Kami menyediakan berbagai simulasi kredit, dari kredit mobil, kredit rumah, kpr, kartu kredit dan lain-lain. Simulasi pinjaman bisa juga dilakukan di sini.

Apa itu Grace Period? Definisi Grace Period

Kalau Anda adalah seorang pemegang kartu kredit, salah satu masalah utama adalah jatuh tempo pembayaran kartu. Terlebih jika Anda tidak bisa membayar tepat waktu, maka akan muncul masalah baru yang lebih besar lagi: membayar tagihan bulanan sekaligus denda. Untuk menghindari hal tersebut, Anda bisa memanfaatkan grace period.

Apa Itu Grace Period?

Grace period adalah masa tenggang setelah jatuh tempo pembayaran hutang tanpa penghitungan denda bagi si nasabah atau penghutang. Grace period biasanya berlangsung selama 15 hari. Grace period sering ditemukan dalam angsuran rumah atau properti, kontrak asuransi, dan kartu kredit.

Jika seseorang melakukan pembayaran setelah lewat jatuh tempo namun masih dalam grace period, maka ia tidak akan mendapatkan tanda merah dalam laporan kreditnya.

Grace Period dalam Penggunaan Kartu Kredit

Di artikel ini akan dibahas secara lebih mendalam tentang grace period dalam kartu kredit. Pembayaran kartu kredit yang lewat dari jatuh tempo akan membebani pengguna kartu. Dengan adanya grace period, mereka masih memiliki waktu untuk membayar lunas tagihan tanpa harus terkena denda dan mendapat catatan kredit buruk.

Mendapatkan Grace Period

Sayangnya, tidak semua bank menyediakan grace period bagi para pemegang kartu kredit. Jika Anda ingin mendapatkan kemudahan dan kelonggaran melalui grace period, maka baca dengan teliti syarat dan ketentuan bank sebelum Anda benar-benar membuat kartu kredit.

Jika penyedia kartu kredit menawarkan grace period, Anda tetap harus membaca setiap poin yang ada di dalam kontrak. Ketika Anda meninjau grace period yang diberikan oleh bank, maka poin-poin berikut ini perlu diperhatikan:

  1. Tanggal penutupan statement kartu kredit setiap bulannya.
  2. Jatuh tempo pembayaran tagihan kartu kredit.
  3. Sisa akhir (balance) kartu kredit Anda.

Menentukan Grace Period Kartu Kredit

Agar Anda tahu kapan grace period dimulai dan seberapa lama grace period berlangsung, Anda harus tahu dulu kapan tanggal penutupan transaksi kartu setiap bulannya. Ini berarti setiap transaksi yang dibuat setelah tanggal tersebut akan dicatat sebagai transaksi di bulan berikutnya.

Grace period mulai berlaku setelah tanggal penutupan hingga jatuh tempo pembayaran pada bulan transaksi tersebut. Keuntungan terbesar yang bisa didapatkan konsumen dalam grace period adalah mereka bisa membayar tagihan tanpa terkena bunga.

Misalnya, Anda membayar tagihan kartu kredit tepat waktu sebelum tanggal jatuh tempo. Karena Anda tidak memiliki tanggungan pembayaran, maka Anda bisa menikmati grace period dimana Anda bisa melakukan transaksi tanpa harus memikirkan bunga. Transaksi yang dibuat dalam grace period nantinya akan tercatat sebagai transaksi dalam tagihan berikutnya.

Sebaliknya, jika Anda membayar sebagian besar tagihan tetapi masih menyisakan sedikit saja hutang (misalnya hanya Rp 100.000 saja), setiap transaksi yang Anda buat akan dikenakan bunga, ditambah lagi dengan tagihan yang masih tersisa di bulan sebelumnya.

Hal ini mungkin terdengar kejam, namun menunjukkan betapa pentingnya bagi Anda untuk membayar tagihan secara penuh. Karena pada akhirnya Anda sendiri-lah yang akan menikmati keuntungannya.

