Kami menyediakan berbagai simulasi kredit, dari kredit mobil, kredit rumah, kpr, kartu kredit dan lain-lain. Simulasi pinjaman bisa juga dilakukan di sini.

Kesalahan-Kesalahan Paling Umum Saat Mengatur Keuangan

Ada sebuah ungkapan yang mengatakan bahwa uang adalah darah dari sebuah ekonomi. Oleh karena itu mengatur uang juga aspek penting dalam ekonomi.

Mengatur uang bukan hanya tugas menteri keuangan saja, melainkan juga tugas diri kita sendiri sebagai individu yang berpenghasilan. Untuk sukses mengatur keuangan, anda sebisa mungkin harus menghindari kesalahan kesalahan berikut ini:

1. Mencampur uang hasil bisnis dengan uang pribadi

Apakah anda memiliki usaha di rumah? Memiliki toko kelontong misalnya?. Jika iya, alangkah baiknya jika anda membedakan mana uang untuk bisnis dan mana uang untuk keperluan pribadi. Anda juga harus melarang anggota keluarga anda untuk seenaknya saja mengambil uang di toko.

Hal ini bertujuan agar anda dapat dengan mudah menelusuri berapa penghasilan dan biaya toko anda sebulan. Dengan demikian anda bisa membuka cabang toko anda lebih banyak lagi.

Apakah anda masih bisa mengambil keuntungan toko tersebut? Tentu saja. Asalkan uang yang anda ambil merupakan uang laba toko setiap bulannya dan anda harus mencatat besaran uang yang anda ambil tersebut.

2. Tidak memiliki dana darurat

Secara teoritis, ada tiga kegunaan uang yaitu uang untuk bertransaksi, uang untuk berjaga jaga dan uang untuk spekulasi. Dana darurat adalah uang yang digunakan untuk berjaga jaga.

Para ahli masih memiliki pertentangan mengenai berapa besaran dana darurat yang cukup. Ada yang mengatakan enam kali gaji sepekan, empat kali gaji perbulan dan lain sebagainya. Namun poin penting dari dana darurat ini adalah dana yang anda alokasikan khusus untuk keperluan mendadak.

3. Tidak memiliki anggaran dana pensiun

Kesannya pension masih jauh dari pandangan mata. Akan tetapi mempersiapkan dana pensiun adalah salah satu aspek penting dalam keuangan. Sebab ketika pensiun anda tidak bisa seproduktif sekarang dan bisa jadi malah menderita penyakit.

Oleh karena itu ada baiknya anda menyiapkan dana pensiun anda sedari dini. Tetapkan target berapa dana pensiun yang akan anda miliki dalam suatu waktu tertentu dan rencanakan jalannya.

4. Tidak memiliki anggaran hiburan

Menabung, membayar hutang dan membeli kebutuhan pokok adalah hal yang sangat penting. Akan tetapi menghibur diri juga tidak kalah penting. Diantara semua kebutuhan, anda tetap harus menyiapkan dana untuk bersenang senang. Karena diri anda berhak menikmati hidup.

Rencanakan liburan anda sesegra mungkin dan aturlah anggaran untuk itu agar anda tidak kewalahan untuk memenuhinya.

5. Tidak melacak dan memperbaharui pengeluaran

Supaya program keuangan anda sukses, anda harus melacak dan memperbaharui anggaran pengeluaran anda. Tidak masalah jika setelah anda belanja anda mengoleksi struk. Asalkan setelah anda memasukkan data pengeluaran anda, struk tersebut anda buang.

Dengan melacak dan memperbaharui pengeluaran, anda akan tahu ke mana saja uang anda selama ini pergi. Sehingga jika memang ada hal yang perlu diperbaiki, anda tahu sektor apa saja yang perlu dirubah.

6. Tidak melakukan riset pengeluaran terlebih dahulu

Apakah anda ingin membeli sebuah barang yang agak mahal??? Mobil misalnya atau rumah atau produk produk kecantikan. Ada baiknya sebelum anda membeli barang tersebut atau bahkan sebelum anda mulai menabung, anda melakukan riset terlebih dahulu mengenai berapa harga barang tersebut di pasaran.

Atau kalau rumah dan mobil, anda bisa melihat berapa cicilan yang diperlukan dalam sebulan. Ini penting untuk anda lakukan agar tujuan pembuatan anggaran anda terarah dengan baik. Selain itu melakukan riset juga penting jika anda ingin berinvestasi.

