Kami menyediakan berbagai simulasi kredit, dari kredit mobil, kredit rumah, kpr, kartu kredit dan lain-lain. Simulasi pinjaman bisa juga dilakukan di sini.

Daftar Persiapan Menghadapi Masa Pensiun

Hampir semua orang memiliki masa produktif bekerja yang berbeda dalam hidupnya. Meski demikian, pun pada akhirnya akan tiba waktu di mana mereka tidak akan bisa kembali produktif seperti sedia kala. Lalu, bagaimana dengan persiapan pensiun Anda? Apakah sudah cukup baik? Atau Anda belum memikirkan hal itu sama sekali?

Mungkin pernah terlintas di benak Anda, apa yang akan dilakukan ketika pensiun. Namun, Anda masih belum menemukan jawaban yang pas karena masih banyak persoalan masa kini yang harus dihadapi dan diselesaikan dengan cepat.

Faktanya, memang tidak semua orang siap untuk memasuki masa pensiun. Apalagi bagi mereka yang gila kerja. Tak heran, jika persentasi pensiunan yang kaya di usia senja sangatlah minim.

Berdasarkan riset di lapangan, ada sekitar 49% pensiunan yang justru menggantungkan hidup pada orang lain dan 29% meninggal di masa pensiun. Sementara itu, 12% mengalami kebangkrutan, 5% tetap bekerja, 4% mandiri, dan hanya 1% yang kaya saat menjalani masa pensiun.

Daftar persiapan pensiun agar hidup menjadi lebih baik

Pensiun merupakan masa yang harus dihadapi oleh setiap manusia. Suatu waktu di mana seseorang merasa cemas karena tak ada pendapatan yang diperoleh lagi. Bukan hanya itu, mereka juga kehilangan identitas karena tak lagi bekerja dan bingung mengisi waktu luang.

Hal-hal seperti di atas sebenarnya bisa diatasi dengan mudah jika Anda memiliki persiapan pensiun yang mumpuni. Tapi masalahnya, persiapan pensiun tidak bisa dilakukan dalam waktu kilat.

Berikut ini daftar persiapan pensiun yang wajib dilakukan untuk memastikan Anda merasa aman secara keuangan dan emosional.

  • Jangan ragu untuk investasi sejak dini

Ketika Anda memasuki masa pensiun, maka bisa dipastikan pendapatan aktif akan berkurang secara signifikan. Oleh sebab itu, Anda harus berinvestasi untuk menutup selisih antara pendapatan sebelum dan sesudah pensiun.

Sebab, nantinya investasi ini akan menjadi pendapatan pasif yang bisa menambal kekurangan dari gaji sebagai pensiunan sehingga keuangan keluarga tidak goyah. Ada banyak sekali pilihan investasi yang bisa Anda lakukan, seperti misalnya reksadana yang memiliki masa cukup panjang. Idealnya, investasi ini harus sudah Anda lakukan sejak mulai bekerja.

Contohnya, jika Anda ingin pensiun di usia 55 tahun dengan kekayaan Rp 2 miliar, maka harus menyisihkan tiap bulannya sebesar Rp 1.550.000. Nominal ini dengan perhitungan imbal hasil sebesar 10% per tahun.

Perhitungan sederhana di atas, bagi mereka yang mulai menyimpan dana di umur 30 tahun. Ketika Anda baru mulai investasi di usia 40 tahun, maka jumlah yang harus disimpan otomatis lebih besar lagi.

Selain itu, pastikan dana yang diinvestasikan berada di tangan yang benar. Minimal, lembaga tersebut diawasi oleh OJK untuk menghindari adanya tindak penipuan investasi bodong yang kerap menjanjikan imbal hasil menggiurkan.

  • Melunasi semua hutang sebelum masa pensiun tiba

Poin berikutnya tak kalah penting. Usahakan tak ada lagi hutang atau cicilan apapun ketika masa pensiun tiba. Terutama cicilan yang terasa memberatkan, seperti kredit rumah, tanah, ataupun kendaraan.

Pahamilah, ketika Anda memiliki sejumlah hutang yang harus dibayar secara rutin, itu artinya jumlah pendapatan Anda akan berkurang. Oleh sebab itu, pastikan semua hutang sudah terbayar lunas sebelum masa pensiun tiba. Lakukan ini agar Anda bisa menikmati masa-masa pensiun dengan lebih tenang dan nyaman.

  • Membekali diri dengan asuransi umum dan BPJS

Demi masa depan yang terjamin, sebaiknya bekali diri Anda dan keluarga dengan asuransi atau BPJS kesehatan. Mengingat, gaji di masa pensiun tidaklah besar. Setidaknya, hal ini meringankan beban keuangan Anda ketika jatuh sakit karena tentu saja, risiko itu bisa datang kapanpun.

Nah, jika Anda belum memasuki masa pensiun, maka ini adalah saat yang tepat untuk memiliki asuransi atau BPJS. Semakin muda usia Anda, maka semakin mudah dan murah premi yang harus dibayarkan di setiap bulannya. Pastikan asuransi tersebut tetap aktif ketika sudah memasuki masa pensiun dengan membayar iuran tepat waktu.

