Kami menyediakan berbagai simulasi kredit, dari kredit mobil, kredit rumah, kpr, kartu kredit dan lain-lain. Simulasi pinjaman bisa juga dilakukan di sini.

7 Tips Kredit Mobil bagi Karyawan Gaji Pas-Pasan

Banyak jalan menuju Roma. Termasuk dalam membeli mobil. Karyawan yang bergaji pas-pasan pun bisa memiliki mobil. Asal mereka tahu cara yang tepat untuk mendapatkannya, bukan hal yang tidak mungkin bagi karyawan bergaji pas-pasan untuk bisa mendapatkan mobil. Berikut ini tips kredit mobil bagi karyawan gaji pas-pasan, agar mempermudah karyawan bergaji pas-pasan untuk dapat memiliki mobil impiannya.

1. Kenali Kondisi Keuangan

Mengenali kondisi keuangan merupakan hal pertama yang harus dilakukan saat karyawan bergaji pas-pasan berencana untuk melakukan kredit mobil. Apakah sekiranya karyawan memiliki utang yang harus dibayar dalam jangka waktu dekat, atau kondisi keuangan sudah stabil. Pastikan kondisi keuangan sudah stabil untuk periode waktu ke depan selama kurun rentang waktu kredit mobil akan berlangsung.

Menstabilkan keuangan dapat dilakukan dengan cara melunasi segala kebutuhan pokok terlebih dahulu. Selain itu, karyawan juga harus memiliki tabungan, investasi, atau dana darurat yang dinilai sudah cukup untuk men-cover hal-hal yang tidak diinginkan dalam waktu yang dekat. Jika dirasa keduanya sudah terpenuhi, maka karyawan sudah bisa dianjurkan untuk kredit mobil.

3. Sesuaikan Harga Mobil dengan Keuangan

Menyesuaikan jenis mobil sesuai dengan keadaan keuangan sangatlah penting bagi karyawan bergaji pas-pasan. Karyawan bergaji pas-pasan haruslah pintar mengatur keuangan. Kebutuhan manusia yang seakan tidak bisa habisnya tentu harus memiliki keahlian untuk membagi uang agar dapat menutup kebutuhan-kebutuhan tersebut. Apalagi jika kebutuhan tersebut ditambah dengan biaya membeli mobil. Tentulah karyawan harus pandai memilih jenis mobil yang sesuai dengan keuangannya. Walaupun mobil yang mewah terkesan sangat menggoda, namun seorang karyawan haruslah realistis dan menyesuaikan harga mobil dengan uang yang dimilikinya.

3. Berhemat

Memutuskan untuk membeli mobil tentu membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Jika penghasilan saja pas-pasan, tentu bukan hal yang mudah untuk mengumpulkan uang. Oleh sebab itu, maka karyawan bergaji pas-pasan yang berencana membeli mobil haruslah melakukan penghematan.

Berhemat bisa dilakukan dengan cara memangkas pengeluaran yang tidak penting. Ketahui kebutuhan dan keinginan sehingga mudah untuk memangkas pengeluaran yang tidak penting. Langkah kecil yang dapat dilakukan dalam mode penghematan adalah berhemat dalam bidang kebutuhan pangan. Kebutuhan pangan merupakan kebutuhan pokok manusia yang tidak bisa ditinggalkan oleh sebab itu, pastilah daklam setiap harinya manusia mengeluarkan uang untuk kebutuhan pangan tersebut. Seorang karyawan bis amelakukan penghematan dengan cara memasak masakan sendiri di rumah, atau jika memasak dinilai terlalu memakan waktu, seorang karyawan bisa membawa bekal dari rumah yang dibeli dari warung makan berharga murah untuk sarapan dan makan siang di kantor. Hal tersebut jauh lebih hemat daripada membeli makanan di kantor yang umumnya berharga lebih mahal atau bahkan membeli makanan di restoran.

4. Cari Penghasilan Tambahan

Bukan rahasia lagi bila harga mobil tidaklah murah. Ditambah dengan kebutuhan hidup sehari-hari, tentu akan membutuhkan dana yang semakin besar agar bisa membeli mobil. Bagi karyawan bergaji pas-pasan, salah satu jalan untuk memenuhi dana tersebut adalah dengan mencari penghasilan tambahan.

