Kami menyediakan berbagai simulasi kredit, dari kredit mobil, kredit rumah, kpr, kartu kredit dan lain-lain. Simulasi pinjaman bisa juga dilakukan di sini.

Ciri-ciri Entrepreneur yang Akan Gagal

Memulai usaha sendiri, membangun startup, dan menjadi seorang entrepreneur adalah salah satu gaya hidup yang banyak jadi pilihan anak muda. Dibandingkan bekerja sebagai karyawan, mereka ingin merintis usaha sendiri di bidang yang mereka sukai. Giat bisnis para pemuda ini memang patut diacungi jempol.

Munculnya satu startup mendorong lebih banyak startup lagi, yang rata-rata dikembangkan oleh anak muda. Sayangnya, tidak semua orang bisa berhasil menjadi seorang entrepreneur. Jika melihat kisah Achmad Zaky dari Bukalapak atau Nadiem Makarim dari Go-Jek, keduanya adalah contoh pendiri startup yang kini menjelma menjadi pebisnis besar.

Lalu bagaimana dengan entrepreneur yang gagal? Tentu jauh lebih banyak. Menjalankan sebuah bisnis bisa menjadi lebih rumit dari yang terlihat. Ada faktor-faktor tertentu yang membuat seorang entrepreneur berhasil, ada pula yang akan membuat mereka gagal.

Jika kamu adalah salah satu pejuang startup yang baru merintis bisnis, pastikan kamu tidak memiliki ciri-ciri entrepreneur yang akan gagal berikut ini.

1. Banyak Bicara, Sedikit Bekerja

Salah satu ciri khas dari seorang entrepreneur pemula adalah segudang ide yang mereka miliki untuk mengembangkan usaha mereka. Hal ini tentu sangat baik dan positif, namun mereka justru menghabiskan 80% dari seluruh waktu yang dimiliki untuk mendiskusikan gagasan tersebut tanpa benar-benar mewujudkannya.

Tidak peduli sebanyak atau sesedikit apapun ide yang kamu miliki, eksekusi adalah kunci keberhasilan. Jika kamu tidak segera mewujudkan gagasanmu, maka kamu dan usahamu hanya akan berjalan di tempat. Dalam perjalanannya, kamu akan menemui banyak kesulitan tak terduga, namun justru dari situlah kamu akan tahu seberapa hebat gagasan yang kamu miliki akan mempengaruhi bisnismu.

2. Menunda Pekerjaan

Hal yang paling berat dalam menjalankan usaha sendiri adalah bekerja keras. Mungkin terdengar sepele, namun tanpa adanya “bos” yang bisa mengawasimu, kamu bisa seenaknya saja menunda pekerjaan. Setelah kamu menyusun rencana bisnis yang sempurna, kamu harus segera melakukan eksekusi.

Tidak ada waktu untuk bersantai bagi penggiat startup. Sebaliknya, kamu harus bekerja lebih keras dan lebih cepat dibandingkan dengan siapapun. Isi waktu sebaik mungkin untuk menjalankan bisnismu, eliminasi potensi pesaing-pesaing kecil, dan jangan biarkan fokusmu terganggu.

Sekali saja kamu mengalihkan perhatianmu untuk hal lain, produktivitasmu akan segera menurun.

3. Kurang Fokus dan Tidak Tekun

Membangun usaha bukanlah hal yang mudah. Bahkan mungkin saja sebelum kamu benar-benar menemukan niche usaha yang pas, kamu harus jatuh bangun terlebih dahulu. Entrepreneur yang berhasil adalah mereka yang tidak mudah menyerah.

Sebuah bisnis baru bisa memerlukan waktu bertahun-tahun sebelum akhirnya mereka bisa berkembang pesat. Jika usahamu terlihat tidak membuahkan hasil di 6 bulan pertama atau tahun pertama, kamu harus terus bekerja keras. Mudah menyerah adalah sifat seseorang yang mudah gagal, termasuk dalam berbisnis.

4. Tidak Memiliki Rencana Finansial yang Baik

Sekecil apapun bisnis yang kamu jalankan saat ini, kamu wajib memiliki rencana finansial yang baik. Apalagi jika kamu memulai bisnis dengan modal besar dan sudah punya utang usaha. Meski modal usahamu kecil, pastikan semua uang yang kamu miliki telah dialokasikan dengan benar. Etos semacam ini akan sangat membantu saat usahamu semakin berkembang.