  • Menekuni hobi yang menghasilkan

Pasti setiap orang di dunia memiliki hobi atau aktivitas di luar pekerjaan yang disukai. Ketika menghadapi masa pensiun, Anda bisa coba lebih serius menekuni hobi tersebut.

Pasalnya, hobi bisa dijadikan suatu aktivitas positif untuk menepis kebosanan akibat tidak lagi bekerja. Bahkan, Anda bisa menjadi ahli dalam hobi tersebut dan tidak mustahil untuk dijadikan sumber pendapatan baru. Dengan demikian, Anda bisa jadi lebih bahagia karena bisa melakukan hobi sekaligus mendapatkan tambahan penghasilan bagi keluarga.

  • Menghitung kebutuhan saat pensiun dengan cermat

Hal satu ini cukup penting dipahami bagi Anda yang akan memasuki masa pensiun. Uang yang dimiliki saat ini, nilainya sudah pasti cenderung menurun ketika pensiun tiba nantinya.

Jika kebutuhan setiap bulannya mencapai 10 juta rupiah saat ini, setidaknya Anda butuh pemasukan lebih dari itu dalam kurun waktu 10-15 tahun ke depan. Tentu saja dengan asumsi jika Anda ingin menerapkan gaya hidup yang sama.

Oleh karena itu, hitung kebutuhan saat pensiun dengan cermat. Jangan pernah memaksakan diri untuk bertahan dengan gaya hidup saat ini, karena sudah pasti akan memberatkan kondisi finansial Anda nantinya.

  • Mengumpulkan aset-aset penting

Ketika masa pensiun masih jauh di depan mata, sebaiknya Anda sudah mulai belajar mengumpulkan aset-aset penting. Aset yang dimaksud adalah sesuatu yang memiliki nilai jual lebih besar di masa depan.

Sebagian besar orang, umumnya membeli rumah dan tanah karena kecenderungan harga yang terus meningkat seiring berjalannya waktu. Anda juga bisa melakukan hal yang sama, tapi temukan dan dapatkan aset penting dengan harga terjangkau.

Bahkan, Anda bisa memanfaatkan aset tersebut saat ini. Percayalah, aset tersebut bisa membantu keuangan Anda ketika sudah memasuki masa pensiun nantinya. Asalkan, aset yang Anda miliki bernilai jual lebih tinggi dalam beberapa tahun ke depan.

Sebaiknya, jangan memilih aset berupa kendaraan, karena nilai jualnya cenderung menurun dari waktu ke waktu. Tapi setidaknya, kendaraan bisa dimanfaatkan untuk mobilitas tanpa pusing dengan biaya cicilannya.

  • Menyiapkan bisnis sampingan

Memiliki bisnis sampingan juga bisa dijadikan salah satu jurus jitu menghadapi masa pensiun yang suram. Rintis bisnis sampingan Anda ketika masih aktif bekerja di kantor. Ibarat sekoci, bisnis ini bisa menjadi penyelamat hidup Anda ketika penghasilan sudah banyak berkurang karena pensiun.

Namun ingat, tetaplah bersikap profesional selama Anda masih aktif bekerja sebagai karyawan. Bisnis yang Anda siapkan harus ditangani dengan bantuan orang lain, seperti keluarga terdekat atau orang kepercayaan.

Nah, ketika tiba saatnya pensiun, fokuslah untuk terus mengembangkan bisnis yang akan menjadi sumber pendapatan baru di keluarga Anda.

  • Menyisihkan 15% penghasilan di setiap bulannya

Apabila Anda masih ragu dengan model investasi seperti obligasi dan reksadana, maka cara paling mudah adalah menabung sebagian penghasilan. Anda bisa menyisihkan setidaknya 15% dari penghasilan dan lakukan secara konsisten, tanpa jeda. Ingatlah, apapun kondisinya, Anda harus selalu berusaha menyisihkan sebagian dari gaji ke dalam tabungan sebelum masa pensiun tiba.

  • Rajin berolahraga dan menjaga kesehatan tubuh

Usia yang kian bertambah, membuat masa pensiun umumnya rentan dengan masalah kesehatan. Oleh sebab itu, upayakan kebugaran dan kesehatan Anda tetap terjaga dengan baik sejak masih aktif bekerja.

Jangan mulai rajin berolahraga ketika masa pensiun tiba. Sebaiknya, biasakan diri sejak dini sehingga Anda memiliki pola hidup yang sehat dan bugar ketika pensiun menyapa.

  • Rajin membaca buku

Tak hanya tubuh yang harus dijaga kebugarannya, otak juga harus dirawat dengan baik dan seksama. Hal ini bertujuan agar Anda tidak mengalami pikun atau parahnya lagi penyakit Alzheimer yang memang sering menyerang lansia.

