Kami menyediakan berbagai simulasi kredit, dari kredit mobil, kredit rumah, kpr, kartu kredit dan lain-lain. Simulasi pinjaman bisa juga dilakukan di sini.

Memahami Apa itu Monopoli Alamiah (Natural Monopoly)?

Monopoli alamiah atau natural monopoli merupakan pasar monopoli yang terjadi secara alamiah. Kondisi ini bisa terjadi karena pihak tertentu memiliki sesuatu yang khas dan tidak dimiliki daerah lain. Seperti contohnya daerah dengan lahan pertanian subur, iklim yang cocok untuk tempat tinggal semua mahkluk hidup, atau sumber daya alam yang melimpah.

Tidak semua daerah memiliki monopoli jenis ini. Di Indonesia contohnya Papua memegang pertambangan emas terbesar, Tulungagung penghasil marmer unik yang tidak dapat ditiru oleh pihak lain, dan masih banyak lagi. Sedangkan perusahaan yang dihasilkan oleh monopoli alamiah seperti Perusahaan Listrik Negara (PLN) dan PT Kereta Api Indonesia (KAI).

Pengertian Monopoli Alamiah dalam Dunia Ekonomi

Sedangkan dalam dunia ekonomi dan bisnis, monopoli alamiah merupakan jenis monopoli yang ada karena tingginya biaya awal atau skala ekonomi yang kuat dalam menjalankan usaha di industri tertentu. Perusahaan dengan monopoli alami menjadi satu-satunya penyedia produk atau layanan untuk industri dalam geografis tertentu.

Monopoli alamiah muncul dalam industri yang membutuhkan bahan baku unik, teknologi, atau faktor serupa untuk beroperasi. Monopoli ini bisa berjalan sepanjang waktu mengikuti kondisi pasar, namun adanya praktik bisnis yang tidak adil dapat menghambat persaingan.

Beberapa monopoli terkadang memang sengaja dibuat untuk mencari keuntungan dengan kecurangan. Seperti contohnya praktik kolusi, merger, akuisisi, dan pengambil alihan dengan cara yang tidak sportif.

Kolusi sendiri bisa melibatkan dua atau lebih pihak untuk bersekongkol agar mendapatkan keuntungan pasar, melalui penetapan harga atau kenaikan harga yang terkoordinasi dengan sangat baik dan terstruktur.

Dengan demikian, akan ada hambatan bagi perusahaan baru untuk memenuhi kebutuhan pasar sehingga terjadi monopoli alamiah. Hal ini senada dengan yang disebutkan oleh Ari Sudarman berikut ini:

  • Produsen memiliki lebih dari satu sumber daya yang dibutuhkan dan merahasiakannya, atau memegang pengetahuan tertentu tentang teknik produksi yang tidak diketahui oleh orang lain.
  • Produsen yang melakukan monopoli punya hak paten untuk setiap output yang dihasilkan.
  • Produsen mendapatkan perizinan khusus oleh pemerintah. Dalam hal ini, pemerintah menunjuk perusahaan tertentu sebagai produsen sekaligus penyalur tunggal produk atau jasa tertentu. Akan tetapi, perusahaan tersebut berjalan dibawah hukum pemerintah pada aspek tertentu dalam praktik operasinya. Pemerintah juga menetapkan tarif, tujuannya agar mencegah masuknya barang sejenis dari luar negeri.
  • Ukuran pasar terlalu kecil untuk dilayani lebih dari satu perusahaan. Contoh pasar yang hanya dapat dilayani oleh satu perusahaan skala produksi optimum adalah perusahaan transportasi, listrik, dan komunikasi.
  • Produsen menerapkan limit pricing policy, yaitu kebijakan penetapan harga sampai tingkat yang paling rendah. Kebijakan ini digunakan untuk mencegah perusahan baru tidak ikut menembus pasar.
  • Untuk mencari keuntungan, produsen membutuhkan produksi dalam skala besar atau disebut dengan economic scale. Sehingga, perusahaan baru sulit memasuki pasar.

