Kami menyediakan berbagai simulasi kredit, dari kredit mobil, kredit rumah, kpr, kartu kredit dan lain-lain. Simulasi pinjaman bisa juga dilakukan di sini.

Waspada Investasi Bodong GCG Asia

Investasi memang sangat dianjurkan untuk dilakukan sedini mungkin guna mempersiapkan kemandirian finansial di masa yang akan datang. Untuk melakukan investasi tak perlu menunggu tua, asal Anda memiliki dana yang cukup meskipun usia masih muda, maka Anda bisa berinvestasi pada jenis investasi yang diinginkan.

Namun tak semua jenis investasi menguntungkan. Sebab itu, investor harus selektif dalam memilih investasi yang tak hanya menguntungkan tetapi juga aman. Alih-alih mendapat keuntungan yang diharapkan, sebaliknya justru menderita kerugian yang berpengaruh pada kacaunya pencapaian kemandirian finansial di masa depan, seperti investasi bodong GCG (Guardian Capital Group) Asia Indonesia.

Apa itu investasi GCG (Guardian Capital Group) Asia?

GCG Asia merupakan perusahaan broker atau pialang yang berasal dari Malaysia yang bergerak di bidang perdagangan mata uang asing atau foreign exchange yang lebih dikenal dengan istilah forex. Perusahaan ini mengelola dana investor di pasar forex dengan menerapkan metode perdagangan sistem Hedging Ganda guna melindungi dana trader dari fluktuasi nilai tukar mata uang yang tidak menguntungkan.

Perusahaan pialang yang berkantor di Kuala Lumpur Malaysia ini menawarkan investasi secara fixed income dengan tingkat profit tinggi mencapai 10 hingga 30 persen per bulan. Tak hanya di Indonesia, perusahaan ini telah melebarkan sayapnya ke negara-negara Asia lainnya, termasuk Thailand, Filipina, Cina, Taiwan, Jepang, dan Hong Kong.

Dalam menjalankan usahanya, GCG Asia menawarkan kontrak berjangka atau derivatif kepada masyarakat berkenaan dengan perdagangan forex. Untuk meyakinkan masyarakat akan investasinya, GCG Asia tak jarang menyelenggarakan promosi, pelatihan, dan seminar di bidang perdagangan forex dengan maksud menjaring calon nasabah atau investor dan menghimpun dana masyarakat yang berminat menjadi anggotanya.

Cara kerja investasi bodong GCG Asia

Promosi gencar yang dilakukan GCG Asia di pasar forex Indonesia dapat dikatakan berhasil. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya masyarakat yang berminat dan bergabung menjadi anggota dan menginvestasikan dananya. Ketertarikan masyarakat ini tak lepas dari tawaran-tawaran menggiurkan yang diberikan GCG Asia kepada para nasabah atau investornya. Mulai dari paket investasi yang terjangkau, tingkat profit yang cukup tinggi dengan pembagian hasil yang menguntungkan, komisi untuk perekrutan anggota atau investor baru, hingga kemudahan dalam melakukan penarikan keuntungan (withdrawl).

Cara kerja investasi GCG Asia cukup simpel. Artinya, dapat mudah dipahami bahkan oleh mereka yang masih baru di bidang forex atau bahkan masih awam tentang perdagangan forex sekalipun. Pertama-tama, masyarakat yang berminat untuk bergabung menjadi investor GCG Asia diwajibkan untuk melakukan registrasi terlebih dahulu. Registrasi dilakukan secara online dengan mengunjungi website resmi GCG Asia yang beralamat di www.guardiancapitalag.asia.

Namun, untuk mengakses website GCG Asia melalui komputer harus mengubah alamat IP terlebih dahulu. Sementara bagi yang mengaksesnya dari ponsel, harus menggunakan VPN. Sebab, GCG Asia merupakan broker atau pialang yang beroperasi di luar negeri, yakni Malaysia dan belum memiliki legalitas di Indonesia.

Calon investor akan diminta untuk mengisi formulir secara online. Jika berhasil, maka investor akan mendapatkan username dan password untuk mengakses akun investasinya di website GCG Asia. Langkah selanjutnya, investor akan diminta untuk menyetorkan sejumlah dana sebagai modal investasi sesuai dengan paket investasi yang diinginkan. Adapun pilihan paket investasi di GCG Asia terdiri dari 4 paket sebagai berikut.