Salah satu trik terhindar dari risiko Alzheimer adalah rajin membeli dan membaca buku ketika masih aktif bekerja. Buku tidak mengenal tanggal kedaluarsa sehingga bisa tetap dibaca meski tersimpan lama di dalam lemari. Selain menambah pengetahuan, membaca buku juga menjaga otak agar tetap aktif dan terhindar dari kepikunan.

Pilihan yang bisa dilakukan ketika masa pensiun tiba

Meski terlihat aneh, tapi tak bisa dipungkiri masih banyak orang yang merasa cemas ketika bersiap menghadapi masa pensiunnya. Bahkan, tak sedikit dari mereka yang berpikir untuk kembali bekerja setelah masa pensiun atau menganggap pensiun sebagai akhir dari kehidupan yang fana.

Sebaiknya, singkirkan jauh-jauh pikiran seperti itu. Jangan pernah berpikir berlebihan tentang masa pensiun karena ada banyak sekali hal yang bisa dilakukan.

Apalagi, setelah bertahun-tahun bekerja, pada akhirnya Anda memiliki banyak waktu menikmati setiap detik kehidupan. Nah, berikut ini ada beberapa pilihan yang bisa dilakukan ketika masa pensiun tiba.

  • Aktif dan menjalin hubungan sosial dengan baik

Pastikan kehidupan Anda tetap aktif meski memutuskan untuk tidak lagi bekerja setelah pensiun. Tetaplah aktif seperti melakukan berbagai hal yang Anda sukai, tetap berhubungan baik dengan teman dan keluarga, serta lain sebagainya.

  • Belajar keterampilan baru

Ketahuilah, belajar tak dibatasi oleh usia. Jadi, Anda tetap bisa mempelajari keterampilan baru setelah memasuki usia pensiun. Anda bisa mulai mempelajari bahasa asing, melukis, atau cara membuat kerajinan.

Mungkin saja selama ini Anda ingin melakukan sesuatu yang menarik, tapi tak punya banyak waktu. Jadi, inilah saat paling tepat untuk mewujudkannya. Pahamilah, mempelajari keterampilan baru bisa membantu Anda mengisi waktu luang dengan aktivitas bermanfaat dan melatih otak agar tetap bekerja dengan baik.

  • Mencari dan menekuni hobi baru

Pensiunan kerap merasa bosan dan gelisah karena mereka tidak harus bekerja lagi. Aktivitas bekerja bisa digantikan dengan mencari dan menekuni hobi baru yang pasti bisa membuat hidup jadi jauh lebih memuaskan.

  • Pindah ke daerah impian

Pindah ke suatu tempat yang menarik dan indah pasti sangat menyenangkan untuk dilakukan ketika masa pensiun tiba. Apalagi ketika Anda menemukan tempat yang menawarkan standar hidup lebih baik dengan biaya lebih rendah, keamanan yang terjamin, atau iklim yang menyenangkan.

Namun, sebelum Anda memutuskan untuk pindah ke tempat yang mungkin jauh berbeda, pahami dengan baik implikasi dari tindakan yang akan dilakukan.

  • Travelling

Banyak pensiunan yang menggunakan waktu mereka untuk travelling mengunjungi beberapa negara asing atau pergi ke tempat jauh yang ingin didatangi. Pastinya, mengunjungi negara dan tempat yang berbeda bisa memberikan pengalaman baru yang menyenangkan serta tak bisa dilupakan.

Meski demikian, hal paling penting agar masa pensiun Anda bahagia dan semua impian bisa terwujud adalah menyiapkan dana yang cukup.

Bisa dipastikan, semakin dini Anda mempersiapkan dana pensiun, maka semakin besar pula manfaat pensiun yang akan Anda dapatkan. Anda tidak boleh hanya mengandalkan uang pensiun dari perusahaan terdahulu. Anda sudah sepatutnya berinvestasi untuk mempersiapkan masa pensiun dengan baik.

Ada banyak sekali pilihan investasi yang bisa digunakan untuk mempersiapkan dana pensiun, salah satunya membeli saham yang terbukti memberikan hasil optimal dalam jangka panjang.

Umur yang kian menua tak bisa ditolak siapapun di dunia ini. Oleh karena itulah, Anda mutlak melakukan persiapan sejak dini untuk menghadapi masa pensiun yang pastinya jauh lebih berat. Semakin cepat Anda menyiapkannya, maka semakin nyaman hidup Anda di masa depan nanti.

Artikel Terkait

Demikianlah artikel tentang daftar persiapan menghadapi masa pensiun, semoga bermanfaat bagi Anda semua.



15 Tips Keuangan Bagi Usia Dewasa Muda
Menetapkan Tujuan agar Sukses Finansial
Apa Itu Hedonisme dan Mengapa Tak Baik untuk Keuangan Keluarga
Belajar Sistem Penganggaran Metode Amplop
6 Jenis Biaya yang Semestinya Bisa Dihindari
Untuk Apa Dana Darurat?
Inilah Cara Jitu untuk Mempersiapkan Dana Kuliah Anak
Menghemat Uang Ketika Punya Bayi
Bagaimana Cara Mencegah Overspending?
Menghindari Jebakan Hutang


Bagikan Ke Teman Anda