Kami menyediakan berbagai simulasi kredit, dari kredit mobil, kredit rumah, kpr, kartu kredit dan lain-lain. Simulasi pinjaman bisa juga dilakukan di sini.

Kartu Debit vs Kartu Kredit Apa Untungnya?

#tip kartu debit #tip kartu kredit

Kartu debit dan kartu kredit merupakan dua barang yang sering ditemui di dompet setiap orang di era modern ini. Keduanya diciptakan untuk mempermudah seseorang melakukan transaksi keuangan. Bentuk keduanya nyaris sama – paling tidak, sama-sama terbuat dari plastik – dan seringkali tidak memberi kita kesempatan untuk berpikir hendak menggunakan yang mana saat kasir menyodorkan tagihan.

Benar, keduanya tampak sama. Akan tetapi, kartu kredit terlihat lebih seksi dan menggoda begitu Anda bimbang dan membolak-balik kartu kredit dan kartu kredit ketika tagihan datang. Apa yang membuat kartu kredit tampil menarik dan terlihat sebagai solusi yang lebih baik mungkin fitur keamanan dari pencurian, point reward atau kredibilitas Anda sebagai penghutang di mata bank.

Namun, sejumlah orang berpendapat bahwa kartu debit jauh lebih baik ketimbang kartu kredit. Apa saja alasan mereka? Bagi Anda yang ingin mengerti jawabannya, simak poin-poin berikut ini.

1. Minim biaya

Konsumen yang menghendaki hidup hemat sekaligus menjauhi pola hidup boros akan lebih suka menggunakan kartu kredit ketimbang kartu kredit karena tidak menetapkan biaya tambahan apapun. Kalaupun ada, biaya tersebut sangat minim jika dibandingkan dengan menggunakan kartu kredit. Sebuah laporan yang dikeluarkan oleh lembaga survei ternama dunia di tahun 2006 lalu pernah mengutarakan bahwa sekitar 3 (tiga) dari 5 (lima) konsumen yang memilih kartu debit beralasan kalau mereka seakan menggunakan ‘uang nyata’ karena tidak ada biaya tambahan yang ada kalanya di luar pemahaman mereka. Hal ini bertolak belakang dengan kartu kredit yang secara umum mematok biaya tahunan, biaya ketika mencapai limit, biaya begitu tagihan terlambat dilunasi, dan berbagai kombinasi biaya lainnya di luar bunga bulanan yang menemani tagihan bulanan.

2. Pengeluaran lebih terkendali

Salah satu ‘kenikmatan’ yang dirasakan pengguna kartu debit adalah mereka menggunakan uang yang benar-benar mereka miliki. Konsumen yang doyan belanja akan lebih ‘terselamatkan’ ketika mereka menggunakan kartu debit. Penjual tahu persis bahwa orang cenderung lebih boros saat menggunakan kartu kredit.

3. Terjebak tagihan kartu kredit

Survei yang dilakukan kepada 10 ribu responden dewasa menunjukan bahwa 12 persen orang Amerika merasa kesulitan saat harus melunasi tagihan kartu kredit dan menilainya sebagai tantangan finansial terbesar mereka. Persoalan ini semakin memburuk ketika telat membayar; yang mengakibatkan tagihan membengkak. Hal sejenis takkan ditemukan ketika menggunakan kartu debit karena tidak diberlakukan bunga. Berapa nilai tagihan, sebesar itulah uang Anda akan berkurang.

4. Menghemat waktu

Berbeda dengan kartu kredit, kartu debit mengharuskan pembayaran langsung. Paling lama tidak lebih dari 24 jam. Kartu debit juga menyediakan akses uang tunai lebih mudah via ATM secara langsung. Belakangan ini kartu kredit juga bisa digunakan untuk menarik uang di ATM atau penyedia fasilitas gesek-tunai. Tapi, tetap saja, Anda akan dikenakan biaya tambahan yang baru keluar di penagihan berikutnya.

5. Nilai tukar mata uang yang lebih kompetitif

Kartu kredit sering menjadi pilihan saat bertamasya ke luar negeri karena adanya fasilitas proteksi anti-fraud. Hanya saja, Anda akan dikenakan nilai tukar mata uang yang lebih tinggi saat melakukan pembelian barang atau jasa secara langsung di negara tersebut. Yang lebih tepat untuk digunakan saat berbelanja di luar negeri adalah kartu debit, karena hanya dengan kartu ini Anda akan mendapat nilai tukar mata uang yang lebih kompetitif.

