Kami menyediakan berbagai simulasi kredit, dari kredit mobil, kredit rumah, kpr, kartu kredit dan lain-lain. Simulasi pinjaman bisa juga dilakukan di sini.

Perbedaan Perusahaan Asuransi vs Perusahaan Pegadaian

Setiap jenis perusahaan yang berdiri di Indonesia, memiliki ciri-ciri dan manfaat yang berbeda. Banyaknya perusahaan ini terkadang membuat masyarakat bingung karena tak mengetahui perbedaannya secara detail. Dua contoh perusahaan yang ada adalah asuransi dan pegadaian. Walaupun sama-sama mengurus terkait uang, keduanya punya beberapa perbedaan.

Mengenal Perusahaan Asuransi

Sebuah perusahaan asuransi bergerak di bidang keuangan untuk menyediakan polis-polis bagi masyarakat. Setiap polis memiliki berbagai perlindungan yang akan diberikan jika terjadi suatu kerugian sesuai kontrak pembeliannya. Untuk mendapatkan perlindungan di masa depan, seorang nasabah perlu membayar premi secara teratur sesuai dengan polis yang dibelinya.

Ada banyak jenis asuransi yang ada. Sebut saja asuransi jiwa, kesehatan, kendaraan, kepemilikan rumah dan properti, pendidikan, bisnis, dan asuransi umum. Masing-masing asuransi tersebut memiliki jenis polis yang berbeda, dan jumlah premi yang dibayarkan pun berbeda juga.

Beberapa contoh perusahaan asuransi di Indonesia adalah AXA Mandiri, Allianz, Manulife, Sinarmas, AIA Finansial, serta Prudential. Perusahaan asuransi tak hanya melayani nasabah perorangan, tapi juga perusahaan. Sebuah perusahaan bisa saja mengasuransikan sebagian atau seluruh asetnya, agar bila terjadi bencana, mereka tidak menanggung resikonya sendirian.

Memahami Layanan Perusahaan Pegadaian

Sementara itu, perusahaan Pegadaian bergerak untuk melayani peminjaman uang dengan jumlah tertentu dengan syarat adanya barang jaminan yang digadaikan. Pegadaian terbuka untuk masyarakat umum, dan bisa diakses oleh siapapun. Pelayanan pegadaian biasanya cukup cepat, sehingga banyak orang yang memanfaatkan layanannya.

Saat ini ada beberapa jenis layanan perusahaan pegadaian, diantaranya produk pegadaian konvensional, gadai syariah, investasi berbasis fidusia, dan sistem angsuran. Ada juga jasa titipan, serta sertifikasi batu mulia, yang banyak dimanfaatkan masyarakat tanpa harus menabung nominal tertentu.

Jika Anda ingin menabung di pegadaian, sekarang sudah ada layanan menabung emas. Jadi, uang yang Anda tabungkan akan diukur nilainya dengan emas. Dengan demikian, tabungan Anda akan lebih aman dari laju inflasi yang dapat melemahkan nilai uang.

Perbedaan Asuransi dan Pegadaian

Meskipun sama-sama LKBB (Lembaga Keuangan Bukan Bank), Asuransi dan Pegadaian memiliki banyak perbedaan. Perbedaan tersebut dapat disimpulkan sebagai berikut:

Tujuan Pelayanan

Tujuan pelayanan asuransi adalah memberikan perlindungan atas resiko yang mungkin terjadi di masa depan. Semakin besar resiko yang mungkin timbul, biasanya semakin besar pula premi yang harus dibayar. Asuransi bisa melakukan perlindungan untuk jiwa, pendidikan, kesehatan, kendaraan, dan masih banyak yang lainnya.

Tujuan pelayanan pegadaian adalah untuk memberikan pinjaman uang pada nasabah dengan menyimpan jaminan berupa barang apapun yang memiliki nilai. Dengan pencairan dana seperti ini, harapannya perekonomian masyarakat tetap bisa terus bergerak. Pegadaian biasanya melayani kalangan menengah kebawah, tapi terkadang ada juga nasabah yang berasal dari kalangan menengah ke atas.

Hukum yang Digunakan

Sebuah perusahaan asuransi menjalankan usahanya dengan mengikuti Pasal 246 KUHD, serta UU Tentang Perasuransian yang disahkan tahun 1992. Di dalam peraturan tersebut, sudah dijelaskan tentang hukum asuransi, serta kewajiban dan hak yang dimiliki penanggung dan juga tertanggung.

