Kami menyediakan berbagai simulasi kredit, dari kredit mobil, kredit rumah, kpr, kartu kredit dan lain-lain. Simulasi pinjaman bisa juga dilakukan di sini.

Panduan Menabung untuk Pendidikan Anak di Masa Depan

Dalam hidup, biaya yang diperlukan untuk berbagai kebutuhan memang akan selalu ada. Salah satu biaya yang memerlukan perencanaan yang matang yaitu biaya untuk anak, mulai dari biaya hidup sampai ke biaya pendidikannya. Untuk itu, kamu harus mulai untuk menabung, termasuk menabung untuk kebutuhan pendidikan anak di masa depan. Tapi bagaimana caranya? Berikut langkah-langkah dan tips menabung untuk pendidikan anak:

1. Langsung memulai untuk menabung

Tidak pernah ada kata terlabat soal urusan menabung. Salah satu tips utama soal tabungan untuk pendidikan anak adalah dengan segera mulai menabung. Kalau perlu sekarang juga. Waktu yang terbaik untuk mulai menabung adalah sekarang, sehingga kamu tidak perlu membuang waktu lagi.

Berapapun jumlah uang yang bisa ditabung untuk pendidikan anak pada saat ini akan membantu kebutuhan kamu di kemudian hari. Menabung adalah kebiasaan baik yang perlu untuk dipupuk sedini mungkin. Untuk itu, memulai kebiasaan menabung sedini mungkin akan lebih baik.

2. Memperhitungkan inflasi yang terjadi

Inflasi merupakan proses meningkatnya harga-harga barang dan jasa secara umum dan terus menerus dalam jangka waktu tertentu. Inflasi merupakan hal yang tidak bisa kita hindari. Oleh karena itu, kita harus memperhitungkan adanya inflasi yang mempengaruhi naiknya harga, termasuk kenaikan biaya hidup sehari-hari dan biaya pendidikan yang akan menjadi semakin mahal.

Gaji kita memang akan meningkat seiring adanya inflasi, namun kita juga harus memperhitungkan apakah peningkatan ini akan bisa menutupi naiknya biaya hidup atau tidak. Jangan-jangan uang yang kita tabung dari sekarang tidak cukup untuk mendidikan anak di masa depan.

3. Membuat riset dan mempelajari faktor-faktor terkait

Jika kamu ingin membuat perencanaan keuangan yang menyeluruh, kamu perlu untuk membuat riset kecil dan mempelajari faktor-faktor yang akan mempengaruhi keuangan kamu. Misalnya kamu bisa coba mencari tahu laju inflasi, biaya sekolah yang ingin kamu tuju, serta biaya-biaya lainnya.

Kamu juga bisa mencoba untuk belajar mengenai investasi dan mengenal jenis-jenis investasi yang ada. Hal ini penting agar kamu bisa melakukan perencanaan dengan didasari ilmu yang cukup.

4. Membuat perkiraan budget

Membuat perencanaan keuangan tidak pernah lepas dari membuat perkiraan budget. Untuk itu, kamu sebaiknya membuat daftar pemasukan yang didapat dibandingkan dengan pengeluaran yang akan terjadi. Kamu bisa mengupdate budget ini setiap tahunnya seiring dengan perubahan yang terjadi. Dengan ini, kamu akan bisa tahu berapa jumlah uang yang bisa kamu keluarkan setiap bulannya dan berapa yang bisa kamu tabung.

5. Membuat daftar aset yang telah dimiliki

Saat membuat perencanaan keuangan, sebaiknya kamu juga membuat list aset yang telah dimiliki. Hal ini akan membantu kamu dalam mengetahui titik di mana kamu berdiri atau status keuangan kamu sekarang. Semakin banyak aset yang kamu miliki, maka semakin banyak harta yang kamu punya. Sebaliknya apabila kamu memiliki hutang atau cicilan yang harus dibayarkan maka akan menambah jumlah pengeluaran dan mengurangi jumlah uang yang bisa kamu tabung nantinya.

