Kami menyediakan berbagai simulasi kredit, dari kredit mobil, kredit rumah, kpr, kartu kredit dan lain-lain. Simulasi pinjaman bisa juga dilakukan di sini.

Tips Membangun Rasa Percaya Diri

Percaya diri (self confidence) dapat dipahami sebagai suatu keyakinan yang dimiliki oleh seseorang akan kemampuan dirinya dalam berperilaku sesuai yang dibutuhkan untuk memperoleh hasil yang diharapkan. Terkesan sederhana, tapi kenyataannya tak semua orang memiliki kepercayaan diri pada tingkat yang diharapkan. Apalagi ketika harus berhadapan atau berbicara di depan publik, rasa percaya diri yang dimiliki seolah luntur dan sulit untuk dibangun kembali. Jika sudah begini, bukan lagi percaya diri yang dirasakan tetapi minder, yang merupakan kebalikan dari rasa percaya diri yakni perasaan rendah diri.

Lantas, bagaimana membangun rasa percaya diri sehingga bisa berbaur di berbagai lingkungan, baik kerja maupun sosial? Simak tips berikut ini.

  • Menjalin percakapan dengan orang lain

Bagi sebagian orang, berada di tengah-tengah orang asing atau orang yang belum dikenal menimbulkan perasaan yang tidak nyaman. Namun sebenarnya, orang asing justru dapat bermanfaat dalam membangun rasa percaya diri. Bagaimana bisa?

Belajar dan berlatihlah menjalin percakapan dengan orang lain. Disadari atau tidak, setiap hari Anda pasti akan bertemu dengan orang yang belum dikenal baik di pasar, toko, taman, maupun di jalan. Janganlah membatasi diri hanya berkomunikasi dengan orang-orang yang sudah dikenal saja, tetapi mulailah membuka diri untuk berkomunikasi dengan orang-orang baru di sekitar Anda.

Mulailah dengan menyapa mereka terlebih dulu, seperti selamat pagi, halo, atau yang lainnya. Dari sapaan tersebut akan membuka pintu percakapan lebih lanjut. Secara perlahan namun pasti, Anda akan merasa lebih nyaman ketika berada diantara orang-orang asing atau bahkan lingkungan yang sama sekali baru bagi Anda. Rasa nyaman tersebut dapat meningkatkan rasa percaya diri Anda.

  • Bergabung dalam komunitas

Komunitas pada prinsipnya merupakan kumpulan orang-orang yang memiliki minat yang sama. Dengan bergabung dalam komunitas, Anda bisa berinteraksi dengan orang-orang yang memiliki pemikiran, hobi, atau keinginan yang sama. Hal ini akan membantu Anda dalam membangun rasa percaya diri karena semakin banyak interaksi sosial yang dijalin. Anda bisa saling berkomunikasi, bertukar pikiran, dan berdiskusi dengan orang-orang baru.

Mengenal lebih banyak orang akan semakin meningkatkan interaksi sosial. Tak perlu membedakan laki-laki, perempuan, tua, muda, tampak normal, aneh, bahkan nyentrik sekalipun untuk berinteraksi. Ingatlah bahwa orang lain belum tentu mengambil inisiatif untuk mengenal dan berinteraksi dengan Anda.

Oleh sebab itu, Anda yang harus mengenal dan memberi kesempatan kepada mereka untuk mengenal Anda. Kebiasaan berinteraksi dengan orang-orang yang sudah dikenal akan memupuk rasa percaya diri Anda.

  • Perdalam ilmu dan perluas wawasan

Orang akan merasa takut, ragu, bahkan tidak aman ketika tidak mengetahui atau kurang memahami sesuatu. Contohnya, ketika Anda diminta untuk berbicara tentang pertumbuhan ekonomi, Anda pasti akan merasa bingung, gelisah, bahkan takut hingga muncul keringat dingin jika Anda tidak menguasai bidang tersebut.

Lain ceritanya, jika Anda memahami tentang hal tersebut, maka Anda akan dengan percaya diri menjelaskannya. Oleh sebab itu, penting untuk memperdalam ilmu dan memperluas wawasan guna membangun rasa percaya diri. Untuk itu, Anda bisa lebih banyak membaca buku dengan berbagai genre, sehingga wawasan Anda juga akan lebih luas, tidak hanya terpaku pada satu bidang saja.

  • Jaga kontak mata

Ada yang mengatakan bahwa kata merupakan jendela bagi jiwa. Oleh sebab itu, mata sering kali menjadi indikasi kejujuran dan tingkat kepercayaan diri seseorang. Ketika seseorang sedang berbohong, ia cenderung tidak berani menatap lawan bicaranya.