Alasan Monopoli Alamiah Diizinkan dan Contohnya

Monopoli alamiah diizinkan ketika perusahaan dapat menjadi pemasok produk atau jasa dengan biaya lebih rendah dari pesaing potensial, dan kapasitas volume yang dapat melayani seluruh pasar.

Monopoli alamiah menggunakan sumber daya industri yang terbatas secara efisien untuk menawarkan harga rendah kepada konsumen. Hal ini menguntungkan dalam berbagai situasi pada monopoli alamiah.

Seperti contohnya, ada industri utilitas adalah suatu monopoli alamiah. Monopoli utilitas menyediakan air, listrik, gas alam, dan minyak yang dipasok ke seluruh wilayah negara. Biaya awal yang dibutuhkan untuk mendirikan pabrik ulititas dan distribusi produk sangat besar. Sehingga, biaya modal menjadi pencegah kuat bagi pesaing potensial.

Selain itu, masyarakat dapat mengambil manfaat dari monopoli alamiah oleh perusahaan utilitas tersebut. Contoh perusahaan yang termasuk kategori monopoli alamiah seperti tiang listrik dan pipa air karena memerlukan beberapa distribusi untuk setiap pesaing. Selain itu, industri ini diatur untuk memastikan konsumen mendapatkan harga yang adil dan pelayanan tepat.

Contoh lain monopoli alamiah adalah perusahaan kereta api. Industri ini disponsori oleh pemerintah, dengan kata lain monopoli yang dilakukan mendapat izin karena memberikan efisiensi untuk kepentingan publik dan akan terus dikembangkan. Mengingat sumber daya yang dibutuhkan industri perkeretaapian meliputi tanah untuk jalur kereta, stasiun kereta api, bahan bakar, dan lainnya.

Contoh monopoli alamiah yang lebih modern adalah platform media sosial, mesin pencarian internet, dan ritel online. Perusahaan seperti Facebook, Google, dan Amazon telah membangun monopoli alami untuk berbagai layanan online karena sebagian besar. keuntungan penggerak pertama. Berbeda dengan utilitas tradisional, beberapa negara belum memiliki aturan hukum untuk monopoli alami.

Regulasi Monopoli Alamiah

Perusahaan yang memiliki monopoli alamiah biasanya dapat mengeksloitasi manfaat dengan membatasi pasokan barang, menaikkan harga, atau memanfaatkan kekuasaan dengan cara lain. Sebagai contoh, perusahaan ulilitas yang berusaha meningkatkan tarif listrik untuk mengakumulasi keuntungan yang lebih besar kepada pemilik atau eksekutif.

Contoh lain, platform layanan internet dapat menggunakan kekuatan monopoli atas informasi, interaksi online, dan lainnya untuk dijual pada pihak lain. Peraturan tentang monopoli alamiah dibuat untuk melindungi publik dari penyalahgunaan.

Tapi sayangnya, monopoli alamiah yang berjalan di bawah hukum dan beresiko terhadap penyalahgunaan, tetap diizinkan selama industri tersebut memberikan layanan untuk publik.

Operator umum biasanya diminta untuk memberikan akses secara terbuka tanpa membatasi pasokan ataupun mendeskriminasi pelanggan. Sebagai imbalannya diizinkan untuk beroperasi sebagai monopoli, serta diberi perlindungan dari pertanggungjawaban atas potensi penyalahgunaan oleh pelanggan.

Seperti contohnya, perusahaan telepon rumah yang melayani setiap rumah tangga di wilayah masing-masing dengan tanpa membeda-bedakan, baik dari isi percakapan maupun cara berbicara. Jika tidak demikian perusahaan tidak akan bertanggung jawab jika ada pelanggan yang menggunakan layanan untuk telepon iseng.

Dalam beberapa kasus, monopoli diizinkan oleh pemerintah dan ada badan pengatur di setiap wilayah yang berfungsi sebagai pelindung publik. Utilitas biasanya diatur oleh departemen atau komisi yang dikelola oleh negara.

Misalnya, Departemen Transportasi A.S bertanggung jawab secara luas untuk keselamatan perjalanan dengan jalur kereta api. Sedangkan departemen Energi A.S bertanggung hawab atas industri minyak dan gas alam.

