Kami menyediakan berbagai simulasi kredit, dari kredit mobil, kredit rumah, kpr, kartu kredit dan lain-lain. Simulasi pinjaman bisa juga dilakukan di sini.

Inilah Cara Orang Kaya Mendidik Anak Agar Tidak Manja

#mendidik anak #orang kaya

Semua anak memiliki kemungkinan untuk tumbuh dengan sifat manja dan arogan, namun tak dapat dipungkiri bahwa mereka dari kalangan orang kaya memiliki peluang lebih besar. Hal ini karena orang kaya memiliki kemampuan untuk memanjakan dengan memberikan segala yang diminta oleh anaknya. Namun jika hal tersebut dilakukan, sang anak bukan hanya akan menjadi arogan tapi juga kemungkinan keluarga mereka akan terkena bangkrut karena gaya hidup tersebut.

Agar sang anak tidak menjadi manja dan arogan, berikut ini hal-hal yang dilakukan oleh para orang kaya dalam mendidik anaknya:

1. Tidak Menunjukkan Kalau Mereka Kaya

Para orang kaya tidak menunjukkan dan memberitahukan anak kalau mereka berstatus sebagai orang kaya, dan membesarkan anaknya seperti anak-anak lainnya. Pada dasarnya anak kecil belum mengerti mengenai sistem kaya dan miskin, sehingga mereka pun tidak akan memahami kalau keluarganya kaya selama orangtua tidak menunjukkan. Dengan begitu, anak lebih mudah berbaur dengan teman-teman sebayanya dari berbagai kalangan tanpa merasa dirinya lebih dari mereka.

Hal ini bisa dilakukan dengan memberikan barang yang sesuai dengan usia anak dan teman-teman sebayanya, dari mulai pakaian hingga alat tulis sekolah. Para orang kaya juga memberikan uang jajan pada anaknya dengan jumlah yang sama dengan anak lain, sehingga mereka tidak merasa kalau diri mereka berbeda atau memiliki status lebih tinggi. Bahkan ada beberapa orang kaya yang memberikan anaknya uang jajan lebih sedikit dibanding teman-temannya yang lain, untuk mengajarkan berhemat sedari dini.

2. Ajari Kalau Uang Didapat Dari Usaha

Para orang kaya menanamkan sejak dini kepada anak mereka bahwa tidak ada uang yang didapat percuma di dunia ini, no pain no gain. Mereka tidak memberikan uang lebih kepada anaknya tanpa ada alasan khusus, seperti memang membeli kebutuhan sekolah yang diperlukan atau hadiah pencapaian prestasi. Para orang kaya juga membiasakan anaknya untuk berusaha dalam mendapatkan uang sedari kecil, seperti memotong rumput di halaman untuk tambahan uang jajan.

Selain dapat mengajarkan untuk tidak manja, mengajari bahwa mendapatkan uang butuh usaha akan membuat anak lebih menghargai uang yang mereka miliki. Anak tidak lantas menghabiskan uang yang didapat, karena mereka merasakan sendiri bagaimana sulitnya mendapatkan uang tersebut. Bahkan mereka akan lebih terdorong untuk menabung demi menyimpan baik-baik uang dari hasil keringat mereka.

3. Memberikan Hal yang Diperlukan Saja

Salah satu faktor terbesar yang menyebabkan anak tumbuh menjadi manja dan arogan adalah orangtua yang selalu memenuhi semua permintaan sang anak. Para orang kaya justru mengajari anak mereka sedari kecil bahwa tidak semua hal harus dimiliki dengan memberikan hanya hal-hal yang dibutuhkan. Jika anak baru duduk di bangku SD, maka yang perlu diberikan hanyalah perlengkapan sekolah dan alat tulis. Sama sekali tidak ada kebutuhan bagi anak seusia tersebut untuk memiliki gadget terbaru atau mainan super mahal.

Dengan dibiasakan memiliki hanya apa yang dibutuhkan, anak tumbuh dengan pemahaman bahwa ia benar-benar tidak harus membeli apa yang diinginkan. Tidak lantas karena ia atau orangtuanya mampu untuk membeli, maka harus dibeli. Hal ini mencegah anak tumbuh menjadi orang yang manja dan arogan, yang harus dipenuhi segala keinginannya.

