Kami menyediakan berbagai simulasi kredit, dari kredit mobil, kredit rumah, kpr, kartu kredit dan lain-lain. Simulasi pinjaman bisa juga dilakukan di sini.

Pertanyaan yang Harus Diajukan Ketika Membeli Bisnis Baru

Dengan berbagai keuntungan dan kerugian yang ada, memutuskan untuk membeli bisnis lama yang sudah berjalan memang bukan hal yang buruk. Anda bisa memanfaatkan basis konsumen setia mereka, staf yang sudah terlatih dan berpengalaman, serta harapan untuk meningkatkan arus kas agar lebih lancar.

Manfaat lain membeli bisnis yang sudah berjalan tentu Anda dapat menghemat waktu tanpa memikirkan hal-hal mendasar seperti karyawan, tempat usaha, hingga modal yang cukup. Dengan demikian Anda tinggal fokus pada pengembangan produk dan jasa bisnis saja.

Namun sebelum Anda sampai menandatangani berkas-berkas penting yang menjadikan diri Anda pemilik resmi dari bisnis tersebut, ada beberapa hal yang wajib ditanyakan untuk memastikan apakah bisnis tersebut layak dibeli atau tidak.

Dalam artikel ini, Anda akan menemukan apa saja hal penting yang harus Anda ketahui saat membeli bisnis baru. Ini dia daftarnya.

Pertanyaan untuk Diri Sendiri

Sebelum Anda mempertanyakan egala sesuatu yang berhubungan dengan bisnis atau perusahaan yang ingin dibeli, yakinkan dulu diri Anda. Kenali apa yang Anda inginkan dan butuhkan sehingga keputusan untuk membeli bisnis tersebut tidak akan Anda sesali di kemudian hari.

  1. Mengapa Anda ingin membeli bisnis itu?

Inilah pertanyaan pertama dan terpenting yang harus Anda temukan jawabannya. Bisa rumit, bisa juga sederhana. Alasan Anda membeli bisnis tersebut mungkin saja karena Anda menyukai bidangnya dan memiliki ketertarikan yang besar dengan produk atau jasa yang dijual. Atau mungkin saja karena bisnis tersebut menjanjikan investasi yang menguntungkan serta Anda sudah melalui berbagai perhitungan matang sebelum memutuskan untuk membelinya.

Gali hal ini lebih dalam dan pastikan bahwa bisnis tersebut memang benar-benar sesuai dengan kemampuan Anda. Lakukan riset tentang lokasi bisnis, basis konsumen yang ada, serta reputasi mereka di masyarakat. Boleh saja menyukai bisnis tertentu, tapi jangan sampai menutup mata akan hal lainnya.

  1. Apakah saya akan bahagia menjalankannya?

Membeli bisnis bukanlah sesuatu yang Anda miliki hanya selama satu atau dua hari saja. Anda harus memastikan bisnis tersebut dapat berjalan lancar selama bertahun-tahun ke depan dan Anda bisa mendapatkan banyak keuntungan.

Bahkan meski Anda mempekerjakan manajer operasional yang bisa mengatasi kegiatan sehari-hari, Anda tetap harus terlibat di dalamnya. Ini akan sulit dilakukan jika Anda tidak punya passion sesungguhnya dalam bidang tersebut. Jangan membeli bisnis secara impulsif atau karena keinginan sesaat saja. Anda harus tahu apakah bisnis tersebut akan membuat Anda bahagia dalam menjalankannya.

  1. Apakah saya hanya menginginkan uang dari bisnis ini?

Membeli bisnis tak ubahnya seperti membeli pendapatan yang mungkin bisa berlipat ganda seiring berjalannya waktu. Padahal dalam bisnis, keuntungan bukanlah sesuatu yang pasti. Inilah yang harus Anda pahami. Jika yang Anda inginkan hanyalah uang, maka Anda yang akan Anda temui hanyalah kekecewaan. Pahamilah bahwa kondisi keuangan bisnis Anda tidak pasti, bahkan Anda mungkin mengalami kerugian yang tidak disangka-sangka.

  1. Bagaimana Anda akan membuat bisnis tersebut berhasil?

Meski Anda belum terjun dalam bisnis tersebut, setidaknya Anda pasti sudah punya gambaran tentang bagaimana cara menjalankannya dan tantangan apa saja yang aja dalam industri tersebut.

Rencana Anda dalam membuat bisnis tersebut berhasil mungkin sejalan dengan alasan Anda ingin membelinya. Pastikan Anda memiliki kualitas dan sumber daya yang bisa membuat bisnis Anda berhasil, apalagi jika bisnis tersebut dijual karena alasan finansial.

  1. Apa exit strategy saya?

Tidak ada seorang pun yang ingin bisnisnya gagal. Namun kemungkinan terburuk tetap harus diantisipasi. Ada kemungkinan di masa mendatang Anda ingin menjual kembali bisnis ini atau ingin berhenti mengelolanya. Anda harus tahu apa exit strategy Anda sejak awal sehingga Anda selalu bisa merencakan tindakan di masa depan. Evaluasi bisnis tersebut dan apa saja yang bisa Anda lakukan untuk membuatnya menguntungkan, layak jual, dan kombinasi keduanya.