Contoh Monopoli alamiah Potensial

Pembuatan pesawat terbang, meskipun saat ini termasuk dalam duopoli tapi mendekati monopoli alamiah. Industri ini membutuhkan biaya tetap yang sangat tinggi terkait pembuatan pesawat dengan skala global dan membutuhkan dua produsen utama sebagai pendukung.

Platform digital, di beberapa negara Uber merajai taksi online yang dapat dipesan secara online. Biaya tetap tidak terlalu tinggi, tetapi perusahaan memberikan manfaat dominan seperti ekonomi jaringan, peningkatan ekonomi, dan harga rata-rata lebih rendah.

Layanan bus di wilayah tertentu, jumlah perusahaan bus di suatu daerah cenderung menetapkan biaya relatif lebih tinggi. Akan tetapi, memberikan layanan yang praktis dan efisien seperti duplikasi layanan, kemacetan di masa puncaknya, pasokan terlalu banyak pada saat tidak sibuk. Namun, di beberapa kota memiliki lebih dari satu layanan bus, hal ini dapat dikatakan sebagai kompetisi, namun juga dapat disebut dublikasi.

Lalu perusahaan gas dapat dikatakan sebagai monopoli alamiah pada tahap distribusi. Hal ini karena ada beberapa perusahaan yang menggunakan satu jaringan nasional. Akan tetapi di tahap ritel kemungkinan memiliki banyak persaingan.

Keuntungan Monopoli Alamiah

Sekilas bila terjadi monopoli memang sangat menakutkan. Tetapi nyatanya ada beberapa keuntungan dari sana:

  1. Kemudahan Akses Pasar

Perusahaan yang mempraktikkan monopoli alamiah memiliki kebebasan dan kemudahan untuk keluar masuk pasar. Rendahnya hambatan ini memberikan peluang perusahaan baru untuk masuk dan turut meramaikan persaingan.

Kemudahan keluar masuk ini digunakan untuk memastikan tidak ada produsen tunggal yang mendominasi dan menggunakan kekuasaan untuk mengeksploitasi konsumen.

Akan tetapi, adanya kebebasan keluar masuk ini membuat persaingan semakin ketat. Kondisi ini bisa menjadi cambuk bagi perusahaan yang bermain di pasar monopolistik, sehingga perusahaan tersebut dituntut untuk terus berkreasi dan berinovasi dalam menciptakan produk atau jasa yang mengutamakan mutu dan kualitas.

  1. Mendapatkan Hak Cipta, Paten, Merk

Keuntungan lain dari praktik monopoli alamiah adalah perusahan mendapat hak cipta, hak paten, dan hak merk. Hak cipta merupakan sebuah perlindungan yang diberikan kepada perusahaan yang menghasilkan suatu produk atau jasa yang memiliki guna dan bermanfaat untuk masyarakat luas.

Hak cipta juga dapat dikatakan sebagai hak khusus yang diberikan untuk perusahaan untuk mengumumkan serta memperbanyak produk atau jasa yang diciptakan.

Sedangkan hak paten tidak jauh berbeda dengan hak cipta, hak khusus yang diberikan untuk perusahaan dalam penyempurnaan proses dan hasil produksi. Hak paten digunakan untuk melindungi produk atau jasa yang diciptakan agar tidak ditiru oleh pihak lain tanpa izin. Jadi, produk yang dihasilkan oleh suatu perusahaan memiliki hak perlindungan.

Produk atau jasa yang diciptakan oleh perusahaan pasti memiliki merk. Perusahaan yang memiliki monopoli alamiah mendapat hak merk. Tujuan untuk membedakan dengan produk milik perusahaan lain. Naman dan tanda brand yang sudah terdaftar di Direktorat Jenderal Paten atau Direktorat Merk dan Hak Cipta tidak dapat ditiru oleh pihak lain.

