Kami menyediakan berbagai simulasi kredit, dari kredit mobil, kredit rumah, kpr, kartu kredit dan lain-lain. Simulasi pinjaman bisa juga dilakukan di sini.

Tip Agar KPR Disetujui Bank dengan Mudah

Siapa yang tidak mendambakan memiliki rumah sebagai hunian idaman bersama keluarga untuk menjadi tempat tinggal yang nyaman dan aman? Di jaman yang menawarkan berbagai kemudahan ini, memiliki rumah pun dapat dicapai dengan berbagai cara dan salah satu yang sering dilakukan adalah mengajukan KPR kepada bank. Pada pembahasan kali ini, kita akan mengulas mengenai apa saja yang harus diperhatikan supaya KPR yang kita ajukan diterima oleh bank.

Apa itu KPR?

KPR yang memiliki kepanjangan Kredit Pemilikan Rumah ini merupakan salah satu produk kredit yang diberikan oleh bank untuk mempermudah nasabah atau calon peminjam dalam memiliki rumah atau konsumsi kredit lainnya. Dengan memiliki KPR, Anda bisa mendapatkan skema pembiayaan dari bank hingga 90% dari harga rumah. Biasanya juga, bank memiliki berbagai developer atau pembangun rumah yang bekerjasama sehingga akan lebih memudahkan Anda dalam memilih rumah yang diinginkan.

Dengan mengajukan KPR, Anda bisa memiliki rumah tanpa harus menabung bertahun-tahun atau bahkan jangka waktu yang lebih lama lagi. KPR merupakan jenis kredit yang membutuhkan agunan atau jaminan, dan yang akan dijadikan jaminan adalah rumah yang akan Anda beli itu sendiri. Jangka waktu pembayaran cicilan KPR pun beragam tergantung dengan pilihan Anda dan kebijakan bank, bisa mencapai belasan atau bahkan puluhan tahun.

Tips Supaya KPR Anda Disetujui Bank

Pengajuan KPR tentunya merupakan hal yang menggiurkan bagi banyak orang, namun sayangnya tidak semua pengajuan yang masuk ke bank pasti disetujui. Untuk membuat agar pengajuan KPR Anda disetujui, berikut beberapa hal yang perlu dilakukan:

  • Mencari dan mengumpulkan informasi KPR dengan lengkap

Hal pertama yang perlu Anda lakukan adalah mengumpulkan berbagai informasi mengenai produk KPR dari yang ditawarkan oleh beragam bank dengan lengkap. Mulai dari berapa jumlah kredit yang diberikan atau plafon, jumlah bunga, masa tenor atau pembayaran cicilan, hingga siapa saja developer yang bekerjasama dengan bank tersebut.

Setelah itu, Anda bisa mengelompokkan atau bahkan menyortir bank-bank mana saja yang mempunyai kelebihan dan memberikan banyak keuntungan. Anda bisa membandingkan produk KPR dari satu bank dengan bank lain yang dapat dilihat dari berbagai penawaran yang mereka berikan. Selain itu, Anda juga bisa menilai apakah produk KPR tersebut menawarkan fasilitas lain diluar yang informasi yang Anda cari diatas.

  • Menyesuaikan kebutuhan dan kemampuan bayar

Setelah mengumpulkan informasi dan membandingkan satu produk KPR dengan yang lainnya, Anda juga perlu melihat kondisi yang Anda alami saat ini. Anda perlu menyesuaikan produk KPR yang sudah menarik hati dengan kebutuhan yang dihadapi dan kemampuan bayar Anda per-bulannya. Anda dapat mengkalkulasikan kemampuan bayar dengan mengkalikan 30% dari pendapatan bulanan sebagai anggaran untuk membayar cicilan KPR. Persentase 30% itu yang biasanya akan menjadi pertimbangan pihak bank apakah akan menyetujui ajuan KPR yang Anda masukkan atau tidak.

