Kami menyediakan berbagai simulasi kredit, dari kredit mobil, kredit rumah, kpr, kartu kredit dan lain-lain. Simulasi pinjaman bisa juga dilakukan di sini.

Mengapa Internet Bisnis Lebih Mahal daripada Internet Rumahan?

Mungkin Anda bertanya-tanya mengapa harus membayar begitu mahal untuk layanan internet bisnis? Pertanyaan ini mungkin cukup relevan, terlebih bagi para pemiliki bisnis berskala kecil dengan keuntungan yang tidak seberapa. Tentu biaya internet bisnis yang mahal bisa menjadi kendala tersendiri.

Ini Alasannya Internet Bisnis Jadi Lebih Mahal Dibanding Internet Rumahan

Pernahkah Anda mendengar apa itu bandwidth? Bayangkan ada sebuah selang. Ketika Anda perlu memindahkan ribuan kubik air melalui selang taman, ini tentu akan memakan waktu yang lama. Namun, jika Anda menggunakan selang yang lebih besar seperti milik pemadam kebakaran, tentu akan lebih mempersingkat waktu.

Hal ini sama persis ketika mengukur kecepatan internet dalam Mbps. Ketika, Anda hanya sesekali menggunakan internet untuk mengirim email atau membuka situs web, tentu penggunaan internet rumahan masih bisa mendukung.

Tapi jika, banyak file yang diproses dan aktivitas semakin padat, tentu akan membutuhkan “selang” dengan kapastis yang lebih besar. Dan pastinya ini akan jadi lebih mahal, terutama jika digunakan untuk mendukung bisnis. Namun apakah memilih internet bisnis adalah hal yang tepat?

Jika dibandingkan dengan internet rumahan, internet untuk bisnis memiliki fitur dan manfaat yang jauh lebih banyak, dan sebanding dengan biaya yang lebih tinggi. Internet rumahan sering membatasi kecepatan upload dan hanya disertai dengan janji akan meningkatkan layanan terbaik.

Sementara internet bisnis memberikan kecepatan upload yang lebih cepat untuk melakukan berbagai macam operasi. Selain itu, ISP (Internet Service Provider) juga memberikan layanan yang terjamin dengan waktu aktif untuk layanan internet bisnis.

Selain hal tersebut ada beberapa hal yang menjadi penyebab mengapa internet bisnis biayanya begitu mahal. Apa saja diantaranya? Simak ulasan selengkapnya berikut ini.

  1. Alamat IP Statis

Jika Anda ingin meng-host infrastruktur di tempat kerja Anda, seperti server email, server file, kontrol pemanas dan pendingin ruangan, kamera video, dan lain sebagainya. Maka, Anda perlu menunjuk alamat (address) tujuan.

Lantas, jika Anda ingin alamat internet tertentu untuk digunakan ke server, maka Anda harus memberi tahu internet (melalui server DNS) ke mana harus dituju. Koneksi internet residensial merupakan target yang bergerak. Sehingga membuat alamat Anda di internet terus-menerus berubah.

Hal tersebut untuk mencegah Anda memiliki infrastruktur bisnis. Ada beberapa solusi untuk mereka yang ingin melakukan ini, tetapi hal tersebut jauh lebih rumit dan kurang bisa diandalkan dibanding dengan konvensi memiliki alamat tetap yang tidak berubah-ubah setiap beberapa hari.

Alamat IP yang statis juga menjadi cukup langka. Di masa lalu, mereka akan membagikan blok dengan 20 alamat kepada siapa pun secara cuma-cuma. Kini, siapapun harus memberi tahu operator mengapa Anda membutuhkan setiap alamat dan akan digunakan untuk apa. Jika Anda memiliki infrastruktur premis, biasanya Anda akan memerlukan koneksi internet bisnis.

