Kami menyediakan berbagai simulasi kredit, dari kredit mobil, kredit rumah, kpr, kartu kredit dan lain-lain. Simulasi pinjaman bisa juga dilakukan di sini.

Inilah Beberapa Pelajaran yang Tidak Didapat di Sekolah Bisnis

Sekarang ini kita mendapati banyak sekolah bisnis terkemuka yang mengajarkan berbagai manajemen dan strategi bisnis jitu. Ilmu yang dipelajari di sekolah bisnis itu tentunya sangat berguna untuk diterapkan sebagai basis dalam berbisnis. Namun ketika menghadapi realita yang ada, kita akan menyadari bahwa ada banyak pelajaran yang ternyata tidak diajarkan di sekolah bisnis. Banyak hal yang tidak dibahas saat belajar secara formal di kelas, yang ternyata harus dihadapi ketika terjun di dunia bisnis yang sesungguhnya.

Berikut adalah beberapa pelajaran penting yang tidak diberikan dan diajarkan di sekolah bisnis manapun:

1. Etika dan Kepribadian Sangat Penting

Meskipun di sekolah bisnis terdapat pelajaran tentang etika bisnis, namun pembahasannya lebih kepada strategi secara general dengan pendekatan organisasi atau perusahaan. Tidak ada yang membahas mengenai pentingnya etika dan kepribadian secara individu. Padahal dalam dunia bisnis, karir, dan kehidupan pada umumnya; etika dan kepribadian adalah hal yang sangat penting serta harus dijunjung tinggi. Terlebih lagi dalam berbisnis kita harus bertemu dengan banyak orang dengan berbagai latar belakang dan kedudukan, sehingga etika yang baik adalah sesuatu yang tidak boleh terlupakan.

Tanpa adanya etika dan kepribadian yang baik, sepintar dan sebanyak apapun pengetahuan tidak akan berguna. Calon klien dan rekan bisnis tidak akan mau bekerjasama dengan orang yang tidak memiliki etika dan manner yang sepantasnya. Calon konsumen juga tidak akan memberikan kepercayaan pada orang yang tidak menunjukkan kepribadian baik. Kalau sudah begitu, menjalankan bisnis akan sulit untuk dijalankan apalagi dipertahankan dalam waktu yang lama.

2. SDM Berkualitas Adalah Kunci Utama

Untuk mengerjakan sesuatu dengan efektif dan efisien, kualitas jauh lebih penting dibanding kuantitas. Daripada mempekerjakan banyak orang yang kurang berkualitas, bisnis Anda akan berkembang lebih baik jika Anda mempekerjakan beberapa SDM yang jelas memiliki kualitas. Kualitas ini bukan hanya dilihat dari kepintaran semata, namun lebih kepada inner value yang dimiliki seperti kemauan untuk terus belajar dan bekerja keras.

Hal ini juga berlaku saat memilih rekan bisnis, klien, atau investor yang akan bekerjasama dengan Anda. Memilih orang yang tepat dan berkualitas akan membuat kerjasama Anda lebih bertahan lama, yang tentunya menghasilkan dengan lebih optimal. Tidak harus memiliki banyak rekan bisnis atau investor untuk mengembangkan bisnis, namun carilah yang memiliki kualitas sesuai dengan dasar bisnis Anda.

3. Menerima dan Beradaptasi dengan Perubahan

Satu-satunya hal yang pasti di dunia ini adalah ketidakpastian, dan perubahan akan selalu terjadi seiring berjalannya waktu. Di sekolah bisnis kita hanya diajarkan bagaimana menghadapi masalah yang mungkin terjadi, namun melewatkan fakta bahwa perubahan adalah hal yang harus kita terima dan hadapi dengan baik. Banyak orang yang gagal untuk berkembang karena mempertahankan pola pikir yang lama menerima berbagai perubahan yang terjadi.

Salah satu hal yang berubah dan berkembang dengan cepat adalah teknologi, yang sebenarnya bisa membantu bisnis jika kita mau memanfaatkannya. Sayangnya masih ada orang yang cenderung antipati pada sesuatu yang baru tanpa mau melihat dan mencoba dulu. Padahal dengan membuka pikiran lebih luas dan beradaptasi terhadap perubahan, bisnis yang dijalankan akan memiliki kemampuan bertahan bahkan berkembang lebih besar lagi.

4. Ide Tidak Berguna Selama Tidak Ada Eksekusi

Kita sering diajarkan untuk menciptakan berbagai ide bisnis yang kreatif dan brilian di sekolah bisnis. Kita juga diajari mengenai berbagai strategi untuk menjalankan bisnis agar bisa terus berkembang menjadi sukses. Pelajaran-pelajaran itu tentu berguna ketika kita merencanakan ide untuk bisnis yang dijalankan, namun akan sia-sia saja tanpa adanya eksekusi yang sebenarnya.

Di kehidupan nyata, Anda harus berani mengambil resiko dan menjalankan ide tersebut secara real. Sebagus dan sejenius apapun ide yang dimiliki tidak akan ada artinya jika tidak langsung dipraktekkan dengan alasan menunggu waktu yang tepat. Tidak pernah ada waktu yang paling tepat selain sekarang juga, karena kita tidak tahu apakah akan memiliki lain waktu. Dan tak jarang, ide sederhana yang dilakukan eksekusi tanpa menunda-nunda waktu akan menciptakan sesuatu yang luar biasa.

5. Belajar dari Pengalaman

Sekolah bisnis dan pendidikan formal lainnya memang mengajarkan banyak hal, tapi pengalaman tetap merupakan guru yang terbaik. Tidak ada pebisnis sukses yang tidak mengalami kegagalan sebelumnya, dan tidak terkecuali dengan Anda. Saat mengawali berbisnis akan ada banyak hal yang tidak berjalan sesuai prediksi dan mau tidak mau harus bertemu dengan kegagalan.

Tapi semakin banyak pengalaman, semakin banyak juga pelajaran yang bisa diambil dari semua yang dialami itu. Pelajaran dari pengalaman biasanya lebih membekas karena dialami langsung dan membuat mata kita lebih terbuka kepada banyak hal. Karena itu jangan takut untuk mencoba, jangan takut gagal, dan jangan takut untuk mencoba lagi.

Demikianlah beberapa hal yang tidak diperoleh dan diajari di sekolah bisnis atau lembaga pendidikan formal manapun. Tanpa mengecilkan peranan lembaga pendidikan, banyak pelajaran yang hanya didapat saat kita terjun langsung di dunia nyata. Hal ini bukan saja berlaku pada dunia bisnis, namun kehidupan secara umum yang kita jalani. Semoga informasi ini dapat bermanfaat dan sukses selalu!

Artikel Terkait

Demikianlah artikel tentang beberapa pelajaran yang tidak didapat di sekolah bisnis, semoga bermanfaat bagi Anda semua.



Pelajaran Apa yang Akan Diperoleh di Sekolah Bisnis?
Pelajaran dari Dunia Korporat yang Bisa Dipetik
Mengapa Financial Management (Manajemen Keuangan) Harus Diajarkan di Sekolah
Hal-hal Berikut Seharusnya Diajarkan di Sekolah
Financial Skill yang Harus Dipelajari di Sekolah
Agar Bisa Menabung, Hindari Beli Barang Berikut
Membuat Anggaran ketika Sedang Bangkrut
Kesalahan Mengatur Keuangan yang Umum Terjadi
Tipe Orang yang Akan Gagal Mengelola Uang
Skill Keuangan yang Harus Diajarkan Ke Anak


Bagikan Ke Teman Anda