Kami menyediakan berbagai simulasi kredit, dari kredit mobil, kredit rumah, kpr, kartu kredit dan lain-lain. Simulasi pinjaman bisa juga dilakukan di sini.

15 Franchise Paling Untung di Dunia

Bisnis franchise adalah bisnis yang menggiurkan bila kita memilih franchise yang tepat.

1. Mcdonald’s

Bisnis makanan cepat saji ini sudah sering kita temui di sekitar kita. Bahkan untuk tiap wilayah sudah punya cabangnya sendiri di Indonesia. Setiap mall yang ada di kota-kota besar juga pasti ada Mcdonald’s.

Mcdonald’s atau yang biasa disingkat sebagai McD memulai bisnis dan franchise-nya pada tahun 1955 dengan perkiraan cabang hingga saat ini sekitar 37,855 franchise. Mcdonald’s berpusat di Amerika. Untuk menjamin mutu dan kualitasnya, McD tidak sembarangan menerima individu sebagai franchisee-nya. McD mengoperasikan, mengatur, dan mengelola sendiri sistem layanannya. Terdapat proses-proses tertentu yang harus dijalankan oleh seorang calon franchisee untuk mendapatkan izin atau lisensi dari McD. McD tidak hanya menawarkan 1 jenis konsep franchise saja, namun ada beberapa pilihan. Apa saja pilihan franchise-nya? Mari kita simak berikut ini.

  1. Restoran tradisional, konsep yang unik dan lebih merakyat. Sasarannya adalah gedung-gedung, ruko, atau toko-toko yang berdiri sendiri. Bisa juga food court. Konsep franchise jenis ini menawarkan semua konsep makanan dengan standar yang tinggi dan tidak ada aturan pasti sehingga bisa beragam sesuai dengan tren pasar disekitarnya.
  2. Lokasi satelit, konsep ini lebih mengarah ke tempat – tempat yang punya target pasar lebih seragam, misalnya bandara, universitas, toko retail, rumah sakit, dan tempat-tempat yang memang punya kesamaan (individu yang masih terkelompok). Seperti bandara yang merupakan tempat sibuk, membutuhkan makanan dengan konsep cepat saji yang hangat dengan skala tempat yang minimalis. Konsep makanan yang ditawarkan juga lebih umum dan jarang sekali mengikuti tren.
  3. Lokasi STO (Small Town Oil) dan STR (Small Town Retail), sama dengan konsep – konsep sebelumnya, tipe ini juga punya sasaran dan segmentasi yang jelas. STO dibuka untuk tempat-tempat seperti SPBU, atau tempat peristirahatan sementara jalur antar kota. Sementara STR lebih mengarah ke tempat seperti pusat perbelanjaan terdekat yang dikelilingi oleh lingkungan perumahan atau rumah penduduk.
  4. BFL, merupakan konsep terakhir yang mengusung fasilitas bisnis waralaba. McD memberikan sewa terhadap izin bisnis yang disediakan kepada para franchisee.

2. KFC

Masih dengan konsep bisnis yang sama dengan McD, yakni franchise makanan cepat saji. Bisnis dimulai pada tahun 1939, dan berpusat di Louisville, Kentucky. Berbeda dengan McD yang dari awal sudah menargetkan bisnis franchise, KFC baru memulai bisnis franchise nya pada tahun 1952, atau hampir 12 tahun setelah bisnis tersebut didirikan.

KFC punya dua konsep menjalankan bisnis makanannya yakni makan di tempat  atau dibawa pulangl. Jika McD menawarkan makanan cepat saji dalam konteks yang luas, seperti burger, fried chicken, dan menu makanan cepat saji lainnya, KFC mengambil konsep yang lebih spesifik yakni ayam goreng tepung atau yang lebih dikenal dengan fried chicken sesuai dengan brand-nya.

