Kami menyediakan berbagai simulasi kredit, dari kredit mobil, kredit rumah, kpr, kartu kredit dan lain-lain. Simulasi pinjaman bisa juga dilakukan di sini.

Kerja Kamu Gak Nyaman? Mungkin Kamu Salah Pilih Kantor. Ini Ciri-ciri Orang yang Salah Kerja

#kerja #salah

Secara profesional, manusia terbagi menjadi 2 (dua), yakni pekerja alias karyawan dan pemberi pekerjaan alias bos. Menjadi yang terakhir cukup enak karena memiliki domain yang lebih luas dan kekuasaan nyaris tanpa batas untuk memberi instruksi pada mereka yang ada di bawahnya. Satu-satunya tekanan terbesar yang dirasakan seorang bos tak lain adalah bagaimana cara agar bisa menggaji karyawannya setiap bulan serta meraup untung sebesar-besarnya dari bisnis yang dijalani. Lalu, bagaimana dengan yang ada di posisi sebagai karyawan?

Harus diakui bahwa menjadi seorang karyawan jauh lebih enak. Yang bersangkutan cukup mengerjakan tugas dan kewajiban yang telah ditetapkan atasnya untuk diemban lalu menunggu momen gajian. Bagi seorang karyawan tidak ada kewajiban untuk memikirkan ke mana arah gerak perusahaan serta keuntungan kantor setiap saat. Jika tidak suka dengan kantor tempatnya bekerja, seorang karyawan bisa memutuskan hengkang begitu saja.

Memang, semakin tinggi pohon, semakin keras pula angin yang menerpa. Satu-satunya ‘ancaman’ bagi seorang karyawan pada dasarnya hal kecil yang tidak perlu dipikirkan. Namun, hal kecil tersebut mempengaruhi jati diri dan eksistensinya sebagai manusia. Juga mempengaruhi seberapa sering dapur di rumah mengepul. Sekilas tampak sepele, tapi pindah kerja kerapkali bukan menjadi solusi. Tak ayal lagi, banyak karyawan yang merasa kebingungan dengan posisinya di kantor. Perlu keberanian dan ketegasan pada diri sendiri untuk memutuskan berkata bahwa ia tengah berada di kantor yang salah.

Hanya saja, sedikit sekali orang yang berani jujur pada diri sendiri untuk mengakui perasaan yang sedemikian itu. Tak ayal lagi, karyawan semacam ini hidup dalam dilema, bingung untuk memutuskan rasa atas kantor tempat ia banting tulang. Tapi, bagi Anda yang ingin lebih maju dan masih kebingungan, hal-hal di bawah ini menjadi penegas bahwa Anda tengah berada di kantor yang salah dan harus segera mencari jalan keluarnya.

1. Stagnan di kantor

Di sini artinya Anda membiarkan bakat dan keterampilan yang Anda punya mati. Sederhananya, Anda masih bisa dianggap berada di kantor yang tepat selama tempat kerja Anda berada di bawah kecakapan yang Anda miliki. Hanya saja, merupakan pertanda yang buruk jika Anda kehilangan sesuatu yang membuat Anda kredibel secara profesional. Apa jalan keluarnya? Anda bisa mengikuti pelatihan dan bergabung dengan asosiasi yang cocok untuk jalur profesional Anda. Kalau Anda tak punya waktu untuk itu atau tidak diperbolehkan untuk melakukan itu, itu artinya Anda benar-benar berada di kantor yang salah.

2. Tidak ada perkembangan di tempat kerja

Hal semacam ini bisa saja terjadi karena kesalahan Anda sendiri, yakni membiarkan diri Anda tak lebih dari seorang pekerja. Atau, kantor Anda yang merendahkan kapabilitas Anda dengan menempatkan pada posisi yang tidak menguntungkan bakat dan keterampilan Anda. Jika ini terjadi, itu artinya pekerjaan Anda tidak mengandung elemen pembelajaran sama sekali. Padahal kenyataannya Anda adalah seorang murid kehidupan dan punya banyak hal yang harus Anda pelajari sementara waktu yang Anda miliki kian menipis. Sudah merupakan kewajiban Anda untuk melanjutkan pendidikan, yang dalam hal ini berarti meningkatkan kecakapan dan keterampilan. Kalau Anda tidak memiliki satu peluang pun untuk melakukan hal tersebut, maka Anda benar-benar ada di kantor yang salah.

3. Gaji, gaji dan gaji

Pikirkan kembali dasar Anda melamar di kantor sekarang. Jika yang Anda pikirkan dan harapkan hanyalah reward berupa gaji yang besar, itu merupakan sinyalemen bahwa Anda salah dalam menilai kapasitas Anda sebagai seorang manusia. Namun, jika yang satu-satunya yang bisa diberikan oleh perekrut atau bos Anda hanyalah imbalan yang besar, maka itu berarti bahwa Anda telah berhubungan dengan orang yang salah atau berada di kantor yang keliru. Ketika seseorang menilai orang lain hanya sebatas nilai uang tertentu, maka sudah pasti ia tidak akan bisa menghargai orang tersebut sebagaimana manusia yang seharusnya. Tinggalkan orang atau sistem semacam ini jika Anda masih menghargai diri sendiri.

4. Malu dengan pekerjaan Anda

Tak perlu dipertanyakan lagi, ini adalah tanda utama Anda berada di kantor dan pekerjaan yang salah. Coba bayangkan apa yang terjadi jika Anda tidak berani mengungkapkan pada khalayak soal pekerjaan Anda yang sesungguhnya gara-gara malu dengan pekerjaan Anda sekarang. Rasa malu semacam itu hanya menghambat Anda dalam pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Anda secara efektif dan efisien. Rasa malu yang sama juga menghalau Anda dari menjalin hubungan dengan calon kolega dan calon mitra sementara orang lain tengah mencari networking dan mengembangkan network yang dia punya. Ketika berhadapan dengan fenomena dan pertanda yang satu ini, maka tiada pilihan bagi Anda selain berani mengungkapkan pekerjaan Anda. Bangga lah pada diri sendiri. Ingat, kalau Anda tidak bangga dengan pekerjaan Anda sekarang, maka Anda tidak akan pernah bisa merasakan kepuasan dari pekerjaan tersebut.

Artikel Terkait

Demikianlah artikel tentang ciri-ciri orang yang salah kerja, semoga bermanfaat bagi Anda semua.



8 Pertanda Kamu Berkarir di Tempat yang Salah
Ini Dia Mitos yang Salah Kaprah Tentang Entrepreneur
Daftar Gaji Fresh Graduate (Lulusan Baru) Tahun 2018
Investasi Bodong? Laporkan ke Satgas Waspada Investasi!
Prinsip 5C dan 7P dalam Pemberian Kredit di Lembaga Keuangan/Bank
Daftar 10 Orang Terkaya di Indonesia Tahun 2018
Review Sekilas tentang Koinworks.com
Review Sekilas tentang Amartha.com
Review Sekilas tentang Modalku.co.id
Review Sekilas tentang Investree.id


Bagikan Ke Teman Anda

SimulasiKredit.com is a simulation loan estimation tool. You can simulate your monthly loan payments. This tool supports your car or motorbike loan and your house loan.

You can estimate how many period you should pay monthly or yearly. You will know total interest paid and total paid, just input your mortgage amount, interest rate, term and loan start date.

This simulations predict how given payments and interest rate will affect the balance over time. Please note that this simulation is just a simulation. This simulation is intended as a free community service to teach personal finance and the dynamics of compound interest.