Kami menyediakan berbagai simulasi kredit, dari kredit mobil, kredit rumah, kpr, kartu kredit dan lain-lain. Simulasi pinjaman bisa juga dilakukan di sini.

Mau Bebas Finansial? 6 Tip Keuangan Ini Membuat Kamu Bebas Finansial

Hidup mapan merupakan dambaan bagi setiap orang. Salah satu indikator seseorang dapat dikatakan mapan adalah saat seseorang tersebut sudah mampu bebas secara finansial. Bebas secara finansial berari seseorang tidak perlu bersusah payah lagi untuk mencari uang, karena uang yang ia miliki telah mampu memenuhi gaya hidup yang ia inginkan.

Orang yang kaya belum tentu dapat dikatakan bebas secara finansial, jika orang kaya tersebut masih berjuang keras untuk mendapatkan uang, apalagi jika terjerat banyak utang. Maka dari itu, menjadi kaya bukanlah langkah untuk menjadi bebas secara finansial. Lantas, apa saja langkah yang dapat ditempuh seseorang agar menjadi bebas secara finansial? Berikut ini 6 tipsnya.

1. Menerapkan Gaya Hidup Sederhana

Banyak orang yang ingin terlihat kaya, sehingga apapun rela dilakukan agar orang lain menganggapnya kaya. Seringnya orang-orang mengadopsi gaya hidup orang kaya hanya agar dianggap sebagai orang kaya. Sayangnya, hal ini berdampak buruk pada finansial.

Mengikuti gaya hidup orang kaya akan merogoh kocek tidak sedikit, sehingga malah akan menghabiskan uang. Parahnya lagi, seseorang bisa terjerumus hutang hanya karena mengadopsi gaya hidup orang kaya. Bukannya menjadi bebas secara finansial, justru hal tersebut dapat semakin menjauhkan seseorang dari bebas secara finansial.

Gaya hidup orang kaya bukanlah satu dari kenikmatan dunia. Bahkan gaya hidup orang kaya bisa menjerumuskan seseorang. Contohnya saja Johnny Depp. Aktor terkenal tersebut pernah mendapat masalah hanya karena gaya hidup mewahnya. Untuk itu, lebih baik menerapkan gaya hidup yang sederhana dan terhindar dari masalah daripada menerapkan gaya hidup mewah namun mendatangkan banyak masalah.

2. Memaksimalkan Potensi Diri

Apapun pekerjaan yang dilakukan, lakukanlah dengan sepenuh hati dan semaksimal mungkin. Tidak peduli apapun pekerjaannya dan sekecil apapun gajinya, bekerja dengan sungguh-sungguh akan membuat seseorang menjadi bebas secara finansial. Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, bebas secara finansial bukanlah soal menjadi kaya, namun lebih kepada esensi hidup cukup.

Saat seseorang memaksimalkan potensi diri, prospek karier yang sedang ia jalani akan semakin cerah. Contohnya saja, seorang pegawai magang yang berdedikasi tinggi pada pekerjaannya dan bekerja keras untuk memaksimalkan potensi diri akan cepat diterima menjadi pegawai tetap di suatu perusahaan. Jika kualitas dirinya tetap dijaga, maka kenaikan pangkat dari karyawan tersebut juga akan cepat.

Seseorang tidak perlu khawtir mengenai jumlah rezeki yang cenderung kecil walaupun sudah memaksimalkan potensi dirinya. Pintu rezeki akan terbuka seiring dengan seseorang memaksimalkan potensi diri. Lagi pula, rezeki bisa datang dari mana saja, bukan?

3. Bersikap Hemat, Namun Tidak Pelit

Menekan pengeluaran merupakan salah satu cara agar seseorang semakin mudah untuk bebas secara finansial. Menekan pengeluaran bisa dilakukan dengan cara berhemat. Namun yang perlu digarisbawahi adalah seseorang tidak harus menjadi pelit saat menerapkan hidup hemat.

Jangan mentang-mentang menerapkan hidup hemat, namun kebutuhan pokok tidak dipenuhi. Contohnya saja, saat seseorang menjalani hidup hemat, seseorang tersebut menekan biaya makannya sehingga makanan yang mampu ia beli tidak mencukupi kebutuhan tubuhnya. Alhasil, tubuh akan sakit sehingga perlu mengeluarkan biaya yang lebih untuk biaya berobat. Bukannya hemat, hal tersebut justru akan menambah pengeluaran.