Pertanyaan Mengenai Bisnis

Setelah Anda yakin dengan diri Anda sendiri, kini saatnya mencari tahu lebih dalam mengenai bisnis yang akan Anda beli. Pertanyaan-pertanyaan berikut ini adalah hal pertama yang harus Anda ketahui sebelum permasalahan lainnya seperti kompetensi karyawan, basis konsumen, hingga kelengkapan hukumnya.

  1. Berapa jumlah modal yang bisa saya akses?

Setelah Anda mengeluarkan uang untuk membeli sebuah bisnis, persoalan tidak berhenti hanya sampai disitu. Anda harus memperhitungkan modal kerja yang dibutuhkan untuk kegiatan sehari-hari seperti biaya sewa, utilitas, gaji karyawan, dan masih banyak lagi. Inilah pentingnya menganalisa arus kas yang ada dan menentukan berapa jumlah uang yang bisa Anda dapatkan untuk semua kegiatan tersebut. Tinjau kembali buku besar dari pemilik saat ini, lalu bicarakan dengan mereka tentang biaya bulanan dan tahunan yang mereka keluarkan.

  1. Berapa nilai bisnis tersebut?

Jika Anda tidak memahami berapa nilai bisnis yang akan Anda beli, sulit bagi Anda untuk mendapatkan penawaran yang bagus. Pemilik sebelumnya pasti mematok harga tinggi untuk bisnis mereka dan dengan memahami nilainya Anda akan bisa memberikan penawaran rasional. Berikut beberapa metode yang bisa diterapkan untuk menganalisa nilai sebuah bisnis, yaitu:

    • Pendekatan pendapatan terkapitalisasi dengan melihat return of investment (ROI)
    • Metode kelebihan pendapatan dengan melihat ROI namun memisahkan pengembalian aset (ROA) dengan pendapatan yang lainnya.
    • Metode aset berwujud dengan melihat nilai bisnis berdasarkan aset-aset yang berwujud.
  1. Apakah permintaan akan barang dan jasa dari bisnis tersebut akan selalu ada?

Pada banyak kasus, seseorang membeli bisnis karena rasa ketertarikan mereka terhadap bidang tersebut tanpa benar-benar memperhitungkan apakah ia bisa menghasilkan uang dalam waktu lama.

Anda harus mempertanyakan apakah barang dan jasa yang dijual oleh bisnis tersebut akan selalu dibutuhkan oleh masyarakat, sehingga permintaan akan terus ada. Jika Anda terjun dalam bisnis yang salah, akan sulit untuk mengembalikan keadaan seperti semula. Pertimbangkan seberapa lama bisnis bisa bertahan dan apakah dapat menjamin penghasilan Anda dalam jangkan panjang.

  1. Adakah lubang dalam keuangan bisnis?

Laporan rekening, laporan laba rugi, serta kontrak-kontrak dengan karyawan dan supplier, perjanjian sewa, dan pengembalian pajak adalah dokumen-dokumen yang harus Anda analisa dengan baik. Namun tergantung pada skala bisnis yang akan dibeli, kelengkapan dokumennya pun tidak sama.

Dalam sebuah bisnis yang kecil, mereka mungkin tidak memliki semua dokumen tersebut, yang membuat Anda harus lebih teliti lagi sebelum memutuskan akan membelinya. Jika perusahaan tidak bsa memberikan dokumen tertentu, hal itu juga bisa mengindikasikan kondisi perusahaan saat itu. Pastikan data yang tertulis dalam dokumen sama dengan data yang ada sebenarnya sehingga tidak ada lubang atau hal lain yang mencurigakan dalam keuangan mereka.

  1. Bisakah saya berbicara dengan pemilik saat ini?

Hal ini merupakan sesuatu yang sama sekali tidak boleh dilewatkan saat akan membeli sebuah bisnis baru. Tidak hanya membicarakan hal-hal seperti harga dan meminta data-data yang Anda, bicaralah tentang hal-hal yang lebih rinci dengan pemilik bisnis saat ini. Tanyakan tentang tantangan-tantangan yang ada dalam industri tersebut, kesulitan apa saja yang harus diatasi, dan masih banyak lagi.

Jangan lupa juga tanyakan yang terpenting: mengapa ia iangin menjual bisnis ini. Berbicara langsung dengan pemilik usaha akan memberikan pengertian yang lebih mendalam tentang kekuatan dan kelemahan bisnis tersebut, sehingga Anda mendapatkan gambaran mengenai strategi apa yang bisa dilakukan untuk mengembangkan bisnis tersebut.

