Kami menyediakan berbagai simulasi kredit, dari kredit mobil, kredit rumah, kpr, kartu kredit dan lain-lain. Simulasi pinjaman bisa juga dilakukan di sini.

Orang-orang yang Bertanggung Jawab Karena Menyebabkan Krisis Ekonomi

Krisis ekonomi merupakan salah satu topik yang menarik untuk diulas. Fenomenanya yang besar dan dampaknya yang mampu membuat seluruh dunia kalang kabut selalu menarik untuk diulas. Siapa sangka ada orang-orang yang bertanggung jawab dan menyebabkan krisis ekonomi. Lantas, siapa saja orang-orang tersebut? Berikut ini penjelasannya.

1. Charles Ponzi

Charles Ponzi lahir dan dibesarkan di Italia pada 3 Maret tahun 1882. Ia memiliki nama asli Carlo Pietro Giovanni Guglielmo Tebaldo Ponzi. Ia juga mmiliki beberapa nama alias yaitu meliputi Charles Ponci, Carlo, dan Charles P. Bianchi.

Ia mulai dikenal pada 1920-an sebagai penipu di Amerika Utara karena skema menghasilkan uang. Dia menjanjikan keuntungan 50% kepada klien dalam waktu 45 hari atau laba 100% dalam waktu 90 hari, dengan membeli kupon balasan pos diskon di negara lain dan menebusnya dengan nilai nominal di Amerika Serikat sebagai bentuk arbitrase.

Pada kenyataannya, Ponzi membayar investor sebelumnya menggunakan investasi dari investor yang akan datang. Meskipun jenis skema investasi curang ini pada awalnya tidak ditemukan oleh Ponzi, skema ini menjadi sangat identik dengannya sehingga sekarang disebut sebagai skema Ponzi.

Bahkan hingga sekarang, banyak penipuan yang sama dengan skema Ponzi itu sendiri. Dengan kata lain, Charles Ponzi seolah memberi inspirasi jenis penipuan dalam dunia ekonomi.

Akibat ulahnya, Charles Ponzi pernah menjalani hukuman tiga setengah tahun di penjara federal. Kemudian ia dibebaskan dengan jaminan. Menjelang akhir hidupnya, Charles Ponzi menghabiskan tahun-tahun terakhir hidupnya dalam kemiskinan.

Kadang-kadang ia bekerja sebagai penerjemah. Kesehatannya memburuk dan pada tahun1941. Serangan jantung membuatnya sangat lemah. Penglihatannya mulai memburuk hingga akhirnya pada tahun 1948 ia hampir buta total. Pendarahan otak melumpuhkan kaki dan lengan kanannya.

Dia meninggal di rumah sakit amal di Rio de Janeiro, Rumah Sakit São Francisco de Assis dari Universitas Federal Rio de Janeiro pada 18 Januari 1949.

2. Bernie Madoff

Memiliki nama asli Bernard Lawrence Madoff, Bernie Madoff lahir pada 29 April 1938. Bernie Madoff merupakan seorang mantan pembuat pasar, penasihat investasi, dan pemodal Amerika yang saat ini menjalani hukuman penjara federal untuk pelanggaran yang terkait dengan penipuan berskema Ponzi besar-besaran.

Pelanggaran tersebut bahkan merupakan skema Ponzi terbesar dalam sejarah dunia dan penipuan keuangan terbesar dalam sejarah AS. Jaksa memperkirakan penipuan tersebut bernilai  64,8 miliar dollar AS berdasarkan jumlah di akun 4.800 klien Madoff pada 30 November 2008.

Skema yang digunakan Bernie Madoff adalah ia memikat investor dengan menjamin pengembalian yang luar biasa tinggi. Skema ponzi dijalankan oleh operator pusat yang menggunakan uang dari investor baru yang masuk untuk membayar pengembalian yang dijanjikan ke investor yang lebih lama.

