Kami menyediakan berbagai simulasi kredit, dari kredit mobil, kredit rumah, kpr, kartu kredit dan lain-lain. Simulasi pinjaman bisa juga dilakukan di sini.

Perbedaan Accounting vs Finance

Dalam dunia bisnis, ada 4 aspek yang mendominasi. Keempat aspek ini adalah FAME (finance, accounting, management, economics), yang juga merupakan jurusan populer di berbagai universitas di dunia. Meski keempatnya terdengar mirip, namun ternyata berbeda sama sekali.

Finance dan accounting adalah subyek yang paling populer di antara keempat aspek tersebut. Biasanya calon mahasiswa akan kebingungan menentukan jurusan mana yang ingin mereka ambil karena beranggapan finance dan accounting secara keseluruhan adalah sama.

Dalam artikel ini akan dibahas secara spesifik tentang perbedaan antara finance dan accounting dari berbagai aspek. Mulai dari definisi, konteks, hingga peluang karir. Setelah memahami perbedaan-perbedaan tersebut, baru tentukan mana pilihan jurusan yang paling tepat.

Definisi Finance dan Accounting

Finance dan accounting tidak hanya membingungkan bagi calon mahasiswa saja, tetapi juga fresh graduate yang akan memasuki dunia kerja. Meski berada dalam dunia ekonomi yang sama, finance dan accounting memiliki definisi dan fungsi yang berbeda.

Finance berbicara tentang manajemen keuangan dan investasi bagi individu, korporasi, dan pemerintahan. Para profesional di bidang finance biasanya berkarir di bidang investment banking, layanan pengelolaan keuangan, perencanaan dan analisis keuangan.

Tugas para ahli di bidang finance adalah memastikan adanya dana yang memadai (modal) pada setiap situasi yang ada, juga memastikan bahwa dana tersebut dialokasikan seoptimal mungkin. Para ahli finance juga harus bisa mengelola modal hingga dapat mengalami peningkatan lebih tinggi dari hasil yang diperkirakan.

Berbeda dengan finance, accounting adalah segala hal yang berhubunga dengan merekam, mengelola, dan melaporkan catatan keuangan sebuah perusahaan. Para profesional dalam bidang accounting bekerja untuk perseorangan, sebagai bagian dari staf perusahaan. atau dalam sebuah firma akuntansi publik dan bekerja untuk kepentingan pihak tertentu.

Tugas utama mereka adalah bertanggung jawab atas kebenaran semua transaksi finansial yang dimasukkan ke dalam buku besar, memastikan bahwa saldo yang tersisa adalah benar, juga memastikan bahwa laporan keuangan perusahaan yang dibuat akurat.

Fungsi dan Tugas Finance

Supaya lebih jelas lagi, perbedaan antara finance dan accounting bisa dilihat dari ruang lingkup bidang masing-masing. Berikut adalah fungsi dan tugas para profesional dalam bidang finance secara umum:

  • Pengumpulan Dana

Pekerja finance punya tugas yang sangat penting dalam setiap lembaga atau perusahaan, yaitu mengumpulkan dana untuk kegiatan operasional. Mulai dari pengeluaran sehari-hari, biaya produksi, pembelian bahan baku, mempekerjakan pegawai yang tepat dalam perusahaan, dan lain sebagainya.

Perusahaan akan membutuhkan dana yang besar dari banyak sumber, dan tugas pekerja finance adalah menemukan sumber-sumber tersebut. Baik itu dengan cara berhutang pada lembaga keuangan atau mengumpulkan dana dari masyarakat.

  • Pendistribusian Dana

Hal yang tidak kalah penting dari pengumpulan dana adalah mendistibusikanya dengan benar. Seorang ahli finance harus tahu cara mengelola uang dengan benar, sehingga perusahaan atau individu bisa mendapatkan hasil investasi yang maksimal dalam beberapa tahun ke depan. Mereka juga harus tahu bagaiman langkah investasi yang paling tepat dan menguntungkan.

  • Pengelolaan Keuntungan

Sekarang anngaplah sebuah perusahaan telah menemukan cara investasi yang tepat dan memperoleh banyak keuntungan. Produk terbaru mereka terjual habis dan jumlah konsumen semakin meningkat. Kemudian pertanyaannya adalah, mau diapakan keuntungan yang didapat?