  1. Upload dan Download dengan Kecepatan Paritas

Di sisi lain internet rumahan dan beberapa penyedia internet bisnis bahkan menekan harga sehingga kecepatan download dan upload yang ditawarkan jadi lebih lambat. Untuk kebanyakan orang menggunakan internet di rumah, streaming film, memuat situs web, atau membuka konten, kecepatan download menjadi yang terpenting.

Jika Anda ingin membuat konten dan mengirimkannya ke seluruh dunia, atau membuat back up data maka kecepatan upload menjadi sebuah masalah yang tak bisa diabaikan. Biasanya, koneksi internet komersial menawarkan kecepatan download dan upload sama-sama kuat.

Berbeda dengan koneksi rumahan, yang umumnya membatasi kecepatan upload-nya, 20Mbps untuk download dan 2Mbps untuk upload, ini menjadi paket umum. Bahkan, beberapa hanya menampilkan kecepatan download saja hingga membuat banyak pelanggan bingung.

  1. Konektivitas Langsung vs Bersama

Jika Anda memesan fiber, T1, atau bahkan SDSL, yang Anda dapatkan ialaj koneksi langsung dari kantor ke operator. Cara yang lebih murah untuk melakukannya ialah dengan menggunakan kabel atau serat ke lingkungan, dan menambahkan gateway lingkungan.

Tentunya, jika semua orang sedang online, mungkin akan sedikit terjadi lag. Tetapi ini lebih menghemat waktu, biaya, dan juga pemeliharaan dibanding menggunakan koneksi langsung ke setiap pelanggan. Lebih baik lagi, jika Anda menggunakan konektivitas internet, sambungan tersebut hanya bisa bocor ke tempat lain.

Operator-operator internet bisnis biasanya tidak menggunakan konektivitas daisy chain seperti ini, tetapi ini umumnya untuk koneksi rumahan. Jika Anda membaca iklan tentang data koneksi rumahan, disebutkan jika hasilnya mungkin bervariasi dan tidak ada jaminan kecepatan. Namun, pada koneksi internet bisnis, biasanya kecepatannya sudah terjamin.

  1. Tingkat Saturasi Rendah

Para penyedia layanan internet memang pandai. Mereka tahu jika sebagian besar rumah tidak akan menggunakan koneksi internet di sore dan tengah malam. Sebagian besar, koneksi rumahan digunakan pada malam hari, dan hanya untuk beberapa jam sebelum pergi tidur. Karena konektivitas tempat tinggal ini terbagi, ironisnya hal itu dapat menjadi “lebih baik” dibanding yang diiklankan selama jam sibuk.

Sebaliknya, jika penyedia layanan internet menjual koneksi untuk bisnis, diasumsikan jika 30 orang akan menggunakan koneksi yang tersedia, sepanjang hari. Koneksi komersial seringkali mengalami saturasi. Sementara koneksi rumahan umumnya hanya akan digunakan malam hari dan akhir pekan.

  1. Perjanjian Tingkat Layanan

Ketika membeli internet bisnis, pengguna biasanya akan mendapatkan “Perjanjian Tingkat Layanan”. Ini berarti penyedia layanan harus mengembalikan uang pada pengguna jika layanan yang diberikan tak seperti yang disepakati.

Waktu respon yang teriukur dan singkat, dan biasanya didukung oleh para profesional alih-alih pekerja pemula di pusat panggilan yang membaca skrip. Beberapa penyedia bisnis internet menawarkan perjanjian tingkat layanan yang kuat untuk menjamin bahwa pengguna akan mendapatkan apa yang sudah dibayar.

Latensi rendah, dukungan 24 jam penuh selama 7 hari kerja hampir seluruhnya dijamin dalam perjanjian tersebut. Untuk pengguna bisnis, ketenangan pikiran yang terkait dengan perjanjian tingkat layanan seringkali sepadan dengan label harga yang premium.