5. Tidak Peduli dengan Kondisi Pasar

Seorang entrepreneur yang baik selalu mengecek kondisi pasar dari waktu ke waktu. Kamu harus tahu perkembangan persaingan, tuntutan pasar, kondisi ekonomi, hingga peraturan pemerintah yang berkaitan dengan bisnismu. Dengan demikian kamu akan selalu punya ide-ide segar yang akan semakin mendorong usahamu untuk lebih maju.

6. Kurang Tegas Mengambil Keputusan

Segala hal buruk mungkin terjadi ketika kamu menjadi seorang entrepreneur. Kamu akan menemui banyak kondisi sulit yang menuntut kamu untuk mengambil keputusan yang cepat dan segera.

Dalam situasi seperti ini, seorang entrepreneur hanya mengandalkan data, pengalaman pribadi, dan sedikit intuisi untuk membuat keputusan yang strategis. Kamu mungkin akan salah langkah, namun hal itu lebih bijaksana daripada kamu harus menunda pengambilan keputusan. Kamu tidak akan terhindar dari masalah, justru bisnismu-lah yang kamu bawa menuju kegagalan.

7. Tidak Mau Bekerjasama dengan Tim

Kamu boleh menjadi pemiliki gagasan utama, pemilik modal terbesar, atau direktur di bisnismu saat ini. Namun kamu tidak boleh lupa bahwa kamu bekerja di dalam tim. Jangan menganggap dirimu sebagai orang yang tahu segala hal dan mampu mengerjakan semuanya sendiri. Tanpa adanya kerjasama tim yang baik, mustahil bisnismu akan menjadi sukses.

8. Tidak Memiliki Work-Life Balance

Ketika kamu memutuskan untuk menjadi seorang entrepreneur, kamu harus siap-siap untuk bekerja lembur setiap hari. Boleh-boleh saja kamu menghabiskan sepanjang hari untuk bekerja, tapi jangan lupa menjaga keseimbangan kerja dan kehidupan pribadi. Habiskan waktu untuk diri sendiri, keluarga, dan orang-orang tercinta. Terlalu fokus bekerja hanya akan menimbulkan stres, depresi, dan perasaan kurang bahagia.

9. Meniru Brand Lain yang Sudah Ada

Tonjolkan nilai usahamu, sesuatu yang membuatmu berbeda dengan yang lain. Jangan pernah meniru konsep yang diterapkan orang lain dan berhasil. Kamu boleh terinspirasi dari produk yang dijual orang lain, namun kemas dalam bentuk yang baru untuk membuat sesuatu yang berbeda. Jika kamu menjual barang yang “sama”, konsumen tidak akan repot-repot untuk menggunakan produkmu.

10. Menjual Jasa/Layanan Buruk Pada Konsumen

Konsumen, klien, atau pelanggan adalah raja. Berikan layanan yang terbaik pada mereka agar mereka puas menggunakan produk atau jasamu. Jual produk yang sesuai dengan keinginan dan kebutuhan mereka, dengarkan masukan dari mereka, dan buat inovasi-inovasi baru untuk menjaring lebih banyak konsumen.

Itulah ciri-ciri entrepreneur yang akan gagal dalam menjalankan bisnisnya. Untuk menjadi entrepreneur yang sukses, kamu harus bisa melawannya ya!

Artikel Terkait

Demikianlah artikel tentang ciri-ciri entrepreneur yang akan gagal, semoga bermanfaat bagi Anda semua.



Faktor Apa yang Membuat Entrepreneur Sukses?
Faktor Apa yang Menyebabkan UMKM Gagal?
5 Alasan Mengapa Bisnis Baru Sering Gagal
Buku yang Wajib Dibaca oleh Entrepreneur
Negara yang Gagal Rededominasi
Perbedaan Pola Pikir Enterpreneur Vs Salary Man (Pengusaha vs Karyawan)
Orang Seperti Apa yang Seharusnya Tidak Menjadi Enterpreneur
Inilah Hal-hal yang Menyebabkan Bisnis Gagal dalam 5 Tahun
Mau Memulai Usaha? Hindari Kesalahan Entrepreneur Ini!
Ciri-ciri Orang yang Akan Gagal Menjadi Pengusaha


Bagikan Ke Teman Anda