Perusahaan pegadaian beroperasi dengan asas gadai yang berdasar pada Peraturan Pemerintah nomor 103 tahun 2000, UU no 9 tahun 1969, pasal 1150 KUH perdata, dan beberapa undang-undang lainnya. Jadi jelas bahwa hukum gadai berbeda dengan asuransi.

Terkait Jaminan

Dalam mencairkan uang, asuransi tak terkait dengan barang apapun yang dijadikan jaminan oleh tertanggung. Tertanggung akan mendapatkan uang apabila terjadi hal yang merugikan, yang sesuai dengan polis yang dimilikinya. Jadi dalam perjanjian asuransi, tertanggung akan mendapatkan uang bukan karena adanya jaminan, tapi karena terjadinya suatu hal yang merugikan.

Sementara itu dalam pegadaian, nasabah akan mendapatkan uang, segera setelah barang berharganya dinilai, dan kemudian dijadikan jaminan ke perusahaan pegadaian. Barang tersebut nantinya dapat ditebus, setelah pihak nasabah melunasi uang sesuai dengan yang telah disepakat di awal.

Pengguna jasa

Pengguna jasa sebuah pegadaian biasanya datang dari kalangan menengah kebawah yang berada dalaam kesulitan karena butuh uang mendesak. Pegadaian dijadikan sebuah solusi karena bisa mencairkan uang dengan cepat, dan barang yang dijaminkan pun tetap aman. Uang tersebut akan mereka gunakan untuk keperluan lain yang dinilai lebih mendesak dan penting.

Sementara itu, pengguna asuransi justru datang dari kalangan menengah ke atas, yang memiliki cukup uang untuk membayar premi secara rutin. Mereka bukannya butuh uang dalam kondisi mendesak, tapi justru memperkirakan dan melindungi aset atau diri mereka dari sesuatu yang mungkin terjadi di masa depan.

Kelemahan Asuransi dan Pegadaian

Pada saat membeli polis asuransi, perhatikan dengan baik apa saja yang termasuk dalam perlindungan, dan tertera dengan jelas pada kontrak. Jika tidak berhati-hati, Anda bisa kesulitan dalam mencairkan klaim di masa depan.

Pada pegadaian, kelemahannya terletak pada jumlah uang yang cair. Jumlah uang yang cair biasanya jauh lebih rendah dari nilai barang yang sesungguhnya. Bunga atau sewa modal sebuah pegadaian biasanya lebih tinggi daripada bunga dari bank.

Bijak Memanfaatkan Lembaga Keuangan

Sebagai penduduk Indonesia, Anda memiliki hak untuk memanfaatkan jasa perusahaan asuransi dan gadai. Kedua perusahaan tersebut memiliki berbagai penawaran yang bisa membantu pergerakan ekonomi Anda. Dengan memahami perbedaan antara asuransi dan pegadaian, Anda akan dapat mengambil manfaatnya dengan baik.

Sekarang, Anda tinggal mempertimbangkan, jasa lembaga keuangan mana yang sesuai dengan kebutuhan. Orang-orang yang membeli polis berarti membutuhkan perlindungan. Sementara orang yang menggadaikan barang berarti membutuhkan dana yang cepat cair.

Artikel Terkait

Demikianlah artikel tentang perbedaan perusahaan asuransi vs perusahaan pegadaian, semoga bermanfaat bagi Anda semua.



Perbedaan Uang vs Mata Uang
Perbedaan Omzet dan Profit
Perbedaan Lembaga Pembiayaan dengan Perusahaan Asuransi
2 Tipe Pemimpin Perusahaan: Teori X dan Teori Y
Perbedaan Antara Asuransi Term Life Dengan Whole Life
Perbedaan Cara Berpikir si Kaya dan si Miskin
Perbedaan Kepemimpinan dan Manajemen
Gadai Abal-abal di Pinggir Jalan
Perbedaan Barang Inferior dengan Esensial
Perbedaan KPR dengan Akad Murabahah, Ijarah Muntahiyah Bittamlik (IMBT), Musyarakah Mutanaqishah (MMQ), dan Istishna


Bagikan Ke Teman Anda