Inilah fungsi penting pekerja finance. Mereka harus tahu bagaimana mengelola keuntungan dengan benar agak perusahaan semakin maju. Apakah keuntungan tersebut akan dibagikan pada para pemegang saham atau diinvestasikan kembali ke bisnis untuk meningkatkan kinerja perusahaan? Staf finance dalam perusahaan harus tahu langkah mana yang paling tepat.

  • Mengajukan Kebijakan pada Petinggi Perusahaan

Fungsi terakhir yang tidak kalah penting adalah bagaimana mengkomunikasikan kebijakan yang akan diambil pada pimpinan perusahaan agar disetujui. Pekerja finance harus menguasai banyak soft skill penting yang bisa menunjang karir mereka. Misalnya, kemampuan untuk meyakinkan orang lain karena mereka harus banyak menjalin komunikasi dengan pimpinan perusahaan.

Tugas ahli finance adalah meyakinkan pimpinan untuk melakukan investasi, membagi keuntungan, hingga menyusun anggaran modal.

Fungsi dan Tugas Accounting

Kini saatnya mengupas fungsi dan tugas ahli accounting dalam sebuah organisasi atau perusahaan.

  • Mengukur Kontribusi Sumber Dana

Jika finance adalah sumber ide dari mana dana bisa didapatkan, maka tugas accounting adalah mengukur seberapa besar kontribusi masing-masing sumber pada keuntungan perusahaan. dengan demikian perusahaan akan mendapatkan kejelasan, sehingga mereka bisa memutuskan apakah akan merubah atau mengganti alokasi dana atau membuat kesepakatan baru.

  • Mengelola Liabilitas Perusahaan

Operasinal perusahaan tidak lepas dari liabilitas, baik itu dalam bentuk hutang, tagihan pajak, dan lain sebagainya. Staf accounting dalam perusahaan memiliki peranan penting untuk memastikan bahwa semua tagihan ini terbayar tepat waktu, juga memastikan bahwa tenggat waktu yang diberikan tidak merugikan bagi perusahaan.

  • Menentukan Pemenuhan Kontrak

Tugas dan fungsi accounting yang selanjutnya berkaitan dengan kontrak. Sebuah perusahaan pasti memiliki banyak kontrak yang harus dipenuhi. Baik itu dengan klien, pelanggan, atau kreditur. Di sinilah peran penting pekerja accounting, yaitu memastikan apakah kontrak-kontrak tersebut sudah terpenuhi atau belum.

  • Menjaga Transparansi

Accounting bertugas untuk memberikan informasi kepada publik dan pemerintah tentang laporan keuangan perusahaan. Transparansi adalah aspek penting dalam dunia bisnis, sehingga accounting harus mampu memberikan gambaran akurat mengenai posisi finansial perusahaan.

Pada dasarnya, finance dan accounting memang berbeda. Namun keduanya saling melengkapi dan mendukung satu sama lain. Finance dan accounting merupakan dua bidang yang independen dan bisa berdiri sendiri, namun tidak bisa menjalankan fungsinya secara maksimal tanpa bantuan satu sama lain.

Artikel Terkait

Demikianlah artikel tentang perbedaan accounting vs finance, semoga bermanfaat bagi Anda semua.



Perbedaan Orang Sibuk dan Produktif
Apa itu Budget dan Budgeting? Definisi Budget dan Budgeting
Perbedaan KPR dengan Akad Murabahah, Ijarah Muntahiyah Bittamlik (IMBT), Musyarakah Mutanaqishah (MMQ), dan Istishna
Perbedaan antara Pajak dengan Bea Cukai
10 Alasan Mengapa Usaha Kecil Butuh Akuntan
Berbagai Macam Perbedaan Bank
Macam-macam Saham dan Perbedaannya
Perbedaan Kurs Referensi JISDOR vs Kurs Tengah BI
Apa Perbedaan Entrepreneur dengan Intrapreneur?
Perbedaan Cara Berpikir si Kaya dan si Miskin


Bagikan Ke Teman Anda