Hal tersebut membuat operasi tampak menguntungkan dan sah, meskipun tidak ada keuntungan aktual yang dibuat. Sementara itu, orang di belakang skema mengantongi uang ekstra atau menggunakannya untuk memperluas operasi.

Untuk menghindari terlalu banyak investor mengambil kembali keuntungan mereka, skema Ponzi mendorong para investor untuk tetap berinvestasi dengan harapan akan mendapatkan lebih banyak uang.

Strategi investasi yang digunakan dalam skema cenderung tidak jelas dan rahasia, yang mana menurut skema hal tersebut untuk melindungi bisnis mereka. Dalam skema yang dijalankan, Bernie Madoff memberi tahu investor berapa banyak uang yang mereka hasilkan secara berkala, tanpa benar-benar memberikan pengembalian nyata.

Meskipun banyak laporan kepada SEC tentang kecurigaan skema Ponzi  terhadap Bernie Madoff, penipuan yang dijalankan oleh Bernie Madoff berhasil tidak terdeteksi selama beberapa dekade.

Hal tersebut dikarenakan Bernie Madoff adalah anggota yang berpengalaman dan aktif dalam industri keuangan. Dia menjalankan perusahaan pembuat pasarnya sendiri pada tahun 1960 dan membantu meluncurkan pasar saham Nasdaq. Dia duduk di dewan Asosiasi Pedagang Efek Nasional dan memberi nasihat kepada Komisi Sekuritas dan Bursa.

3. Agustus Heinze

Agustus Heinze memiliki nama asli Fritz Augustus Heinze dan lahir di Brooklyn, New York pada 5 Desember 1869. Ayahnya bernama Otto Heinze merupakan seorang imigran Jerman yang kaya.

Augustus muda dididik di Jerman sebelum ia kembali ke Amerika Serikat untuk belajar di School of Mines di Columbia University. Ia merupakan salah satu dari tiga Raja Tembaga Butte, Montana, bersama dengan William Andrews Clark dan Marcus Daly.

Ia merupakan orang yang cerdas, karismatik, dan licik, dan juga dipandang sebagai pahlawan terutama oleh banyak warga Montana.

Dia menghasilkan jutaan dolar dari tambang tembaga Butte, Montana, pada saat dia berusia 30 tahun. Ia juga mengalahkan setiap upaya para pesaing untuk mengeluarkannya dari bisnis.

Setelah menolak tawaran Standard Oil senilai $ 15 juta untuk kepemilikan tembaga, Agustus Heinze tiba di New York pada tahun 1907 dengan uang tunai sebesar $ 25 juta. Ia bertekad untuk bergabung dengan pemain seperti J. P. Morgan dan John D. Rockefeller sebagai pemain utama dalam dunia keuangan.

Namun, pada akhir tahun, Raja Tembaga hancur dan rencananya untuk menyudutkan saham United Copper Co. menyebabkan salah satu krisis keuangan terburuk dalam sejarah Amerika, yaitu kepanikan tahun 1907.

Kepanikan tahun 1907 menyebabkan terciptanya Sistem Cadangan Federal pada tahun 1913 untuk memberi pemerintah mekanisme untuk mencegah kepanikan perbankan. Augustinus Heinze didakwa melanggar hukum perbankan.

Namun ia beruntung dan akhirnya dibebaskan. Ia menikah dengan seorang aktris, Bernice Henderson, pada tahun 1910.Setelah keduanya memiliki seorang putra yang diberi nama Fritz Augustus Heinze, Jr, mereka bercerai pada tahun 1912. Agustus Heinze kemudian meninggal pada tanggal 4 November 1914.

4. Jay Gould

Jay Gould atau Jason Gould lahir pada 27 Mei 1836 dan meninggal pada 2 Desember 1892. Ia merupakan pengembang dan spekulator kereta api Amerika terkemuka. Dia telah digambarkan sebagai salah satu baron perampok yang kejam dari Zaman Gilded, yang keberhasilannya dalam bisnis menjadikannya salah satu orang terkaya di masanya.

