Kami menyediakan berbagai simulasi kredit, dari kredit mobil, kredit rumah, kpr, kartu kredit dan lain-lain. Simulasi pinjaman bisa juga dilakukan di sini.

Apa Itu Down Payment? Definisi Down Payment?

Down payment merupakan hal yang sudah tidak asing dalam dunia pinjaman. Baik itu pada sektor perumahan, kendaraan, dan berbagai macam sektor lainnya. Secara umum kita mengetahui bahwa down payment merupakan uang muka. Namun untuk penjelasan lebih detailnya tentu belum banyak yang mengetahuinya.

Down payment begitu menentukan bagaimana langkah pembayaran Anda untuk kedepannya. Nah, berikut ulasan selengkapnya mengenai definisi down payment yang menarik untuk diketahui.

Definisi Down Payment

Down Payment merupakan pembayaran di muka sebagian dari harga total. Misalnya untuk membeli rumah, kendaraan, atau aset-aset lainnya. Down payment atau uang muka juga merupakan bagian dari harga pembelian dan bukan termasuk pinjaman. Untuk membayar uang muka, Anda bisa menggunakan tabungan pribadi, cek, atau menggunakan pembayaran elektronik.

Down payment seringkali mencakup persentase dari total harga pembelian. Secara ringkas, uang muka merupakan persentase dari total harga pembelian. Jumlah yang muka biasanya didasarkan pada beberapa faktor. Meskipun paling sering jumlahnya ditentukan oleh pihak penjual. Untuk uang muka rumah biasanya sekitar 20%. Meskipun ada yang mematoknya sampai 25% dari harga rumah tersebut.

Bagi pembeli dan penjual, uang muka menawarkan sejumlah keuntungan. Down payment bermanfaat menunjukkan komitmen pembeli dan mengurangi risiko bagi penjual. Umumnya pemberi pinjaman akan menawarkan suku bunga lebih rendah dengan uang muka yang lumayan besar.

Bagi sewa kendaraan, teknik uang muka juga kerap dilakukan. Namun menggunakan uang muka lebih banyak pada kredit kendaraan belum tentu menjadi langkah terbaik. Sebab kendaraan memiliki sifat terdepresiasi yang cepat. Pelanggan yang berinvestasi terlalu banyak pun tidak mendapat pengembalian yang memadai.

Besaran Down payment yang Harus Dibayar

Untuk besaran down payment atau uang muka yang harus dibayar, seringkali Anda dapat memilihnya sesuai kondisi keuangan. Beberapa orang percaya bahwa membayar uang muka yang lebih besar tentu lebih baik. Namun ada pula yang lebih memilih membayar uang muka sekecil mungkin. Tentu saja semuanya tergantung dari keputusan pribadi dan kondisi keuangan Anda.

Jika membayar uang muka yang lebih besar, maka cicilan pinjaman akan lebih kecil. Tentu saja biaya angsuran bulanan akan lebih rendah. Begitu pula jika uang mukanya kecil, maka beban angsuran yang Anda bayarkan tiap bulan akan lebih besar. Meskipun nilai pinjamannya sama, namun uang muka menentukan perbedaan angsuran.

Keuntungan Down Payment dalam Jumlah Besar

Sebagai salah satu alternatif pinjaman sekaligus juga pembiayaan, down payment tentu saja memiliki beberapa kelebihan, yaitu:

1. Tingkat Bunga lebih Rendah

Dengan down payment yang besar, Anda mungkin akan memenuhi syarat untuk mendapatkan tingkat bunga lebih rendah. Pemberi pinjaman ingin melihat seberapa besar pembayaran uang muka Anda. Dengan risiko kreditur yang berkurang, maka potensi biaya bunga pun turut berkurang pula.

2. Beban Bulanan Lebih Kecil

Tentu saja down payment yang besar akan menyisakan angusaran yang lebih kecil. Ini sama dengan membuat beban angusaran tiap bulannya lebih rendah dan tentu saja akan memudahkan Anda.