Demikian pula saat rasa percaya diri seseorang menurun, tatapan matanya menjadi kurang fokus dan selalu berpaling ketika berbicara. Jika tatapan mata Anda tidak fokus dan sering berpaling, lawan bicara akan beranggapan bahwa Anda sedang menyembunyikan sesuatu. Selain itu, lawan bicara juga akan menganggap jika Anda tidak serius ketika berbicara. Oleh sebab itu, jaga kontak mata dengan lawan bicara Anda.

  • Belajar bahasa tubuh

Sadarkah Anda jika bahasa tubuh turut berperan dalam meningkatkan rasa percaya diri? Bahasa tubuh sering dianggap mampu menggambarkan lebih dari sekadar kata-kata. Oleh sebab itu, belajarlah tentang bahasa tubuh dan cara memanfaatkannya untuk meningkatkan rasa percaya diri Anda. Hindari gerakan seperti menyilangkan lengan atau terlalu banyak bergerak karena hal tersebut mencerminkan kegelisahan, kekhawatiran, dan ketidaknyamanan.

Sebaiknya lakukan kontak mata dengan lawan bicara dan sedikit bersandar ketika bicara. Hal ini akan membuat Anda tampak lebih tenang dan menunjukkan adanya kesediaan untuk terlibat dan tertarik dengan percakapan yang terjalin. Secara lebih lanjut, hal tersebut akan membentuk ikatan antara Anda dengan orang yang sedang diajak bicara.

  • Berani malu

Disadari atau tidak, kepercayaan diri seseorang sering kali terbelenggu oleh perasaan malu dalam dirinya sendiri. Ketika seseorang ingin melakukan sesuatu, tetapi karena yang diinginkannya berbeda dari orang kebanyakan, maka ia mengurungkan niatnya karena malu dianggap berbeda bahkan ‘gila’ oleh orang-orang di sekitarnya.

Jadilah diri sendiri dan lakukan yang diingini dan disukai selama tidak bertentangan dengan hukum dan mengganggu orang lain. Jangan takut untuk malu, justru harus berani karena percaya diri tak hanya sekadar tentang diri Anda sendiri tetapi juga orang lain. Bisa jadi, keberanian Anda dalam melakukan suatu hal justru menginspirasi dan meningkatkan rasa percaya diri orang lain.

Siapa yang tidak tergoda untuk menari saat mendengar alunan musik? Hampir dapat dipastikan semua orang tanpa disadari menggoyangkan tubuhnya mengikuti alunan musik, meski hanya kaki atau kepalanya saja. Jika Anda memang ingin menari, maka menarilah walau orang-orang di sekitar mungkin beranggapan Anda gila. Tanpa disadari keberanian Anda tersebut akan mengundang yang lainnya untuk turut menari bersama. Intinya dengan berani malu, rasa percaya diri Anda akan meningkat dengan sendirinya.

Percaya diri dapat dirasakan manfaatnya secara nyata ketika diwujudkan dalam suatu tindakan. Sementara tindakan itu sendiri akan menghasilkan suatu penghargaan (reward). Jadi, tak perlu berpikir tentang penilaian orang lain, karena hal itu justru akan meruntuhkan rasa percaya diri yang sudah terbangun dalam diri Anda. Ketika Anda mulai memikirkan pendapat orang lain, Anda akan merasa cemas juga ragu, dan akhirnya berhenti mengambil tindakan. Oleh sebab itu, terus maju dalam situasi apapun sambil tetap menjaga sikap dan senyum bahagia.

Artikel Terkait

Demikianlah artikel tentang tips membangun rasa percaya diri, semoga bermanfaat bagi Anda semua.



Tip Meningkatkan Kepercayaan Diri akan Kemampuan Sendiri
Anda Rendah Diri, Pemalu dan Tidak Percaya Diri? Ini Triknya agar Sukses!
Tip Meningkatkan Kepercayaan Diri
10 Tips Mudah Agar Percaya Diri
Anak Tidak Percaya Diri? Ini Beberapa Kesalahan Orang Tua yang Menyebabkan Anak Tidak Pede!
Tips Membangun Rasa Percaya Diri dengan Mudah
Agar Bisa Menabung, Hindari Beli Barang Berikut
Membuat Anggaran ketika Sedang Bangkrut
Kesalahan Mengatur Keuangan yang Umum Terjadi
Tipe Orang yang Akan Gagal Mengelola Uang


Bagikan Ke Teman Anda