Jika harapan yang diuraikan dalam SLA tidak terpenuhi, penyedia layanan internet diharuskan untuk memberikan kompensasi kepada pengguna dalam bentuk diskon, kredit, atau bahkan pemutusan kontrak awal. Sekarang itulah yang saat ini dimaksud dengan layanan pelanggan.

Dan ketika berbicara soal internet, maka semakin besar basis karyawan Anda, maka semakin cepat pula kebutuhan bisnis Anda. Sekali lagi, dengan dua orang mengunduh data, kecepatan download menjadi hanya setengahnya saja.

Jadi, jika Anda memiliki lima orang karyawan yang mengunduh file pada saat yang sama, maka akan membutuhkan waktu lebih lama. Itu sebabnya bisnis yang lebih besar dengan lebih banyak pengguna memerlukan paket internet yang lebih cepat.

Misalnya, jika Anda mengoperasikan call center dengan karyawan lebih dari 30 orang yang menggunakan telepon dan internet secara bersamaan. Maka, Anda harus mengeluarkan senjata besar dan memilih paket 1 Gbps, atau 1.000 Mbps.

Di sisi lain, jika Anda menjalankan bisnis kecil dengan hanya beberapa karyawan, kecepatan 75 Mbps bisa menggunakan trik. Namun, Anda mungkin ingin menambahkan kecepatan internet Anda untuk memberikan ruang bagi pertumbuhan bisnis.

  1. Layanan dengan Level Bisnis

Konsumen terikat dengan layanan yang disebut level ‘bisnis’ ini sepanjang waktu dan ini tidak adil. Secara sederhana, jika tidak ada Perjanjian Tingkat Layanan atau SLA, maka sangatlah hati-hati dengan apa yang Anda tanda tangani karena biaya yang dibebankan bisa melambung tinggi.

Jika lokasi Anda dikategorikan komersial, maka Anda tidak bisa mendapatkan layanan internet rumahan. Ini menjadi sesuatu yang perlu dipertimbangkan jika Anda pindah dari kantor pusat. Tetapi umumnya, Anda tak bisa mendapatkan harga dan layanan rumahan di kantor ataupun bisnis.

Dan ini cukup menantang jika ingin mendapatkan layanan komersial di rumah Anda. Dengan memaksa properti yang dikategorikan secara komersial untuk bisa menggunakan internet bisnis, operator bisa menjual layanan terbaik tanpa harus mempertahankan nilainya.

Beberapa operator memang menawarkan paket rumah kantor dengan beberapa fitur koneksi data bisnis. Tapi permintaan yang tidak biasa bahwa banyak tenaga penjualan internet rumahan tidak menyadari bahwa paket tersebut ada.

  1. Home Office atau Hosting yang Mumpuni

Semakin banyak orang bekerja dari rumah, maka koneksi Internet yang andal menjadi jauh lebih penting. Kecuali jika Anda berada di pusat kota, penyedia layanan internet mungkin akan memberikan paket dengan layanan prioritas.

Namun, ketika sudah benar-benar mendaftar,  Anda akan segera tahu jika tidak ada janji yang akan benar-benar setara dengan apa yang dimaksud dengan layanan Internet dengan level bisnis yang sebenarnya.

Satu-satunya manfaat nyata ialah pengguna bisa mendapatkan layanan dapat level bisnis tanpa batasan data. Ini tentu sangat berguna bagi mereka yang membutuhkan jaringan internet dan penggunaan tanpa batas.

  1. Tidak Ada Level Kehandalan atau Layanan Yang Lebih Tinggi

Dalam hal keandalan, layanan internet bisnis Anda akan mengalami masalah yang sama persis dengan tetangga Anda. Jika seorang teknisi perlu datang ke lokasi Anda, mereka akan mendapatkan seseorang di sana sedikit lebih cepat dari tetangga Anda.

Tetapi tidak seberapa jauh dari layanan bisnis yang sebenarnya. Bisa jadi hari berikutnya atau satu minggu setelah laporan diterima. Selain itu, kecepatan akses yang handal juga jadi faktor mengapa biaya internet bisnis cukup mahal.