Jay Gould merupakan salah satu orang yang bertanggung jawab atas femomena Black Friday.  Bersama mitranya, James Fisk, pada Bulan Agustus 1869, mereka mulai membeli emas dalam upaya untuk memojokkan pasar emas di New York Gold Exchange.

Upaya tersebut mereka lakukan dengan harapan kenaikan harga emas akan meningkatkan harga gandum sehingga petani barat akan menjual dan menyebabkan sejumlah besar pengiriman roti ke arah timur. Hal tersebut nantinya akan meningkatkan bisnis pengiriman untuk Erie Railroad.

Selama masa tersebut, Jay Gould menggunakan kontak dengan saudara ipar Presiden Ulysses S. Grant, Abel Corbin, untuk mencoba mempengaruhi presiden dan Sekretaris Jenderal Horace Porter.

Black Friday sendiri merupakan istilah yang merujuk pada peristiwa 24 September 1869. Pada hari itu, keriuahan atas emas telah mencapai puncaknya. Massa dan wartawan telah berkumpul di Wall Street.

Harga emas telah ditutup pada hari sebelumnya pada harga $ 144 ½, tetapi tak lama setelah perdagangan dilanjutkan butuh lompatan luar biasa ke $ 160. Tidak menyadari bahwa permainan akan segera naik, James Fisk terus membeli seperti orang gila dan menyombongkan diri bahwa emas akan segera mencapai $ 200.

Di Washington, D.C., Ulysses S. Grant memutuskan untuk menghancurkan Jay Gould dan James Fisk di pasar emas. Sesaat sebelum tengah hari, ia bertemu dengan Menteri Keuangan George Boutwell, yang telah mengikuti kekacauan melalui telegraf.

Setelah percakapan singkat, Grant memerintahkan Boutwell untuk membuka brankasnya dan membanjiri pasar. Beberapa menit kemudian, Boutwell mengirim kabar ke New York dan mengumumkan bahwa Departemen Keuangan akan menjual emas senilai $ 4 juta pada hari berikutnya.

Kabar tersebut mengejutkan Wall Street.  Dalam beberapa menit, harga emas yang naik turun dari $ 160 menjadi $ 133. Pasar saham ikut terjun, menjatuhkan 20 persen poin penuh dan membangkrutkan atau menimbulkan kerusakan parah pada beberapa perusahaan Wall Street yang paling terhormat.

Ribuan spekulan dibiarkan hancur secara finansial, dan setidaknya satu bunuh diri. Perdagangan luar negeri terhenti. Petani mungkin paling merasakan tekanan, dengan banyak yang melihat nilai panen gandum dan jagung mereka turun 50 persen.

5. Nero Caesar

Nero Caesar merupakan nama lain dari Kaisar Julio-Claudian terakhir dari nama Roma. Nero merupakan kaisar yang keji.

Nero berencana membunuh ibunya dengan meruntuhkan langit-langit kamarnya dan membuat kapalnya tenggelam sebelum akhirnya mengirim seorang pembunuh untuk menyelesaikan pekerjaan dengan belati.

Dia menyimpan Locusta peracun terkenal di punggawa, berpartisipasi dalam perlombaan kereta dan kompetisi puisi di mana dia menyuap para hakim untuk menjadikannya pemenang, dan melemparkan pesta pora di mana dia mengenakan kulit serigala dan berbusa di mulut, mencakar dan menampar tamunya.

Kisah keji yang paling terkenal dari Nero Caesar adalah kisah tentang ia yang membumihanguskan Roma. Saking kejinya, ia bahkan diisukan memainkan kecapi saat dia menonton kobaran api dan menyanyikan sebuah lagu tentang kehancuran Troy.