  1. Bisakah saya melihat laporan finansialnya?

Pastikan Anda bisa mengakses laporan keuangan mereka sejak 3 sampai 5 tahun terakhir termasuk pengembalian pajak, perjanjian kontrak, perjanjian sewa, dan lain sebagainya. Lebih bagus lagi jika semua laporan ini telah diaudit oleh firma keuangan yang meyakinkan. Meski mereka menyusun laporan keuangan sendiri, setidaknya pastikan laporan tersebut sudah diperiksa oleh akuntan profesional.

Apabila ternyata laporan keuangan perusahaan tidak diaudit lembaga resmi atau diperiksa akuntan profesional, mintalah izin pada pemilik saat ini untuk melakukan audit secara independen. Dari sikap mereka Anda bisa menilai apakah bisnis ini layak dibeli atau tidak. Jika mereka tidak mengizinkan Anda melakukan audit, mereka mungkin menyembunyikan sesuatu. Dalam kondisi seperti ini, pertimbangkan untuk membatalkan transaksi jual beli tersebut. Lakukan hal ini meski Anda membeli bisnis milik keluarga atau sahabat Anda sendiri.

  1. Apa yang terjadi setelah pembelian?

Masa transisi dari pemilik lama ke pemilik baru bisa menjadi periode yang sulit buat Anda dan usaha yang baru saja dibeli. Meski Anda sudah punya gambaran tentang apa yang ingin dilakukan setelah melakukan pembelian, buatlah perjanjian dengan pemilik lama bahwa ia bersedia membantu Anda melewati proses transisi ini.

Ada baiknya Anda membicarakan dengan karyawan tentang apa yang harus dilakukan setelah akuisisi. Apakah Anda ingin mempertahankan karyawan lama, mengurangi jumlah mereka, atau mengganti semua karyawan dengan yang baru tergantung pada Anda. Biarkan mereka mengajuak pertanyaan yang berkaitan dengan pembelian ini dan apa yang mungkin terjadi di masa depan.

  1. Bagaimana cara meningkatkan penjualan dan keuntungan bisnis?

Seringnya sebuah bisnis atau usaha dijual karena penjualan yang terus menurun. Namun bukan berarti bisnis tersebut tidak memiliki prospek yang baik di masa mendatang. Pengelola bisnis saat ini mungkin tahu bagaimana caranya namun mereka tidak memiliki modal, keahlian, atau bahkan keinginan untuk melakukannya.

Jika Anda berada dalam posisi yang lebih menguntungkan, maka Anda tentunya sudah tahu strategi apa saja yang dapat dilakukan untuk meningkatkan keuntungan perusahaan. Anda mungkin memiliki semua modal yang tidak dimiliki pemilik saat ini untuk mengembangkan bisnis mereka.

  1. Apakah tantangan terbesar dalam industri bisnis yang bersangkutan?

Mungkin sebelum Anda berpikir untuk membeli bisnis tersebut, Anda sudah tahu tantangan apa yang mungkin dihadapi. Atau mungkin juga alasan Anda tertarik untuk membelinya disebabkan oleh tantangan tersebut. Pastikan Anda benar-benar memahami tantangan yang ada di masa depan dan bersiap untuk tantangan lain yang tidak terduga. Hal ini juga bisa ditanyakan pada pemilik sebelumnya yang sudah berpengalaman mengelola bisnis ini jauh sebelum Anda.

  1. Apakah kesuksesan bisnis tergantung pada pemiliknya?

Pemilik perusahaan bisa memberi pengaruh yang besar pada kesukesannya. Terutama dalam bidang hukum dan medis, pemilik saat ini bisa menjadi faktor penentu yang tidak dapat digantikan. Tanyakan pada pemilik sebelumnya apakah mereka berencana berkecimpung di bidang ini meskipun mereka sudah menjual bisnisnya pada Anda. Jika iya, proses transisi Anda bisa menjadi lebih sulit.

Membeli bisnis yang sudah berjalan, jika dipertimbangkan dengan matang, justru bisa mendatangkan keuntungan yang lebih besar. Tetapi pastikan Anda sudah benar-benar memahami seluk beluk bisnis dan industri tersebut sehingga Anda sudah siap untuk menghadapi semua tantangan yang ada. Hal ini harus dipikirkan matang-matang karena Anda membeli bisnis untuk jangka panjang, bukan hanya untuk sesaat saja.

Artikel Terkait

Demikianlah artikel tentang pertanyaan yang harus diajukan ketika membeli bisnis baru, semoga bermanfaat bagi Anda semua.



Cara Mendapatkan Uang Lewat Airbnb
Perbedaan Managemen Bisnis vs Administrasi Bisnis
Cara Membuat Marketing Plan
Memanage Cash Flow Keuangan pada Bisnis Musiman
Saran-saran dalam Berbisnis
Mengapa Orang Pintar Gagal Berbisnis?
Pertanyaan Umum Seputar KPR
5 Alasan Mengapa Bisnis Baru Sering Gagal
Apa itu Days Payable Outstanding (DPO)?
Apa itu Perdagangan Opsi Biner?


Bagikan Ke Teman Anda