Kami menyediakan berbagai simulasi kredit, dari kredit mobil, kredit rumah, kpr, kartu kredit dan lain-lain. Simulasi pinjaman bisa juga dilakukan di sini.

Inilah Cara-cara Membuang Duit Secara Percuma

Kamu merasa kebanyakan duit hingga melakukan berbagai cara untuk membuangnya dengan percuma? Mungkin kamu tidak menyadarinya, namun hal ini sangat mungkin terjadi pada kamu. Padahal alangkah lebih baiknya bila uang tersebut digunakan untuk hal-hal lain yang lebih bermanfaat. Masih ada banyak orang lain yang membutuhkan uang kamu.

Nah biar kamu sadar, berikut inilah cara-cara membuang duit secara percuma yang mungkin sering kamu lakukan.

1. Tambahan Garansi

Beberapa market memberikan fasilitas garansi tambahan untuk barang-barang yang dibeli di tempat tersebut. Mereka akan menawarkan semua konsumen untuk membeli perlindungan tambahan kalau-kalau barang yang kamu beli tiba-tiba rusak.

Tapi sebenarnya barang-barang yang diberi garansi tersebut adalah barang-barang berkualitas. Jadi sangat jarang barang itu akan rusak, bahkan dalam waktu 4 hingga 5 tahun kedepan sekalipun.

Jadi, kalau kamu membeli asuransi tambahan untuk barang-barang berkulitas yang kamu beli tersebut; kamu hanya membuang-buang uangmu.

2. Asuransi Jiwa yang tidak perlu

Membeli asuransi jiwa untuk satu atau dua orang anggota keluarga yang merupakan sumber nafkah memang masuk akal. Karna jika orang tersebut meninggal, otomatis keluarga kehilangan sumber penghidupan.

Namun membeli asuransi jiwa untuk anak balitamu itu tidak perlu. Lebih baik kamu menggunakan uang tersebut untuk kebutuhan hidup anak kamu saat ini.

3. Selalu Update Ponsel

Mungkin kamu pecinta gadget, sehingga setiapkali muncul handphone terbaru, kamu tidak sabar segera membelinya untuk mengganti ponsel lama mu. Tahukan kamu, yang kamu lakukan itu adalah  salah satu cara membuang duit secara percuma.

Perbedaan ponsel terbaru dengan tipe ponsel satu langkah sebelumnya biasanya tidak terlalu signifikan. Lain halnya jika kamu membeli ponsel yang tipenya cukup jauh, seperti iphone 6 dengan iphone 11 misalnya.

Lagipula, dari pada langsung membeli ponsel terbaru saat itu juga; lebih baik menunggu. Dalam waktu beberapa bulan, kamu bisa mendapatkan ponsel yang sama dalam versi bekas dengan harga yang jauh lebih murah.

4. Pengeluaran Langganan Bulanan

Mungkin kamu suka menonton, tapi adalah pembororsan ketika kamu berlangganan netflix,, Disney+, Amazon prime, atau Hulu yang harus kamu bayar setiap bulan.

Masalahnya adalah, apakah kamu benar-benar membutuhkan semua aplikasi tersebut? Berapa kali dalam sebulan kamu punya kesempatan untuk menonton? Apakah pengeluaranmu itu sebanding dengan fasilitas yang kamu pakai?

Pengeluaran bulanan mungkin terlihat kecil. Namun jika kamu totalkan, kamu akan menyadari betapa banyaknya uang yang kamu keluarkan untuk berlangganan hal yang tidak perlu.

5. Membeli, Bukannya Menyewa

Ketika berjalan-jalan ke pusat perbelanjaan, mampir melihat-lihat di toko buku kamu mungkin menemukan buku-buku yang menarik dan membelinya. Tapi apakah kamu akan membacanya lebih dari satu kali?

Pengalaman penulis pribadi, malahan banyak buku yang dibeli sama sekali tidak dibaca. Hanya sebagai penghias lemari sebab niat untuk membaca tidak juga terlaksana.

Alih-alih membeli lebih baik kamu menyewa. Ada banyak perpustakaan yang menyediakan buku-buku untuk kamu sewa dengan harga yang tentu jauh lebih murah dibanding jika kamu membelinya.

Sama halnya dengan dvd film atau semacamnya. Lebih baik kamu menyewanya jika kamu hanya akan menontonnya sekali dua kali saja.

6. Membeli Mobil Baru

Harga mobil baru cukup jauh lebih mahal dibanding harga mobil bekas. Bahkan kalau kamu membeli mobil bekas yang telah menempun lebih dari 50.000 km, kamu bisa mendapatkannya dengan setengah harga barunya.

Padahal ketika digunakan, mobil bekas juga sama baiknya dengan mobil baru. Hanya mungkin warna dan tampilan interiornya sedikit pudar. namun kamu bisa mengakalinya.

