Kami menyediakan berbagai simulasi kredit, dari kredit mobil, kredit rumah, kpr, kartu kredit dan lain-lain. Simulasi pinjaman bisa juga dilakukan di sini.

Cara Membuat Travel Budget

Bisa travelling dengan keluarga atau teman-teman memang seru dan pastinya mengasyikkan. Jalan-jalan dan bersantai menikmati objek wisata tujuan sungguh mampu memberikan efek relaks dan segar. Namun rencana travelling yang sudah disusun sejak lama sering kali batal terlaksana akibat terkendala biaya. Sebab, tak bisa dipungkiri bahwa travelling memang membutuhkan biaya yang cukup besar, mulai dari biaya transportasi, akomodasi, konsumsi, tiket masuk ke tempat wisata, hingga suvenir.

Travelling baik ala backpacker maupun koper sama-sama membutuhkan biaya, apalagi jika family trip, tentu biaya yang dibutuhkan lebih banyak. Berkenaan dengan hal ini, sangat dianjurkan Anda mempersiapkan budget seiring dengan munculnya rencana perjalanan. Artinya, jangan hanya sekadar menyusun rencana saja, tetapi juga harus diiringi dengan persiapan budget yang mencukupi agar rencana tersebut bisa terealisasi.

Lantas, bagaimana cara membuat travel budget agar travelling bisa terealisasi dengan biaya yang lebih hemat? Sebab, penghematan bisa menentukan berapa lama dan seberapa jauh Anda dapat melakukan perjalanan. Semakin banyak yang bisa Anda hemat, maka semakin jauh Anda bisa melangkah. Artinya, peluang untuk mengunjungi lebih banyak tempat wisata semakin besar. Berikut tips dan cara membuat travel budget agar rencana perjalanan Anda terwujud dan tidak berakhir dengan penyesalan karena telah menghabiskan banyak uang.

Pertimbangkan kemampuan finansial secara berkelanjutan

Anda tentu tidak ingin kehabisan uang setelah travelling. Alih-alih merasakan kebahagiaan tetapi justru kesengsaraan karena Anda tak memiliki uang untuk biaya hidup sehari-hari, membayar tagihan, dan lain-lain setelah pulang travelling. Oleh sebab itu, pertimbangkan beberapa hal berikut sebelum menyusun travel budget.

  • Uang yang dimiliki untuk travelling

Jangan gunakan seluruh tabungan atau uang yang Anda miliki untuk travel budget, tapi gunakan sebagian saja. Saat menempuh perjalanan selama liburan, Anda masih memiliki uang untuk membiayai pengeluaran pasca liburan, seperti tagihan listrik atau kartu kredit, belanja kebutuhan harian baik makanan juga minuman, dan lainnya. Dengan tersedianya uang yang cukup untuk pengeluaran pasca liburan, maka Anda bisa menikmati liburan tanpa gangguan pikiran mengenai finansial.

  • Saran dari teman dan keluarga

Mengunjungi tempat baru bisa jadi menimbulkan kebingungan. Wajar saja, sebab Anda belum mengenal lingkungannya, terutama biaya-biaya untuk tinggal selama beberapa hari di sana. Anda bisa saja mencari informasi mengenai lokasi liburan yang dituju melalui internet, namun Anda tidak bisa memastikan kebenaran informasi yang disajikan. Sebab bisa jadi, informasi tersebut merupakan konten yang dipengaruhi oleh sponsor yang secara persuasif mengajak pembaca untuk berkunjung, sehingga tidak menggambarkan situasi dan kondisi yang sebenarnya.

Ada baiknya jika Anda bertanya kepada keluarga atau teman, termasuk media sosial mengenai seluk-beluk lokasi liburan yang dituju. Misalnya, harga makanan dan penginapan, objek wisata murah bahkan gratis di kota tersebut, dan lain sebagainya. Informasi dari pihak yang berpengalaman langsung lebih faktual dibandingkan hanya sekadar membaca artikel di internet.

Tips dan cara membuat travel budget

Secara garis besar, pembuatan anggaran perjalanan (travel budget) dapat dikelompokkan menjadi dua, yaitu anggaran kebutuhan dasar dan anggaran kebutuhan ekstra. Apa saja yang termasuk dalam kebutuhan dasar dan ekstra selama travelling dan bagaimana menyusun anggarannya? Berikut tipsnya.