Sementara sepuluh persen Roma menjadi abu dan ribuan orang telah kehilangan semua harta benda mereka, rencana pembangunan kembali kota Nero pasca-kebakaran secara kebetulan memasukkan istana baru yang mewah untuk dirinya sendiri. Istana tersebut terhampar pada ratusan hektar dan ditutup dengan patung emas kolosal dirinya sendiri.

Untuk membayarnya, ia memberlakukan upeti di provinsi-provinsi, sehingga menyebarkan kehancuran finansial. Kebijakan-kebijakan tersebut merendahkan nilai mata uang emas dan perak Romawi dan kandungan logam mulia yang sebenarnya dalam setiap koin dipotong sebesar 12 hingga 15 persen.

Secara keseluruhan, perkiraan konservatif untuk nilai perbendaharaan Romawi yang dihabiskannya adalah sekitar $ 4 miliar jika dikalkulasikan pada zaman sekarang.

6. Mansa Munsa

Mansa Munsa merupakan Mansa atau Raja kesepuluh dari Kekaisaran Mali Afrika Barat. Ia memerintah Kekaisaran Mali pada abad ke-14. Ia juga merupakan pemimpin militer yang sukses yang mampu merebut 24 kota.

Mansa Musa dulunya merupakan  penasihat kerajaan. Dia menjadi raja ketika penguasa sebelumnya melakukan ekspedisi untuk menyeberangi lautan dan tidak pernah kembali.

Mansa Munsa merupakan seorang muslim. Karena ketaatannya, pada tahun 1324 ia menjalankan kewajibannya untuk memunaikan haji di Mekah. Mali merupakan negara yang kaya akan sumber daya, terutama emas.

Bahkan salah satu gelar Mansa Munsa adalah “Tuan Pertambangan Wangara”. Karena emas yang melimpah, rombongan Mansa Munsa saat pergi haji terdiri dari 60.000 sahabat, 12.000 budak masing-masing membawa 4 pon emas, dan 80 unta sarat dengan 50 hingga 300 pon emas masing-masing. Lima ratus hamba Musa juga berkuda di depannya, masing-masing membawa tongkat emas seberat 10,5 pound.

Dia memberi pengemis batangan emas besar,membayar terlalu tinggi di pasar-pasar dan memberi tip dengan debu emas. Ia juga dilaporkan memesan sebuah masjid baru yang dibangun untuknya sholat setiap hari Jumat.

Selain itu, ia membuat sumbangan amal formal sebanyak 20.000 ons emas masing-masing di Kairo, Mekah, dan Madinah. Masuknya emas secara instan dan banyak ke Kairo, Mekah, dan Madinah menyebabkan hiperinflasi yang belum pernah terjadi sebelumnya. devaluasi emas yang disebabkan keberangkatan haji Mansa Munsa berjumlah $ 1,5 miliar dalam hitungan uang modern.

Itulah cerita dari orang-orang yang menyebabkan krisis ekonomi pada zamannya. Salah stau kisah yang menarik adalah bahwasanya kedermawanan dari seorang tokoh secara tidak sengaja dapat menyebabkan inflasi di suatu daerah.

Artikel Terkait

Demikianlah artikel tentang orang-orang yang bertanggung jawab karena menyebabkan krisis ekonomi, semoga bermanfaat bagi Anda semua.



Sebagian Besar Orang Sebenarnya Bangkrut! Mengapa?
6 Tip Mempersiapkan Krisis Ekonomi yang Dapat Dicoba
Pelajaran dari Krisis di Zimbabwe
Bagaimana Menjadi Orang yang Penting?
13 Tip Agar Bisnis Kecil UKM Bisa Bertahan Saat Krisis Ekonomi
Cara Menghadapi Orang yang Negatif
Ambil Pelajaran dari Krisis di Venezuela
Ada Apa dengan Krisis Ekonomi di Turki?
Ini Penyebab Krisis Ekonomi Hiperinflasi (Hyperinflation) di Venezuela
Bagaimana Bersiap Menghadapi Krisis Ekonomi


Bagikan Ke Teman Anda