Terakhir, perusahaan yang memiliki monopoli alamiah tidak memiliki kompetitor. Itu artinya, pertentangan yang disebabkan oleh persaingan di pasar dapat berkurang. Jika monopoli dipegang oleh badan usaha milik negara, maka akan lebih mudah menciptakan kebutuhan yang adil dan merata.

Kekurangan Pasar Monopoli Alamiah

Memang ada banyak keuntungan dari terjadinya praktek pasar monopoli alamiah. Tetapi sisi kekuranganya juga tidak sedikit. Diantaranya:

  1. Tercipta Pasar Gelap

Salah satu kekurangan dari praktik monopoli alamiah adalah memicu terciptanya pasar gelap atau transaksi ilegal. Pasar gelap menanggung akomodasi konsumen untuk barang yang sama dengan harga yang sangat murah.

Hal ini karena barang yang ditawarkan di pasar monopoli dianggap terlalu malah terutama bagi masyarakat golongan menengah ke bawah. Selain itu, barang cenderung sulit didapatkan.

  1. Terjadi Eksploitasi

Pasar monopoli alamiah beresiko terjadi ekspolitasi baik perusahaan maupun penjual. Hal ini dapat terjadi karena perusahaan atau penjual menetapkan harga yang relatif tinggi dibandingkan harga marginalnya.

Sehingga, calon konsumen harus membayar produk atau jasa tersebut dengan harga yang jauh lebih tinggi. Kondisi ini menyebabkan pekerja mendapat upah kerja lebih rendah. Tidak sebanging dengan beban kerja yang tinggi.

  1. Terjadi Ketidakadilan

Praktik monopoli alamiah dapat menyebabkan ketidakadilan yang dilakukan oleh perusahaan kepada konsumen. Hal ini terjadi karena perusahaan memiliki kekuatan yang mutlak. Di pasar monopoli jenis ini juga memungkinkan terjadinya ketidakadilan terhadap para produsen yang menawarkan produk serupa di pasar tersebut.

  1. Pemborosan

Pemborosan sering kali dilakukan oleh perusahaan yang memonopoli pasar. Biasanya, perusahaan cenderung tidak memperhatikan efisiensi pada kegiatan produksi. Hanya fokus pada produksi skala besar dan bagaimana produk tersebut harus laku terjual. Sehingga, biaya cenderung membengkak pada proses produksinya.

Dalam hal ini konsumen yang mengandalkan produk atau jasa yang dipasarkan dalam perdagangan monopoli tidak dapat meminta lebih. Konsumen harus menerima keputusan dari perusahaan. Apabila harga melonjak naik, konsumen harus tetap membeli dengan harga tinggi. Meskipun sebagian besar perusahaan disponsori oleh pemerintah, tidak menutup kemungkinan hal seperti ini dapat terjadi.

Seperti contohnya perusahaan bahan bakar minyak, ketika bahan baku berkurang dan sulit didapat menyebabkan harga jual menjadi dua kali lipat lebih mahal. Sedangkan hampir semua orang membutuhkan bahan bakar untuk beraktivitas.

Pasar monopoli tertentu, perusahaan tetap membutuhkan biaya untuk bertahan dalam persaingan seperti iklan dan insentif. Biasanya strategi promosi yang dilakukan tidak tepat sasaran sehingga banyak biaya yang terbuang sia-sia. Biaya intensif seperti memberikan diskon juga membutuhkan anggaran tambahan.

Artikel Terkait

Demikianlah artikel tentang apa itu monopoli alamiah (natural monopoly), semoga bermanfaat bagi Anda semua.



Apa Beda Monopoli dan Oligopoli?
Apa itu Aset Goodwill?
Apa itu CAPEX?
Mengenal Asuransi Mobil Garda Oto, Asuransi dari Astra Motor
2 Tipe Pemimpin Perusahaan: Teori X dan Teori Y
Deretan Ide Bisnis yang Punya Prospek Bagus Saat New Normal
5 Fungsi Elemen Manajemen
Membandingkan Asuransi Mobil TLO VS All Risk, Apa Untung dan Ruginya?
Apa Efek Resesi?
Pengaruh Inflasi Terhadap Uang


Bagikan Ke Teman Anda