Kami menyediakan berbagai simulasi kredit, dari kredit mobil, kredit rumah, kpr, kartu kredit dan lain-lain. Simulasi pinjaman bisa juga dilakukan di sini.

Apa Itu Current Yield dan Yield to Maturity?

Dalam dunia investasi saham dan obligasi, ada istilah Current Yield dan Yield to Maturity. Keduanya sama-sama merupakan penghasilan investasi atau imbal hasil (return). Berbagai istilah di dunia pasar modal ini penting untuk diketahui. Apalagi bagi yang tertarik untuk menanamkan modal, terutama di sektor obligasi.

Current Yield dan Yield of Maturity penting diukur untuk mengetahui imbal hasil tahunan dari suatu obligasi. Lalu apa yang membedakan keduanya?

Apa Itu Yield?

Sebelum mengetahui definisi Current Yield dan Yiled of Maturity, penting untuk memahami apa itu Yield. Yield adalah hasil investasi selama periode waktu tertentu. Nilainya dinyatakan dalam bentuk persentase berdasarkan nilai investasi, nilai pasar terkini, atau nilai surat utang.

Bunga atau dividen yang diperoleh dari memegang surat utang tertentu juga termasuk ke dalam Yield. Hasil ini pada umumnya diukur dengan cara tahunan. Tetapi ada juga variasi lain yang mengukur Yield setiap 3 bulan sekali atau bulanan.

Nilai Yield yang tinggi menandakan investor bisa mengharapkan arus kas yang lebih tinggi. Nilai Yield yang tinggi merupakan salah satu indikator bahwa investasi tersebut risikonya lebih rendah dan pendapatannya lebih tinggi. Meski begitu, ada banyak faktor dalam penghitungannya yang harus diperhatikan. Nilai surat utang yang turun juga bisa menyebabkan Yield menjadi tinggi.

Apa Itu Current Yield?

Current Yield didapat dari pendapatan investasi tahunan berupa bunga atau dividen yang dibagi dengan harga surat utang saat ini. Dengan mengetahui Current Yield, maka investor bisa mengetahui harga obligasi saat ini, daripada hanya melihat dari nominalnya saja.

Current Yield merepresentasikan jumlah imbal hasil yang bisa diharapkan oleh investor. Terutama jika investor membeli obligasi dan mempertahankannya selama 1 tahun. Tetapi Current Yield bukanlah nilai aktual imbal hasil yang diterima investor jika ia memegang obligasi hingga waktu jatuh tempo.

Kapan Current Yield Dipakai?

Current Yield paling sering digunakan untuk investasi dalam bentuk obligasi, yaitu surat utang yang diterbitkan organisasi atau perusahaan untuk mengumpulkan modal. Obligasi bisa menghasilkan bunga yang dinyatakan di sertifikat. Obligasi bisa diperdagangkan antar investor.

Harga obligasi bisa saja berubah, tergantung dari kondisi pasar. Karena itu, investor bisa membeli obligasi dengan harga yang lebih rendah atau lebih tinggi dari nilai awalnya. Harga pembelian obligasi ini akan berpengaruh pada Current Yield.

Cara Menghitung Current Yield

Formula untuk menghitung Current Yield adalah pendapatan dari bunga setahun dibagi harga obligasi saat ini.

Current Yield = (Bunga Obligasi Setahun * Nilai Obligasi Awal) / Nilai Obligasi Saat Ini

  • Contohnya, jika nilai awal obligasi 8 juta, dan bunga tahunan sebuah obligasi sebesar 6%, sementara harga obligasi saat ini adalah Rp 10 juta, maka nilai Current Yield adalah:
  • 6% * 8juta / 10 juta = 4.8%

Harga yang dibayar investor dalam membeli obligasi akan mempengaruhi persentase Current Yield. Untuk obligasi yang sama bisa didapat hasil yang berbeda jika investor membeli dengan harga diskon atau harga yang lebih tinggi.