KFC di bawah naungan KFC Corporation yang dimiliki oleh YUM! Brands, Inc. menawarkan lisensi KFC untuk dikembangkan oleh para franchisee. Ketentuan perjanjian akan mengizinkan franchisee untuk menggunakan trademarks, nama, tanda layanan, logo, hingga simbol komersial secara berkala sesuai dengan perjanjian dengan franchisor. Selain itu franchisee juga bisa mendapatkan format bisnis, metode, desain, hingga spesifikasi tertentu sesuai dengan detil perjanjian.

3. 7-Eleven

Franchise ini mungkin sudah tidak beroperasi lagi di Indonesia. Namun masih aktif di luar negeri. 7-Eleven merupakan tempat nongkrong paling gaul di Jakarta pada masa kejayaannya. Bisnis ini berdiri pada tahun 1927 dan berpusat di Irving Texas. Mereka baru memulai bisnis franchise-nya pada tahun 1964 dan sudah memiliki sekitar 66,195 cabang. Konsepnya adalah seperti minimarket biasa yang menyediakan produk sesuai dengan tren kebutuhan pembeli di sekitarnya.

Poin yang berbeda dari 7-Eleven dari minimarket pada umumnya adalah, mereka menyediakan tempat nongkrong seperti kafe yang dilengkapi dengan tempat makan super mini dan wifi. Sehingga para anak muda hingga pekerja kantoran biasa menggunakan tempat ini untuk sekedar ngobrol, meet up, atau diskusi kecil. Makanan – makanan ringan yang mereka tawarkan juga makanan yang biasanya dikonsumsi saat ngobrol seperti makanan ringan berupa keripik, donat, dan minuman soda serta es krim ditambah dengan kopi dan mie instan siap seduh.

4. Domino’s

Masih dari Amerika, Domino’s hadir dengan konsep fast food yang lebih spesifik pada menu pizza. Domino’s didirikan pada tahun pada tahun 1963 untuk kemudian membuat konsep franchise-nya di tahun 1967. Pusat Domino’s berada di Ann Arbor, Michigan. Cabang atau unit yang dimiliki sudah mencapai 15,900 unit hingga saat ini. Hampir mirip dengan McD, pihak franchisor Domino’s mengusung konsep makan di tempat atau bawa pulang. Format franchise juga variatif. Ada 4 format franchise yang ditawarkan Domino’s kepada franchisee.

  1. Domino’s tradisional, konsep ini mengingatkan kita kembali kepada McD yang juga mengusung konsep tradisional. Berbeda dengan konsep McD, disini Domino’s menargetkan pusat perbelanjaan umum dan lokasi-lokasi retail lainnya yang menyediakan tempat parkir kendaraan untuk layanan delivery. Jadi, konsep ini lebih menonjolkan konsep makanan yang dibawa pulang dan pesan-antar.
  2. Domino’s non tradisional, merupakan konsep penjualan Domino’s pizza di tempat – tempat non tradisional seperti gedung – gedung perkantoran, bandara, jalan tol, tempat peristirahatan jalur antar kota, hingga pusat – pusat hiburan seperti kebun binatang.
  3. Domino’s transisi, konsep ini lebih mengacu pada penjualan domino’s dimana makanan yang ditawarkan harus sesuai dengan lokasi franchise. Tujuan konsep ini adalah untuk menarik potential customer sehingga, layanan yang tersedia biasanya hanya delivery atau makanan untuk langsung dibawa pulang saja. Ketika angka pelanggan sudah masuk ke target tertentu. Baru lah nanti akan di convert menjadi Domino’s tradisional.
  4. Satu konsep unik yang mungkin tidak dimiliki oleh franchise sebelumnya, Domino’s juga menawarkan lisensi untuk penjualan produk makanannya di tempat-tempat keramaian dengan hanya membayar lisensinya saja. Misalnya di stadion, bioskop, atau tempat hiburan lainnya.

5. Baskin Robbins

Untuk Anda penggemar es krim pasti sudah sering melihat merk atau brand yang satu ini. Franchise Baskin Robbins biasanya sering ditemukan di mall – mall atau pusat perbelanjaan besar. Produk ini sudah didirikan pada tahun 1946 dan baru dijadikan franchise 4 tahun kemudian pada 1950. Berpusat di Canton, Massachusetts, Baskin Robbins sudah memiliki sekitar 8,040 unit atau cabang di seluruh dunia.

