.



Apa itu Collateral? Definisi Collateral
Apa itu Free Cash Flow? Definisi Free Cash Flow
Apa itu Dompet Digital? Definisi Dompet Digital
Apa itu Emiten? Definisi Emiten
Apa itu Reverse Stock Split? Definisi Reverse Stock Split
Apa itu Jurnal Penyesuaian? Definisi Jurnal Penyesuaian
Apa itu Gross Profit? Definisi Gross Profit
Definisi SHU Koperasi
Apa itu Cash Value? Definisi Cash Value
Apa Itu Underwriting? Definisi Underwriting


Bagikan Ke Teman Anda