Memanfaatkan Grace Period

Melakukan transaksi saat grace period bisa sangat menguntungkan buat Anda. Terutama jika Anda ingin melakukan pembelian dalam jumlah besar. Anda masih bisa membelinya tanpa dikenakan bunga, namun jatuh tempo pembayarannya masih di bulan berikutnya.

Jika kartu kredit Anda memiliki grace period, maka Anda harus bisa memanfaatkannya semaksimal mungkin. Seperti di atas, misalnya, ketika Anda membutuhkan transaksi dalam jumlah besar. Segera lakukan transaksi tersebut sehari setelah tanggal penutupan tagihan bulan ini.

Dengan demikian, meski Anda belum membayar tagihan kartu, Anda bisa membuat transaksi baru bebas bunga yang pembayarannya dibebankan pada bulan berikutnya. Keuntungannya adalah, Anda masih punya waktu untuk membayar transaksi besar tersebut.

Namun satu yang harus diingat, bayar penuh tagihan Anda setiap bulannya agar Anda benar-benar bisa merasakan manfaat dari grace period. Misalnya jika Anda masih menyisakan tagihan di bulan sebelumnya meski tanggal jatuh tempo telah lewat, lunasi sisa tagihan tersebut sesegera mungkin.

Pihak bank biasanya memberlakukan sistem denda atau penalti harian. Itu artinya Anda hanya akan dikenakan denda selama Anda belum menutup tagihan tersebut. Meski hal itu menguntungkan karena artinya Anda tidak akan dikenai denda selama sebulan penuh, namun semakin lama Anda melunasi tagihan, maka semakin besar pula jumlah denda yang harus ditanggung.

Tips Membayar Kartu Kredit Tepat Waktu

Untuk dapat memanfaatkan grace period secara maksimal, Anda harus membayar tagihan tepat waktu. Berikut beberapa tips singkat agar Anda bisa membayar semua tagihan sebelum jatuh tempo.

  • Lakukan pencatatan keuangan, yaitu semua transaksi yang Anda buat setiap bulannya. Dengan demikian Anda dapat menghindari penggunaan kartu untuk sesuatu yang tidak diperlukan.
  • Rampingkan pengeluaran dengan memotong kebutuhan yang tidak perlu. Misalnya belanja bulanan, TV berlangganan, dan lain sebagainya.
  • Gunakan sistem auto pay pada kartu kredit Anda sehingga Anda tidak akan terlambat membayar tagihan kartu kredit setiap bulannya.

Kesimpulan

Grace period memang sangat menguntungkan bagi para kreditur. Tenggang waktu antara penutupan transaksi dan jatuh tempo pembayaran memberikan mereka ruang untuk membayar tagihan bebas bunga.

Khususnya bagi pemegang kartu kredit, mereka masih bisa melakukan transaksi dalam grace period tanpa harus dikenai bunga karena belum membayar tagihan bulan sebelumnya. Namun semua transaksi yang dibuat setelah tanggal penutupan dan masih termasuk ke dalam grace period akan tercatat sebagai transaksi di bulan berikutnya. Ini berarti jumlah tagihan yang harus dibayar oleh kreditur tidak akan bertambah hanya karena ia melakukan transaksi daam grace period, meski jumlahnya besar.

Artikel Terkait

Demikianlah artikel tentang apa itu grace period dan definisi grace period, semoga bermanfaat bagi Anda semua.



Apa Beda Kartu Kredit dan Kartu Debit?
Cara Pasang Iklan di Facebook tanpa Kartu Kredit
Apa itu Cash Value? Definisi Cash Value
Cara Membuat Kartu Kredit Secara Online
Apa itu Pro Forma? Definisi Pro Forma
Apa itu Dompet Digital? Definisi Dompet Digital
Apa itu Dupont Analysis? Definisi Dupont Analyisis
Apa itu Free Cash Flow? Definisi Free Cash Flow
Hal-hal Apa yang Ditanyakan Analis Kartu Kredit Bank?
Definisi Contribution Margin Pricing/Strategi Penetapan Harga Kontribusi Margin


Bagikan Ke Teman Anda