Kami menyediakan berbagai simulasi kredit, dari kredit mobil, kredit rumah, kpr, kartu kredit dan lain-lain. Simulasi pinjaman bisa juga dilakukan di sini.

Mengapa Financial Management (Manajemen Keuangan) Harus Diajarkan di Sekolah

Aljabar yang menjadi salah satu pelajaran di sekolah memang bisa mengajarkan pada anak anak tentang logika dasar. Namun sebenarnya, bagaimana menciptakan sebuah anggaran juga sangat penting untuk dilakukan.

Meski aljabar sangat membantu untuk masuk ke sebuah perguruan tinggi, namun mengetahui keuangan pribadi dengan baik sebenarnya juga sangat membantu mereka untuk persiapan diri ketika masuk kuliah.

Menambahkan kursus management keuangan pribadi dalam kurikulum sekolah menengah bisa memudahkan transisi ke masa dewasa para siswa. Agar bisa lebih paham, berikut kami berikan alasan penting kenapa Manajemen Keuangan harus diajarkan di sekolah.

1. Manajemen Keuangan Merupakan Keterampilan untuk Dipelajari

Anggapan jika semua orang tua bisa mengajarkan anak anak tentang cara mengelola uang sebenarnya tidak sepenuhnya benar. Ada lebih dari 50% orang tua yang memiliki kartu kredit membuktikan jika mereka sampai terlilit hutang besar karena penggunaan kartu kredit tersebut.

Hal ini memperlihatkan jika sebagian besar rumah tangga juga tidak mampu mengelola keuangan mereka dengan baik dan bahkan terlalu berlebihan. Untuk itulah Manajemen Keuangan sebetulnya harus diajarkan di sekolah agar pengetahuan anak tentang cara mengatur keuangan mereka bisa diperoleh dari sumber yang benar.

2. Belajar Manajemen Keuangan Lebih Cepat Bisa Memberikan Hasil Lebih Baik

Semakin cepat seorang anak mempelajari tentang dasar keuangan seperti di sekolah, maka hasilnya juga tentu lebih baik. Para siswa nantinya akan bisa memahami tentang nilai penganggaran yang baik sehingga bisa merencanakan keuangan mereka sejak dini.

Pengajaran tentang Manajemen Keuangan akan membantu para siswa untuk mengerti tentang konsep konsep keuangan lebih efektif sehingga akan sangat membantu mereka untuk mengatur keuangan untuk masa sekarang khususnya untuk masa depan mereka agar bisa berjalan dengan baik.

3. Mendefinisikan Literasi Keuangan pada Anak

Literasi keuangan adalah kemampuan untuk memakai pengetahuan dan juga keterampilan dalam membuat keputusan pengelolaan uang yang efektif. Matematika yang diajarkan di sekolah memang menjadi bagian dari literasi keuangan.

Akan tetapi Manajemen Keuangan akan lebih membuka pengetahuan anak tentang penggunaan kartu kredit dan bagaimana cara yang bisa mereka lakukan agar terhindar dari lilitan hutang di masa depan sekaligus memahami tentang transaksi keuangan khususnya membuat keputusan tentang keuangan yang baik.

Manajemen Keuangan ini bisa diajarkan pada siswa sebagai bagian dari mata pelajaran lain sama seperti matematika, sejarah dan lainnya atau juga bisa dengan membuat modul perencanaan keuangan untuk sekolah menengah yang tidak terlalu rumit.

4. Mempersiapkan Hidup Mandiri untuk Anak

Mengajarkan Manajemen Keuangan di sekolah sedini mungkin akan sangat membantu mempersiapkan kehidupan mandiri pada anak anak ketika mereka dewasa. Anak anak nantinya akan dapat membuat keputusan keuangan yang baik, belajar bagaimana cara untuk membayar hutang atau bahkan menghindari agar jangan sampai berhutang.

Setiap siswa nantinya akan belajar untuk mengontrol keuangan dan kredit mereka dan lebih cenderung memilih untuk menabung sehingga bisa membayar kebutuhan mereka tanpa menggunakan kartu kredit sekaligus menyisihkan uang mereka untuk rekening pensiun.

5. Memberikan Fondasi Ekonomi untuk Masa Depan

Pengajaran Manajemen Keuangan atau pengaturan keuangan di sekolah juga akan memperkuat fondasi perekonomian anak di masa depan. Dengan pengajaran ini, nantinya mereka bisa menjaga keseimbangan tabungan mereka, menyelesaikan permohonan pinjaman dan juga belajar tentang prinsip prinsip dasar uang seperti contohnya suku bunga.