7. Belanja Ketika Lapar

Kadang kala di tengah perjalanan kita merasa lapar, kemudian berhenti untuk jajan. Ini ide yang buruk. Karna ketika lapar, seringkali kita kalap membeli apa saja yang rasanya enak untuk dimakan. Walau sebenerna itu tidak seharusnya kamu beli.

Ditambah lagi jika kamu berhenti dan jajan rest area, di pom bensin, atau di warung-warung pinggir jalan. Biasanya harga yang dipatok sekitar 30% lebih mahal dibanding harga di toko biasa.

8. Pembelian Dalam game

Hampir semua game memiliki penawaran pembelian dalam game. Bahkan banyak game didesain membosankan di tengah-tengah, agar para pemain merasa bosan dan tidak tertarik untuk bermain.

Para pemain game yang merasa bosan bermain, namun penasaran bermain hingga akhir akhirnya akan memilih opsi mempercepat permainan. Opsi yang bisa mereka dapatkan dengan membayar beberapa rupiah.

Bagi sebagian orang, beberapa rupiah ini bisa bertambah dengan cepat. Bisa jadi kamu juga mengalaminya? Jika iya, selamat, kamu sudah berhasil mempraktekkan cara membuang duit secara percuma.

  1. Makan di Luar

Sesekali makan diluar itu tidak mengapa, apalagi kalau kamu masih hidup sendiri. Namun jika terlalu sering makan diluar, kamu sudah melakukan pemborosan yang cukup besar.

Kamu bisa makan seperti raja jika kamu memasak dirumah. Misalkan makanan yang kamu beli seharga 100.000 per porsi di restoran, jika memasaknya sendiri dirumah kamu mungkin hanya perlu mengeluarkan uang 50.000 saja dengan porsi yang juga lebih banyak.

10. Bunga Kartu Kredit

Orang memiliki yang memiliki kartu kredit sebenarnya membayar berkali lebih mahal, hanya karna ingin memiliki barang yang belum bisa mereka beli saat ini.

Meskipun kamu membayarnya dengan lancar, beban bunga kartu kredit tetap menyedot penghasilanmu. Apalagi kalau kamu lalai hingga terkena denda.

11. Rokok, Alkohol, dan Tembakau

Ketiga barang ini dikenai pajak tinggi. Rokok menjadi candu bagi banyak orang. Mereka mengkonsumsinya setiap hari, hampir seperti kebutuhan terhadap makanan pokok. Tak heran meraka menghabiskan banyak uang untuk memenuhi kebutuhan ini.

Kalau kamu termasuk perokok berat atau malah juga kecanduan mengkonsumsi alkohol, sebaiknya pikirkan untuk berhenti. Coba saja hitung, berapa pengeluaranmu untuk barang-barang tersebut selama seminggu, sebulan, hingga setahun.

12. Tiket Lotere

Mungkin membeli tiket lotre yang berharga murah, dengan kesempatan untuk menang besar terasa sangat menggiurkan. Mungkin kamu berpikir tak apa membuang sedikit demi  kesempatan besar.

Namun jika terus berlanjut maka kamu sudah membuang uang dengan percuma. Apalagi jika sudah kecanduang, orang akan memiliki banyak alasan untuk meyakinkan diri bahwa mereka mendapat untung dari tiket lotre yang dibelinya.

13. Air Mineral Kemasan

Ketika kamu membeli air kemasan alih alih membawa bekal minum dari rumah, kamu juga sudah melakukan salah satu cara membuang duit secara percuma.

Sebab ketika kamu membeli air kemasan seharga 5000 rupiah, kamu membayar 2500 untuk air yang bisa kamu dapatkan dengan gratis di rumah; dan 2500 untuk botol yang kemudian akan kamu buang.

14. Makanan Kadaluarsa

Seringkali saat berbelanja di pasar atau pusat perbelanjaan lainnya orang lupa untuk mengecek tanggal kadaluarsa makanan yng mereka beli.

Padahal sanngat penting untuk memeriksanya. Baik untuk kesehatan juga agar tidak membuang uang percuma. Coba ingat, berapa kali kamu harus membuang makanan yang kamu beli karna ternyata makanan tersebut sudah kadaluarsa.

15. Pakaian

Banyak wanita lapar mata ketika melihat pakaian. Seringkali membeli diluar kebutuhan, hingga memenuhi lemari dengan banyak gaun yang kadang tidak pernah dipakai sejak dibeli.

Kalau kamu termasuk salah satunya, pikirkan dahulu apakah kamu akan memakai pakaian itu nanti? Berapa kali? Baru tentukan apakah kamu perlu membelinya atau tidak.

Jangan sampai kamu membuang duit secara percuma dengan membeli banyak pakaian yang sebenarnya tidak kamu perlukan. Selain itu malah akan membuat rumahmu penuh dengan barang-barang yang tidak terpakai.

16. Keanggotaan Gym

Melakukan olahraga seperti push-up, sit-up, senam sederhana lainnya serta berlari sebenarnya bisa kamu lakukan dimana saja. Termasuk di rumah atau taman sekitar rumahmu. Tidak harus di Gym.

