Kami menyediakan berbagai simulasi kredit, dari kredit mobil, kredit rumah, kpr, kartu kredit dan lain-lain. Simulasi pinjaman bisa juga dilakukan di sini.

11 Hal yang Wajib Ditanyakan Sebelum Membeli Saham

Membeli saham jangan sembarangan, apalagi hanya ikut-ikutan tren saja. Setiap orang memiliki profil resiko masing-masing, sehingga Anda tidak boleh gegabah dalam mengambil keputusan saat akan membeli saham. Pastikan Anda benar-benar tahu dan memahami seluk beluk perusahaan yang akan Anda beli sahamnya. Untuk membantu Anda agar lebih mudah dalam mengambil keputusan, berikut ini 12 pertanyaan penting yang harus Anda temukan jawabannya sebelum memutuskan untuk membeli saham sebuah perusahaan.

  1. Apa kegiatan perusahaan?

Ini adalah pertanyaan utama yang harus Anda jawab. Lebih tepatnya, apa yang dilakukan perusahaan untuk menghasilkan uang? Jawabannya mungkin sederhana, namun Anda perlu menggali lebih dalam untuk menemukan apa motor penggerak utama yang memberikan keuntungan pada perusahaan dan apa yang paling banyak menyumbang pendapatan perusahaan.

  1. Apakah perusahaan ini memiliki keuntungan kompetitif?

Idealnya, keuntungan komptetitif membuat sebuah perusahaan lebih menonjol dibandingkan dengan perusahaan lain dalam satu industri yang sama. Keuntungan kompetitif adalah sesuatu yang membuat perusahaan lebih unggul dan tidak dapat ditiru oleh perusahana yang lain. Keunggulan ini bisa berupa dominasi di dalam industri, reputasi, kemampuan manufaktur dan distribusi, hak paten atau resep rahasia.

  1. Siapa saja kompetitornya?

Setelah Anda memahami posisi perusahaan dalam kompetisi yang ada, kini saatnya mencari tahu siapa saja competitor mereka. Bandingkan metrik-metrik penting untuk mengetahui mana perusahaan yang memiliki kondisi finansial baik dan mampu menunjukkan potensi keuntungan di masa yang akan datang.

  1. Apakah perusahaan ini profitable?

Investor menggunakan berbagai macam metrik, rasio, dan gaya analisis yang bermacam-macam untuk menilai kesehatan finansial sebuah perusahaan. Periksa data perusahaan dari sebanyak mungkin sisi yang ada, termasuk riwayat keuntungan, indeks sektor, hingga bagaimana perbandingannya dengan perusahaan lain dalam satu industri yang sama.

  1. Siapa yang menjalankan perusahaan?

Membeli saham sama artinya menjalin kerjasama dengan siapa saja yang menjalankan perusahaan saat ini. Jangan ragu untuk memeriksa latar belakang para pimpinan perusahaan dan siapa saja yang berpengaruh di dalamnya. Baca transkrip mengenai pidato atau perkataan mereka selama konferensi perusahaan untuk memahami gaya berbisnis mereka. Lihat pula bagaimana mereka mengelola perusahaan baik dalam kondisi baik atau buruk untuk memastikan bahwa Anda merasa nyaman dan aman menyerahkan uang Anda kepada mereka.

  1. Apakah perusahaan ini masih akan tetap ada 20 tahun mendatang?

Begitu Anda menemukan jawaban atas semua pertanyaan di atas, maka Anda akan memperoleh pandangan terhadap masa depan perusahaan di masa mendatang. Jika Anda termasuk investor yang denderung menyimpan saham untuk jangka waktu yang [anjang, maka hal ini akan sangat penting. Bayangkan saja misalnya para investor yang membeli saham Amazon 20 tahun lalu. Tentu mereka meraup begitu banyak keuntungan sekarang. Inilah pentingnya menganalisis apakah sebuah perusahaan akan tetap ada dan semakin berkembang beberapa tahun kemudian atau justru mengalami kebangkrutan.

