Kami menyediakan berbagai simulasi kredit, dari kredit mobil, kredit rumah, kpr, kartu kredit dan lain-lain. Simulasi pinjaman bisa juga dilakukan di sini.

Apa Itu Marketing?

Dalam dunia bisnis tak lepas dari aktivitas marketing atau pemasaran. Sebagus apa pun kinerja suatu organisasi atau perusahaan, serta produk dan layanan yang berkualitas tinggi tidak akan memiliki nilai dan mendatangkan keuntungan apabila keberadaannya tidak diketahui publik. Setiap bisnis membutuhkan pasar untuk mengonsumsi produk dan menggunakan layanan yang ditawarkan. Tanpa konsumen, bisnis tidak berarti apa-apa. Sebab itulah, bisnis membutuhkan marketing.

Apa itu marketing?

Marketing atau pemasaran merupakan aktivitas yang dilakukan perusahaan untuk mempromosikan pembelian atau penjualan suatu produk atau layanan. Secara sederhana, pemasaran dapat pula dipahami sebagai aktivitas yang dilakukan untuk memperkenalkan dan mensosialisasikan suatu organisasi atau perusahaan, produk atau layanan, serta program tertentu kepada publik.

Tujuannya adalah untuk menarik minat publik atau konsumen agar bersedia melakukan pembelian dan memanfaatkan produk, layanan, atau program yang ditawarkan oleh organisasi atau perusahaan.

Pemasaran dapat dilakukan dan diwujudkan dalam berbagai bentuk aktivitas, yang mencakup periklanan, promosi, penjualan, dan pengiriman produk ke konsumen atau bisnis lain. Perusahaan berusaha untuk mendapatkan perhatian publik terutama pasar sasaran melalui periklanan.

Sementara promosi ditargetkan untuk audiens atau pasar tertentu, yang bisa dilakukan dengan berbagai cara, misalnya dukungan selebriti, pembuatan frasa atau slogan yang menarik, kemasan atau desain grafis yang mudah diingat, dan eksposur media secara menyeluruh.

Elemen marketing mix

Pada tingkat paling dasar, pemasaran berusaha menyesuaikan produk dan layanan perusahaan dengan keinginan pelanggan untuk mengakses produk dan layanan tersebut. Proses penyesuaian ini yang pada akhirnya akan menciptakan profitabilitas.

Bicara tentang pemasaran, terdapat teori yang mengombinasikan empat elemen penting yang dibutuhkan perusahaan untuk memasarkan suatu produk atau layanan. Empat elemen ini dikenal dengan marketing mix atau bauran pemasaran yang terdiri dari Empat P, yaitu Product, Price, Place, dan Promotion.

  • Produk (Product)

Produk merupakan elemen pertama dalam bauran pemasaran. Mengapa? Pemasaran dilakukan jika ada suatu produk atau layanan yang ditawarkan kepada publik atau pasar sasaran. Tanpa produk atau layanan, maka pemasaran tidak akan bisa dilakukan.

Produk mengacu pada item dalam rencana bisnis yang ditawarkan kepada pelanggan. Keberadaan produk bertujuan untuk mengisi ketiadaan di pasar. Selain itu, tentu juga untuk memenuhi keinginan dan permintaan konsumen. Tak hanya itu, kehadiran produk di pasar juga bisa menjadi alternatif baru untuk mengisi pasar yang sudah ada, agar pelanggan memiliki lebih banyak pilihan produk yang berkualitas.

Sebelum melakukan pemasaran, dalam hal ini pemasar dituntut untuk memahami produk atau layanan yang akan dijualnya. Mulai dari keunggulannya dibandingkan dengan pesaing, dapat tidaknya dipasangkan dengan produk sekunder atau lini produk, dan ada tidaknya produk pengganti di pasar.

  • Harga (Price)

Setelah produk diciptakan, maka elemen pemasaran kedua yang harus ada adalah harga. Bagaimana produk dipasarkan tanpa disertai dengan harga? Maka dari itu, harga ditetapkan setelah produk selesai diproduksi dan siap dipasarkan.

Harga mengacu pada sejumlah nilai nominal yang ditentukan perusahaan untuk menjual produk atau layanannya. Dalam menetapkan harga, perusahaan mempertimbangkan biaya per unit, biaya pemasaran, dan biaya distribusi. Harga produk tidak hanya mencakup biaya-biaya produksi dan pemasarannya saja, tetapi juga sudah termasuk margin atau keuntungan yang diinginkan untuk penjualan per unit produk atau layanan.

Selain itu, dalam menentukan harga produk atau layanan, perusahaan juga harus mempertimbangkan harga produk pesaing di pasar, sehingga tidak terlalu rendah atau tinggi dari jangkauan konsumen.

  • Tempat (Place)

Elemen tempat mengacu pada saluran distribusi produk. Setelah produk diciptakan dan harga ditetapkan, produk siap untuk disalurkan ke berbagai tempat penjualan. Mulai dari toko-toko grosir hingga retail baik yang menggunakan metode penjualan secara offline maupun online.

