Kami menyediakan berbagai simulasi kredit, dari kredit mobil, kredit rumah, kpr, kartu kredit dan lain-lain. Simulasi pinjaman bisa juga dilakukan di sini.

Meningkatkan Produktivitas dengan Prinsip Pareto

Mencari cara untuk meningkatkan produktivitas sepertinya tidak pernah ada habisnya. Apalagi bagi orang-orang yang sehari-hari dikejar waktu dan deadline. Sering kali waktu terasa hilang begitu saja tanpa mengerjakan sesuatu yang benar-benar berarti. Padahal kita semua ingin waktu yang telah dihabiskan sepadan dengan hasil yang didapat.

Masalahnya, yang terjadi cenderung tidak selalu seperti itu. Hasil yang didapat lebih sedikit dari waktu yang dihabiskan untuk mengerjakan sesuatu. Ini sejalan dengan Prinsip Pareto. Upaya dan hasil tidak cenderung tidak setara. Lalu bagaimana memanfaatkan waktu untuk lebih produktif?

Apa Itu Prinsip Pareto?

Prinsip Pareto dinamakan dari nama belakang seorang ahli ekonomi asal Italia, Vilfredo Pareto. Pada dasarnya, menurut Prinsip Pareto, dalam banyak kasus hanya 20% dari keseluruhan usaha kita akan menghasilkan 80% dari keseluruhan hasil. Apa yang melatarbelakangi disimpulkannya prinsip ini?

Di tahun 1895, Pareto mengetahui bahwa 80% tanah hanya dimiliki oleh 20% saja dari keseluruhan populasi. Menurut Pareto, rasio ini banyak ditemukan di sekitarnya. Misalnya 20% tanaman kacang di kebunnya menghasilkan 80% kacang. Akhirnya diambil kesimpulan bahwa usaha dan hasil memang cenderung tidak setara. Masalahnya adalah bagaimana menggunakan prinsip ini untuk bisa lebih produktif?

Hubungan Prinsip Pareto dan Produktivitas

Apa hubungannya prinsip ini dengan produktivitas dalam bekerja? Setelah mengetahui hasil kerja kita hanya dihasilkan dari sebagian kecil usaha, kita bisa mengetahui secara detail usaha atau cara kerja macam apa yang memberi hasil maksimal. Pastikan kamu tahu kekuatanmu ini. Dengan begitu, selanjutnya kamu bisa fokus pada kelebihan atau kekuatanmu ini.

Misalnya kamu punya 20 klien. Setelah mengetahui Prinsip Pareto dan melakukan analisa, kamu tahu hanya 5 klien yang benar-benar berpengaruh besar untuk usahamu. Dengan begitu, kamu bisa fokus dan menghabiskan waktumu untuk kelima klien itu. Daripada menghabiskan waktu untuk 20 klien tapi yang 15 sebenarnya tidak menghasilkan apa-apa.

Selain lebih efisien, dengan memperhatikan 5 klien saja, tenaga yang kamu gunakan juga jadi lebih hebat. Efektivitas kerja kamu juga semakin meningkat.

Cara Meningkatkan Produktivitas dengan Prinsip Pareto

Jika bisa dimanfaatkan dengan baik, Prinsip Pareto adalah alat yang tepat untuk meningkatkan produktivitas dalam bekerja. Tapi bagaimana caranya menjalankan aturan 80:20 ini ke tempat kerja? Ini dia beberapa cara agar kamu bisa memanfaatkan Prinsip Pareto di bisnis atau pekerjaanmu:

  1. Atur Waktu

Satu-satunya cara untuk menjalankan aturan 80:20 ini adalah mengenali diri sendiri. Kenali cara kerjamu. Kenali apa kelebihanmu saat bekerja. Kenali kapan waktu terbaik bagimu untuk bekerja. Untuk mengetahui semua ini, kamu harus mengamati dirimu sendiri saat bekerja dan juga saat bersantai. Kalau perlu, catat semuanya secara detail. Bahkan catat juga berapa lama kamu habiskan waktu untuk smartphone.