Penghasilan tambahan dapat diperoleh dengan cara mencari pekerjaan sambilan sesuai dengan minat seseorang. Tentunya pekerjaan sambilan itu tidak boleh mengganggu jam kerja dari pekerjaan utama karyawan tersebut. Karyawan bisa mencoba mengambil pekerjaan sambilan pada hari Sabtu dan Minggu, saat kantor tempat karyawan bekerja tutup. Atau seorang karyawan juga bisa melamar menjadi seorang freelancer yang jam kerjanya bisa dilakukan di malam hari. Namun satu hal yang harus diingat, karyawan juga harus menjaga kesehatannya dan pandai membagi waktu. Jika tidak, karyawan bisa jatuh sakit dan malah mengeluarkan biaya tambahan untuk berobat. Jika hal itu terjadi, bukannya tambah untung dengan malakukan pekerjaan tambahan, namun justru malah buntung.

5. Siapkan Uang Muka

Sistem kredit pasti memiliki uang muka. Uang muka bahkan menjadi ujung tombak transaksi dalam perjanjian kredit. Tanpa uang muka, maka pesanan barang kredit tidak akan diproses dan barang dambaan konsumen tidak akan sampai di tangan.

Sama halnya dengan kredit mobil, seseorang haruslah menyiapkan uang muka agar proses kredit dapat diproses. Seorang karyawan yang bergaji pas-pasan, haruslah mempersiapkan uang muka sebagai langkah awal untuk memulai kredit. Tidak hanya uang muka, seorang karyawan juga harus mempersiapkan jumlah cicilan minimal untuk satu atau dua bulan ke depan. Hal ini untuk menegah masalah keuangan yang disebabkan kredit mobil bagi karyawan.

6. Memilih Kredit yang Sesuai dengan Kondisi Keuangan Karyawan

Ada banyak jenis kredit yang disediakan oleh berbagai dealer mobil. Jenis kredit yang dimaksud adalah perihal panjang periode kredit beserta besarnya cicilan. Seorang karyawan haruslah pandai memilih jenis kredit mobil yang akan diambil. Dengan gajinya yang pas-pasan, seorang karyawan haruslah pandai mengatur besarnya angsuran kredit yang sesuai dengan keuangannya, namun juga harus memilih masa kredit sesingkat mungkin. Jika dihitung secara kumulatif, tentu semakin panjang masa kredit akan semakin banyak dana yang harus dikeluarkan. Di titik inilah seorang karyawan bergaji pas-pasan haruslah bisal menghitung titik equivalen antara dana angsuran dan masa angsuran. Pilih total harga kumulatif  semurah mungkin namun dengan biaya angsuran yang bisa ditangani selama masa kredit.

7. Lakukan Simulasi Kredit

Jika persiapan kredit mobil dan memilih jenis kredit sudah selesai dilakukan, maka langkah selanjutnya yang dapat dilakukan adalah dengan melakukan simulasi kredit. Simulasi kredit ini bisa dilakukan dengan cara merencanakan pengaturan keuangan selama masa kredit mobil berjalan. Masukkan pengeluaran tambahan berupa angsuran mobil ke dalam pengeluaran bulanan dan hitung apakah dalam sebulan karyawan akan kekurangn budget atau tidak.

Cara lain yang dapat dilakukan adalah juga dapat meengeksekusi rancangan tersebut dan menjalaninya selama minimal 3 bulan. Buat rekening baru, atau pakai rekening khusus untuk simulasi kredit mobil. Sisihkan tiap bulan uang senilai dengan nominal angsuran mobil tiap bulan. Lihat apakah terjadi masalah keuangan jika ada tambahanan pengeluaran kredit mobil tersebut. Cara ini dianggap lebih nyata untuk melihat kondisi keuangan saat dalam masa kredit mobil, namun kelemahannya adalah membutuhkan waktu yang relatif lebih lama.

Itulah  7 tips kredit mobil bagi karyawan bergaji pas-pasan. Sebenarnya, hal yang harus diperhatikan oleh karyawan bergaji pas-pasan dalam kredit mobil adalah pandai-pandai mengatur keuangan agar bisa mendapatkan mobil namun kondisi keuangan tetap stabil.

Artikel Terkait

Demikianlah artikel tentang 7 tips kredit mobil bagi karyawan gaji pas-pasan, semoga bermanfaat bagi Anda semua.



Gaji UMR Kredit Rumah, Bisa?
Tip Membuat Financial Plan
Tips Negoisasi Gaji di Tempat Baru
Tip dan Saran untuk Bootstrapped Entrepreneur
Kredit Mobil Ditolak? Ini Alasannya
Akankah Pengangguran Digaji?
Keuntungan Company Trip bagi Karyawan
Kesalahan yang Sering Dilakukan Ketika Naik Gaji
7 Tip “Work From Home” Biar Tetap Produktif
Awas! Perhatikan Hal-hal Berikut Sebelum Meminta Kenaikan Gaji!


Bagikan Ke Teman Anda