  1. Menyusun anggaran kebutuhan dasar

Selama melakukan travelling, pasti ada pos-pos biaya yang harus dikeluarkan demi kelancaran dan kenyamanan perjalanan. Kebutuhan dasar yang dimaksudkan di sini adalah pos-pos biaya yang sifatnya ‘wajib’ dikeluarkan, tanpa dipengaruhi jarak tempuh perjalanan atau lokasi tujuan.

    • Tentukan moda transportasi yang akan digunakan

Jika Anda telah memilih kota tujuan, maka selanjutnya tentukan moda transportasi yang akan digunakan untuk menuju ke sana. Moda transportasi yang dipilih tentu akan berpengaruh pada besar kecilnya biaya yang harus dianggarkan. Apakah Anda akan pergi dengan pesawat, kereta, bus, mobil sewaan, atau kapal?

Perjalanan udara dengan pesawat menjadi pilihan yang paling cepat apabila tujuan perjalanan Anda memiliki jarak tempuh yang jauh, seperti luar kota, luar pulau, bahkan luar negeri. Namun, untuk itu Anda harus menganggarkan cukup banyak uang karena tiket pesawat menyita hampir setengah dari anggaran perjalanan. Jika lokasi tujuan Anda masih memungkinkan untuk dijangkau dengan moda transportasi darat, seperti kereta, bus, atau mobil sewaan, maka Anda bisa lebih menghemat anggaran.

Tak menutup kemungkinan Anda bisa menghemat anggaran untuk apapun moda transportasi yang dipilih. Sebelum melakukan pembelian, Anda bisa membandingkan harga tiket di layanan booking online baik via website atau aplikasi, seperti Traveloka, Agoda, MisterAladin, Expedia, dan lain sebagainya.

    • Pertimbangkan transportasi lokal di kota tujuan

Anda membutuhkan transportasi bukan saja untuk mencapai kota tujuan, tetapi juga untuk berkeliling dan menuju objek wisata yang diinginkan. Sebab itu, Anda perlu memasukkan biaya transportasi lokal dalam anggaran perjalanan. Apakah Anda akan menggunakan bus umum, kereta, bus transit lokal, ojek dan taksi online, atau mobil sewaan?

Namun untuk menentukan moda transportasi lokal, Anda harus mencari informasi jenis-jenis transportasi yang tersedia di kota tujuan wisata Anda. Sebab, tak semua kota menyediakan opsi moda transportasi yang sama.

Jika Anda berencana untuk mengunjungi beberapa objek wisata, maka telitilah sebelum menentukan pilihan. Anda bisa mengecek harga tiket transportasi umum di kota tersebut, sehingga Anda bisa menambahkannya ke dalam anggaran perjalanan Anda.

    • Pilih akomodasi untuk menginap

Travelling ke luar kota bahkan ke luar negeri tentu tak cukup hanya sehari. Sebab itu, Anda harus mempertimbangkan anggaran untuk akomodasi penginapan. Berapa besar anggaran untuk penginapan? Tergantung jenis akomodasi yang akan dipilih, apakah hotel berbintang, hostel atau losmen, home stay, guest house, villa, atau apartemen.

Ragam pilihan akomodasi tergantung pada tempat tujuan Anda. Apabila tujuan Anda objek wisata yang banyak dikunjungi pelancong, kemungkinan akan ada banyak pilihan jenis akomodasi. Mahal murahnya biaya, tentu dipengaruhi oleh kualitas dan fasilitas yang ditawarkan oleh masing-masing jenis akomodasi tersebut. Menginap di hotel berbintang dan apartemen tentu biayanya akan lebih mahal dibandingkan dengan jenis akomodasi lainnya.

Meski umumnya biaya akomodasi mahal, namun Anda pun bisa berhemat dengan membandingkan harga kamar hotel di layanan booking online. Pemesanan hotel secara online tak jarang menawarkan promo menarik berupa diskon.

Tak hanya itu, penghematan anggaran juga dapat dilakukan dengan memilih penginapan yang dekat dengan objek wisata yang dituju. Selain lebih nyaman juga dapat menghemat biaya transportasi lokal.