Usahakan anda mengerti aspek aspek seperti risiko, capital gain, dan bunga dalam investasi. Jadi, anda tidak berinvestasi terlalu besar pada perusahaan yang salah.

7. Tidak melakukan diversifikasi dalam hal menabung atau investasi

Tidak ada salahnya jika anda memiliki kartu atm banyak dan dari bank yang berbeda karena anda memiliki tujuan tertentu untuk menabung di masing masing bank. Misal bank A khusus untuk bisnis, bank B khusus untuk investasi, bank C khusus untuk tabungan berjangka dan lain sebagainya.

Diversifikasi penggunaan produk keuangan akan membantu anda meminimalisir risiko yang harus anda tanggung. Jadi semisal jika bank C mengalami kebangkrutan dan uang anda hanya kembali sebesar 20% dari total keseluruhan, maka anda masih memiliki tabungan di bank lain.

Begitupun halnya dengan investasi. Pakar menganjurkan anda untuk membeli produk keuangan yang berbeda di perusahaan yang berbeda untuk meminimalisir risiko.

8. Mengalokasikan hutang lebih dari 30%

Anggaran maksimum hutang adalah 30% dari total pengeluaran. Apapun bentuk hutang tersebut, entah itu KPR, KPA, kredit kendaraan bermotor atau bahkan hutang negara.

Pastikan cicilan hutang anda tidak lebih dari 30% dari total pengeluaran anda. Karena hutang harus dibayar setiap bulan agar bunganya tidak terus mengembang. Sehingga jika alokasi untuk hutang lebih dari 30%, maka kemungkinan alokasi untuk hal hal lain akan menipis.

9. Tidak menganggarkan untuk pernikahan

Mungkin ini terdengar aneh dan sepele, tetapi percayalah biaya pesta pernikahan dapat menjebak anda ke dalam lubang hutang. Memang secara umum masyarakat tidak menganggarkan biaya pernikahan karena mereka tidak tahu kapan akan menikah. Tetapi ada baiknya juga anda menyiapkan pos pengeluaran ini sedari dini agar anda tidak terjebak ke dalam hutang yang tidak perlu.

10. Tidak disiplin

Percuma jika anda sudah menuliskan anggaran, menabung atau bahkan berinvestasi jika anda tidak disiplin. Disiplin adalah kunci dari banyak kesuksesan dalam hidup. Disiplin terdengar sederhana, tetapi pada praktiknya disiplin adalah tindakan yang sulit.

Meskipun demikian tidak ada salahnya untuk mencoba disiplin baik dalam hal keuangan maupun kehidupan.

Sumber:

https://www.quora.com/As-a-financial-advisor-what-is-the-most-common-mistake-you-see-people-making-with-their-personal-finances. Di akses pada tanggal 28 November 2020.

https://money.kompas.com/read/2020/04/28/153300126/catat-ini-7-kesalahan-terbesar-saat-mengatur-keuangan?page=all. Di akses pada tanggal 28 November 2020.

https://economy.okezone.com/read/2019/11/05/320/2126102/5-kesalahan-yang-tidak-disadari-dalam-mengelola-keuangan?page=2. Di akses pada tanggal 28 November 2020.

https://www.liputan6.com/bisnis/read/4207532/awas-ini-7-kesalahan-dalam-perencanaan-keuangan. Di akses pada tanggal 28 November 2020.

Artikel Terkait

Demikianlah artikel tentang kesalahan-kesalahan paling umum saat mengatur keuangan, semoga bermanfaat bagi Anda semua.



Apa itu “Dave Ramsey: 7 Baby Steps”?
Mengapa Tidak Semua Orang Cerdas Menjadi Kaya?
Tempat untuk Topup E-money
Mencari Uang Tambahan bagi Penulis Freelance
Daftar Persiapan Menghadapi Masa Pensiun
Kesalahan Personal Finance yang Harus Dihindari
Cara Mendidik Anak untuk Belajar Mengatur Keuangan
Evaluasi Kesehatan Keuangan Anda? Ini Dia Caranya!
Strategi Menabung Sesuai dengan Kondisi Ekonomi
Tip Sederhana untuk Berhemat


Bagikan Ke Teman Anda