6. Pajak yang lebih sedikit

Sudah menjadi kewajiban warga negara untuk tertib dan selalu membayar pajak. Di saat yang sama, sudah menjadi kelaziman di tengah warga untuk mencari cara agar pajak mereka tak membengkak. Membayar pajak dengan kartu debit daripada menggunakan kartu kredit merupakan salah satu cara untuk mengurangi ‘tagihan’ pajak. Ketika membayar menggunakan kartu kredit biasanya ada biaya tambahan sebesar 2 persen dari nilai tagihan. Sementara kartu debit mengenakan ongkos ‘flat’ yang besarnya tergantung nilai tagihan pajak.

7. Ingin mendapat bunga

Begitu menggunakan kartu kredit, maka ada bunga yang harus Anda bayar. Tapi, sebaliknya, kartu debit mengisyaratkan Anda akan dibayar dengan bunga. Hal ini karena kartu debit merupakan ‘penanda’ bahwa Anda merupakan salah satu ‘pemegang saham’ di sebuah bank dan, maka dari itu, berhak atas dividen yang harus dibayarkan pada Anda setiap bulannya. Ini mirip sekali dengan point reward yang diberikan pada pengguna kartu kredit.

8. Ingin kenyamanan

Singkatnya, kartu debit mampu menawarkan fleksibilitas dan kenyamanan ketimbang kartu kredit. Hanya dengan kartu debit seseorang punya pilihan hendak membawa uang dalam bentuk tunai atau tidak. Selain tidak ribet karena setiap transaksi langsung selesai detik itu juga, tak bisa dipungkiri bahwa sebagian besar merchant hanya menerima kartu debit untuk melangsungkan pembayaran – bukan kartu kredit.

9. Lebih mudah didapat

Setiap orang yang memiliki rekening bank pasti memiliki kartu debit, kecuali yang bersangkutan tidak menghendakinya. Tapi, tidak semua punya kartu kredit. Butuh kualifikasi finansial khusus agar seseorang bisa mendapatkan kartu kredit. Mereka yang tidak punya sejarah kredit atau tercatat sebagai orang miskin sebaiknya tidak usah bermimpi untuk memperoleh kartu kredit. Hanya para konsumen cerdas – mereka yang mampu mengontrol pengeluaran – yang mampu menuai manfaat dan keuntungan yang ditawarkan kartu kredit.

Sementara itu, kartu debit melindungi mereka yang bergaya hidup hemat dari biaya transaksi dan ongkos tambahan lainnya serta memastikan mereka yang agak teledor soal keuangan tetap tercukupi kebutuhannya. Semuanya kembali ke kebijakan Anda selaku penguasa atas keuangan Anda. Bukan hal yang gampang untuk melunasi hutang kartu kredit atau membayar tagihan dengan kartu debit. Akan tetapi, tidak ada salahnya meluangkan waktu barang sejenak sebelum memutuskan untuk mengkonsumsi sesuatu.

Artikel Terkait

Demikianlah artikel tentang kartu debit vs kartu kredit, semoga bermanfaat bagi Anda semua.



Apa Untung Rugi Memakai Kartu Kredit? Ini Dia Penjelasannya!
Kartu Debit vs Kartu Kredit, Kapan Sebaiknya Menggunakannya?
Apakah Orang Pajak Mengintip Data Kartu Kredit?
Transaksi dengan VCC (Virtual Credit Card) dan VCN (Virtual Credit Number)
Hutang Kartu Kredit Orang Meninggal
Kartu Kredit Hilang? Segera Lakukan Hal Dibawah ini!
Kartu Kredit Gaya Hidup atau Kebutuhan Hidup?
Tip Aman Bertransaksi Kartu Kredit di Luar Negeri
Tarik Tunai Kartu Kredit untuk Biaya Mudik?
Waspadai Kejahatan terhadap Pengguna Kartu Kredit!


Bagikan Ke Teman Anda

SimulasiKredit.com is a simulation loan estimation tool. You can simulate your monthly loan payments. This tool supports your car or motorbike loan and your house loan.

You can estimate how many period you should pay monthly or yearly. You will know total interest paid and total paid, just input your mortgage amount, interest rate, term and loan start date.

This simulations predict how given payments and interest rate will affect the balance over time. Please note that this simulation is just a simulation. This simulation is intended as a free community service to teach personal finance and the dynamics of compound interest.