4. Biasakan Anak Mengerjakan Kewajiban Sendiri

Para orang kaya membiasakan anak mereka untuk mengerjakan kewajiban mereka sendiri, tanpa meminta bantuan atau bahkan menyuruh pembantu. Dengan metode pendidikan seperti itu, anak akan menyadari apa saja kewajibannya dan meyakini bahwa kewajibannya adalah sesuatu yang harus dikerjakan olehnya. Bukan malah mengandalkan atau justru ketergantungan kepada orang lain, yang kemudian akan menjadikannya sebagai anak yang tidak bisa apa-apa.

5. Tekankan Bahwa Uang Bukan Segalanya

Anak perlu diajari sejak kecil mengenai nilai-nilai yang penting untuk dipegang, dan para orang kaya tahu betul tentang itu. Mereka mengajari anaknya bahwa uang bukanlah segalanya, dan status yang dimiliki bukan berarti bisa semena-mena. Mereka memberikan pemahaman bahwa di dunia ini masih banyak nilai-nilai yang jauh lebih penting dari uang, seperti nilai moral, sopan santun, kasih sayang, dan lain sebagainya. Dengan begitu, anak bukan saja terhindar dari sifat manja dan arogan; namun juga dapat memiliki budi pekerti yang luhur.

6. Tegas Berkata Tidak

Hal yang paling penting dalam mendidik anak agar tidak menjadi manja dan arogan yaitu tegas berkata tidak. Tegas menolak permintaan mereka yang impulsif dan hanya didorong keinginan belaka, tanpa adanya kebutuhan. Hal ini mungkin cukup sulit dilakukan karena orangtua sering kali merasa tidak tega saat anaknya merengek meminta sesuatu, tapi para orang kaya memilih untuk bertindak tegas.

Dan itu adalah hal yang bagus. Anak kecil pada dasarnya belum memiliki kemampuan berpikir secara logis, karena itu sangat penting peranan orangtua dalam membentuk pola pikirnya. Jika sedari kecil orangtua tegas menolak dan berkata tidak, maka sang anak akan memahami bahwa tidak semua keinginannya dapat terpenuhi. Anak pun akan lebih berjuang untuk mendapatkan apa yang diinginkan, bukan hanya ongkang-ongkang kaki dan tinggal menerima saja.

Demikianlah beberapa hal yang dilakukan oleh para orang kaya dalam mendidik anaknya supaya tidak tumbuh menjadi anak yang manja dan arogan. Mendidik anak perlu dilakukan sedini mungkin, karena akan semakin banyak yang terserap oleh otaknya dan terbentuk menjadi kebiasaan. Dengan begitu, anak akan dapat tumbuh dengan kepribadian yang lebih baik. Semoga informasi ini berguna dan selamat mencoba!

Artikel Terkait

Demikianlah artikel tentang cara orang kaya mendidik anak agar tidak manja, semoga bermanfaat bagi Anda semua.

Artikel Populer

bank, dana darurat, deposito, fraud, investasi, investasi emas, kartu kredit bca, kartu kredit mandiri, keluarga muda, keuangan keluarga, keuntungan kartu kredit, kredit konsumsi, kredit mobil, kredit motor, kredit tanpa agunan, menabung, mengatur keuangan, menunggak KTA, modus penipuan, pekerjaan, pengetahuan umum, Redenominasi, tanpa kartu kredit, tidak bisa bayar, tip kartu debit, tip kartu kredit, tip keuangan, tip KPR, tip kredit, tip KTA,

Bagikan Ke Teman Anda


 





SimulasiKredit.com is a simulation loan estimation tool. You can simulate your monthly loan payments. This tool supports your car or motorbike loan and your house loan.

You can estimate how many period you should pay monthly or yearly. You will know total interest paid and total paid, just input your mortgage amount, interest rate, term and loan start date.

This simulations predict how given payments and interest rate will affect the balance over time. Please note that this simulation is just a simulation. This simulation is intended as a free community service to teach personal finance and the dynamics of compound interest.