3. Memiliki Kekuatan Pinjaman di Masa Depan

Dengan beban angsuran yang rendah, maka Anda akan lebih mudah melunasinya. Tentu saja pinjaman akan cepat terlunasi. Dengan kondisi demikian, pemberi pinjaman akan senang dengan bagaimana cara Anda melakukan pelunasan. Tentu saja hal ini akan membuat Anda memiliki kekuatan pinjaman di masa depan.

Keuntungan Down Payment dalam Jumlah Kecil

Tetapi perlu diingat, selain memiliki kelebihan down payment nyatanya juga memiliki sejumlah kekurangan:

1. Bisa Melakukan Pembelian Lebih Cepat

Jika Anda mesti menyiapkan dana sekitar 20% untuk pinjaman rumah, tentu perlu waktu bertahun-tahun untuk mengumpulkannya. Untuk beberapa kalangan tentu nilai tersebut tidak menyulitkan. Namun sebagian yang lain akan mengalami kesulitan bahkan perlu puluhan tahun agar uang tersebut terkumpul. Maka dengan down payment yang nilainya kecil, proses pembelian akan lebih cepat Anda lakukan.

2. Masih Memiliki Cadangan Darurat

Tentu dengan membayar uang muka yang nilainya kecil, Anda tidak akan melepaskan semua tabungan. Memang menakutkan jika Anda mesti melepaskan semua tabungan Anda untuk membayar DP dalam jumlah besar. Dengan uang muka kecil, setidaknya Anda masih menyimpan cadangan dana darurat.

Dana darurat tersebut bisa digunakan untuk berbagai macam hal. Misalnya untuk perbaikan rumah dan mengcover sejumlah biaya tak terduga.

3. Memiliki Biaya Perbaikan

Seperti yang sudah dijelaskan diatas, Anda masih menyimpan biaya untuk melakukan perbaikan. Terutama jika Anda membeli kendaraan dan rumah. Kedua properti tersebut memerlukan dana khusus untuk perawatan dan perbaikan kerusakannya. Selain itu, sisa dana yang masih dimiliki juga bisa digunakan untuk tabungan lainnya.

Tentu ingin membayar down payment dalam jumlah kecil maupun besar merupakan keputusan yang sifatnya pribadi.

Persyaratan Down Payment dari Pemberi Pinjaman

Sudah menjadi hal umum jika pemberi pinjaman menetapkan uang muka minimum. Namun Anda juga bisa membayar lebih jika menginginkannya. Pembayaran uang muka yang lebih besar tentu akan mengurangi risiko pemberi pinjaman.

Uang muka juga bisa membawa dampak psikologis. Pemberi pinjaman akan melihat bahwa kliennya yang membayar uang muka besar seolah memiliki skin in the game. Karena uang dalam jumlah besar sudah dibayarkan, mau tidak mau peminjam harus membayar sisanya agar uang muka tidak hangus. Uang muka juga akan menunjukkan kepada pemberi pinjaman bahwa Anda bersedia dan mampu untuk melunasi sisa-sisa angusarannya.

Langkah pertama yang Anda ambil tentu akan menentukan bagaimana langkah kedepannya. Begitu pula dengan keputusan Anda dalam membayar uang muka. Semoga artikel diatas bermanfaat.

Artikel Terkait

Demikianlah artikel tentang apa itu down payment dan definisi down payment, semoga bermanfaat bagi Anda semua.



Apa itu Aktiva? Definisi Aktiva
Apa itu Paper Millionaire? Definisi Paper Millionare?
Apa itu Cash Advance? Definisi Cash Advance
Apa Itu Velocity of Money? Definisi Velocity of Money
Definisi Credit Baloon/Kredit Baloon/Kredit Balon/Ballon Payment
Apa itu Grace Period? Definisi Grace Period
Apa itu CCC? Definisi Cash Conversion Cycle
Apa itu Bank Investasi? Definisi Bank Investasi
Kartu Kredit: Balance Transfer, Apa Itu?
Apa itu Variable Cost? Definisi Variable Cost


Bagikan Ke Teman Anda