Bersikap hemat lebih kepada memilih barang apa yang benar-benar butuh untuk dibeli dan mengabaikan barang-barang yang memiliki nilai guna yang rendah. Barang yang dibeli juga harus diperhatikan kualitasnya. Barang dengan kualitas jelek justru akan cepat rusak sehingga akan menambah biaya, entah itu biaya untuk memperbaiki ataupun biaya untuk membeli barang baru.

4. Menabung

Bukan rahasia lagi jika seseorang ingin mencapai kebebasan finansial, seseorang harus mulai menabung. Cara menabung yang dinilai paling efektif adalah dengan cara menyediakan satu rekening khusus tabungan dimana rekening tersebut tidak boleh ditarik kecuali saat-saat yang genting. Bahkan untuk melihat saldonya pun sangat tidak dianjurkan karena dengan melihat saldo akan meningkatkan godaan untuk mengurangi jumlah tabungan.

Menabunglah sesuai kemampuan. Jangan terlalu dipaksakan, karena jika dipaksakan seringnya seseorang akan menjadi gagal menabung. Tentukan berapa bagian dari gaji yang ingin ditabung. Entah itu 20%, 30%, atau bahkan 50%. Sangat dianjurkan untuk mengalokasikan gaji untuk ditabung secara bertahap.

Misalnya saja, untuk 3 bulan pertama, sisihkan 20% untuk ditabung. Jika dirasa sudah mampu menabung dengan nominal sebanyak itu, maka tambah lagi porsi tabungan menjadi 30% untuk 3 bulan selanjutnya. Begitu seterusnya.

5. Hindari Cicilan

Cicilan merupakan hal yang lazim ditemui di masyarakat. Dewasa ini, hampir semua barang bisa dicicil. Mulai dari rumah, mobil, sepeda motor, kulkas, hingga TV. Namun jika seseorang ingin menjadi bebas secara finansial, sangat dianjurkan untuk menghindari membeli barang secara menyicil.

Membeli barang secara menyicil akan menambah pengeluaran. Harga barang cicilan dapat dipastikan jauh lebih mahal daripada saat beli cash atau kontan. Selain harga yang lebih mahal, membeli barang secara menyicil akan menghasilkan satu beban finansial yang ditanggung tiap bulannya.

Memang saat pertama membeli barang cicilan akan terasa ringan karena hanya membayar uang muka serta cicilan awal. Namun lama kelamaan barang cicilan akan menjadi beban karena setiap bulannya akan ada tanggungan finansial baru yang harus dibayar. Hal itulah yang menyeababkan cicilan dapat menjauhkan seseorang dari kebebasan finansial.

6. Simpan Uang Receh

Jangan menganggap bahwa uang receh tidak ada artinya. Uang receh dengan jumlah banyak tentunya akan menghasilkan nominal yang banyak pula. Nominal yang banyak tersebut akan menambah jumlah tabungan.

Strategi menyimpan uang receh merupakan salah satu cara klasik untuk menabung. Seseorang dapat mengumpulkan uang receh hasil dari kembalian dari supermarket atau swalayan, dari kembalian parkir, dari membeli di warung kelontong, atau dari mana saja. Setelah uang receh terkumpul banyak, uang receh tersebut dapat ditukarkan di supermarket atau swalayan terdekat dengan uang kertas. Dengan begitu, akan terlihat bahwa uang receh juga mampu menghasilkan nominal yang cukup besar.

Itulah 6 tips yang dapat dilakukan jika seseorang ingin bebas secara finansial. Pada dasarnya, bebas secara finansial bukan berarti orang tersebut menjadi kaya. Bebas secara finansial lebih kepada mencocokkan gaya hidup dengan penghasilan yang diterima sehingga seseorang dapat dengan mudah dan tenang memenuhi semua kebutuhan hidupnya.

Artikel Terkait

Demikianlah artikel tentang 6 tip keuangan yang membuat bebas finansial, semoga bermanfaat bagi Anda semua.

Today's Top Picks for Our Readers:
Recommended by Recommended by NetLine


Nasihat Keuangan untuk Anak Muda Zaman Now
Apa Itu Hedonisme dan Mengapa Tak Baik untuk Keuangan Keluarga
Pengaturan Keuangan yang Perlu Diperhatikan Pada Usia 30
Apakah Keuangan Kamu Sehat? Berikut Cara Mengukurnya
Mengapa Kamu Gagal Mengelola Uang?
Nasehat Finansial ini Patut Diajarkan ke Generasi Selanjutnya
7 Cara Mudah Memotong Pengeluaran
Cara Membuat Budget Anggaran Keluarga
Inilah 4 Langkah Jitu Mengumpulkan Dana Darurat
Tip Menyiapkan Pendidikan Anak


Bagikan Ke Teman Anda