  1. Apa yang membuat Anda tertarik dengan perusahaan ini?

Kini saatnya bertanya pada diri Anda sendiri, mengapa Anda ingin membeli saham perusahaan ini. Jawaban ini tentu saja sudah ada sejak Anda mulai mencari tahu kondisi perusahaan dengan berbagai metrik yang ada. Namun bisa jadi beberapa alasan tersebut luntur ketika Anda mulai menjawab pertanyaan-pertanyaan krusial di atas.

  1. Bagaimana ekspektasi Anda?

Ketika membeli saham sebuah perusahaan, tentu Anda mengharapkan keuntungan. Namun Anda harus bisa mengukur sejauh mana ekspektasi rasional Anda. Semua ini bisa didapatkan dengan melakukan analisis menyeluruh tentang kondisi perusahaan dengan berbagai alat ukur yang ada. Anda juga perlu melihat performa perusahaan di masa lalu untuk melihat perjalanan bisnis perusahaan.

  1. Bagaimana peran perusahaan ini dalam portofolio Anda?

Saat berinvestasi, Anda harus membangun portofolio yang bagus. Setiap saham yang Anda beli akan sangat mempengaruhi portofolio Anda. Pertimbangkan bagaimana pengaruh perusahaan ini terhadap portofolio Anda nantinya, atau portofolio yang sudah Anda bangun selama ini.

Misalnya, apakah perusahaan ini akan mampu menutup lubang dalam portofolio Anda atau justru menyebabkan Anda mengalami kerugian? Bagi seorang investor, portofolio yang baik sangat penting. Oleh karena itu, Anda harus bisa melakukan analisis dengan teliti sebelum memutuskan untuk membeli saham sebuah perusahaan dengan memperhitungkan dampak serta perannya terhadap portofolio yang Anda miliki.

  1. Apa ancaman terbesar dalam industri ini?

Anda harus mempersiapkan diri untuk kemungkinan terburuk yang bisa terjadi dalam investasi Anda. Setelah Anda menyelesaikan riset kompetitif perusahaan, Anda akan tahu hal-hal apa saja yang mungkin menjadi ancaman terbesar dalam industri ini. Sebut saja seperti perubahan hukum dan aturan yang berlaku atau bahkan perubahan demografis. Pertimbangkan bagaimana perusahaan ini dapat merespon berbagai ancaman yang mungkin datang di masa yang akan datang.

  1. Apa ancaman terbesar bagi perusahaan?

Pertanyaan ini lebih spesifik dibandingkan dengan pertanyaan di atas. Cari tahu se-detail mungkin tentang kelemahan perusahaan dan apa yang mungkin mencegah saham perusahaan meraih potensinya yang terbesar. Misalnya saja, apakah perusahaan memiliki posisi yang kuat dalam keuntungan kompetitif atau bisa dengan mudah kehilangan dominasinya? Pertimbangkan baik itu tantangan jangka pendek maupun jangka panjang, lalu lihat bagaimana performa perusahaan ketika mereka berada di bawah tekanan dengan melihat sejarah masa lalu.

Jangan cepat tergoda untuk membeli saham perusahaan tanpa melakukan analisis secara menyeluruh terhadap kondisi perusahaan tersebut.

Artikel Terkait

Demikianlah artikel tentang 11 hal yang wajib ditanyakan sebelum membeli saham, semoga bermanfaat bagi Anda semua.



Perbedaan Reksadana Terbuka vs Tertutup
Apa Itu Employee Stock Option Program?
Bayar Hutang atau Investasi, Mana yang Harus Didahulukan?
Apa Itu Acting in Concert?
Ingin Membeli Rumah? Jangan Lupakan Hal-Hal Berikut Ini!
Macam-macam Saham dan Perbedaannya
Apa itu Nilai Aktiva Bersih (NAB) Reksadana?
Apa Itu Price to Book Ratio?
Apa Itu Bond Yield Formula?
Apa itu Skema Ponzi?


Bagikan Ke Teman Anda