Kami menyediakan berbagai simulasi kredit, dari kredit mobil, kredit rumah, kpr, kartu kredit dan lain-lain. Simulasi pinjaman bisa juga dilakukan di sini.

Melunasi Kartu Kredit Dengan KTA (Kredit Tanpa Agunan)?

Budaya menggunakan kartu kredit kini semakin merambah di negeri ini. Orang berbondong-bondong membuat kartu kredit sebagai simbol prestis yang akan menaikkan derajat hidupnya. Tidak sedikit yang kemudian tetap memaksakan pengajuan kartu kredit walaupun sebetulnya tidak yakin mampu membayar cicilan tetapnya.

Jika sudah kesulitan membayar kartu kredit, apalagi tidak menduga bunganya akan begitu tinggi, seseoranga akan memutar otak untuk mencari cara agar tetap memiliki reputasi yang baik dan dapat melunasi semua kartu kreditnya, salah satunya adalah dengan menggunakan dana KTA.

KTA (Kredit Tanpa Agunan) ini memang termasuk salah satu produk finansial yang  memudahkan pencairan dana, karena syarat mengajukannya Anda tidak perlu repot-repot menyiapkan jaminan. Walau begitu, bunga yang ditawarkan bank biasanya cukup tinggi untuk KTA, sehingga Anda perlu menimbang-nimbang terlebih dahulu jika ingin melunasi kartu kredit dengan dana KTA. Jangan sampai gali lubang tutup lubang namun hutang Anda kian bertambah ketika melunasi kartu kredit dengan KTA.

Lalu apa sajakah yang harus diperhatikan ketika ingin melunasi kartu kredit dengan dana KTA? Setidaknya dalam pertimbangan Anda, pikirkan 5 hal berikut.

1. Bukan Pinjaman yang Produktif

Ketika Anda meminjam dana KTA untuk melunasi kartu kredit, sama saja Anda pinjaman tersebut bukanlah suatu pinjaman yang produktif. Meminjam KTA untuk melunasi kartu kredit berarti Anda mengikuti proses gali lubang tutup lubang. Bukannya selesai urusan hutang, malah bisa jadi hutang bertambah karena bunga KTA biasanya juga cukup tinggi walaupun mudah cair.

2. Perhatikan Bunga KTA

Walau tidak semua bank membebankan bunga yang sama, namun beberapa bank mensyaratkan bunga KTA yang tinggi, bahkan dapat mencapai 20% dalam setahun. Tentu saja hal ini sebanding dengan kemudahan yang Anda dapatkan karena bank tidak meminta jaminan apapun untuk KTA. Sebelum mencoba mengambil KTA untuk melunasi hutang kartu kredit, Anda harus jeli terlebih dahulu untuk menghitung bunga KTA, apakah sanggup Anda membayarnya di masa depan atau malah bunga KTA terlampau tinggi untuk Anda lunasi.

Jangan sampai karena mengambil KTA, Anda hanya memindahkan hutang dari kartu kredit ke KTA yang beban bunganya lebih tinggi. Anda tentu tidak ingin menyelesaikan satu masalah namun mendapat masalah yang lebih besar, bukan? Jadi pastikan terlebih dahulu bunga KTA lebih kecil daripada bunga kartu kredit, sehingga beban Anda untuk melunasi hutang bisa berkurang dengan pengambilan KTA. Perhatikan pula bahwa pengambilan KTA dengan bunga yang rendah biasanya memerlukan proses yang lebih sulit, pastikan Anda sudah memenuhi persyaratannya agar KTA dapat disetujui.

3. Perhatikan Jangka Waktu Cicilan

Untuk KTA sendiri, biasanya Anda akan diberikan waktu sekitar 12-36 bulan untuk melunasi cicilan. Jika ingin menggunakan dana KTA untuk membayar hutang kartu kredit, maka pastikan dalam 12-36 bulan ke depan Anda sanggup konsisten untuk membayar cicilan KTA. Jangka waktu tersebut memang tidak begitu panjang, namun cukup membantu Anda yang sedang tidak memiliki dana tunai untuk sementara membayarkan hutang yang Anda miliki.

Anda dapat dikatakan bijaksana saat mengambil KTA untuk melunasi kredit jika di masa pelunasan KTA selanjutnya Anda bisa konsisten untuk tidak menggunakan kartu kredit sementara, dan memfokuskan pengaturan finansial untuk membayar KTA. Jika memang belum siap untuk menghentikan penggunaan kartu kredit, maka rasanya tidak bijaksana melunasi kartu kredit dengan menggunakan KTA.

4. Perhatikan Biaya-biaya Lainnya

Sebelum meminjam dana KTA untuk melunasi kartu kredit, Anda juga harus memperhatikan bahwa tiap bank membebankan tambahan berbagai biaya seperti biaya administrasi, biaya provinsi, dan sebagainya. Biaya-biaya ini walaupun tidak sebanyak dana yang dipinjamkan, namun tetap saja biasanya jumlahnya cukup dapat diperhitungkan.

Pertimbangkan terlebih dahulu jumlah dana KTA yang akan Anda dapatkan dan berbagai biaya yang harus Anda bayarkan untuk mendapatkannya, apakah memang cukup digunakan untuk melunasi cicilan kartu kredit. Caranya mudah saja, hitung bunga pokok KTA, kemudian tambahkan dengan seluruh biaya tambahan. Setelah itu, jika total biaya tersebut lebih murah dibandingkan hutang kartu kredit, maka Anda cukup bijaksana untuk mengambil KTA demi melunasi hutang kartu kredit.

5. Risiko Mengambil KTA Untuk Lunasi Kartu Kredit

Setiap peminjaman dana dari bank termasuk segala macam kredit akan tercatat dalam BI Checking, sebuah sistem dari Bank Indonesia. Memang benar jika Anda melunasi kartu kredit dengan KTA, maka catatan BI Checking Anda akan membaik karena artinya Anda mampu melunasi hutang yang Anda pinjam. Walaupun begitu, tetap ingat bahwa Anda memiliki tanggung jawab baru untuk melunasi dana KTA.

Jika di masa depan Anda kembali kesulitan membayarkan cicilan KTA, maka risiko terbesarnya adalah Anda masuk dalam daftar blacklist bank dan akan lebih sulit lagi untuk meminjam ke bank. Berpikirlah secara bijaksana, jika memang Anda masih membutuhkan pinjaman dari bank untuk berbagai hal, sebaiknya pastikan lebih dulu Anda tidak akan kembali kesulitan membayar KTA setelah menggunakannya untuk melunasi kartu kredit.

Artikel Terkait

Demikianlah artikel tentang melunasi Kartu Kredit dengan KTA (Kredit Tanpa Agunan), semoga bermanfaat bagi Anda semua.

 



Orang Kaya Memakai Kartu Kredit? Kenapa Tidak Bayar Tunai?
Kartu Kredit Bank Permata
Penasaran Kartu AEON? Simak Ulasannya di sini!
Modus-modus Penipuan Kartu Kredit
Tarik Tunai Kartu Kredit untuk Biaya Mudik?
Apa Itu Asuransi Kartu Kredit?
Yang Harus Dilakukan Ketika Terlambat Bayar Kartu Kredit
Tip Belanja Lebaran dengan Kartu Kredit
Alasan Memiliki Kartu Kredit Lebih dari 1
Mengajukan Keringanan Kartu Kredit


Bagikan Ke Teman Anda