Setelah seminggu mencatat waktu, kamu akan tahu ke mana waktumu menghilang. Kamu akan tahu berapa jam yang terbuang hanya untuk hal-hal yang kurang penting. Dan jam berapa kamu cenderung lebih produktif. Dengan begitu, ke depannya kamu bisa memanfaatkan jam produktifmu dengan jauh lebih baik. Siapa tahu kamu juga bisa mengurangi waktu untuk melakukan hal yang kurang penting.

  1. Fokus Pada Klien yang Penting

Dalam bisnis sering kali ditemukan bahwa klien yang benar-benar memberi pengaruh dan masukan pada bisnis kita jumlahnya hanya sedikit. Jadi kalau ingin mengembangkan bisnis kita untuk naik level, pastikan kamu tahu betul siapa saja klien yang berpengaruh. Beri mereka pelayanan yang baik dan usahakan agar mereka tetap menggunakan jasa atau produk dari bisnismu.

Caranya, amati dengan baik dari mana sebagian besar penghasilanmu berasal. Dengan begitu, kamu akan tahu klien mana yang memberi pengaruh besar pada bisnismu. Cara ini efektif untuk memberikan servis yang lebih baik pada klien dan pelanggan yang penting. Bukan berarti klien lain tidak penting. Tetapi pasti ada klien yang harus mendapat pelayanan lebih.

  1. Kesampingkan Hal yang Tidak Perlu

Prinsip 80:20 ini bisa juga berarti kamu menghabiskan usaha sebanyak 80% tapi hanya mendapat hasil 20%. Dengan mengetahui prinsip ini, kamu akan mengetahui hal apa yang hanya menghasilkan hasil sedikit meski kamu menghabiskan banyak waktu untuk melakukannya. Kalau sudah tahu, sebaiknya hilangkan saja pekerjaan ini, atau setidaknya dikurangi.

Kalau hal ini tetap harus dilakukan, alihkan pekerjaan tersebut pada orang yang lebih jago melakukannya. Jangan buang waktumu dengan percuma hanya untuk hasil sebanyak 20%. Lebih baik gunakan waktu tersebut untuk melakukan pekerjaan yang bisa kamu lakukan dengan baik. Lebih baik, kamu gunakan waktu untuk sesuatu yang menghasilkan dan memperkerjakan orang lain untuk pekerjaan lain yang tidak kamu kuasai.

  1. Manfaatkan Kemajuan Teknologi

Waktu sangat penting dalam bisnis. Saat mengamati waktumu, pasti kamu akan menemukan banyak waktu terbuang untuk hal yang kurang penting. Misalnya waktu terbuang di jalan menghadapi kemacetan saat macet menuju tempat meeting. Atau menghabiskan waktu berjam-jam dalam seminggu untuk mengirim invoice ke klien.

Tapi kedua hal tersebut harus dilakukan. Karena itu, manfaatkan kemajuan teknologi. Untuk meeting, kamu bisa menyingkat waktu dengan melakukan meeting online. Tidak perlu terjebak macet selama berjam-jam lagi, deh. Untuk membuat invoice, manfaatkan alat yang bisa mengirim invoice secara otomatis ke klien.

Semua orang punya waktu yang sama setiap harinya. Kitalah yang harus pintar memanfaatkan waktu dengan baik agar lebih produktif.

Artikel Terkait

Demikianlah artikel tentang meningkatkan produktivitas dengan Prinsip Pareto, semoga bermanfaat bagi Anda semua.



10 Kiat Meningkatkan Produktivitas
24 Acuan Praktis Meningkatkan Kinerja Perusahaan (Part 3)
Ini Cara Meningkatkan Produktivitas Demi Hidup yang Lebih Baik
24 Acuan Praktis Meningkatkan Kinerja Perusahaan (Part 2)
Cara Meningkatkan Produktivitas Ketika Bekerja Di Rumah
Cara Untuk Meningkatkan Kualitas Hidup
24 Acuan Praktis Meningkatkan Kinerja Perusahaan (Part 1)
Pengusaha vs Karyawan, Mana Yang Lebih Menjanjikan Masa Depan?
Contoh Depresiasi dan Rumus Perhitungannya
Contoh Nyata Penawaran Inelastis Sempurna


Bagikan Ke Teman Anda