6. InterContinental Hotels

Untuk yang senang jalan-jalan baik di kota-kota di Indonesia maupun luar negeri, pasti sudah sangat familiar dengan hotel yang satu ini. InterContinental memang sangat dikenal dengan pelayanannya yang dinilai sudah kelas atas atau executive. Franchise ini didirikan pada tahun 1946 dan membutuhkan waktu 10 tahun untuk kemudian meresmikan usahanya dalam bentuk industri waralaba. Pusat InterContinental Hotel berada di Atlanta, Georgia namun pada awalnya berasal dari Inggris.

Hingga saat ini terdapat sekitar 205 InterContinental Hotel dengan 5,605 grup brand. Tidak seperti franchise-franchise sebelumnya yang kebanyakan bergerak di bidang industri makanan, Intercontinental menawarkan jasa perhotelan. Pihak franchisor InterContinental menawarkan franchise dengan ketentuan tertentu. Mereka menyediakan pengembangan dan pengerjaan bagi para franchisee.

7. Carrefour

Carrefour merupakan franchise yang bergerak dibidang retail untuk supermarket besar. Cabang – cabangnya sangat banyak kita lihat di mall – mall di kota besar. Didirikan pada tahun 1958, Carrefour merupakan usaha asal Perancis. Pada konsepnya, Carrefour bergerak untuk menjadi satu – satunya pemimpin usaha distribusi di dunia.

Banyak keuntungan yang dapat diperoleh oleh para franchisee ketika bekerja sama dengan franchisor ini. Tidak hanya segmentasi pelanggan, high quality value dari produk – produk yang ditawarkan namun juga kemampuan dan keahlian dalam bidang distribusi makanan dan produk retail lainnya.

8. Ace Hardware

Kembali lagi ke Amerika, salah satu franchise-nya yang terkenal di Indonesia dengan kualitasnya adalah Ace Hardware. Selain memiliki gudang dan toko sendiri, Ace Hardware juga telah hadir di banyak mall-mall dan pusat perbelanjaan. Ace Hardware didirikan pada tahun 1928 dan memang sudah ditargetkan untuk mengusung konsep waralaba ini. Usaha Ace Hardware memiliki kantor pusat di Oak Brook, Illinois dengan 5,070 unit berkembang hingga saat ini. Bergerak di bidang distribusi retail, Ace Hardware berangkat dari penjualan perangkat-perangkat keras berkualitas.

Ketika aplikasi pengajuan franchise diterima oleh pihak franchisor Ace Hardware, maka franchisee memiliki kesempatan untuk membeli merchandise dan layanan dari franchisor. Tidak hanya itu, franchisee juga dapat membuka layanan rental untuk barang – barang Ace dengan mengambil name ‘Ace Rental Place’

9. Kumon

Kumon didirikan pada tahun 1958 dan langsung mengusung konsep franchisenya ditahun yang sama. Franchise ini berasal dari Jepang, namun kantornya berpusat di Ridgefield Park, New Jersey, Amerika. Usahanya bergerak di bidang pendidikan yang mengajarkan matematika dan membaca menggunakan konsep Kumon. Anak-anak akan mengikuti proses pembelajaran sekitar 20-30 menit untuk setiap mata pelajarannya selama 2 kali seminggu.

10. Krispy Kreme

Untuk para fans donat sejati pasti sudah tidak asing dengan Krispy Kreme. Usaha franchise yang didirikan pada tahun 1937 ini bergerak di bidang industri makanan. Format franchise yang diusung juga berbeda – beda. Ada 3 konsep sebagai berikut.