    • Anggarkan untuk biaya makanan

Anggaran untuk biaya makan ini umumnya bagian yang paling sulit untuk ditetapkan. Sebab kebutuhan dan keinginan untuk makan sering kali tidak bisa diprediksi. Artinya, bisa jadi di saat-saat tertentu ingin ngemil, misalnya dalam perjalanan atau ketika menikmati suasana di objek wisata. Meski demikian, biaya makanan ini sangat penting untuk dianggarkan.

Satu hal yang harus Anda pertimbangkan adalah harga makanan di lokasi objek wisata cenderung mahal. Namun hal tersebut tergantung pada kota tujuan Anda. Ada sebagian kota tujuan wisata yang harga makanannya lebih murah, namun ada pula yang mahal. Oleh sebab itu, Anda perlu mencari banyak informasi mengenai kisaran harga makanan di kota yang Anda tuju untuk berwisata atau berlibur.

Biaya makanan merupakan salah satu pos yang menyita bagian cukup besar dalam anggaran perjalanan. Meski demikian, bukan berarti biaya makanan tidak bisa dihemat. Ada cukup banyak cara yang bisa dilakukan untuk menghemat biaya makan. Pertama, pilihlah kamar penginapan yang menyediakan dapur kecil. Anda bisa memasak sendiri dengan membeli bahan-bahannya di pasar lokal. Kedua, pilih penginapan yang menyediakan sarapan, sehingga Anda tidak perlu membeli makanan di luar.

    • Siapkan dana tak terduga

Tak semua realisasi sesuai dengan apa yang telah direncanakan. Misalnya saja, Anda tidak merencanakan untuk pergi ke pantai. Namun tiba-tiba Anda berubah pikiran, sehingga mengubah tujuan Anda. Perubahan yang tidak direncanakan ini tentu berpengaruh pada perlengkapan yang dibawa. Contohnya, Anda tidak membawa tabir surya karena tidak merencanakan pergi ke pantai. Sebab itu, Anda harus membeli perlengkapan baru yang tidak dipersiapkan sebelumnya.

    • Pertimbangkan asuransi perjalanan

Anda tidak akan pernah tahu apa yang akan terjadi dalam perjalanan travelling Anda. Meski tidak dikehendaki, tapi bisa saja Anda mengalami hal-hal yang tidak diinginkan dan tentunya tidak direncanakan, misalnya sakit, kecelakaan, korban pencurian atau perampokan, dan lainnya. Berkenaan dengan hal tersebut, Anda perlu mempertimbangkan asuransi perjalanan dan memasukkannya dalam travel budget Anda.

Dengan adanya asuransi perjalanan, Anda bisa tenang dan menikmati liburan tanpa perlu cemas dengan kondisi-kondisi yang tidak diinginkan. Ada banyak perusahaan asuransi yang menawarkan asuransi perjalanan mandiri, seperti Allianz, Travel Guard, InsureMyTrip.com, dan lain sebagainya. Untuk mndapatkan pilihan asuransi terbaik yang sesuai dengan kondisi dan keuagan Anda, jangan malas untuk membandingkan fasilitas dan lingkup pertanggungan yang ditawarkan oleh setiap perusahaan asuransi tersebut.

  1. Menyusun anggaran untuk kebutuhan ekstra

Selama melakukan perjalanan atau travelling tentu Anda tidak hanya berdiam diri di penginapan, tetapi berkeliling menikmati suasana kota dan berjalan-jalan di setiap objek wisata yang diinginkan. Berkenaan dengan hal tersebut, Anda perlu membuat anggaran untuk kebutuhan ekstra, yakni biaya-biaya di luar biaya transportasi, akomodasi, dan makanan. Anggaran kebutuhan ekstra mencakup beberapa hal sebagai berikut.

    • Biaya tiket masuk objek wisata

Untuk bisa berkeliling dan berjalan-jalan menikmati keindahan dan keunikan dari suatu objek wisata, Anda terlebih dahulu harus masuk ke objek wisata tersebut. Umumnya memasuki suatu kawasan objek wisata, setiap pelancong akan dikenai tiket masuk. Maka dari itu, biaya tiket masuk objek wisata ini perlu dimasukkan ke dalam anggaran kebutuhan ekstra.