Tanpa adanya pengajaran tentang Manajemen Keuangan tersebut, maka siswa tidak akan mengerti tentang betapa pentingnya mengelola keuangan dan akhirnya tergoda untuk membeli berbagai barang di internet dan tidak dapat menghemat uang yang mereka miliki.

6. Membantu Anak Memecahkan Konsep Ekonomi Dasar

Umumnya siswa tidak mengerti tentang apa itu perbedaan dari saham dan obligasi dan fungsi keuangan lainnya seperti bagaimana cara kerja kartu kredit dan akumulasi hutang. Manajemen Keuangan ini sangat penting untuk mengajarkan pada siswa tentang status keuangan mereka secara substansial.

Mereka nantinya bisa mengerti jika kartu kredit merupakan cara mereka untuk membeli sesuatu barang dengan mudah dan membayar pembelian tersebut di kemudian hari. Manajemen Keuangan juga akan mengajarkan tentang akumulasi hutang yang bisa mempengaruhi skor kredit seseorang dan ini bisa menambah bunga semakin tinggi sehingga semua hal tersebut akhirnya bisa mereka hindari ketika dewasa nanti.

7. Mengajarkan Tanggung Jawab pada Anak

Manajemen Keuangan juga akan membantu siswa untuk mengajarkan arti sebuah tanggung jawab karena masalah keuangan kemungkinan besar tidak akan didapatkan anak anak dari rumah sehingga mereka tidak sadar tentang betapa pentingnya pengelolaan uang tersebut dan akhirnya mereka tidak dapat berhemat, memperbesar pengeluaran dan akumulasi kredit yang macet.

Dengan pengajaran Manajemen Keuangan pada anak di sekolah, maka nantinya mereka bisa lebih bertanggung jawab tentang pengelolaan keuangan mereka dengan tepat. Siswa nantinya juga akan lebih mandiri dan bisa mengurangi segala beban tentang keuangan ketika dewasa.

8. Mencegah Pengeluaran Impuls

Masa anak anak sangat rentan dengan godaan yang besar. Hanya dengan beberapa menit di internet saja, mereka sudah bisa melihat begitu banyak mainan yang mereka inginkan dan akhirnya tergoda untuk memiliki barang barang tersebut.

Manajemen Keuangan yang diajarkan di sekolah nantinya bisa mencegah mereka untuk melakukan pengeluaran impuls dan akhirnya bisa lebih berhemat sejak dini. Dengan ini, maka kehidupan dewasa mereka tidak akan terlibat dengan utang kredit yang semakin meningkat. Pengajaran yang dimulai dari anak anak ini tentunya sangat efektif untuk mencegah pengeluaran berlebihan dan nantinya juga akan terus berlanjut hingga mereka beranjak dewasa.

9. Membantu Anak agar Bisa Mulai Lebih Awal

Tidak semua siswa memulai karir mereka di sekitar usia 30 tahun. Jika mereka sudah bisa belajar tentang arti penting dari menabung dan berinvestasi di sekolah menengah atau perguruan tinggi lewat pengajaran Manajemen Keuangan, maka akan mendorong mereka agar bisa mulai lebih awal dan bekerja lebih keras lagi untuk memulai pekerjaan mereka dibandingkan dengan membuang waktu dengan cara menghabiskan uang tanpa alasan yang jelas dan tidak bermanfaat.

Artikel Terkait

Demikianlah artikel tentang alasan financial management (manajemen keuangan) harus diajarkan di sekolah, semoga bermanfaat bagi Anda semua.



Inilah Beberapa Pelajaran yang Tidak Didapat di Sekolah Bisnis
Pelajaran dari Krisis di Zimbabwe
Ambil Pelajaran dari Krisis di Venezuela
Cara Mencari Uang Jajan Tambahan untuk Anak Sekolah
Hal-hal Berikut Seharusnya Diajarkan di Sekolah
Pelajaran Apa yang Akan Diperoleh di Sekolah Bisnis?
Financial Skill yang Harus Dipelajari di Sekolah
Ajaran Hidup yang Bisa Kita Ambil Hikmahnya
Pelajaran dari Dunia Korporat yang Bisa Dipetik
Ajarkan Anak Keterampilan Penting Ini, Keterampilan yang Tidak Diperoleh di Sekolah


Bagikan Ke Teman Anda