  • US$ 1.500 hingga US$ 6.000, dengan proporsi bagi hasil 50% untuk investor dan 50% untuk perusahaan, di mana perdagangan dilakukan sebanyak 6x dalam sebulan.
  • US$ 7.500 hingga US$ 13.500, dengan proporsi bagi hasil 60% untuk investor dan 40% untuk perusahaan, di mana perdagangan dilakukan sebanyak 6x dalam sebulan.
  • US$ 15.000 atau lebih, dengan proporsi bagi hasil 70% untuk investor dan 30% untuk perusahaan, di mana perdagangan sebanyak 6x sebulan.

Dana investasi yang telah disetorkan oleh nasabah atau investor dikelola untuk melakukan perdagangan di pasar forex. Keuntungan investasi tergantung pada pergerakan harga pasar forex dunia. Meski demikian, sistem hedging ganda yang digunakan perusahaan pialang ini diklaim selalu mampu memenangkan perdagangan, sehingga setiap transaksi yang dilakukan selalu menguntungkan.

Tips mewaspadai investasi bodong GCG Asia

Klaim kemenangan di setiap transaksi perdagangan forex oleh perusahaan pialang GCG Asia akhirnya sampai pada titik yang menimbulkan kecurigaan bahwa investasi forex yang dijalankan tak ubahnya investasi bodong yang berujung pada penipuan. Investasi GCG Asia disinyalir sebagai money game yang berkedok investasi hanya untuk menghimpun dana dari investor.

Investasi GCG Asia tidak memenuhi unsur legal dan logis. Artinya, operasional CGC Asia di Indonesia tergolong illegal karena tidak terdaftar dan memiliki izin dari Bappebdi (Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi Kementerian Perdagangan). Tak hanya ilegal, tingkat keuntungan yang ditawarkan dinilai tidak logis, karena terlalu tinggi. Berkenaan dengan hal tersebut, investasi GCG Asia ini sangat berisiko dan merugikan.

Lantas, bagaimana mewaspadai agar tidak terbujuk dengan tawaran fantastis dari investasi bodong GCG Asia dan yang lainnya? Berikut ini tipsnya.

  • Pastikan Anda mengecek legalitas perusahaan yang menawarkan investasi, apakah terdaftar dan memiliki izin dari pihak yang berwenang atau tidak, seperti OJK (Otoritas Jasa Keuangan), Bappebdi, atau yang lainnya. Untuk itu, Anda bisa mengakses website resmi masing-masing instansi tersebut. Jika perusahaan investasi yang menarik minat Anda tidak terdaftar di instansi yang berwenang memberi izin tersebut, maka jangan sekali-kali Anda nekat berinvestasi di dalamnya.
  • Berpikirlah secara logis terhadap berbagai keuntungan yang ditawarkan. Jangan mudah tergiur, sehingga mengabaikan akal sehat Anda. Jika Anda masih awam dalam berinvestasi, ada baiknya mencari informasi sebanyak-banyaknya mengenai standar keuntungan yang umum ditawarkan oleh perusahaan-perusahaan investasi yang legal, sehingga Anda bisa membandingkan.
  • Ketahui dan pahami cara kerjanya. Investasi membutuhkan pengetahuan yang memadai agar Anda bisa memprediksi peluang dan risiko yang mungkin terjadi. Meski Anda tidak terlibat langsung dalam pengelolaan modal yang ditanamkan, namun Anda tetap perlu mengetahui dan menganalisis pergerakan pasar, agar bisa memutuskan untuk menarik atau meneruskan investasi tersebut. Dengan demikian, Anda bisa meminimumkan risiko dan memaksimalkan keuntungan. Selain itu, jika ada yang janggal dari cara kerja investasi yang diminati, lebih baik dihindari.

Artikel Terkait

Demikianlah artikel tentang waspada investasi bodong GCG Asia, semoga bermanfaat bagi Anda semua.



Investasi Bodong? Laporkan ke Satgas Waspada Investasi!
10 Tips Investasi untuk Pemula
Apa itu Reksadana Pasar Uang?
Cara Investasi Emas
Ciri-ciri Investasi Skema Ponzi
Apa itu SBR007?
Apa itu Skema Ponzi?
Perbedaan antara Dividen dengan Capital Gain
9 Prinsip Investasi dari Warren Buffett
Contoh-contoh Kasus Penipuan dengan Modus Investasi Bodong


Bagikan Ke Teman Anda