Setiap objek wisata tidak selalu memberlakukan harga tiket yang sama. Oleh sebab itu, agar anggaran dengan realisasinya tidak terpaut jauh, sebelumnya Anda perlu mencari informasi terkait dengan harga tiket masuk ke objek-objek wisata yang ingin dituju. Dengan demikian, Anda bisa memperkirakan berapa dana yang perlu dianggarkan untuk kebutuhan ini.

Harga tiket masuk objek wisata bisa jadi mahal. Misal waterboom, taman bermain dengan wahana yang lengkap, dan arung jeram biasanya memiliki harga tiket yang mahal. Untuk melakukan penghematan, Anda harus pandai-pandai memilih objek wisata. Sebut saja hutan pinus, museum, dan taman merupakan beberapa objek wisata yang berbiaya murah, bahkan gratis.

    • Biaya hiburan

Menikmati pertunjukan lokal dan suasana malam di kota tujuan memberi keasyikan yang melengkapi pengalaman travelling Anda. Namun, perlu dicatat bahwa bisa jadi pertunjukan lokal tersebut berbayar. Oleh sebab itu, Anda pun perlu menganggarkan dana untuk kebutuhan hiburan Anda selama masa travelling.

Anda bisa melakukan riset atau browsing mencari informasi mengenai pertunjukan lokal yang diselenggarakan di kota wisata yang dituju. Bahkan jika Anda beruntung, Anda bisa menikmati pertunjukan lokal secara gratis.

    • Biaya untuk pembelian suvenir

Setiap tempat wisata memiliki keunikan masing-masing yang tercermin dari benda-benda yang menjadi ciri khasnya, baik dari makanan maupun suvenirnya. Jika Anda ingin membeli hadiah atau suvenir sebagai buah tangan untuk keluarga, teman, atau tetangga di setiap tempat wisata yang dikunjungi, maka Anda perlu menganggarkannya.

Menyusun anggaran perjalanan yang realistis merupakan bagian penting dalam perencanaan liburan Anda. Anggaran ini akan menginformasikan kemampuan Anda melakukan travelling, tentu saja secara finansial. Dengan anggaran tersebut, Anda bisa melakukan penghematan dengan memangkas bagian-bagian yang dirasa bisa dipangkas bahkan ditiadakan.

Namun lagi-lagi harus diingat bahwa penyusunan anggaran bertujuan untuk memudahkan Anda dalam mengelola finansial selama melakukan perjalanan. Sebab itu, segala sesuatu yang sudah dianggarkan sebisa mungkin direalisasikan atau dipatuhi. Jika tidak, maka bisa jadi uang yang Anda habiskan untuk travelling jauh lebih besar dari yang sudah dianggarkan.

Ketika uang habis untuk travelling, kebahagiaan akan tumbuh seiring dengan waktu. Namun, ketika uang dihabiskan untuk hal-hal yang tidak bermanfaat, kebahagiaan cenderung berkurang seiring dengan waktu pula. Maka dari itu, lakukan perjalanan wisata atau travelling sesuai dengan kemampuan finansial Anda. Jangan sekali-kali berutang untuk melakukan perjalanan. Sebab, pada akhirnya akan mengurangi kebahagiaan dan menimbulkan kesengsaraan yang menyakitkan setelah travelling.

Artikel Terkait

Demikianlah artikel tentang cara membuat travel budget, semoga bermanfaat bagi Anda semua.



Bagaimana Menghasilkan Uang Tambahan saat Traveling/Liburan
Cara Menabung untuk Liburan Akhir Tahun
Untung Rugi Solo Travelling (Sendirian)
Cara Membuat Budget Anggaran Keluarga
Ini Dia Tips Cara Menghemat Ongkos Traveling
Mau Traveling Murah? Berikut Tips dan Triknya
Bagaimana Membuat Budget untuk Marketing?
Apa itu Prepaid Travel Card? Ini Penjelasannya!
Tip Menghemat Uang saat Liburan
Tip Penggunaan Kartu Kredit Saat Travelling Ke Luar Negeri


Bagikan Ke Teman Anda