Sebelum mengenalkan produk atau layanan ke publik, pastikan bahwa produk dan layanan tersebut telah tersedia di pasaran. Inilah fungsi dari elemen tempat atau saluran distribusi produk. Hal ini dimaksudkan agar konsumen bisa langsung menemukan dan memperoleh produk atau layanan yang diinginkan, ketika mulai diperkenalkan kepada publik.

Jika konsumen yang tertarik dengan produk atau layanan ketika diperkenalkan melalui iklan baik di media televisi, massa, maupun sosial, tetapi produk belum tersedia di pasaran, maka akan menimbulkan kekecewaan. Akibatnya, konsumen tak lagi berminat bahkan tertarik untuk membeli produk atau layanan yang ditawarkan, karena menganggapnya suatu kebohongan.

  • Promosi (Promotion)

Ketika produk telah diproduksi, harga telah ditetapkan, dan telah didistribusikan ke berbagai tempat penjualan, giliran promosi siap dilakukan. Promosi mengacu pada usaha yang dilakukan untuk memperkenalkan produk atau layanan ke publik dengan bahasa yang persuasif sehingga mampu menimbulkan rasa penasaran, minat, dan ketertarikan publik terutama konsumen sasaran untuk melakukan pembelian.

Promosi mencakup berbagai aktivitas mulai dari periklanan, penjualan, hubungan masyarakat, promosi penjualan, pemasaran langsung, sponsor, dan lain sebagainya. Meski banyak aktivitas yang dilakukan untuk mempromosikan produk dan layanan, namun pemasar harus memperhatikan tahap siklus hidup produk. Hal ini dimaksudkan agar pemasar dapat menerapkan strategi pemasaran yang tepat untuk menggaet pasar.

Jenis-jenis marketing

Seiring dengan perkembangan teknologi, kini pemasaran dapat dilakukan dengan berbagai macam cara dan metode dengan jangkauan pasar yang lebih luas. Jika dulu, pemasaran lebih didominasi melalui iklan di media televisi, radio, dan massa.

Namun kini, dengan adanya teknologi digital, maka media untuk memasarkan produk dan layanan semakin beragam. Penggunaan berbagai media ini berkaitan dengan jenis-jenis pemasaran yang lebih bervariasi.

  • Pemasaran influencer

Anda tentu tidak asing dengan istilah influencer, apalagi bagi kaum milenial. Influencer merupakan sosok individu yang memiliki pengaruh bagi banyak orang. Jenis pemasaran influencer dapat dipahami sebagai pemasaran yang berfokus pada upaya untuk memanfaatkan pengaruh yang dimiliki oleh individu guna mengarahkan konsumen sasaran pada produk atau layanan perusahaan. Dalam jenis pemasaran ini, perusahaan bisa menggunakan jasa selebriti, pembuat konten, tokoh publik, dan lainnya untuk menyebarkan informasi terkait dengan produk atau layanannya.

  • Pemasaran viral

Istilah viral dikenal publik dengan adanya konten-konten yang tersebar dengan demikian cepat. Sementara dalam pemasaran, telah dikenal sejak lama tentang pemasaran viral (viral marketing).

Pemasaran viral mengacu pada fenomena pemasaran yang memfasilitasi dan mendorong orang untuk menyampaikan pesan pemasaran, sehingga tersebar dengan cepat. Disebut ‘viral’, karena penyebaran informasi atau pesannya demikian masif seperti pada penularan virus penyakit yang menjangkiti banyak orang hanya dalam waktu singkat.

  • Pemasaran hijau

Sejak lingkungan mengalami degradasi yang parah, di mana sebaran sampah tak lagi dapat dikendalikan, sehingga merusak alam dan lingkungan bahkan ekosistem laut, maka dikembangkan konsep pemasaran hijau (green marketing).

Pemasaran hijau ini mengacu pada pengembangan dan pemasaran produk yang lebih ramah lingkungan, di mana kemasan produk dirancang sedemikian rupa dengan menggunakan bahan baku yang dapat meminimalisir timbulnya dampak negatif pada lingkungan, dengan tetap menjaga kualitasnya. Misalnya meminimalisir penggunaan kemasan berbahan plastik, karena berisiko menimbulkan dampak negatif pada lingkungan sebab tidak dapat didaur ulang.

Artikel Terkait

Demikianlah artikel tentang apa itu marketing, semoga bermanfaat bagi Anda semua.



Contoh Bisnis dengan Skema Ponzi di Indonesia
Perbedaan KlikBCA Individual Vs KlikBCA Bisnis
Cara Bagi Hasil yang Tepat untuk Bisnis Anda
Strategi Penetapan Harga Loss Leader (Loss Leader Pricing)
Memulai Usaha Digital Printing
Keterampilan yang Harus Dimiliki Analis Bisnis
Apa Itu Branding?
Apa Itu Cash Flow?
5 Efek Booking Lewat AirBnB terhadap Bisnis Travel
Cara Menghasilkan Keuntungan Bisnis Di Masa Resesi


Bagikan Ke Teman Anda