  • Mempersiapkan laporan riwayat keuangan

Setelah Anda memilih produk KPR yang memiliki kecocokan baik dari segi keuntungan yang diberikan maupun kebutuhan dan kemampuan bayar, selanjutnya Anda perlu mempersiapkan laporan riwayat keuangan. Riwayat keuangan sangatlah penting karena hampir semua produk kredit dari bank akan meminta hal ini untuk melihat apakah kondisi keuangan Anda lancar atau justru bermasalah. Anda perlu mempersiapkan riwayat keuangan yang dilihat dari rekening koran atau tabungan selama 3 bulan terakhir.

Jika ternyata riwayat keuangan Anda selama ini kurang baik, Anda dapat mengatasinya dengan mengatur alur keuangan di rekening Anda supaya dapat menghasilkan cashflow yang baik. Caranya adalah dengan membuka beberapa rekening dari bank yang berbeda dan melakukan transaksi transfer secara rutin pada setiap rekening tersebut beberapa bulan sebelum pengajuan KPR. Memang cara ini membutuhkan waktu, namun lebih baik untuk mempersiapkan segala sesuatunya dengan matang supaya ajuan KPR Anda dapat langsung disetujui.

  • Mempersiapkan dokumen-dokumen penting

Dalam mengajukan proses kredit pada bank, Anda tentunya akan dimintai berbagai dokumen penting sebagai syarat mendasar dan tidak boleh untuk dilewatkan. Dokumen yang biasa diminta adalah dokumen identitas diri, yang dapat ditunjukkan dengan memberikan KTP, Kartu Keluarga, dan surat nikah. Selain itu, tentunya Anda akan dimintai laporan keuangan dengan memberikan fotocopy rekening koran atau tabungan selama tiga bulan terakhir.

Anda juga akan dimintai dokumen yang menunjukkan bukti penghasilan sebagai salah satu syarat penting disetujuinya KPR. Biasanya produk KPR memiliki persyaratan minimal penghasilan bulanan atau tahunan, sehingga pihak bank perlu melihat bukti pendapatan Anda. Bagi Anda yang berstatus karyawan, Anda dapat memberikan slip gaji dan NPWP yang menunjukkan nominal penghasilan Anda. Sedangkan bagi Anda yang berstatus sebagai wiraswasta atau profesional, Anda dapat memberikan laporan keuangan selama 2 tahun terakhir, legalitas usaha, dan surat izin praktek yang masih berlaku.

  • Berperan aktif meski setelah pengajuan dilakukan

Hal terakhir yang tidak kalah pentingnya adalah terus berperan aktif meskipun Anda sudah mengajukan pinjaman KPR kepada pihak bank. Berperan aktif disini berarti Anda tidak hanya duduk diam menunggu hasil yang dikeluarkan oleh bank, namun menghubungi bank untuk menanyakan bagaimana kelanjutan dari ajuan KPR yang Anda masukkan. Berperan aktif juga bisa Anda lakukan bahkan setelah ajuan KPR diterima, dimana Anda dapat melakukan negosiasi kepada bank mengenai besaran plafon, masa tenor, hingga besaran bunga yang diberikan.

Demikianlah beberapa hal yang dapat Anda lakukan agar ajuan KPR Anda disetujui oleh pihak bank. Dan yang terpenting adalah jangan ragu atau takut untuk mengajukan pinjaman KPR pada bank, karena pada dasarnya pihak bank membutuhkan para nasabah untuk mengambil produk kredit yang mereka keluarkan supaya ada perputaran dana dan laba. Semoga informasi ini berguna dan bermanfaat bagi Anda!

Artikel Terkait

Demikianlah artikel tentang beberapa tip agar KPR disetujui bank, semoga bermanfaat bagi Anda semua.



KPR FLPP DP 1% untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah
Kartu Kredit Bank BNI
Kartu Kredit dari BCA
Untung Rugi KPR Tenor Pendek
Kartu Kredit BII Maybank
Apa itu Sistem Informasi Debitur (SID) dan Apa Manfaatnya?
Mengenal Kartu Kredit BCA
KPR BTN Mikro untuk Pekerja yang Penghasilannya Rendah
Mengapa Mencicil Rumah Melalui KPR Harus Membayar DP?
Balik Nama Sertifikat Rumah Masih KPR?


Bagikan Ke Teman Anda