6. Menghitung perkiraan biaya pendidikan

Salah satu biaya yang pasti ada dan harus diperhitungkan saat membuat perencanaan keuangan anak yaitu biaya pendidikan. Biaya pendidikan akan sangat mempengaruhi perencanaan keuangan yang kamu buat. Misalnya kalau kamu memutuskan untuk menyekolahkan anak di sekolah swasta atau sekolah negeri. Dua pilihan yang berbeda ini akan menyebabkan adanya pengeluaran di masa depan yang berbeda juga. Untuk itu, perkiraan biaya pendidikan sebaiknya kamu hitung di masa perencanaan awal.

7. Menghindari instrumen investasi dengan return yang rendah

Seperti telah disebutkan sebelumnya, nilai mata uang akan turun dan harga-harga akan meningkat seiring berjalannya waktu akibat adanya inflasi. Untuk itu, kamu juga perlu menginvestasikan sebagian tabungan kamu untuk menjaga nilainya.

Bahkan, jika kamu berhasil memilih instrumen investasi yang tepat, kamu akan mendapatkan timbal balik atau return yang cukup tinggi. Untuk itu, kamu sebaiknya menghindari instrumen investasi dengan return yang rendah. Perencanaan keuangan untuk kebutuhan anak merupakan perencanaan uang jangka panjang, untuk itu akan lebih baik jika kamu menaruhnya di instrumen investasi dengan return yang cukup tinggi.

8. Meningkatkan jumlah tabungan secara perlahan

Agar tabungan kamu bisa cukup untuk memenuhi kebutuhan di masa depan, kamu harus memiliki cukup banyak tabungan. Hal ini karena biaya kebutuhan hidup yang baik akan terus meningkat seiring dengan berjalannya waktu.

Agar tabungan kamu bisa cukup, kamu bisa meningkatkan jumlah tabungan secara perlahan. Cara ini akan membantu kamu untuk menyesuaikan diri secara perlahan sambil membangun kebiasaan menabung yang baik. Peningkatan jumlah tabungan secara perlahan ini nantinya akan terlihat sebagai langkah besar dalam perencanaan keuangan kamu.

9. Mengasuransikan diri

Asuransi merupakan suatu cara yang digunakan untuk melindungi diri kita dan keluarga kita. Untuk itu, jangan sampai lupa untuk mengasuransikan diri. Asuransi penting sebagai persiapan terhadap adanya pengeluaran yang tak terduga dalam jumlah besar.

Oleh karena itu, asuransi juga kerap dinilai sebagai salah satu instrumen investasi yang tepat. Saat sesuatu yang tak terduga terjadi, asuransi ini akan membantu kamu menutupi biaya yang harus dikeluarkan.

10. Menyiapkan dana darurat

Dalam hidup, kita tidak pernah tahu tentang hal apa yang akan terjadi di masa depan. Bisa jadi akan ada pengeluaran yang tak terduga di situasi yang darurat. Meskipun sudah memiliki asuransi, kamu sebaiknya tetap menyiapkan dana darurat untuk pengeluaran besar yang tak terduga. Dana darurat ini misalnya bisa kamu gunakan saat adanya kenaikan biaya sekolah yang tak terduga, adanya bencana atau kecelakaan, dan lain-lain.

Menabung memang sebaiknya dimulai sejak dini, termasuk untuk pendidikan anak. Pendidikan adalah investasi anak di masa depan dan sangat berharga untuk kehidupanya.

Artikel Terkait

Demikianlah artikel tentang panduan menabung untuk pendidikan anak di masa depan, semoga bermanfaat bagi Anda semua.



Mendidik Anak Menjadi Pengusaha? Mengapa Jarang yang Melakukannya?
Langkah-langkah Menabung Semenjak Usia Dini
Mana Tabungan Pendidikan Terbaik? CIMB Niaga, Danamon, atau BNI?
Waspadai Hal-hal Kecil Ini Dapat Menghacurkan Masa Depan
Cara Memersiapkan Anak supaya Jadi Milyuner
15 Cara Terbaik Mengajari Anak tentang Uang
Membuat Anggaran ketika Sedang Bangkrut
Kesalahan Pola Asuh Anak Mengenai Keuangan yang Mungkin Anda Lakukan
Bagaimana Masa Depan Cryptocurrency?
7 Cara Membiasakan Diri Menabung


Bagikan Ke Teman Anda