Memiliki keanggotaan di suatu gym memang baik.  Selain bisa mendapatkan fasilitas olahraga pembentuk tubuh yang lengkap, juga bisa mendapatkan teman dan arahan instruktur.

Masalahnya adalah jika kamu tidak benar-benar menggunakan fasilitas Gym yang sudah kamu bayar keanggotaannya tersebut. Apalagi kalau nyata-nyatanya kamu malah tidak pernah datang sama sekali!

Asalkan rutin berolahraga, kamu tetap bisa mendapatkan efek yang sama pada tubuhmu meskipun melakukannya di rumah. lagipula kamu tidak menyia-nyiakan uangmu jika malas menyerang, sehingga kamu sama sekali tidak berolahraga.

17. Diskon

Sama seperti kasus pakaian, wanita juga sering lapar mata ketika melihat diskon. Hanya karna iming-iming diskon 30% seringkali jadi membeli barang yang tidak direncanakan untuk dibeli.

Jika barang tersebut memang benar-benar berguna mungkin itu baik. Masalahnya jika barang tersebut sebenarnya tidak terlalu kamu butuhkan, atau bahkan tidak kamu perlukan sama sekali.

Dengan membeli barang diskon tersebut, bukannya menghemat sebanyak 30%, kamu malah menghabiskan 70% yang tidak kamu rencanakan. Pemborosan uang bukan?!

18. Kopi

Mungkin kamu pecinta kopi, sehingga sering menghabiskan waktu untuk menikmati aneka kopi di kafe-kafe sembari bercengkrama dengan teman.

Sama seperti kasus makan di luar, kalau kamu melakukannya sesekali saja tidak mengapa. Namun kalau terlalu sering, apalagi sampai setiap hari, kamu sudah melakukan pemborosan.

Berbeda jika kamu melakukan pertemuan minum kopi di kafe-kafe untuk urusan bisnis. Kalau hanya untuk bersenang-senang saja, lebih baik kamu melakukannya dirumah.

Dengan membuat sendiri kopimu di rumah, kamu bisa menghemat lebih banyak. Selain itu kamu tentu bisa mendapatkan racikan kopi yang pas dengan seleramu. Tambahan lagi, mengundang teman untuk minum kopi di rumah tentu akan terasa lebih nyaman dan menambah kedekatan.

19. Membeli Terlalu Banyak Rumah

Banyak developer mengatakan harga rumah akan terus naik, jadi sebaiknya kamu membeli rumah sekarang. Ada benar dan tidaknya, harga rumah memang terus naik, namun hal tersebut sebenarnya juga mengikuti taraf hidup lingkungan yang juga terus naik.

Baik jika kamu memiliki minimal sebuah rumah, untuk tempat tinggalmu. Masalahnya adalah jika kamu membeli terlalu banyak rumah. Kamu akan terbebani oleh banyak pembiayaan pemeliharaan.

Dan meskipun kamu menyewakannya, kamu juga harus memantau penggunaannya, menagih sewa, dan sebagainya. Fokusmu akan terbagi, kecuali memiliki orang yang kamu pekerjakan untuk mengurusnya.

20. Hak istimewa

Beberapa orang membayar lebih untuk mendapatkan hak istimewa untuk asuransi atau keanggotaan yang dimiliki. Ini juga merupakan pemborosan, karna biaya tambahan untuk mendapatkan hak istimewa ini cukup tinggi. Padahal bisa jadi kamu tidak akan menggunakannya.

Sama seperti kasus garansi tambahan pada barang berkualitas, sangat jarang barang tersebut rusak dibawah masa garansi. Demikian juga kemungkinan hal buruk luar biasa terjadi padamu, sangat jarang terjadi.

Saat asuransi berakhir,bBisa jadi kamu jumlah uang untuk membayar asuransi dan hak istimewanya tersebut jauh lebih banyak dari yang pernah kamu gunakan.

Itulah cara-cara membuang duit secara percuma yang sadar tidak sadar, mungkin sering kamu lakukan. Coba review ulang setiap pengeluaran yang kamu keluarkan setiap bulan. Kemudian pangkas pengeluaran pengeluaran yang tidak penting atau hanya pemborosan saja. Semoga bermanfaat!

Artikel Terkait

Demikianlah artikel tentang inilah cara-cara membuang duit secara percuma, semoga bermanfaat bagi Anda semua.



Tip Mengelola Keuangan untuk Mahasiswa
Cara Menghitung Asset Turnover Ratio
Cara Memulai Bisnis dengan Modal Dengkul
6 Jenis Biaya yang Semestinya Bisa Dihindari
Pengertian Zakat Tabungan dan Perhitungannya
Mengapa Kita Butuh Uang?
Aspek Keuangan yang Sering Terlupa dan Harus Diperhatikan
Redenominasi Rupiah, Bagaimana Seharusnya Masyarakat Menyikapinya?
Tip Mengelola Keuangan untuk Single Parent
Tip Pengaturan Uang untuk yang Baru Menikah


Bagikan Ke Teman Anda