Tak peduli apakah Anda seorang ibu rumah tangga ataukah sebuah perusahaan besar, tak ada ruang untuk mengeluh karena koneksi yang lambat. Hampir dipastikan koneksinya sangat cepat, dan ini tentu menjadi faktor pendukung utama terlebih jika bisnis yang dijalankan secara online sepenuhnya.

  1. Menggunakan Koneksi Dedicated

Koneksi khusus, juga dikenal dengan Dedicated Internet Acces menjad sebuah alat yang cukup penting untuk banyak bisnis kecil. Pada dasarnya, koneksi ini pribadi hanya untuk bisnis Anda saja. Jadi Anda tak perlu berbagi bandwidth dengan orang lain.

Sebagian besar paket internet bisnis menawarkan dedicated internet. Dengan koneksi khusus, Anda tidak akan mengalami banyak keterlambatan. Kecuali jika Anda memiliki terlalu banyak pengguna untuk bandwidth rencana Anda.

Terkadang, layanan DIA juga cukup simetris, yang berarti mereka memberikan kecepatan upload yang sama persis dengan kecepatan download. Dengan kekuatan seperti itu, jaringan Anda dapat digunakan dengan sering untuk berbagai aktivitas. Seperti berbagi file, penyimpanan data, streaming tanpa batas, dan banyak hampir lagi tanpa masalah.

Shared Internet Acces (SIA) adalah kebalikan dari DIA. Ini merupakan bandwidth bersama, di mana banyak pelanggan internet yang lain di daerah tersebut, seringkali ini digunakan untuk internet rumahan.

Dengan jalur yang sama, kemungkinan akan menyebabkan kelambatan kecepatan. Model ini berfungsi untuk broadband rumahan karena konsumen jarang terlibat dalam kegiatan bisnis yang kritis.

Meskipun setiap bisnis menggunakan infrastruktur TI sendiri, pilihannya pun cukup jelas. Dedicated internet masih menjadi pilihan yang lebih baik untuk kegiatan bisnis. Dengan layanan khusus, Anda akan mendapatkan kecepatan akses yang lebih konsisten dan koneksi yang lebih baik. Dengan kecepatan yang simetris, ini akan membuat bisnis Anda hampir tak terbendung.

Harga yang Mahal Tentu Ada Sebabnya

Demikian tadi beberapa poin yang membuat internet bisnis memiliki biaya yang jaih lebih tinggi dibandingkan dengan layanan internet rumahan. Mulai dari alamat IP yang statis, kecepatan download dan upload, koneksi yang menggunakan dedicated internet access, hingga perjanjian tingkat layanan.

Semuanya memberikan banyak manfaat yang tak bisa didapatkan hanya dari akses internet rumahan. Dengan mengetahui penyebabnya, ini bisa membuat Anda leboh bojak dalam menentukan layanan internet seperti apa yang sesuai dengan kebutuhan. Semoga bermanfaat.

Artikel Terkait

Demikianlah artikel tentang penyebab internet bisnis lebih mahal daripada internet rumahan, semoga bermanfaat bagi Anda semua.



7 Aplikasi Akuntansi Android Sederhana untuk Bisnis Pemula
Inilah Kesalahan yang Bisa Mematikan Bisnis Anda
Cara Membuka Lapak di Bukalapak
Untung Rugi Bisnis Barbershop
Inilah 4 Kekuatan Bisnis Orang Yahudi yang Perlu Anda Tahu
Deretan Ide Bisnis yang Punya Prospek Bagus Saat New Normal
Cara Mendapatkan Pelanggan Untuk Bisnis Baru
10 Biaya Tersembunyi dalam Memulai Bisnis
Perbedaan Payment Gateway dengan Payment Processor
Apa itu Days Payable Outstanding (DPO)?


Bagikan Ke Teman Anda