  1. Factory Store, fasilitas yang menghasilkan donat yang kemudian bisa diedarkan ke Tunnel Oven Shop
  2. Tunnel Oven Shop, jika factory adalah penghasil donat, maka disini adalah tempat untuk mempercantik dan mempermanis donat yang dihasilkan sehingga menjadi produk yang menarik dan layak untuk dipasarkan
  3. Fresh Shop, ini adalah konsep yang sering kamu temui di pusat perbelanjaan dan gedung – gedung perkantoran.

11. A&W Restaurant

Bergerak dibidang usaha makanan cepat saji, A&W merupakan salah satu franchise yang menyediakan ayam goreng tepung yang lebih dikenal dengan nama fried chicken. A&W didirikan pada tahun 1919 dan baru dijadikan franchise pada tahun 1925. A&W restaurant memiliki kantor pusat di Lexington Kentucky dan hingga saat ini sudah memiliki 1000 unit. Sebagai anak perusahaan langsung dari A Great American Brand, LLC, A&W restaurant menawarkan lisensi untuk mengoperasikan usaha atas nama A&W.

Makanan yang ditawarkan hampir mirip dengan McD namun dengan resep dan konsep yang berbeda. Ada root beer, ayam, hot dog, burger, dan berbagai menu makanan lainnya.

12. Auntie Anne

Hampir mirip dengan Krispy Kreme yang bergerak di bidang  makanan berupa roti, Auntie Anne mengambil konsep yang lebih variatif dengan tidak hanya menyediakan donat namun juga berbagai jenis roti lainnya. Bisnis ini didirikan pada tahun 1990 dan mulai di franchise – kan pada tahun 1991.

Berpusat di Atlanta, Georgia, Auntie Anne sudah memiliki lebih dari 1,900 unit. Franchisee tidak dapat mengajukan lokasi untuk membuka franchise di lokasi yang mereka inginkan sebelum mendapat persetujuan dari franchisor. Auntie Anne dapat memberikan lisensi dengan lokasi yang sudah mereka setujui. Auntie Anne tidak hanya menyediakan dalam bentuk toko sendiri namun juga partner dengan supermarket atau tempat – tempat potensial lainnya untuk Concession Shop.

13. Circle K

Circle K adalah franchise dalam bentuk minimarket. Didirikan pada tahun 1951 dan baru membuka layanan franchise pada tahun 1999, Circle K sudah memiliki 8,000 lebih unit. Kantor pusatnya berada di Tempe, Arizona.

14. Wingstop

Wingstop didirikan pada tahun 1994 dan membuka jasa franchise nya pada tahun 1997. Bisnis ini berkantor pusat di Dallas, Texas dan sudah memiliki 1,000 lebih unit. Para franchisee dapat mengelola bisnis dengan nama Wingstop dan sistem bisnis yang melayani makanan dan cemilan sayap ayam dengan berbagai jenis rasa dan konsep yang berbeda.

15. Papa John’s

Papa John didirikan pada tahun 1984 dan memulai usaha franchise nya setahun kemudian. Saat ini Papa John’s sudah memiliki 5,250 unit. Kantor pusatnya berada di Louisville, Kentucky. Papa John’s merupakan industri yang bergerak dibidang makanan dengan menu utamanya adalah pizza. Kebanyakan cabangnya menyediakan jasa delivery dan carry out basis. Hanya sedikit yang menyediakan layanan makan di tempat.

Artikel Terkait

Demikianlah artikel tentang 15 franchise paling untung di dunia, semoga bermanfaat bagi Anda semua.



10 Negara Pencetak Buku Terbanyak di Dunia
10 Negara dengan Utang Tertinggi di Dunia
10 Negara Paling Panas Di Dunia
Daftar Negara Penghasil Kopi Terbesar di Dunia
10 Negara Paling Suka Minum Bir
10 Perusahaan dengan Penghasilan Tertinggi di Dunia
10 Negara dengan Pengangguran Terbanyak di Dunia
Di Dunia Cuma Ada Satu Mata Uang Tunggal? Apa yang Akan Terjadi?
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar di Dunia
10 Negara Paling Makmur di Dunia


Bagikan Ke Teman Anda