Current Yield tidak hanya bisa digunakan untuk investasi obligasi saja. Melainkan bisa juga diaplikasikan dalam investasi saham. Caranya adalah dividen yang diterima dari suatu saham dibagi dengan harga pasar saham saat ini.

Apa Itu Yield to Maturity

Yield to Maturity merupakan hasil imbal total yang bisa diharapkan jika obligasi tersebut dipegang hingga tanggal jatuh tempo. Yield to Maturity dianggap sebagai imbal hasil obligasi jangka panjang yang dinyatakan dalam nilai tahunan.

Dengan kata lain, ini adalah nilai internal dari imbal hasil suatu investasi dalam bentuk obligasi yang dipegang hingga masa jatuh tempo. Semua pembayaran telah ditentukan jadwalnya dan diinvestasikan kembali dengan nilai yang sama.

Yield to Maturity hampir sama dengan Current Yield. Arus kas masuk tahunan atau bunga tahunan dibagi dengan harga obligasi saat ini. Hasil Yield to Maturity juga digunakan untuk memperkirakan berapa banyak uang yang akan dihasilkan dengan membeli obligasi tertentu dan menahannya untuk periode 1 tahun.

Perbedaan Yield to Maturity dengan Current Yield

Lalu apa yang membedakan kedua jenis nilai imbal hasil ini? Dalam perhitungannya, Yield to Maturity mempertimbangkan juga nilai yang sedang berlaku untuk pembayaran obligasi di masa depan.

Yield to Maturity mempertimbangkan nilai uang saat ini, sedangkan Current Yield tidak mempertimbangkannya. Karena alasan inilah, metode Yield to Maturity sering dianggap lebih akurat dibandingkan dengan Current Yield dalam menghitung imbal hasil obligasi.

Perbedaan lain dengan Current Yield adalah metode penghitungannya yang sangat beragam. Ini karena ada berbagai faktor yang diperhitungkan untuk mendapatkan Yield to Maturity dibandingkan dengan Current Yield.

Cara Menghitung Yield to Maturity

Untuk menghitung Yield to Maturity, kita perlu mengetahui nilai kupon pembayaran (Coupon Payment: C), nilai nominal obligasi (face value: F), harga yang dibayarkan untuk membeli obligasi (price: P), dan berapa tahun hingga masa jatuh tempo (n).

Setelah mengetahui beberapa faktor di atas, salah satu cara yang dipakai untuk menghitung perkiraan Yield to Maturity adalah:

YTM= (C + ((F – P)/n)) : (F + P)/2.

​Tujuan Menghitung Yield to Maturity

Dengan mengetahui nilai Yield to Maturity, ini bisa digunakan untuk mengevaluasi apakah sebuah obligasi memiliki nilai investasi yang baik atau tidak. Beberapa investor sering kali mengharapkan imbal hasil tertentu atau jumlah imbal hasil minimal saat mereka hendak membeli obligasi.

Dengan menghitung Yield to Maturity, investor bisa memperkirakan apakah suatu obligasi bisa sesuai dengan ekspektasinya atau tidak. Dengan begitu, investor juga bisa membandingkan dengan nilai obligasi dari perusahaan lain.

Artikel Terkait

Demikianlah artikel tentang apa itu current yield dan yield to maturity, semoga bermanfaat bagi Anda semua.



3 Contoh Investasi Syariah Bebas Riba
Apa Itu Price to Sales Ratio
Apa Itu Reksa Dana?
Untung Rugi Investasi Emas
Apa Beda Saham dan Obligasi?
9 Prinsip Investasi dari Warren Buffett
Contoh Bisnis dengan Skema Ponzi di Indonesia
Perbedaan Reksadana Terbuka vs Tertutup
Definisi Nilai Wajar Saham
Apa itu Sharpe Ratio? Definisi Sharpe Ratio


Bagikan Ke Teman Anda