Kami menyediakan berbagai simulasi kredit, dari kredit mobil, kredit rumah, kpr, kartu kredit dan lain-lain. Simulasi pinjaman bisa juga dilakukan di sini.

Piutang Kamu Berentet? Tips Menagih Hutang Agar Berhasil

Meminjamkan uang kepada teman atau kerabat terkadang bisa berujung menyebalkan dan merepotkan. Di satu sisi mungkin orang tersebut memang benar-benar dalam kondisi terdesak, sehingga Anda yang memiliki simpanan berlebih merasa berkewajiban membantunya. Sedang di sisi lain, persoalan tagih menagih bisa berbuntut panjang dan tak kunjung selesai. Namun, dalam posisi sebagai teman dekat atau kerabat, tentunya sulit untuk mengeraskan hati dan tidak membantunya sama sekali di saat yang sulit. Tetapi, bukan berarti juga uang yang dipinjamkan boleh berlalu begitu saja. Sangat wajar jika Anda ingin menagihnya kembali, karena mungkin jumlah tersebut juga tidak terbilang sedikit.

Dalam hal menagih hutang, tentunya banyak cara yang bisa dilakukan. Sayangnya, sedikit sekali cara yang terbukti efektif namun tetap santun. Jangan sampai hanya gara-gara materi persahabatan atau persaudaraan akhirnya kandas karena pertengkaran. Terlebih jika terpaksa menghadapi peminjam uang yang keras kepala, suka mendadak menghilang atau berbelit-belit. Jika Anda berada dalam situasi demikian, beberapa tips di bawah ini bisa menolong untuk menagih hutang agar berhasil

1. Mengingatkan dengan halus

Cara pertama yang harus ditempuh adalah mengingatkan pihak peminjam dengan halus. Jangan pernah merasa sungkan untuk mengingatkan karena bagaimanapun juga Anda tidak berkewajiban untuk membantunya. Semua itu murni dari itikad baik Anda sebagai saudara atau sahabat, oleh karena itu sudah sewajarnya jika Ia juga membalas dengan cara yang sama. Namun, sebelumnya hindarkanlah segala prasangka buruk terhadap peminjam. Bisa saja Ia benar-benar lupa karena kesibukan atau mengurus kesulitan yang membuatnya meminjam uang. Hubungilah secara pribadi dan tagih hutangnya baik-baik, siapa tahu Ia memang sudah berniat untuk membayar walau sedikit terlambat.

2. Membuat rencana pembayaran

Jika cara pertama tidak berhasil, tanyalah alasan mengapa si peminjam belum bisa mengembalikan uang Anda. Jika memang jumlahnya cukup besar dan kondisi keuangannya belum membaik sepenuhnya, mungkin mengajukan rencana pembayaran adalah solusi terbaik. Diskusikan dengan kepala dingin dan pikiran terbuka, tanyalah berapa lama waktu yang dibutuhkannya untuk melunasi total pinjamannya. Anda bisa menawarkan cicilan mingguan atau bulanan, tergantung pada kondisi keuangan peminjam. Bukankah menerima pengembalian hutang dengan cara mencicil jauh lebih baik daripada menghadapi peminjam yang menghilang tanpa jejak?

3. Menukar dengan barang atau jasa

Apabila metode mencicil masih tidak berhasil, cobalah menukar hutang tersebut dengan barang atau jasa dari peminjam. Mungkin kebetulan Anda sedang butuh tenaga tambahan untuk proyek sampingan atau Ia memiliki barang-barang yang kira-kira senilai dengan hutang tersebut. Cara ini memang terkesan dingin dan oportunis, tapi setidaknya bisa mengurangi kerugian yang diderita. Terutama jika peminjam adalah kerabat atau teman yang cukup akrab, ungkapkan saja solusi tersebut dengan santai dan tanpa paksaan. Siapa tahu ide ini bisa menjadi jalan keluar yang praktis baginya untuk terbebas dari hutang.

4. Buat mereka membayar pengeluaran lain

Cara ini biasanya sangat efektif diterapkan pada teman sepergaulan, misalnya teman kantor atau teman kuliah. Jika memang kebiasaannya berhutang sangat parah tapi jarang mengembalikan, buat ia membayar pengeluaran Anda. Misal saat pergi makan bersama atau bermain di akhir pekan, katakan saja bahwa dompet Anda ketinggalan dan mintalah Ia membayarkan pengeluaran Anda terlebih dahulu. Jika jumlah pinjaman tidak banyak, maka dalam beberapa kali pergi bersama saja Ia sudah bisa melunasi hutangnya. Namun, jika jumlah pinjaman berada di angka yang cukup serius, maka metode ini bisa jadi kurang efektif.

5. Membantu mengatur keuangannya

Terutama jika peminjam berusia lebih muda daripada Anda atau masih belum punya penghasilan tetap untuk melunasi hutangnya. Daripada terus-terusan menagihnya untuk membayar, akan lebih baik jika Anda menawarkan solusi atas masalah keuangannya terlebih dahulu. Bisa jadi penyebabnya terus berhutang adalah caranya mengatur uang selama ini telah salah, sehingga Ia terus kekurangan pemasukan. Ajak peminjam untuk menganalisis berapa pemasukan dan pengeluarannya sehari-hari dan jelaskan bagaimana Ia sebenarnya bisa menyisihkan uang untuk membayar hutang. Ajaklah untuk membuat komitmen untuk berhemat dan ingatkan agar tekun membayar hutang dari setiap uang lebih yang berhasil disisihkannya.

6. Merelakan hutang tersebut

Ditinggal kabur atau diacuhkan oleh peminjam bisa menimbulkan sakit hati dan trauma yang cukup dalam. Bisa-bisa Anda jadi jera membantu orang lain yang membutuhkan secara finansial lagi. Akan tetapi, lain halnya jika Anda sendiri yang berinisiatif merelakan uang tersebut untuk membantunya. Terutama jika Ia memang sahabat dekat atau kerabat yang memang Anda peduli. Jika Anda tahu si peminjam sedang menghadapi masalah keuangan yang pelik dan sepertinya tidak akan bisa mengembalikan hutang dalam waktu dekat, maka sebaiknya relakan saja hutang tersebut dan membantunya dengan tulus. Jika jumlah yang diminta cukup besar, tidak perlu harus memaksakan diri dan menolongnya secara total. Tawarkan untuk meminjamkan sebagian dari kebutuhannya, sesuai dengan kemampuan Anda. Setelah itu, tidak perlu repot-repot menagih dan anggap saja Anda telah beramal dengan membatu kerabat yang kesusahan.

Artikel Terkait

Demikianlah artikel tentang tips menagih hutang agar berhasil, semiga bermanfaat bagi Anda semua.



Apa Beda Utang dan Piutang?
Ketika Kemenangan Adalah Sebuah Kegagalan
Tip Mempersiapkan Pensiun Dini
Manfaat Pohon Kelor, Superfood Banyak Gizi
Mengapa Banyak Orang Tidak Punya Tabungan?
Apa Itu Kakeibo, Seni Menyimpan Uang Ala Jepang?
Tip Sederhana untuk Berhemat
Pilih Mana Kartu Kredit vs Kartu Debit?
Apa Itu ICO (Initial Coin Offering)?
Alasan Buruk Mengambil Kredit Tanpa Agunan (KTA)


Bagikan Ke Teman Anda